
At ruang tamu.
Disaat bunyi klakson mobil fikri, membuat mereka menjadi degdegan, terlebih kali ini pertemuan alisyah dan ibu nya.
" Assalammualaikum " ucap fikri dan delia
" Waalaikumsalam warahmatullah wabaraktuh " jawab mereka.
" sudah pulang nak " tanya abah disaat fikri dan delia mencium punggung tangan abah.
" sudah abah " jawab firki yang langsung membantu delia duduk.
pemandangan itu disaksikan oleh mantan istri fikri. ia sadar kesholehan dan kekayaan fikri yang menjadi maju berkat ia mencampakannya dulu. " Ternyata istrinya fikri sholeha banget, cantik juga ya" gumam indah sambil memandang lekat delia terus menerus hingga ia duduk di sofa bersebrangan dengannya.
" Gimana kandungannya teh ? tanya wulan dengan sengaja sambil matanya kearah mantan istri fikri.
" Alhamdulillah baik "
" itu alisyah " tanya indah , mantan istrinya fikri.
" oh ya mba tolong bawa alisyah ke kamar ya" ucap fikri menyadari alisyah yang baru saja lewat karna tadi ia lupa mengambil boneka diikuti bunda.
" biarkan aku sebentar memeluk alisyah " pintanya.
" Alisyah sudah mengantuk dia perlu istirahat " cercah mba wulan yang langsung menggendong alisyah dengan lembut sebelum dibawa ke kamar seperti biasa alisyah mengucapkan selamat malam dan mencium pipi abi uminya.
" selamat malam abi , selamat malam umi, selamat malam kakek nenek dan selamat malam dede, alisyah tidur duluan ya assalammualaikum " ucap alisyah begitu manis membuat hati indah terhenyuk .
" putriku sholeha, ini mamah nak" lirinya dalam hati ia menjerit mengingat anaknya yang dulu ia telantarkan kini tumbuh sehat serta sholeha.
" Walaikumsalam nak nanti abi sama umi kekamar alisyah ya, ini lagi ada tamu , alisyah engga apa apa sama mamah ceuceh" tanya delia pada saat ia berhadapan dengan putrinya.
" Engga apa apa umi, alisyah kekamar ya mi, dadah adik kecil" sahut alisyah sambil berbicara pada perut delia , ia langsung memeluk delia dan delia pun membalasnya.
" tante om permisi ya" sahut alisyah dengan sopan ia pun langsung berhamburan ke gendongan mba wulan.
" iya cantik" jawab anton sedangkan indah ia hanya diam mematung.
**
Setelah kepergian alisyah beserta mba wulan, keadaan diruang tamu kini nampak sepi dan canggung, entah apa yang didalam pikiran mereka membuat delia berinisatif membuka obrolan.
" ekhm , silahkan diminum pak anton dan mba " kata delia mempersilahkan mereka menikmati hidangan yang telah di sediakan di atas meja.
" terimakasih " setelah menjawab mereka pun meminum teh yang telah disediakan.
" saya tidak ingin membuang waktu, ada apa kamu kesini " kata fikri dengan tatapan biasa aja sedangkan delia ia terus bergandengan tangan dengn fikri , entah sudah berapa lama mereka bergandeng tangan membuat tangan delia mengelurkan keringetan dan itu dirasakan oleh fikri.
" bisakah saya mengasuh alisyah ?" tanya indah dengan baik baik sontak pertanyaan itu membuat keadaan tersentak terlebih fikri dan bunda yang sudah merawat alisyah sejak kecil.
" Punya hak apa kamu ingin mengasuh alisyah ?" sahut bunda yang terkejut atas jawaban ini .
" saya ibu kandungnya alisyah bu, saya ingin merawat alisyah sebagaimana ibu kandung pada umumnya " jawab indah dengan gampangnya tanpa memikirkan perasaan seisi ruangan.
" apa kamu lupaa huh " ucap bunda terpotonggg
" Begini ya neng indah, kami semua disini mengetahui kalau kamu adalah ibu kandungnya alisyah, begitupula istrinya fikri saat ini ia tahu kalau kamu ibu kandungnya alisyah, tidak ada yang bisa menggantikan posisi ibu kandung, kamu jangan khawatir " jawab abah dengan kelembutan.
__ADS_1
" saya ingin merawat putri saya abah" jawab indah dengan mantap.
