Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
special pernikahan


__ADS_3

At rumah singgah


" Huft gila ya udah kaya artis aja loh del " ucap Bella yang heran dengan sahabatnya ini.


" Aku juga tidak tahu kalau penyambutan kami seperti ini, aku jadi takuttt" jawab delia sambil gugup dan tubuh yang gemetar.


" Udah gapapa del, gausah takut yaa gapapa kok kita berdoa mudah mudahan lancar" ucap nisa yang mengusap pundak delia.


" Aamiin aamiin"


" Ponsel lu nih del berisik banget " ucap Bella.


" Biasa temen grup novel "


" Udah ihss serius ini tuhhh, degdegan mending kita foto foto " ucap delia yang saat ini benar gugup karna acara sudah dimulai.


" Ayo dehhh foto satu dua tiga"


CEKREKK


Acara demi acara telah berjalan satu persatu khutbah pun sudah berjalan dengan lancar hingga saat yang dinantikan dan yang ditunggu tunggu pun tiba, hari dimana dua keluarga akan menjadi satu, dua insan menjadi satu dalam ikatan suci pernikahan yang in syaa allah akan menjadi seumur hidup, mengucapkan janji tidak hanya didepan penghulu dan para saksi namun janji dihadapan allah SWT.


" Baik lah karna hari sudah hampir siang kita mulai acaranya, sebelumnya saya ingin bertanya Ananda zulfikri apakah benar delia Anastasia azzahra adalah calon istrimu? apakah benar kamu mencintainya " Tanya bapa penghulu.


" Bismillah benar " jawab fikri yang kini mulai gugup.


" Baiklah, saat ini saya menanyakan kepada calon istri dari Ananda zulfikri. Apakah benar zulfikri adalah calon suamimu ? dan benar apakah kamu mencintainya " Tanya pak penghulu pada delia lewat mic yang telah terhubung oleh delia.


" Bismillahirahmanirahim iyahh benar " jawab delia lembut.


" Baiklah fikri silahkan dengarkan dan jawab lah dengan baik, disini pak reno zinal selaku ayah kandung dari delia Anastasia azzahra yang akan menjadi wali dari pihak perempuan dan abah Adam syarief yang akan menjadi saksi dari. pihak laki laki. " jelas pak penghulu.


moment ijab qobul di dalam aula terlihat jelas oleh delia yang melihat lewat sambungan vc dengan kakanya.


" Mari kita mulai acaranya "


" Bismillah, saya nikah kan dan saya kawinkan engkau Ananda zulfikri bin Adam syareif dengan anak kandung saya Delia Anastasia azzahra binti reno zainal dengan mas kawin uang tunai 20 gram emas serta uang tunai 100 juta rupiah dan seperangkat alat sholat dibayar TUNAI " ucap papah dengan lantang namun dengan perasaan yang sedih sekaligus bahagia.


" Saya terima nikah dan kawinnya delia Anastasia azzahra binti reno zainal dengan maskawin tersebut dibayar TUNAI " Ucap fikri dengan lantang.


" Gimana para saksi sah sah "


" Sahhhhhhhhhhhhh"


" Alhamdulillah .... "

__ADS_1


Mereka pun berdoa bersama yang dipimpin langsung abah untuk mendoakan pasangan yang baru saja resmi menjadi suami istri. Disisi lain tangis bahagia terlihat dari airmata wanita cantik yang menyaksikan papah dan laki laki yang dipilihnya mengucap janji, mamah yang memutuskan untuk balik kembali ke rumah singgah untuk menemani putrinya tak kuasa menahan tangis hingga airmata mengalir dipipinya.


" Selamat sayangkuh anak kecilnya mamah sekarang sudah menjadi istri, berbaktilah pada suamimu dan bahagia nak " ucap mamah sambil mencium dan memeluk putrinya itu..


" Mamah terimaksih doakan delia selalu, dan jangan menangis mah " peluk delia.


" Happy for you delia " peluk kedua sahabatnya.


" Terimaksih gaess "


Disisi lain para santri pun terbuat haru hingga banyak diantara mereka menangis dan banyak pula yang iri dengan delia.


~~


" Sekarang boleh di bawa kesini pengantin wanitanya" ucap pak penghulu memerintahkan delia untuk memasuki aula.


