
" Sudah mah " tanya kakia saat mamah menghampirinya setelah tadi menghubungi menantu kedua untuk memberitahukan soal papah, keputusan ini mereka ambil karna bagaimanapun delia harus tau kondisi papahnya dan semoga nantinya tidak ada apapun kejadian yang tak diinginkan.
masalahnya mereka khawatir kehamilan delia belum genap 4 bulan rencananya mereka akan mengadakan acara 4 bulanan sekaligus syukuran rumah dan syukuran pembukaan cabang pertama brand milik delia dikota bandung yang itu semua surprise untuk delia. mudah mudahan rencana mereka akan berjalan lancar.
" Alhamdulillah mah yaudah mamah tenang yaa nanti pasti mereka akan kesini "
" ya kak tapi mamah takut delia kenapa kenapa, " ucap mamah terlihat jelas kekhawatiran
" Mah mamah adalah ibu kandungnya delia , segala ucapan ibu adalah doa bagi anak anaknya, mamah doakan delia semoga selmaat sehat dan dilindungi Allah swt, ridho ibu adalah ridho Allah mah , kalau mamah ridho delia kesini bismillah mah Allah pun akan meridhoi " ucap kakia menenangkan mamah yang mulai kepikiran.
" Mamah kedalam dulu ya nak liat papahmu" ucap mamah mengalihkan pembicaraan.
Mamah dan kakia masuk kedalam ruangan vip papah reno disusul erik .
" mah gimana " tanya ka zia
" Kamu tenang aja nak " ucap mamah mengusap pundakku ..dilihatnya papah sedang terbarik dengan airmata mengalir.
@@@
Seluruh anggota keluarga adam syarief berkumpul di ruang utama, ya mereka masih menunggu A fikri yang belum tiba. tak semua ikut hanya alisyah abah bunda fikri dan delia sisanya tetap diam dirumah.
" Teh syifa salsa ada uang buat selama kalian disini abah titip ke mba wulan , jangan ada yang keluar rumah ingat , , sebentar lagi mba wulan akan kerumah untuk menemani kalian." ucap abah dengan tegas mengenai peraturan yang dibuat demi keamanan keluarga mereka. seperti yang kalian tau masalah salsa belum ditemukan akar permasalahannya untuk itu abah membentengi dari hal hal yang mungkin akan terjadi jika anak anaknya pergi keluar .
" ya abah terimakasih "
" sudah semua " tanya fikri yang tibatiba sudah berada ditengah tengh mereka.
" sudah, aa sama delia biar alisyah sama bunda aja " ucap bunda sambil menggendong alisyah.
" Gak apa apa bunda alisyah sama delia aja ya nak " ucap delia mengusap kepala alisyah.
" Gapapa sama bunda aja biar kamu bisa istirahat dimobil sayang "
" Baiklah bunda, hey anak cantiknya ummi , jangan nakal ya dimobil , jadi anak yang manis okee sampai jumpa di resarea, cup "ucapnya delia sambil mencium anaknya
" oke umi " ucap alisyah.
" Yaudah keburu sore kita jalan yu , bunda abah berangkat ya nak assalammualaikum, " ucap bunda melangkah lebih dulu menuju mobil dengan disusul abah yang sebelumnya berpamitan.
" waalaikumsalam fii amanillah abah bunda alisyah"
kini giliran delia dan fikri yang berpamitan pada adik adiknya itu.. " teteh pamit pulang dulu ya de nanti kita jumpa lagi sayang " ucap delia memeluk syifa dan syifa membalas pelukkan delia
__ADS_1
" iya kak teh hati hati yaaa jangan lupa kabarin kalau sudah sampai "ucap syifa yang kini melepaskan pelukannya beralih ke perut delia , hai ade manis jangan bikin bunda kenpa kenapa yaa aunty menunggumu " jawab syifa yang dilanjut mengusap perut delia yang rata.
" salsa," panggil delia. salsa yang namanya dipanggil pun menoleh
" kamu jangan kemana mna ya , dirumah aja , jangan ngelakuin hal yang membuat kita semua sedihh , teteh yakin salsa orang baik " ucap delia yang kini memeluk salsa .namun alih alih membalas pelukan justru salsa mengusap punggung delia tanpa membalas pelukann.
" makasih ka kaka hati hati ya " senyum kepalsuan.