" apakah kamu lupa ?" sahut abah.
" Saya tidak pernah lupa apapun itu abah "
" yakin ?" sahut fikri.
" yakin " jawab indah.
" okeh sebentar " ucap fikri bangkit namun ia urungkan karna ada tamu yang kini ikut bergabung dengan mereka.
" Assalammualaikum"
" waalaikumsalam" sahut mereka.
" Loh andri " ucap fikri , namun belum selesai ia kembali menatap anton yang sejak tadi diam saja.
" Anton" panggil fikri.
Anton yang merasa terpanggil kini menatap bosnya ia pun mengerti dan menganggukan kepalannya sebagai jawaban iya.
" Ada apa " tanya fikri namun dnegan cepat ia menoleh ke indah yang saat ini wajahnya terlihat ketakutan.
" silahkan duduk "
" ini ada apa bisakah anton jelaskan" pinta fikri yang sudah mulai penasaran.
" Abah bunda izin kan saya menjelaskan , pak bu " izin anton pada abah bunda dan tentunya pasangan fikri delia.
" Jadi seperti ini..."
~ Prov anton
Kini anton tengah berada di rumah keluarga andri entah bagaimana caranya ia bisa berada di rumah ini hanya anton lah yang tau namun ia saat ini benar benar ingin menuntaskan permasalahan keluarga pak bos nya.
" bagaimana bisa tolong jelaskan maksud kalian apa , dan bagaimana bisa dengan bukti ini , tolong jelaskan " tegas anton sambil menunjukkan video dan beberapa bukti lainnya.
" Atau saya laporkan kepolis !!!" lanjtnya lagi.
" iiiii...ii... ii..iy..iyaa kami akan je.jelaskan " kata ibu andri dengan ketakutan kara anton membawa 2 orang yang dipikir ibu andri adalah polisi.
" saya..hmm..saya terpaksa melakukan ini krna saya terlilit hutang dan saya tergiur akan keuntungan yang diberikan pada saya, terpaksa andri saya peralat dengan mengikuti suruhan wanita, karna andri lah mencintai wanita itu , yang mana andri melakukan hubungan dengan salsa yang itu adalah rekayasa , sedangkan suami saya ia saya desak padahal ia tidak bersalah"
" berapa uang yang diberikan "
" 100 juta "
" Siapa wanita yang dimaksud dan apa maunya " tegas anton lagi.
" Indah mantan istri fikri , ia hanya ingin mengambil anaknya dengan cara menjatuhkan keluarga nya supaya menjadi alasan alisyah kembali karna dengan begitulah alisyah kembali kepadanya , tolong jangan bawa saya kepolisi " lirih ibu itu dengan ketakutan.
" tidak masuk akal , besok datang kekediaman mereka atau rekaman ini saya bawa ke kantor polisi " ucap anton yang kini sudah menambahkan bukti bukti baru.
bagitulah pernyataan keluarga andri , Alhamdulillah mereka dipertemukan oleh indah mantan istri fikri saat anton ingin masuk kedalam halaman rumah adam syarief, memang saatnya lah fitnah ini terbongkar hingga anton dipertemukan oleh mantan istri fikri di halamaan kediaman rumah adam syarief.
~~
__ADS_1
"jadi ketemunya di depan sama indah " tanya abah memastikan.
" ia abah , padahal anton tidak ada menghubungi indah namun ini semua seperti kebetulan "
" bukan kebetulan tapi memang sudah dipermudah jalannya oleh Allah swt , tidak ada suatu kebetulan tanpa ridho nya " sahut abah .
" maksud kamu apa " tanya fikri pada indah yang sudah bersikap dingin.
" saya hanya ingin alisyah kembali "
" bukan itu" tegas fikri.
" katakan apa maksud kamu fitnah adik saya "
" oh apa jangan jangan kau yang mengirmkan kado itu untuk kami " tegas fikri yang kini sudah bersikap dingin, hilang sudah lah fikri yang lembut , setiap yang dikatakan olehnya disitulah sifat dinginnya muncul.
Sedangkan delia ia sudah memeluk bunda yang syokk dengan dibantu syifa dan salsa. dengan cepat delia beralih ke suaminya di usap punggung belakang suaminya memeberikan ketenangan.
" istigfar sayang " ucap delia dengan lembut.
