
Ba'da zuhur Haikal sengaja di pulangkan fikri ke rumahnya ia diberikan kunci cadangan rumah fikri, tak ada sepatah apapun fikri lakukan ia hanya memberikan kunci kepada putranya.
" biii " ucap haikal ingin memanggil abinya tapi sayang fikri lebih dulu ke lapangan memberikan keterangan atas apa yang terjadi kepada putranya dan pesantren miliknya.
haikal tak langsung pergi ia menunggu abinya untuk sama sama ke rumah. " tettttt tett tettt " bell pesantren berbunyi pertanda seluruh santri berbaris dilapangan dengan lebar satu meter untuk mereka berjalan dan untuk memisahkan antara laki laki dan perempuan.
Setelah azam dan heru pulang, fikri delia mengadakan rapat dengan para pengurus pembina pesantren yang mana sudah mendekati bulan ramadhan akankah mereka diliburkan atau tidak serta banyaknya hal yang ingin fikri sampaikan.
Fikri delia mereka bergandengan tangan menuju lapangan, yang mana disana sudah lebih dulu para pengajar dan anak santri berbaris, sambutan demi sambutan telah di ucapakan lebih dulu kepada ust ilham hingga tiba saatnya untuk fikri menyampaikan kata kata.
" bismillahirahmanirahim, Assalammualaikum warahmatullah wabaraktuhh"
" waalaikumussalam warahmatullah wabaraktuh " jawab mereka semua.
" Alhamdulillahi robbil ‘alamiin, washolatu wassalamu ‘ala ahsforfil anbiyaa’i wa ‘ala alihi wa sohbibi wa man tabi’ahu biihsanin ilaa yaumiddin. Amma ba’du.
Pertama tama yang saya hormati dewan guru sekalian, keluarga besar pesantren dan anak anak yang gus sayangi, ada beberapa yang ingin gus sampaikan yang pertamaa masalah heru azam dan haikal tentu kalian sudah mengetahui dari permasalahan yang ada kita semua dapat mengambil pelajaran yaitu jangan main hakim sendiri dan jangan melakukan apapun dengan emosi, gus dan ning serta seluruh pengajar ust maupun ustadzah sudsh sering kali mengajarkan jika kita menyukai seseorang bawalah di sholat istiqoroh minta sama Allah dan kalau memang yakin ajaklah bertaaruf, gus,apakah taaruf pasti langsung nikah kan ? tentu tidak, taaruf bisa di selesaikan jika tidak cocok jadi tidak ada pernikahan dan jika cocok lanjut ke tahap selanjutnya, jodoh sudah ada yang mengatur, kalau kita menyukai seseorang jika dia bukan jodoh sampai kapanpun tidak akan berjodoh.. untuk kalian fokus lah dalam belajar memperdalam ilmu agar.. urusan jodoh jika memang yakin datang temui abi umi , gusning atau abah yai bunyai minta doa restu, minta di arahkan , kalau sudah mengantongi ridho kiyai doa restu bunyai the bestttt(ucap fikri mengacungi jempolll.
keduaa pesantren ini memiliki aturan bahkan kalian sudah menyetujui aturan yang ada sebelum kalian menjadi santri, jadi jalani peraturan yang ada jangan sampai melanggarmya. dan ke tiga kita sudah hampir memasuki bulan ramadhan maka libur pondok hanya 2 minggu H-7 Lebaran sampai H+7 lebaran dan khusus santri putri saat kalian kembali sehabis liburan gedung baru yang tidak jauh dari sini silahkan diisi sesuai asrama masing masing dan nanti ada rumah singgah yang akan diisi gus atau ning wulan. gedung yang lama akan di renov untuk asrama dan untuk beberapa ruangan.
yang terakhir belajarlah lebih giat ingat orang tua kalian menitipkan kalian di pondok untuk membahagiakannya jadi semangat belajarnya, raihlah mahkota untuk kedua orang tuamu di akhirat nanti, cukup sekian dari gus Wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh. " ucap fikri kemudian ia pun kembali berdiri di sisi istrinya.