Saat namanya dipanggil delia pun ber siap siap keluar rumah singgah menuju aula yang diapit oleh mamah dan kakia. serta kedua sahabatnya yang mengikuti dibelakang membawa kalung melati yang akan dipakai zulfikri.


cantik sholeha baik itu lah yang di katakan oleh anak anak saat melihat delia berjalan memasuki aula. saat sampai didepan para hadirin delia dan fikri disandingkan bersama berdampingan, delia yang malu malu dan fikri yang gugup pun masih tidak ingin menyentuh satu sama lain walau saat ini mereka sudah resmi menjadi suami istri hingga bunda turut membantu fikri meletakkan tangannya diatas kepala delia sambil berdoa, delia yang paham pun langsung mengangkat kedua tangannya sambil mengucapkan kata aamiin di dalam hatinya.


Fikri berdoa sambil tangannya berada di ubun ubun delia.


اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ ، وَأَعُوْذَ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ


Allahumma inni as aluka khoyrohaa wa khoyro maa jabaltahaa alaih. Wa a'udzubika min syarri haa wa min syarri maa jabaltahaa alaih.


"Aamiin "


" Sekarang pasangkan cincinnya " sahut pak penghulu.


Seperti biasa saat laki laki dan wanita yang menikah tidak ada ikatan pacaran mereka menyentuhpun masih malu malu dan ragu sampai memasngkan cincin dijari pun masih ragu ragu.


" Gapapa kalian sudah halal"


saat fikri berhasil memasngkan cincin di jari delia dan delia langsung salim kepada fikri kini delia pun memasngkan cincin di jari fikri sama halnya dengan fikri ia pun malu malu sampai saat cincin itu terpasang dijari fikri.


" Silahkan fikri cium kening istrinya "


Saat seruan seperti itu membuat heboh semuanya. namun tak lama fikri pun mencium kening istrinya dan keheboahan itu terjadi bahkan ada yang histeris.. kini setelah tanda tangan surat nikah dan berkas lain nya tiba lah moment sungkeman moment haru dimana permohonan dan meminta restu di ucapkan. Abah bunda papah mamah kini sudah duduk dikursi yang telah disediakan. fikri dan delia yang sudah resmi menjadi suami istri pun mulai sungkem kepada abah yang saat ini di dahului oleh fikri.


" Nak kamu sudah resmi menjadi suami, bahagiakan istrimu dan anakmu kelak jadilah ini pernikahan terakhirmu jadilah suami yang bertanggung jawab dan bijaksana " ucap abah pada fikri.


" Maafin fikri abah fikri banyak salah terimaksih abah sudah menjadi abah yang baik untuk fikri restukan fikri untuk bersama delia " ucap fikri dengan tangis haru dan bahagia.


Delia yang saat ini bersungkem kepada papah tak kuasa menahan tangis hingga papah yang menahan air mata sejak berangkat ke bandung pun tumpah juga.

__ADS_1


" Pah maaf kan Delia. Doakan delia agar bisa menjadi ibu yang baik untuk alisyah dan untuk anak delia kelak pah, delia akan terus mengingat pesan papah, terimaksih papah "


" Delia putri papah, pesan papah hanya satu nak jadilah istri yang baik, baik buruk nya suamimu dia suami mu papah minta apapun yang kamu hadapi nanti tolong jangan pulang kerumah dalam ada masalah dan jangan sampai kami mengetahui nak karna sakit hatiny kamu akan berdampak pada kami. papah mamah merestui kalian papah bahagia sudah bisa mengantarkan kewajiban papah untuk mengantarkan kamu ke Gerbang pernikahan nak" ucap papah sambil memeluk.


" Mah Delia minta maaf sama mamah, Delia sayang sama mamah, Delia minta maaf selama ini Delia ada salah, Delia minta restunya mamah papah " tangis Delia dalam pelukan ibu kandungnya yang sudah tak terbendung lagi.


" Cupp sayang, mamah memafkanmu jadilah anak baik anak shaliha, mertuamu adalah orang tuamu nak sayang ia seperti kamu menyangi kami nak " ucap mamah yang menangis dalam pelukan Delia.


