Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
#195


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 15:30 WIB, para santri telah selesai sholat Ashar dan rutin mengaji bersama. mereka tak melupakan hari ini karna di pondok pesantren mereka akan kedatangan mujahid serta cucu dari pemilik pondok pesantren. hal yang sama pun dilakukan oleh para santri saat kelahiran putri dan putra ning wulan.


Mau di luar atau di pondok hal yang sama mereka lakukan pada anak anak kyai adalah memanggil nama mereka dengan sebutan ning untuk perempuan sedangkan aki laki dipanggil gus , namun hanya fikri yang tidak dipanggil gus sebab ia sendiri tak ingin dipanggil gus jika di pesantren. tak tidak dipungkiri bahwa masih saja ada yang memanggilnya gus.


Bel pondok pesantren telah dibunyikan pertanda seluruh santri berkumpul berjejer rapih di sisi gerbang dan membuka jalan untuk pemilik pondok masuk kedalam hingga ia tiba di rumah singgah. para pengurus pesantren serta ustad ustazah sudah berdiri didepan rumah singgah dengan hadroh yang tengah bersiap siap.


" Ayo santri putra disebelah kiri dan santri putri sebelah kanan , biarkan jalannya kosong agar kalian dapat melihat putra Gus fikri atau ustad fikri , " kata ustad ismail membantu mengatur barisan laki laki sedangkan santri putri diatur oleh ustadzah. kejadian itu membuat banyak santri putra yang mungkin menaksir santri putri karna moment seperti ini mereka bertemu dan di madrasah pula mereka bisa bertemu.jika ketahuan ada yang berpacaran mereka akan di hukum sesuai aturan yang berlaku.


" Hadrohh jangan lupaa kode "


" na'am ustad"


para ustadzah sedang berdiskusi mereka membicarkan kapan kedatangan Abah yai dan bunyai " mereka sudah sampai dimana ? " tanya ustadzah.


" sebentar lagi sampai karna menunggu abah yai " kata istri ustad ismail.


Persiapan untuk menyambut putra mahkota dan cucu dari penerus pondok pesantren itu pun membuat perhatian banyak orang masalahnya sejak pukul 9 mereka bersiap siap hingga kini.

__ADS_1


***


Disisi lain mereka tengah menunggu fikri yang belum tibaa sedangkan bunda mba wulan ia sudah lebih dulu tiba di depan rumah a firki ia menempikkan mobilnya didepan rumah agar bisa memberikan jalan untuk mobil fikri berjalan didepan.


" Kemana ini si aa bun " ucap mba wulan yang menunggu Aa nya datang. tak lama kemudian yang di tunggu tunggu datang juga. fikri membuka kaca mobilnya dan mempersilahkan abah lewat telebih dahulu disusul oleh dirinya dan mas tyo. mereka berjalan beriring iringan menuju pesantren yang tidak jauh dari rumahnya. dari jauh sudah terlihat 1500 santri tengah menunggu kehadiran mereka. " masyaaallah zayyan banyak yang sayang zayyan " ucap delia yang tengah menggendong zayyan.


Mobil pun memasuki area pesantren dengan beriringan bersamaan dengan itu sholawatan yang diriingi dengan hadroh menggema di segala penjuru, petasan yang di nyalakan anak santri menambah kesan tersendiri, mungkin terlihat berlebihan tapi mereka melakukan itu atas dasar mencintai kyai dan ustad zul fikri, hal ini tak sebanding dengan pengorbanan yang mereka berikan kepada para santri. selain itu sholawatan yang diiringi hadroh membuat para santri putri jatuh hati kepada anak pemain hadroh yang mana disana lah ada haikal yang melantunkan sholawat dengan suara merdunya .


setelah semuanya turun dari mobil mereka menunggu fikri yang tengah menggendong bayi dan membantu delia untuk turun dari mobil, perlakuan fikri membuat semua santri meleleh , bagaimana tidak dibalik sikap dinginnya dan seorang yang berwibawa dihadapan istrinya ia sangat sangat memuliakan wanita cantik itu.


Abah dan fikri ia berjalan didepan dengan dipayungkan oleh mas tyo zayyan ia tengah digendong a fikri, dibelakang fikri ia ada delia yang dituntun oleh bunda, dibelakang bunda ada mba wulan bergandengan dengan syifa. mereka berjalan menuju rumah singgah.


"Ma syaa Allah ganteng banget kaya abi nyaa " kata santri yang melihat zayyan , karna cuaca tidak terlalu panas mereka dapat melihat wajah zayyan yang memakai topi bayi.


"Kyaaaaaa yaallah pasangan favorit bangettttttt"


" Ahlan wa sahlan Abah yai beserta keluarga dan ahlan wa sahlan mujahid muhammad zayyan zulfikar alhabsyi " kata haikal ditengah bersholawat. tak terasa mereka sudah sampai di rumah singgah bersama para ustad serta ustadzah.

__ADS_1


" Selamat atas kelahiran putra mahkota" begitulah ucapan ucapan yang mereka dapatkan, fikri membawa masuk zayyan karna sudah di beritahu keadaan zayyan membuat mereka menyuruh zayyan untuk langsung masuk kerumah singgah.


Bahagia pasti itulah yang dirasakan keluarga serta sanak saudara dari kedua belah pihak, kelahiran putra mahkota membuat sebagian bahagia dan sebagian pula iri hati. mereka mengidolakan Abi fikri untuk menjadi suami mereka, bahkan para santri putri ada yang halu untuk menjadi posisi seperti delia.


" andaikan yang di posisi umi itu ana duh pasti semua orang iri " kata salah satu santri putri.


" gila dasar "


" sholawat jangan ngobrol " tegur santri lainnya.


" Gak dapet abi nya , bisa kali haikal " kata santri putri dalam hati mereka benar benar mengidolakan gus fikri bahkan berangan angan menjadi istrinya namun harapan mereka pupus mana kala idola mereka menikah, maka harapan satu satunya adalah haikal.


" para santri silahkan untuk mengambil makanan yang telah disediakan , terimakasih atas sambutan kalian yang luar biasa, dan Ahlan wa sahlan putra mahkota kita Muhammad zayyan zulfikar Alhabsyi yang menjadi keluarga baru di pesantren ini. mudah mudahan putra kami sehat, dan bisa mengikuti jejak abah yai mensyiarkan agama islam, Al fatiha " kata fikri ditengah sambutan mereka. fikri dan delia tidak masuk kedalam mereka kembali keluar untuk menemui anak anak mereka.


mereka pun membaca surah alfatiha untuk zayyan, setelah membaca fikri mempersilahkan para santri untuk masuk kedalam bersamaan dengan itu zayyan langsung kembali masuk kedalam rumah singgah.


kenapa komen kalian menurun ? author sedih liatnya, karna komen like kalian lah membuat author semangat ..apa sudah gak seru ya ?? tenang ya guys kemungkin akan tamat dalam waktu cepat hehehe dan untuk part haikal author belum memikirkannya..dan nanti ada cerita alisyah besar.

__ADS_1


__ADS_2