Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
kabar bahagia 2 ?


__ADS_3

Setelah sarapan kini delia dan fikri berada didalam mobil yang akan membawanya ke rumah sakit untuk mengecek kandungan delia.


selama perjalanan fikri selalu tersenyum dan tidak henti hentinya menciumi puncak kepala delia yang berbalut hijab syari. sedangkan delia ia menikmati perjalanan dengan bermain ponsel yang mengabarkan di grup miliknya bahwa ia hamil.


" Sayangg" panggil fikri pada istrinya.


tanpa menjawab delia hanya mengarahkan kepalanya menatap suaminya seperti menyahut namun hanya menggerakan kepala " Kita sudah sampai yuu masukk " ucap fikri begitu semangat ia pun turun terlebih dahulu lalu membukakan pintu untuk delia. sebelumnya fikri sudah lebih dulu mendaftarkan delia jadi mereka langsung masuk kedalam ruangan tanpa menunggu lama.


" Assalamu'alaikum Bu dokter " ucap fikri saat mereka sudah berada didalam ruangan dokter.


" Waalaikumsalam silahkan duduk bu pak "


tanpa menjawab fikri dan delia pun langsung duduk di tempat yang telah di sediakan.


" dengan ibu delia anaztasia azzahra yaa,saya panggilnya siapa nih ibu delia atau zahra " tanya bu dokter tersenyum ramah.


" Bu delia aja bu dokter "


" Baiklah bu delia ada yang bisa saya bantu " tanya bu dokter tersenyum ramah sambil menatap delia dan fikri.


" Ini bu dokter belakangan ini saya sering pusing tiba tiba, pandangan berkunang kunang , sering mual" jawab delia dengan begitu serius sedangkan fikri ia lebih memilih mendengarkan saja.


bu dokter pun mengerti " Ooo begituuu terakhir mens kapan bu apa sudah di tespeck "


" sudah di tespeck dok ini " ucap delia memberikan tespeck.


"Yasudah mari tiduran dulu saya USG ya bun supaya tau sudah memasuki usia berapa kandungnya" ucap dokter yang mempersilahkan delia untuk berbaring.


Delia pun mengikuti arahan bu bidan sedangkan fikri ia berdiri di sisi kaki delia , budokter mulai mengoleskan Gel ke perut delia " Izin ya pak bu " dokter pun mulai memeriksa delia terlihat jelas bahwa ada janin diperut delia walau masih kecil seperti satu buah beras. " sudah terlihat ya bu pak bahwa benar ibu positif hamil walau usianya masih terbilang sangat muda rawan akan keguguran" ucap dokter kembali duduk diikuti delia dan fikri.


" kalau boleh tau berapa usia kandungannya dok " tanya fikri yang memang sudah tidak sabar.


" Usianya 4 minggu pak mohon dijaga jangan kecapean , jangan stresss, harus happy, banyakin makan yang sehat dan bergizi ya bu, ini saya siapkan resep obatnya untuk meredakkan mual pusing dan vitamin diminum ya bu " ucap bu dokter sambil menulis ia menjelaskan.


" Baiklah terimakasih banyak ya dokter "


" Sama sama selamat ya pak bu "


Delia dan fikri pun keluar menunggu obat untuk delia, ia pun duduk dibangku yang telah di sediakan, fikri tidak henti hentinya melihat hasil USG dan melihat buku kehamilan istrinya.. saat asik melihat ponsel fikri pun bergetar Drttt..drttt..drttt rupanya abah menelpon fikri.


"Assalamu'alaikum Aa " ucap abah saat panggilan terhubung.


" waalaikumsalam warahmatullah wabaratuh abah, sehat bah? " jawab fikri dan delia, delia pun menyender pada bahu suami karna pusing yang melanda.


" Alhamdulillah nak abah sehat, bagaimana kabar istrimu abah dapet kabar dari bunda kalau istrimu hamil, selamat yaa nak dijaga selalu anugrah dari Allah SWT "


" aamiin terimakasih banyak abah, ia kami sedang periksa ke dokter bah alhamdulillah kehamilan delia ternyata sudah 4 minggu, kosong 2 minggu bah langsung dikasih kepercayaan yallah " jelas fikri penuh haru.ya pernikahan mereka sudah hampir berjalan 2 bulan kurang seminggu dan artinya kehamilan delia sudah memasuki 5 week.


" Yaallah tokcer nya aa, sehat selalu ya yaudah abah tutup ya udah mau mulai acaranya nih "

__ADS_1


" Ya Abah mudah mudahan lancar ya bah, asalamualaikum abah "


" aamiin waalaikumsalam " sahut abah yang langsung mematikan telponnya.