Fikri yang saat ini dalam pelukan bunda pun tak kuasa menahan tangis " bunda fikri minta maaf sama bunda, restui fikri bun"


" Aa bunda merestui pernikahan kalian, ketauhilah nak bunda sangat merestui karna Delia adalah menantu ke sayangan bunda " ucap bunda. fikri pun berlalu kedalam pelukan papah reno zainal untuk meminta restu.


" Pah fikri minta restunya papah untuk menjalani hidup dengan anak papah " ucap fikri dalam pelukan reno.


" Papah merestui nak, jaga dan lindungi anak papah ya kamu sudah memikul tanggung jawab terhadap putri papah yang sebelumnya papah yang tanggung jawab atasnya, papah minta jangan kau coba berpoligami atasnya! papah tidak mau anak papah menderita lindungi dan sayangi ia " ucap papah sambil menepuk pundak fikri tak lama fikri berlanjut pada mamah.


" Mah fikri minta restunya mamah "


" Mamah merestui jaga dan sayangi anak mamah nak"


Delia yang saat ini berada di pelukan abah pun menangis.


" Abah tolong sayangi aku seperti anakmu, restui aku pah untuk menjadi istri dari anakmu. dan menjadi ibu bagi alisyah. "


" Tentu nak selamat datang di keluarga kami " ucap abah yang melepaskan pelukan Delia kini Delia beralih ke bunda yang menunggu menantunya dihadapannya


" Kamu tidak perlu meminta restu nak karna restu bunda akan terus padamu, bunda menyayangimu nak " ucap bunda memeluk Delia.


Fikri menghampiri Delia dan membantu istrinya bangun untuk menemui alisyah yang baru saja memanggil namanya.


" Abiiiiii " panggil alisyah pada abi yang saat ini sedang bergandeng tangan dengan delia.


" Sayang" jawab abi sambil merentangkan tangan.


" Abiii selamat ya kata mamah ceuceu lisyah sekarang punya mamah lagi " ucap polos alisyah.


" Iyah sayang ini mamah lisyah panggil nya umi aja ya anak pinter " ucap fikri pada alisyah. Delia yang suka dengan anak kecil pun begitu serius melihat anak kecil yang saat ini menjadi anaknya. tanpa mereka sadari moment seperti ini menjadi banyak orang yang memfoto mereka karna tangan Delia yang tak sengaja ia rangkyl kepinggang fikri karna fikri sedang menggendong alisyah.


" ummi alisyah "


" Saya nak " ucap lembut alisyah.


semua nya pun menghampiri dan memberikan selamat kepada kedua mempelai saking banyaknya antusias untuk mereka menyampaikan selamat kepada kedua mempelai hingga kini jam pukul 10:00 wib yang sebentar lagi sholat jumat akan diadakan di aula. karna banyaknya dari mereka yang belum menyampaikan selamat fikri dan Delia memutuskan untuk beristirahat di rumah singgah untuk nanti mengadakan resepsi di tempat yang sudah di sediakan tak jauh dari pondok.


Saat fikri dan Delia keluar dari aula Delia pun menunggu fikri memakai sepatu Milik nya tentu nya shorban yang fikri kenakkan di pegang oleh Delia karna takut kotor,delia yang setia menunggu suami nya memakai sepatu dengan posisi rukuk itu pun membuat iri para wanita terlebih santri putri yang benar benar iri akan mereka.

__ADS_1


Fikri yang tau semua mata tertuju pada nya dan bermakusd ingin membuktikan bahwa kini wanita yang berada di depannya adalah istrinya wanita sah yang telah memikat hatinya agar para wanita lain tidak mengaharapkan dirinya bahkan sampai ada yang berkhayal lebih padanya.


. Setelah selesai memakai sepatu Delia pun memberikan shorban fikri kepadanya dengan penuh kelembutan dan setelah menerima shorban yang di berikan istrinya ia pun memakainya dan tanpa permisi iya pun mencium kening sang istri hingga membuat seisi pondok pesantren yang melihatnya menjadi heboh akan tingkah yang dilakukan fikri dan itu membuat wajah Delia merona malu sadar akan yang dirasakan sang istri membuat fikri menuntunnya ke rumah singgah.


__ADS_2