Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
#250 H-3 ujian pernikahan ?


__ADS_3

Senin pagi pukul 02:30 WIB pasangan suami istri itu tengah melaksanakan sholat Tahajud berjamaah di kamarnya. 4 rakaat sholat tahajud dilaksanakan delia fikri, setelah melaksanakan sholat tahajud berzikir dan berdoa, fikri berbaring di pangkuan deliaa sambil mendengarkan keluh kesah sang istri.


" bii bolehkah kalau pesantren kita di percepat masa pembangunannya ? " tanya deliaaa kepada sang suami.


" kenapa sayangg ? "


" engga apa apa yang"


" puasa yu mi ? " kata fikri ia mengajak sang istri untuk berpuasa senin kamis.


" boleh , abii lahan yang di sebelah rumah kita kan kosong yaah? "


" teruss ? "


" beli ya bi buat anak anak kedepannya" kata delia


" okeh nanti selesai pesantren di renov kita beli yaa , ada lagii ? "


" abi boleh gak kalau pakai ART tapi yang usianya tua , aku gamau yang muda nanti kepincut sama suamiku yang ganteng iniii" kata deliaa ia pun menangkup wajah suaminya.


" ciahhhh istriku ada cemburunya ya,"


" iyalah cemburu aku kan punya suami, harus dijaga dengan baikk, boleh ya, yang sudah ibu ibu kaya bi ani , bujuk bunda ya untuk bi ani kerumah kitaaa " rengek deliaaa.


" engga boleh sama bunda kalau bi ani sudah jadi bagian bunda, istriku kayanya kecapean yaa sampe minta ART heumm ? "


" abi coba duluuu bi ani kerumah yaaa, aku gak kecapean bii hanya aja aku ingin ada temannya yang menemaniku dirumah kalau abi kerja hehehe , " kata deliaa


" iseng rupanya yaa, yaudah nanti abi bicara dengan bunda yaa, oh ya umi sahur apa yu kebawah " kata fikri melihat jam sudah menunjukkan 3 pagi , seperti biasa pasangan suami istri delia sebelum sholat ia mandi keramas terlebih dahulu.


mereka pun turun ke dapur menunggu delia memasak untuk sahur. " mau makan apa bi ? " tanya delia saat ia membuka kulkas.


" apa yaaa ada mentimun? kata fikri.


" ada , mau itu aja ? "


" ia itu ajaa "


" tunggu yaaa " dengan cepat delia eksekusi mentium untuk di bening, dan entah sayuran apa untuknya dioleh . selama delia memasak fikri membuatkan teh hangat untuknya dan sang suami.


" sudah jadii" kata delia mereka pun hanya memakan sayur timun bening, serta tumis udang.


" selamat menikmati cuamiku ayanggg"


" terimakasih istriku"


mereka pun menyantap hidangan yang sudah tersaji diatas meja makan.


**


Walau pesta pernikahan haikal dan zia sederhana yaitu akad saja namun mereka tetap membuat busana , untuk keluarga inti dan keluarga besar keduanya berbeda, sedangkan untuk sahabat zia mereka menggunakan seragam yang sama.. semuanya terima jadi karna bahan dan model sudah di kirim kebagian produksi milik delia.


Author persingkat yaa sudah sore hari mereka tengah berkumpul untuk membahas pernikhan sang pengantin yang sudah 3 hari lagi terlaksana. " itu haikal yang nikahin siapa ? " kata ka kiaa tiba tiba.


" abah ka , tadinya mau suami lia tapi haikal meminta abah katanya menghindari omongan orang walau sejujurnya ia ingin suami lia ka " kata deliaaa


" emang boleh keramaian lagi seperti ini soalnya ? " tanya mamah tiba tiba.


" ngundang keluarga ajaa gak banyak kokk "


" sahabat ziaa, ustad di pondok, mereka hadir untuk melihat pernikahan zia haikal " kata fikri tiba tiba.