*****


Delia saat ini sedang berada di ruang keluarga abah, ia merasakan lelah sejak pulang dari RS tadi. mereka semua pun berkumpul di ruang keluarga dengan anak anak yang duduk dibawah sambil mainan dan fikri yang sejak tadi menemani sang istri, bunda yang sejak tadi sibuk dengan ponselnya mengabari keluarga besar termasuk bibi nadia.


" Sumpah ya fikri tokcerr bangett langsung jadi cuma waktu 2 minggu " kagum mas tyo dengan adik iparnya itu sambil menggelengkan kepalanya.


" Alhamdulillah langsung goll " ucap fikri yang langsung mengusap perut deliaa dan menciumi nya. Perlaku fikri pun dilihat mereka termasuk salsa " Aa sayang banget sama anaknya, gue adeknya dicuekin bener bener ya delia bisa aja ngambil perhatiannya " gumam salsa dalam hati.


" Serius delia emang pas kamu nikah lagi mens? " tanya mba wulan yang masih penasaran.


" Pas menikah sama aa tuh delia emang lagi masa subur kak baru ajaa selesai kemarin, berati kan lagi subur suburnya eh Aa hayo wehh hahaha" jawab delia sambil tertawa


" hahaha dasar a fikri, oh ya keluarga teteh udah dikabarin belum " tanya wulan memastikan ia tidak ingin kabar baik ini terlewatkan begitu saja.


" Tadi delia sudha telpon ka tapi ga diangkat mungkin sibuk produksi baju "


" Next kita buka cabang disini ya de "


" Boleh tuh kak hayo kita obrolin " ucap delia semangat.


" Sayang nanti aja ya kamu ga boleh cape cape " tegas fikri melarangnya untuk beraktifitas dulu ia ingin delia fokus dengan kandungannya.


Drttt. Drtttt.. Drttt


"Mamah " gumam delia melihat layar ponselnya panggilan telpon dari mamah ,delia pun langsung mengangkatnya terlihat jelas mamah wanita yang ia rindukan.


" Asalamualaikum sayang " ucap mamah disebrang sana dengan wajah rindu yang tak bisa dibohongi.


" Walaikumsalam mamah lia kangen mamah " jawab delia terharu terlihat matanya yang indah kini menggenang air mata. fikri pun mengusap punggung delia memberikan kekuatan.


" Mamah juga kangen sayang sama kamu, kamu apa kabar nak " ucap mamah yang ikut berkaca kaca . batin orng tua dengan anak pastinya kuat di manapun mereka berada rasa rindu pasti dapat mereka rasakan,terkahir mereka bertemu dalam acara tasyakuran rumah produksi hingga kini mereka belum bertemu.


" Alhamdulillah mamah delia baik, mamah gimana kabarnya " tanya delia.


" Alhamdulillah nak, eh iya ini ada kaka kaka kamu kumpul sebentar ya mamah keluar dulu " ucap mamah berjalan menuju halaman belakng, tadi mamah menghubungi delia dikamar saat mamah ingin menaruh dompet dilihtanya panggilan tak terjawab dari anak bontot nya


" mahhh tunggu sbentar jangan jalan dulu lihatlah dulu mah " ucap delia dan mamah pun menghentikan langkahnya. Delia pun mengeluarkan tespeck miliknya yang memang belum ia simpan dan foto hasil USG, mamah yang melihatnya pun terkejut sekaligus bahagia ." yaallah nakkkkkkk sayang mamah anak mamah yaallah " teriak mamah membuat seisi rumah menjadi panik berhamburan menemui mamah.


" Mah kenapa mah " tanya ka kia dan zia barengan. kakia yang melihat delia dalam vc pun mulai ikut bersuara mengambil alih ponsel mamah diikuti ka zia " yaallah dedek, delia ade kaka ihhh hamil yaallah selamat sayaangg aaaa yaallah terharu kaka deee " ucap ka kia terharu sedangkan ka zia ia sudah membekap mulutnya seperti tak menyangka adiknya hamil.


" Selamat yaaa de yaallah kaka bahagia bangett, ciee mau jadi ibuu pokoknya jangan stresss ya dee dijaga kandungannya ingat ada ponakan kaka disana " ucap ka zia yang kini mulai bersuara.


" Mamah mau liat sayanggg kaka kaka " ucap mamah ikut menyempil diantara kedua anaknya.