" Waalaikumussalam warahmatullahi wabaraktuh " jawab seluruh santri.
Setelah menyampaikan pidato fikri pun berdiri disamping sang istri dan pengumuman ini di akhiri oleh ust ilham, seluruh santri membubarkan diri ia berjalan untuk mengantri makan siang karna ini sudah masuk jam mereka makan.
" gus mau kemana ? " tanya ust ismail.
" mau pulang masih ada yang kami harus urus, dan haikal mulai sebulan ini off yaa "
" makan bersama dulu gus ? " pinta ust ismail.
" silahkan silahkan saya duluan yaa " ucap fikri ia pun berpamitan dan meninggalkan pesantren. ia berjalan bergandengan dengan delia dan haikal mengikuti abi uminya, rasa malu yang dirasakan haikal saat melewati beberapa temannya.
Haikal pun masuk kedalam mobil abinya dan mereka keluar mobil menuju kediamannya, sepanjang perjalanan fikri hanya diam tidak melihat dan tidak menyapa sang putra begitupun dengan deliaa ia hanya melihat suaminya yang fokus mengendarai walau terlihat kegelisahan yang dialami oleh nya.
" biii " panggil haikal saat mereka sudah sampai dirumah abi umi. lagi dan lagi fikri tak menjawab ia masuk kedalam rumah setelah mengucapkan salam. ia langsung naik ke lantai 2 untuk beristirahat.
Semakin seperti itu justru membuat haikal merasakan rasa bersalah kepada abi uminya.kaki nya pun terasa berat saat memasuki rumah orang tuanya.
delia yang berjalan dibelakang fikri pun memutar tubuhnya ia menghampiri haikal yang duduk di teras sambil menatap bunga yang indah namun tak seindah perasaannya.
" haikal " panggil deliaa , haikal menoleh menatap uminya yang berdiri di depan pintu.
" haikal jangan dulu berbicara dengan abimu apa yang kamu alami , berilah ia ruang untuk menenangkan pikirannya " ucap deliaa ia tidak tega dengan sang putra yang terlihat tak bersemangat.
" baik umi " jawab haikal. walau tak tahu apa yang terjadi di luar sana tapi dirinya lah menjadi penambah beban abinya.
" masuklah dan istirahat " ucap delia kemudian berlalu ke dapur membuatkan fikri jus yang mana ia tuangkan kegelas. haikal pun mengerti ia masuk kedalam rumah abinya dan langsung beristirahat di kamar tamu.
~~
Delia menghampiri suaminya yang berada di kamar, ia menutup pintu dan berjalan perlahan, sesampainya di sisi suami ia duduk disamping memberikan minuman yang tadi ia buat.
" minumlah setelah ini istirahat, suamiku telah melakuan banyak hal siang ini terimakasih sayang " ucap delia ia memberikan fikri minuman dan langsung di ambil oleh fikri dan ia meminumnya. ia sangat mengerti tentang apa yang dirasakan sang suami untuk itu ia meminta alisyah diantar oleh mba wulan.
__ADS_1
" terimakasih istriku " ucap fikri memberikan senyuman hangat.
" sama sama my hero , muachhhh, istirahat yuu " kata deliaaa ia meletakan gelas yang diberikan oleh fikri.
" peluk" pinta fikri dan delia langsung memeluknya, pelukan dari sang istri mampu meluluhkan rasa lelah dan memberikan kehangatan. sebenarnya sejak tadi fikri ingin memeluk delia namun ia urungkan karna didepan banyak orang. di hadapan banyak orang ia sosok yang berwibawa tapi dimata istrinya ia sosok laki laki penuh kelembutan yang manja.
" sudah belum ? "
" belummm " rengek fikri
" peluk lah sepuasmu sebelum para kurcaci mengambil alih kekuasaannya hahaha" ledek deliaa ya benar adanya jika kehadian 2 kurcaci membuat fikri jarang menghabiskan waktu berpelukan bersama , pasalnya jika malam hari sehabis menyalurkan hasrat mereka tak berpelukan karna zayyan tiba tiba bangun, mungkin menurut baby zayyan abi sudah aku izinkan mengambil hakmu tapi sudah sekarang giliranku..