" zi mba bantu dekorasi aja ya kamu gausah bayar, " kata kiaa.


" kaka yaallah " terharu ka zia ia pun memeluk kia dengan erat.

__ADS_1


" aku sama suami catring aja yaa kak sama pondokan , kaka mau menu apaa nanti aku tinggal acc jadi kaka gausah mikirin makanan " kata deliaa


" terimakasih deee , aa udah bantu aku " lirih ka ziaa ia memeluk delia.


" sama sama "


" nanti kalau haikal ke pondok, kamu dirumah aku aja deee tapi kalau mau kepondok ya gapapa asalkan jaga jarak dengan suamimu karna yang tau kan hanya ustad sedangkan santri tidak , apalagi santri putri " kata delia lagiii.


" ia sayanggg akyuuuu"kata ziaa ia mencium gemas pipi adiknya ituu.


" umi siap siap gih , abi tunggu disini" kata fikri


" oke sayang kamu gak ganti baju ? " tanya delia


" aku gampang "


" kalian mau kemana sudah mau maghrib ? " tanya mamah heran


" mau bukaa mah diluar hehehe, mamah ikut yuu " ajak fikri kepada mertuanya.


" mamah dirumah aja dehh, anak anak kalian mau bawa ? zayyan kan sensitif ,kalian dari luar jangan lupa bersih bersih terus nanti mamah siapkan pakaian kalian jadi sebelum masuk kamar kalian sudah steril " kata mamah menasehati. disatu sisi ia tidak mengizinkan tapi disisi lain kebutuhan mereka tidak ada.


" anak anak dititip ya mah , kita juga khawatir " ucap fikri


" online aja sih a " saran bang erik saat mendengar mamah meminta sesuatu


" online sudah a, mungkin karna kebutuhan banyak jadi lama dikemasnya" jelas fikri.


" yaudahh zayyan alisyah sama mamah ajaaa kalian jangan lama lama oke " kata mamah saat melihat delia turun .


" ayo bii"


" mamah kita berangkat yaa, kakak bang, kalau zayyan haus susunya sudah ada di kulkas " kata delia ia pun mencium tangan mamah diikuti fikri.


" hati hati ya "


" lisyah disini ya sama ommah, mami, aunty,, ada suster juga " kata delia memegang pundak alisyah.


" noo umi , lisyah tidak suka dengan suster ituu" ketus alisyah ia bersidekap dada.


" sayanggg sini sama mami yaa" bujuk kia


" umiii " rengek alisyah.


" yaudah ayo lisyah ikuttt "


Alisyah pun ikut ia langsung di gendong oleh abinya menuju mobil diikuti delia, namun sebelumnya mereka berpamitan.


**


" kall.. ada anak santri yang songong kall " kata dika menghampiri haikal


" siapa ? "


" itu santri lama merasa paling berkuasa " sahut azam menimpali dengan perasaan emosi-, mereka tengah berkumpul di kolam ikan.


" kenapa dia ? "


" dia liat azam dan heru saling ribut , yaudah deh dilaporin ke ust ismail , dan lu dipanggil ust ismail kall karna yang gue denger lo ikut terlibat " sahut dika memperjelas kronologinya.


" aduh mampus deh guee" celetuk haikal ia menepuk keningnya, hal seperti ini akan sampai ke abinya sudah pasti dan ia akan menerima hukumannya.


" kenapa kal ? "


" emang apaan sih gara garanya ? "

__ADS_1


" yaa lu kaya gatau si heru aja meributin siapa ? sakit gue rasa tuh anak, kalau nanti zia nikah sama orang lain bisa gantung diri kali" ucap azam emosi, mendengar ucapan yang tidak baik dari temannya ia pun langsung menegur azam dengan menepuk pundaknya.


" ada ada aja tuh manusiaa " sahut dika.


" temen lu kan " kata azam


" temen lu jugaa " kilah dika


" udah eh udah sekarang dimana ustad ismail dik ? " tanya haikal ia bersiap siap untuk menghampiri ust ismail.