" Delia missyou kaliann hikss hiksss hikss " tangis delia pecah airmata yang ia tahan kini sudah tidak bisa lagi di bendung, airmata itu kini lolos membasahi frensh khimar miliknya, fikri yang mengerti mulai mengambil ponsel delia dipegangnya ponsel ituu delia pun berada di pelukkan fikri menenggekamkan wajahnya di dada sang suami.

__ADS_1


" Delia sayang kaka juga rinduu , kami rindu nakk " ucap kakia menangis, ka zia ikut menangis sedangkan mamah ia sudah sesegukkan.


" Kak mah, delia hamil sudah 4 minggu " ucap fikri dalam sambungan vc dengan mereka.


" Alhamdulillah dijaga ya Abi, jangan stresss, delia ga boleh cape cape, jangan banyak pikiran hikss hikss" ucap kakia sambil air mata mengalir.


" Kakak mamah peluk liaaa " ucap delia dengan airmata mengalir deras, semua yang menyaksikan langsung pun menitikan air mata terasa rindu dan mungkin rasa sakitt karna berjauhan dengan keluarga serta mendapatkan perlakuan tak pantas dari adik iparnya itu mewakilkan segalanya, delia yang ingin menangis sejak kemarin akhirnya hari ini menangis menumpahkan segalanya. " delia maafin bunda nak " gumam bunda yang ikut menitikan airmata, " Kasihan delia " gumam wulan. sedangkan salsa ia tidak sama sekali ikut tersentuh ia memilih mengirimkan pesan kepada bibi nadia.


Mamah sebagai ibuu yang melahirkan delia pun mempunyai perasaan yang tidak enak tentang putrinya, bathin ia bergejolak melihat putri nya menangis merasakan rindu bahkan lebih dari kata rindu. " nak are you okey " tanya mamah disela tangisnya.


Delia tidak menjawab ia memilih untuk menempelksn wajahnya pada dada fikri dengan tubuh yang gemeteran delia menangis terisak itu membuat sakitt hatinya fikri. " Sudah ummi kasihan kaka kaka dan mamah masa di diemin kan lagi vc " ucap fikri mencoba menenangkan delia. delia yang mengerti mencoba untuk menghapus air matanya yang sampe saat ini masih mengalir.


" Mahhh ahhhhhhh hiksss hiks hiksss lia kangen mahh " tangis delia kembali pecah


" Dee dengerin kaka kasihan anakmu jangan menangis dee itu berdampak pada kehamilan kamu " ucap kakia mencoba menenangkan delia.


" Kamu baik baik saja kan disana " tanya kakia yang curiga dengan adiknya itu.


" Delia baik baik aja kak..lia kangennn pengen pelukk kaka ..lia mau pulang mau ketemu kaka mamah "


" yaallah sakit bangett pasti perasaan istri hamba,jauh dari keluarga, rindu akan keluarganya dan masalah dengan adik iparnya,yaallah kuatkan hatinya tabahkan selalu," gumam fikri dalam hati sambil menghembuskan nafasnya.


" Hey sayng jangan yaa biar mamah kesana nanti dengan papah dengan lainnya kalau kamu kangen, mamah rela PP demi kamu sayang,kasihan cucu mamah nak,kamu masih hamil mudaa denger apa kata mamah nak, kamu ga boleh egois,delia bukan anak kecil lagi tapi delia anak mamah adalah seorang ibu , mamah juga kangen delia mamah rindu delia mamah pun mau peluk kamu nak tapi nanti jika mamah kesana, untuk sekarang jangan pulang dulu kamu masih hamil muda nak, nanti mamah bilang ke papah " jelas mamah menolak delia ke rumah.


" Yaudah janji ya mah mau kesini,mamah delia capee delia tutup ya mah nanti disambung lagi yaaa delia mau istirahat mah " ucap delia lebih tenang saat keluarganya ingin kebandung.


" Iya sayang mamah sama kaka janji akan kesana kamu jaga diri baik baik nak ingat pesan papah"


" iya mah asalamualaikum "


" Waalaikumsalam " panggilan pun berakhir.


" cihhhh drama banget hidupnya ! ANAK KECIL PUNYA ANAK !!"


****


" Mamah harap delia baik baik saja" gumam mamah dan itu terdengar oleh kedua putrinya.


" Aamiin yaallah "


" Alhamdulillah ya nambah ponakan lagi "


" Alhamdulillah "


" Mah mamah bener mau kesna " tanya wulan yang memastikan ucapan mamah.


" ya nak mamah ingin tau keadaan anak mamah "


" yaudah mah kita tunggu papah pulang ya mah "

__ADS_1


" Ya sayang yaudah yuu kita ke dapur " ucap mamah yang ingin mengambil minum.


__ADS_2