
" Carilah teman yang akan mengajakmu untuk kesurga bersama dan ingat dirimu sudah ingin menikah nak " Ucap papah yang kini menasihati Delia tanpa menoleh.
" Iyah pahh, mah Delia mual " sahut Delia yang tiba tiba merasakan mual yang membuat ia lemas..
" Kamu ingin keluarkan atau tidak nak " panik mamah yang memijat tengkuk Delia.
" Engga mah Delia cuman mual saja, Delia ingin istirahat mah" ucap Delia yang langsung bersandar pada mamah. saat ingin pejamkan mata ia teringat belum membalas Wa grup karna ia sadar akan kondisinya Delia pun meminta mamah untuk membalas Wa mereka.Mamah yang mempunyai tingkat kepekaan pun tau apa yang ingin disampaikan putrinya.
" Tidur lah nak tubuhmu butuh istirahat supaya besok keadaanmu kembali sehat" Ucap mamah sambil mengusap kepala delia. Tak lama kemudian delia terlelap dalam tidur nya.
" Cepat sekali anak itu tidur " Gumam ka zia.
" Mungkin dia sudah merasakan badannya tidak enak de, tau sendiri bagaimana fisik adikmu " shut ka Kia yang mulai merasakan mengantuk.
" Hmm"
@@@@
" A ada apa? " tanya bunda saat berpapasan dengan fikri.
" Tidak apa apa bun "ucap fikri yang kini tengah berada dikamar nya.
" Apa bibi nadia mengatakan sesuatu nak? "Tanya bunda yang penasaran dengan apa yang sudah terjadi.
" Tidak apa apa bun "
" Ya sudah nak bunda ingin mengurus hal lainnya kamu jangan pergi ya "
" Iyah bunda sayang"
"Baik lah "
__ADS_1
" Bi bagaimana? " tanya salsa pada bibi nadia yang saat ini berada dikamar salsa.
" Sudah tidak apa apa"
" Anak kecil kan bi??" Tanya salsa yang kepo
" Sudah lah salsa jangan tanamkan buruk pada hatimu, bibi sudah melihat walau dari foto, kita ikuti dulu apa yang terjadi " ucap bibi nadia yang seperti nya bingung apa yang akan ia lakukan.
" Hmm baik lah bii" ucap salsa yang berlalu pergi.
" Apa kita ingin makan dulu " tanya papah
" Makan di Mobil aja pah kasihan delia " ucap mamah sambil mengusap Kepala putrinya.
" Zia ikut papah ya"
" Okehhh pah "
Mereka pun turun dan memesan makanan untuk mereka makan didalam mobil tak lupa mereka memesan kopi.
Lain hal nya dengan keluarga delia, keluarga fikri masih disibukkan dengan berbagai macam hal mulai dari hal kecil hingga besar. dan itu membuat salah satu dari mereka dibalut amarah. setelah kejadian tadi keluarga besar saling diam tidak berani berbicara jika tidak ada hal dalam mengurus pernikahan.
__ADS_1
Waktu terus berlalu dan kini senja mulai pergi meninggalkan keindahan. Yaa saat ini 2 keluarga sudah berada dalam satu kota namun berbeda tempat untuk mereka beristirahat melepas lelah.
" Aa apa kamu sudah siap ijab qobul? " tanya bunda.
" Sudah bun "
" Wahhhhh besok hari patah hati bagi anak santri wati deh" sahut wulan yang meledek adiknya yang selalu di sukai anak santri karna sikapnya yang baik.
" Siapa mba? "tanya syifa.
" Aa mu lah,, "
" Ohh iya yaa"
" Hapalin coba aa" ucap syifa
" Yeuhhh itu mah dari hati kaliii" ucap wulan.
" kan emang dari hati makannya aa serius dengan nya " shut fikri sambil tersenyum.
" Iyah deh calon pengantin"
" Sudah sudah aa istirahat besok mau ijab" ucap bunda.
" Fikri mau tidur dengan alisyah bun " ucap fikri pads bunda.
" Iyah silahkan nak, besok alisyah tidur dengan bunda ya di kamar alisyah " jelas bunda sambil tertawa kecil pada anak lelaki satu satunya.
" Iyah lah biar cepet dapet anak" ucap wulan..
" Cieee aa"
Hallo semua maaf baru bisa up lagI, masih semangat kan?? jangan lupa like komen share and fav
__ADS_1