" beliau ada di rumah singgah sudah ditunggu , kita tunggu disini ya kall " jawab dika


" yaudah gue temuin ust dulu, kalau ada apa apa tanganin dulu yaa " kata haikal dan diangguki oleh temannya, haikal dan azam pun berjalan menuju rumah singgah untuk menemui ust ismail.


~~


Suasana hening dan ketegangan melanda di ruangan rumah singgah, sengaja ust ismail mengajaknya berbicara di rumah singgah karna menghindari hal hal yang bisa saja di contoh oleh santri lainnya. heru berada di sisi kiri ust ismail sedangkan haikal azam berada di sisi kanan ust ismail keduanya berhadap hadapan, hanya mejalah menjadi pembatas mereka.


" jadi jelaskan kepada saya , apa yang sudah terjadi tadi malam ?! kenapa sampai saling memukul !! " kata ust ismail dengan tatapan kekecewaan


" haikal , azam, heru" sahut ust ismail, karna tak ada yang menjawabnya. membuat ust ismail memberikan nasehat.


" kalian bertiga adalah bagian dari pondok ini, kalian sudah mengabdi kepada pondok ini lalu kenapa kalian yang terpandang justru membuat keributan ?! apa tidak malu kalian dilihat oleh anak anak santri yang lainnya ? Kalian itu contoh tapi kenapa mencontohkan yang tidak baik ?! saya sebagai pembimbing di pondok ini jujur sangat malu, bagaimana bisaa kalian seperti ini ? apa alasan kalian ribut ? " ucap ust ismail.


" jika ada masalah selesaikan dengan baik , apalagi haikal kalau sampai abimu tau akan hal ini jujur ust gak bisaa menolongnya , bukan haikal saja azam heru pun sama " kata ust ismail lagi.


Haikal pun mencoba memberikan penjelasan kepada ust ismail akan hal ini " maaf ust haikal ingin meluruskan persoalan semalam , haikal paham ini terlambat tapi haikal harap ust ismail dapat menengahkan permasalahan yang sebenarnya haikal tidak pernah mempermasalahkan akan hal ini " kata haikal mencoba menyampaikan soal kejadian semalam.


" silahkan "


" sebelumnya haikal minta maaf bii sudah mengganggu dan membuat keadaan pondok kacau , beberapa waktu belakangan ini haikal memang tidak ada di pondok karna mengantarkan abi umi atas permintaan beliau ke depok, setelah beberapa waktu haikal pamit pulang lebih dulu karna kemarin pagi haikal ada interview kerja alhamdulilah semoga rezeki haikal, sepulang dari tempat interview haikal ada agenda dakwah dan vokal hadroh di ponpes An nur sampai selesai, karna jarak pondok annur ke sini itu cukup jauh jadi haikal sampai kesini itu sudah malam, keadaan pun sepi setelah haikal bersih bersih haikal tidak tidur ustad, haikal melaksanakan patroli dengan azam , setelah berkeliling azam cerita kalau heru ini nanyain haikal , haikal tidak ambil pusing awalnya ustad , haikal melanjutkan perjalanan tiba tibs heru muncul dibelakang teriak memanggil nama haikal, heru bilang katanya haikal bertemu ka zia adiknya umi, haikal jawab "ia saya bertemu zia, karna saya mengantarkan abi umi ke depok sudah pasti ada zia , kalau sekiranya heru gak terima bisa mengajukan kepada abi umi toh saya hanya mengikuti instruksi abi, mungkin heru tidak terima ia marah marah, dari marahnya heru ada perkataan yang menyinggung saya tentu lah azam kesal ia memukul heru dan terjadi perkelahian, saya pisahkan mereka ust , seperti itu kejadian sebenarnya ustad " jelas haikal ia menceritakan kronologi kejadian yang membuat dirinya dalam keadaan yang sangat tidak baik baik saja.