" kamu mahhhh" rengek fikri , delia pun paham iaa memberikan jatah kepada fikri karna hanya itulah yang dapat ia lakukan.
" aku kunci pintu dulu ya sayangg " ucap delia menangkup wajah sang suami dengan posisi fikri duduk dan delia berdiri , fikri meletakkan kepalanya di dada sang istri sesekali ia menenggelamkan wajahnya di dada dan delia menangkup wajah suaminya.
Setelah fikri melepas pelukkannya dan menarik kepalanya , delia pun mengunci pintu dan mereka melanjutkan aksinya layaknya pengantin baru dan setelah ini mereka bisa berpelukan sehabis bercinta karna tak ada yang menghalanginya.
Author persingkat yaa adegan +++ nyaa , takut ga lolos🥺
"euhhhhh...ahhhhhhh..." keluh deliaa yang sudah menikmati suasana ia pun tidak menutup wajahnya, aneh bukan sebelum memulai aksinya delia selalu menutup wajahnya yang memerah dengan tangannya padahal ia sudah memiliki anak dengan fikri tapi sifat malu nya masih ada.
" ssss..sayangg tah...tahan ak...akuuu sebentar...la...lagiiihhh" ucap fikri dengan nafas parau. tanpa menunggu lamaa ia pun telah mengeluarkan cairan miliknya di dalam.(awas abi nanti jadi anak ) , fikri yang merasakan lelah karna 2 ronde dilakukannya ia pun berbaring di samping sang istri sebelumnya ia melepaskan miliknya dari milik sang istri " akhirnyaaa "ucap fikri ia pun berdoaa selesai berhubungan badan diikuti sang istri, mereka melakukannya dalam selimut ya guysss...
" kamu mau bersih bersih dulu bii ? " tanya deliaa saat suaminya beristirahat dan berbaring disampingnya.
" jangan di tutup dong wajahnyaaa " ucap fikri menarik tangan sang istri yang menutupi wajahnya.
" maluu ihh"
" aihh kunaon ? sama suami sendiri ? " ledek fikri dan delia pun berhamburan menutupi wajahnya di dada sang suami. " maluu" lirihnya.
15 menit mereka membersihkan tubuhnya dengan mandi bersama sesuai sunnah nabi , mereka pun memakai baju dan baru benar benar istirahat, " abi cemburu sama anaknya , melampiaskannya 2 kaliii " rengek deliaa dipelukan sang suami.
" kenapa sayang ? sakit yaa ? perut kamu sakit ? " ucap fikri kalang kabuttt.
" engga tapi boleh gak aku diatas ajaa, ngantuk mau istirahat bii... oh yaa aku udah beritahu mba wulan kalau alisyah nangis aku minta tolong dianter kesini. " ucap deliaa berbaring di ranjang
" cape yaaa maaf yaa sayang "
" engga cape bii ,yasudah kamu temui haikal dibawah bi nanti sholat bangunin aku yaaaa lumayan 10 menit untuk tidur siang " kata delia ia mulai memjamkan matanya , tak tega melarang sang istri ia pun hanya diam menatap wajah istrinya.
" Atuh makannya pak ustad kalau main kira kira , mana baru lepas 40 hari udah dihajar, ning tekdung repot nanti " sahut authorr menimpali.
" yaa jangan dibikin tekdung dong thorr " lirih fikri.
Setelah puas melihat sang istri fikri bukannya menemui haikal justru ia tiduran di samping sang istri , lakilaki jika setelah menyalurkan hasratnya kenapa kebanyakan tidur ? ya itu yang di rasakan oleh fikri.
**
Lain hal dengan pasangan suami istri itu menikmati momen menjadi pengantin baru , berbeda dengan keluarga yang di depok mereka bergantian menjaga zayyan karna pelaminan set sudah ingin di pasang padahal hari selasa dan acara hari jumat.