" katakan " tegas fikri yang melihat indah diam .
ucapan fikri terdengar wulan sebelum turun dengan cepat ia memindahkan alisyah , ia yakin dibawah sedang terjadi apa apa .dengan cepat ia membawa alisyah ke kamar fikri sebab kamar fikri lah yang kedap suara, jika ia membawa alisyah kekamar bermain itu berati harus melewatkan mereka yang sedang bersitegang dan itu tidak baik untuk alisyah.
"abiii istigfar " bisik delia ditelinga fikri perkataan delia membuat fikri diam.
" tolong jelaskan dengan sejelas jelasnya atau kami akan melaporkan kasus ini ke polisi " tegas fikri yang sedikit melemah namun tidak menjatuhkan martabatnya sebgai anak pak kyai dan ustad karna tegasnya fikri tidak kasar dan diamnya fikri tidak lemah.
" saya minta maaf apa yang dilakukan istri saya pa kyai dan bunyai , pak ustad ustadzah " lirih bapa andri.
" saya minta maaf apa yang dikatakan pak anton benar kalau saya hanya disuruh oleh ibu indah " ucap ibu andri.
" Saya minta maaf saya mohon maafkan saya " ucap ibu andri berlari ke hadapan fikri ia bersujud dihadapannya namun sebelum ia sujud fikri lebih dulu memundurkan kakinya suapaya tak tersentuh.
" Saya tau saya salah , saya minta maaf , saya melakukan ini terpaksa " lirihnya dengan airmata berlinang.
" bangun " ucap fikri namun ibu itu tetap dalam posisinya , delia mulai menjulurkan tangannya membantu ibu itu berdiri.sedangkan tangan satunya ia masih memegang lengan suaminya posisi delia duduk.
" bangunlah bu " pinta delia
pemandangan itu disaksikan oleh keluarga termasuk indah ia merasa kagum atas akhlak delia yang lebih baik darinya.
" mafkan saya ustadzah, maafkan sayaa" lirihnya.
" kembalilah ketempatmu bu, jangan seperti ini, kembali lah ketempat dudukmu , silahkan" kata delia sambil merentangkan tangannya mempersilahkan ia kembali ketempat duduk.
" buuu sinii " pinta sang suami , ibu itu pun kembali ketempat duduk.
" kita selesaikan satu persatu ya" sahut abah yang kini mulai membuka suara.
" Astagfirullah ya Allah , Bismillah, pertama ibu neng, saya disini tidak ingin memihak siapapun karna baik ibu dan neng indah keduanya salah, disini pihak yang dirugikan adalah keluarga kami, ibu cobalah untuk bijak dalam mengambil keputusan merugikan orang lain atau tidak, jangan sampai kita bahagia hasil dari merebut kebahgiaan ketenangan orang, hukumnya dosa menjadi engga berkah, Coba kita bayangkan, buat apa memiliki harta banyak bila, misalnya, tubuh kita sakit dan terbaring lemah di ranjang rumah sakit? Tentu kita tak akan bisa menikmati harta tersebut bukan? apalagi hasil dari merebut kebahagiaan ketenangan dari seseorang itu tidak akan menjadi berkah karna secara tidak langsung telah mengambil yang bukan hak nya , ibu paham?? kalau misalkan posisi kami ini ada di ibu bagaimana perasaan ibu sebagai wanita? seperti itulah perasaan istri saya..
" untuk neng indah , sampai kapanpun kamu adalah ibu kandung alisyah cucu saya tapi kamu juga harus mengerti ada ibu sambungnya alisyah walau ia ibu sambung kamu harus menghargai , kami akan bisa saja mengizinkan alisyah denganmu asalkan kamu benar benar dalam keadaan taubat dan pertanggung jawbabkan apa yang telah kamu lakukan, karna semua akan ada hukumannya, dan kami tidak ada menjauhkanmu pada alisyah namun kamulah yang berjanji tidak akan mengaggapnya anak , lalu untuk apa" ucap abah dengan tenang sedangkan mba wulan ia sudah berada ditengah tengah mereka dan ucapan abah membuat semuanya menoleh.
" saya minta maaf abah bunda , a fikri, mba " ucap indahh..
maafin indah ga gaes ?? apa harus ada hukumannya nih ??? komen yaaaaa 😁😁
__ADS_1