Tanpa sepengetahuan mereka ust ismail telah memasang kamera yang menghubungkan mereka ke abi fikri , bahkan berita ini sudah sampai ke telinga fikri.


" apaan sih lu kal " protes heru tak terima.


" maaf her saya lebih memilih kejujuran, saya tidak ingin membuat masalah dan orang orang menganggap saya buruk, saya tidak ingin membuat abi kecewa , kalau saya tidak speak up mungkin banyak yang menjelek jelekkan abi karna mempunyai anak seperti saya " ucap haikal .


" ustad yang dikatakan haikal itu benar , saya sendiri melihatnya , saya berani bersumpah ust " kata azam tiba tiba.


" terimakasih pengakuannya nak haikal, tapi karna pondok kita memiliki cctv saya akan selidiki jika benar adanya maka heru akan menerima hukuman dan kalian tetap akan menerima hukuman juga , pesan saya selesaikan lah dengan baik baik jangan pakai emosi apalagi soal wanita , jika menyukai seseorang jangan lah dengan nafsu, Agama kita sudah memberikan kita kemudahan jika ingin mengenal perempuan yaitu dengan taaruf, " ucap ust ismail ia menasehati anak anak terutama heru.


" baik ustad "


" ada yang ingin berbicara dengan kalian " kata ust ismail ia menunjukkan ponselnya terlihat panggilan layar gus fikri.


~


Baru saja fikri delia ingin menghabiskan waktu buka puasa di luar dengan baik baik saja kini mereka di hadapkan dengan kabar kalau anak bujangnya berkelahi di pondok, sontak saja hal itu membuat fikri delia terkejut sekaligus kecewa dengan apa yang terjadi.


Anak yang tidak pernah berkelahi , anak yang selalu berprestasi , yang selalu membanggakan dengan bakatnya kini ia dihadapkan dengan kenyatakan kalau anak laki lakinya berkelahi di pondok pesantren miliknya , hal itu membuat buruk nama pesantren.


" ust tolong pasang kamera di sana dan sambungkan telpon ke saya, saya ingin mengetahui apa saja yang mereka perbuat , haikal benar membuat saya terkejut " kata fikri dengan wajah kecewa terlihat jelas , ia berubah menjadi dingin.


" baik gus "


Sambil menunggu alat di pasang fikri mematikan ponselnya dan menunggu anak anak yang bermasalah datang, hal seperti ini sudah di ketahui anak santri yang lain sehingga mau di letakkan dimana wajah gus terhadap kelakuan anaknya.


" huftttt haikal abi benar benar kecewa nak Yaallah " ucap fikri ia memukul stir mobil dan mengusap kasar wajahnya , hati dan emosinya bertolak belakang, hati menolak kenyataan kalau anaknya seperti itu tapi kenyataan membuat dirinya emosi atas sikap haikal.


" abii istigfar yaa, ingett puasa " ucap delia mencoba menangkan suaminya.


" umi abi tuh heran deh ko bisa haikal seperti itu, bagaimana kalau anak anak santri lihat ? sudah tidak berlaku hukuman kalau anak pemiliknya aja melanggar menurut mereka " jelas fikri ia mengusap wajahnya membuang nafasnya kasar.


" sabar sayangg, kita cari tau dulu yaa , umi yakin anak bujang kita tidak melakuan hal seperti itu " kata deliaa mencoba memberikan air(ketenangan) untuk memadamkan Api(emosi).

__ADS_1


" huftttt kita harus ke bandung deh umi , ujian pernikahan haikal benar benar ya mi semoga mereka kuat" kata fikri tiba tiba.


Hukuman apa yang pantas untuk heru , azam dan haikal ?? siapa yang tahu nama panjang ka zia dan haikal ayoo komen yaa karna author lupa, bukunya belum ketemu.. bagi yang mengetahui nama panjang ka zia dan haikal komen ya karna jawaban kalian menentukan cepat atau lambatnya pernikahan haikal, apa author belum pernah up nama panjang mereka ?


__ADS_2