Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
kepulangan mendadak


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat tidak terasa senja menyapa, sejuk dingin dan hamparan pemandangan yang begitu indah. membuat keluarga delia tidak ingin beranjak pergi dari rumah sang tante, walau tidak jadi wisata kuliner tidak membuat kecewa ka zia pasal nya jamuan makan dirumah sang tante lebih dari cukup banyak makanan khas daerah bandung yang tertata dimeja, dengan begitu wisata kuliner diundur.


" ayo kak pulang sudah hampir sore " tanya mamah


" nanti dulu mah tanggung" jawab ka zia


" jangan gtu kak ayo ih " sahut mamah


" iyah iyah "


" ka zia kalau udah makanan nomor satu.. jiwa malu kaka muncul mah zia terlalu memalukan kalau diajak" ujar ka kia muncul sehabis nemenin viola main kelinci


" jangan gtu itu adikmu" tegur papah


" ayoo udah bun " sahut delia


" ayo model " jawab nyinyir ka zia


" ka zia belom. makan? " tanya delia


" belom makan kepalamu liat aja noh dee " sahut tante Ratih..


" hehehehe kebiasan si kaka " sahut delia


" maafin iya tan " zia


" gapapa sudah biasa " sahut tante


" kalau gtu kami pamit iyah mba assalamu'alaikum " sahut papah


" waalaikumsalam hati hati iyah, viola kalau mau pulang mampir iyah nanti aku bawakan kelinci" tawar tante Ratih

__ADS_1


" siap tantee " sahut viola


akhirnya keluarga delia pun balik ke hotel karna esok keluarga delia mengunjungi tempay yang menjadi tujuan utama.


@@@


Dilain sisi keluarga adam Syarief masih menunggu mobil untuk menjemputnya kembali ke bandara karna besok pagi ada acara yang tidak bisa di tunda. sambil menanti mobil tiba mereka mengobrol di ruang keluarga.


" bu maaf kami tidak bisa menginap karna besok kami ada acara.. saya dan keluarga pamit pulang dulu nanti jika acara sudah beres kami akan kembali kesini," pamit abah kepada ibu tyo


" iyah gapapa pak terimakasih sudah mau hadir kepemakaman alm suami saya, jauh jauh datang kesini dan maaf saya tidak bisa ikut hadir" jawab ibu tyo


" tidak apa apa bu, ibu yang sabar iyah sekali lagi kami turut berduka bu" jawab abah


" terimaksih banyak pak, raka alya apa kalian ikut? " tanya ibu tyo


" kami disini bu, kami tidak ikut pulang " jawab wulan


#TIN TIN TINNNNNNN#


"kalau begitu kami pamit dulu bu.. in syaa Allah nanti kami akan kesini lagi,tyo wulan kalian jaga ibu iyah" sahut bunda


"iyah bu terimaksih banyak " peluk ibu tyo


" sama sama bu yang sabar iya bu" sahut bunda peluk


" assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam " sahut mereka


" dadada mamah ceuceu papah tyo, laka, kakak"dada alisyah

__ADS_1


" dadah sayangg" sahut wulan tyo sambil melambaikan tangan


" jangan nangis iyah " teriak wulan


" sip mamah "


mereka pun masuk kedalam mobil sambil melihat alisyah yang terus melihat kearah mba wulan, tidak lama mobil pun melaju meninggalkan kediaman tyo, sebenernya mereka ingin sekali menginap akan tetapi semuanya batal begitu saja karna ada hal lain. setelah selesai mereka pun berjanji jika tidak ada halangan mereka akan tiba di kediaman tyo dalam acara 3 hari 7 hari..


---****----___-____***--*


beberapa jam keluarga adam Syarief tiba di kota bandung, saat ini mereka berada di bandara untuk pulang ke rumah tidak lupa mereka menunggu koper yang sedang diambil oleh fikri.


" abah sebenrnya bunda ngga enak dengan besan kita" sahut bunda sambil menggendong alisyah


" ya abah juga bun tapi gimana? "jawab abah


" sudah lah bunda abah nanti kita bisa mengunjunginya kembali sekarang kita pikirin kasihan alisyah kecapean " sahut salsa melihat alisyah yang tertidur lelap karna jam menunjukan pukul 23:00


" iyah nak kamu benar, Iya sudah aa belum kelihatan datang? " tanya bundaa


" belumm bun" sahut salsa


30 menit fikri datang langsung dengan mobil yang ia tunggu tadi,fikri menunggu jemputan dari mang asep.


"bun itu aa " sahut syifa


"Iya sudah ayoo "


" ada mamang,apa kabarnya mang " tanya abah


" alhamdulillah baik abah" jawab amng asep

__ADS_1


" alhamdulillah " sahut abah


__ADS_2