" kak zayyan pegang dulu mamah mau buat minum " ucap mamah kepada ka zia.
" yahh mahhhh zia lagi ngarahin dekor "
__ADS_1
" kia kemana sih kak ? " tanya mamah repot.
" gatau zia mahh emang bang erik ga ada mah ? " tanya ziaa.
" erik tidurr kak "
Karna tak ada yang memegang terpaksa mamah letakkan zayyan di dalam stroller.
" zayyan diam yaaa temani ommah bikin minum " kata mamah berbicara pada baby zayyan
dengan cepat mamah pun membuatkan minum untuk tukang yang bekerja.
" mah delia ada menghubungi mamah gak seharian ini ? " tanya zia tiba tiba.
" engga kak mungkin masalahnya belum selesai " kata mamah berpikiran posifif pdahal anak menantunya lagi menyalurkan haknya.
" yaudah deh nanti ajaa.. "
" ada apa kak ? "
" engga, urusan cattring zia disuruh dateng kan.. untuk mencicipi tapi lagi ada tukang mah " ucap ziaa ia sangat repott sekali.
" nanti telpon adikmu boleh di undur besok gakk gtu "
" iya mah "
**
jam menunjukkan pukul 16:00 WIB yang aartinya waktu sholat ashar sudah terlewat setengah jam lebih. Namun pasangan suami istri ini belum juga bangun tidur , mereka masih terlelap dalam mimpinya masing masing.
Tanpa fikri dan delia ketahui dibawah sudah ada mba wulan , mas tyo , raka alya bahkan haikal dan alisyah pun sedang berada diruang keluarga , mba wulan tidak pulang begitu saja sehabis mengantarkan alisyah pulang sebelum ia menemui adiknya.
" mamah ceuceu lisyah mau ke abi dulu yaahh " ucap alisyah namun di tahan oleh tyo.
" eitsss alisyah tunggu disini aja yahh nanti abi umi turun , lisyah makan es krimnya yaaa " kata mas tyo ia memberikan alisyah eskrim yang diambil dari kulkas delia.
" haikal apakah umi sudah lama tidurnya ? " tanya mba wulan kepada haikal karna yang ia tau sejak 30 menit yang lalu mereka tiba belum melihat fikri delia.
" dari pulang pesantren sampai sekarang abi umi belum turun, teh ning " jawab haikal sedangkan mendengar jawaban haikal membuat wulan dan tyo senyum senyum sendiri, mereka pun paham dengan apa yang terjadi di atas.
Wulan menghampiri remot tv menyalakan film anak anak untuk alisyah raka alya anteng.
" setelah ini anak anak tidak ribut ke abi uminya " ucap wulan ia duduk disamping sang suami yang mana tengah menikmati cemilan.
15 menit kemudian fikri keluar dari kamarnya melihat suara apa yang membuatnya terbangun dari tidurnya.
Tap.. tap. tapl
" lohhh kaliann sudah sampai ? " ucap fikri dengan ciri khas bangun tidur.
" sudah 1 jam " celetuk wulan.
" ah serius emang jam berapa ? " sahut fikri ia melirik jam dinding , dilihatnyaa pukul 16:15 WIB dan ia belum sholat ashar dengan cepat fikri berlari kekamarnya untuk membangunkan deliaa. " Astagfirullahaladzim " panik fikri
" makannya jangan keasikan lupa jam kan " celetuk wulan sedikit berteriak , tingkah fikri membuat senyum haikal tyo maupun wulan, terlebih haikal ia senang abinya sudah tidak dingin lagi .
__ADS_1
Author kasih part terpanjang yaaa, author kalau sekali up pasti langsung bikin lanjutannya walau setengah nanti di lanjut lagii, selama author up author ga baca eps sebelumnya lohh makannya suka ga nyambung maafin yaa...
buat nanya kapan nikah thor ?? eitsss sabar yaaa lagi part seru serunyaaa hehehe.. survei dong siapa disini yang setuju haikal zia tinggal di mamah dan siapa yang setuju haikal tinggal di lingkungan pondok ?????