Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
Harus baik okeh okeh.


__ADS_3

Hallo semua! jumpa lagi di novel ku karya pertama mohon dukungannya dan sarannya ya :) and semangat untuk selalu membaca dan mensupport, maaf baru di up karna baru ada waktu untuk up 😁 jangan lupa like komen share and vote ya. Baiklah selamat membaca 😍


Waktu terus berjalan tak terasa beberapa jam sudah dinikmati oleh delia berada dirumah yang saat ini dan mungkin seterusnya untuk ia berada di rumah itu.


Terlihat wanita yang baru saja menyandang status dirumah itu dengan cekatan dan penuh kelembutan membantu pembantu dirumah menata hidangan untuk mereka semua makan malam bersama terlihat dari cara ia menyusun hingga meletakan makanan.


Pemandangan itu pun disaksikan oleh penghuni rumah yang mana mereka melihat dari atas atau bahkan dari ruang tamu hingga sorang wanita paruh baya datang menghampiri seraya berkata" Neng, sudah atuh biarkan saja"


Saat dirinya dipanggil ia pun menoleh dan menghadap kearahnya sambil senyum menyejukkan" Tidak apa apa bunda, izinkan delia membantu disini " ucap delia pada wanita paruh baya yang ternyata adalah mertuanya


" Kamu ini neng bunda hanya tidak ingin kamu kecapean dan merasa di pekerjakan disini"


" Bunda kuh sayang, jangan berfikiran seperti itu padaku, delia membantu karna kemauan delia sendiri bun " sambil memeluk ibu mertuanya.


" Neng, bunda sangat menyayangimu neng kamu adalah anak bunda bunda menganggapmu anak tidak memandangmu orang lain. jadi bunda mohon jangan melakukan apapun yang membuat bunda sedih "


" Terimakasih bunda telah begitu menyayangiku dan aku menyayangi bunda sama seperti semuanya cintaku padamu pada anakmu membuat aku ingin terus berbakti padanya " ucap delia yang saat ini tengah berpelukan.


Saat asik berpelukan terdengar suara yang membuat mereka menghentikan adegan berpelukan itu.


" Aduhh mentang mentang ada anggota baru pelukan terus nihhh bundaaa hehehhe" ucap mas tyo suami wulan yang saat ini bergabung dengan mereka termasuk wulan dan kedua anaknya.


" Kamu ini bisa aja mas, kamu juga menantu bunda bunda sama menyayangi kalian" jelas bunda yang saat ini merangkul delia dan menyandarkan kepalanya dipundak delia.


" Iyah bundaku sayang, bunda sensitif nih kalau soal delia "


" Aaaa bunda seperti sedang di pojokkan saat ini huhh" keluh bunda yang sepertinya sekarang mulai ngambek.


" Sudah ihh mass liat tuh bunda ngambek " canda wulan.


" Sudah bunda jangan baper ahh kan kaya tidak tau mas tyo aja " ucap wulan yang ikut bersuara.


" Ada apa ini " tanya fikri yang baru saja gabung.

__ADS_1


" Biasa bunda, " jawab wulan dan mas tyo kompak.


" Yaallah barengan " ucap delia


" Seperti ini lah wulan dan tyo sellau kompak meledek bercanda dan membuat tertawa seisi rumah, jangan tersinggung ya neng jika nanti perkataan mereka membuat kamu sakit hati atau tersinggung" jelas bunda sambil mengusap punggung delia.


" Iyah bunda "


" Ada apa sih sebenernya " ucap fikri lagi dengan mata mengarah ke delia.


" Bunda melarangnya membantu menyiapkan makanan malam nak, lalu kamu seperti tidak tau mereka " jelas bunda


" Cepet tumbuh yaa cucu bundaa" ucap bunda sambil mengelus perut delia yang rata.


Aksi bunda seperti itu membuat delia terkejut serta yang lainnya pun menjadi menoleh mengarah ke fikri , fikri yang sadar semua menoleh padanya pun mulai bersuara. " Doakan saja secepatnya ya "


" Aamiin "


" Wahhh nanti anaknya jadi primadona nih kalah saing deh raka " celetuk salsa yang baru saja gabung.


" Menantu idaman nanti kalau aku nikah salsa nikah menantu bunda tambah banyak apa bunda menyayangi juga " jawab salsa yang menghiraukan panggilan.


" Kamu pulang jam berapa " tanya fikri


" Barusan a"


" Setelah makan temui aa di ruang kerja " jelas fikri yang tidak ingin dibantah.


" Iya "


Semua mata pun bertanya tanya mengenai fikri dan salsa tentunya mereka sudah mengerti apa yang akan dibahas fikri.


" Teh delia aku gapapa ya panggil teteh delia " jelas salsa pada delia.

__ADS_1


" Iyah tidak apa apa dee "


" Makasih teh "


" Iyah sama sama "


Semuanya pun duduk dengan delia yang disamping fikri, dan dikiri delia mba wulan, disebrang sana salsa syifa serta alya semua anggota keluarga berkumpul menyantap hidangan yang telah disusun delia.


" Ini siapa yang menyusun " tanya abah yang kagum melihat tata yang sangat rapih di meja makan.


" Menantu kitapah "


" Pandainya delia "


" Terimakasih abah "


Merekapun mulai berdoa yang langsung dipimpin abah,tanpa menunggu lama mereka mengambil nasi dan lauk lainnya.


" Aa mau ini " tanya delia


" Boleh sayang, tolong ambilkan aku perkedel yah"


" Iyah"


" Terimaksih sayangg"


" Uluhhhhh romantisnya " ujar wulan.


" Mba bisa aja nih"


" Tentu dong delia " ucap wulan yang mengamati salsa.


" Haruss baik okeh okeh " Gumam salsa dalam hati.

__ADS_1


" Teh delia syifa mau ngobrol ya nanti "


" Boleh sayangg"


__ADS_2