" udah ih kelamaan , aa pamit dulu yaa jaga rumah dan jaga diri baik baik ingat!! assalammualaikum " sahut fikri yang kini mencium kepala sang adik.
" Hati hati yaaa waalaikumslaam"
delia dan fikri masuk kedalam mobil , setelah pamit pada pekerja diluar mereka pun melanjutkan perjalanan dikekota depok sampai saat ini delia belum mengetahui kondisi sang papah. ia pun tak ingin memberitahukan kepulangannya hari ini kepada papah karna ingin membuat kejutan untuknya.
" Papah pasti seneng liat delia pulang, pah lia kangen banget sama papah lia ga sabaar liat papah tersenyum" gumam delia sambil memalingkan kepalanya melihat sisi jalan sedangkan fikri ia fokus mengendarai .
ditengah perjalanan tiba tiba delia mual dan itu membuat fikri panik padahal mereka sedang di tol dan abah lebih dulu istirahat di restarea.
"uwekkk...uewekkk.., uweekk" uww..ueek "
" sayang kamu gak apa apa " tanya fikri yang masih fokus menyetir karna posisinya ditol ia pun mencari jalur kiri untuk menepikan mobilnya.
" uwkk,, bii, , uwkk, "sahut delia sambil menepuk pundak fikri bermaksud berhenti dengan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya ia gunakan untuk menutup mulut menahan untuk memuntahkan isinya. namun karna posisi mobil yang berada di sisi kanan jalan tidak bisa berhenti dadakan fikri pun harus mencari posisi untuk menepi.
Abah dan fikri sengaja sudah merencanakan bahwa disetiap restarea mereka berhenti untuk mengecek kedaan delia dan benar saja ia mual sebelum sampai restarea.
" Abii maaf " ucap delia terisak saat dirinya sudah tak merasa mual, ia menghapus cairan dibibirnya menggunakan tissu yang dibawa fikri.
" Gak apa apa jangan minta maaf mii, sekarang umi gimana apa masih mual" tanya fikri yang takut istrinya drop.
" engga bii , maaf pakaian umi kotor dan mobil abi kotor juga " lirih delia sambil melihat pakaiannya dan terakhir melihat bagian depan mobil.
" engga apa apa umi sekarang umi olesi minyak lehernya supaya hangat , nanti kalau sampai restarea kita ganti baju ya mii nanti sekalian istirahat sambil dibersihkan, gapapa ya cantik jangan menangis nanti dedenya sedih , udah engga apa apa sayang " ucap fikri mencoba menenangkan delia dan mencium kepalanya dengan tangan kanannya mengusap kepala.
Delia pun masuk kedalam mobil duduk di sofa belakang sambil menunggu fikri yang membuka botol air mineral satu liter untuk menyiram bekas muntahan sang istri sebelumnya ia lebih dulu memberikan minum untuk delia.
dengan cepat ia membersihkan bekas muntahan sang istri rasa jijik dan setelah bersih ia pun memindahkannya kedepan dengan jendela dibuka agar delia bisa menghirup udara.
author mau nanya nih , Kalau kalian jadi fikri apa kalian marah pada istrimu ?? wkwk
Delia memilih memainkan ponsel menghubungi temannya yang berjumlah 2 orang dari novel, , yang belum baca bisa baca dulu di bab sebelum sebelumnya tentang teman dari novel sebelum berkomentar .
Fikri membiarkannya bermain ponsel toh ia akan tau apa saja yang dibahas sebab fikri sudah menyadap wa nya dengan sepengetahuan delia.
__ADS_1
singkatnya mereka sudah sampai di rest area yang ternyata bunda dan abah serta alisyah yang lebih dulu sampai dan memberinya kabar untuk menemuinya saat mobil fikri sampai.
" Ada apa nak" tanya bunda sambil menggendong alisyah.
" Yaallah kok bisa nak yasudah ganti baju dulu yu sama bunda. " panik bunda saat melihat baju menantunya ia pun membuka pintu belakang lalu mengambil baju delia yang memang sengaja satu stel digantung untuk berjaga jaga pirasat suami terkadang benar .
Alisyah kembali duduk dengan Abah sedangkan fikri membersihkan mobil sebelum istrinya kembali , bunda mengantar menantunya untuk mengganti pakaian kedalam toilet. saat sampai di toliet delia kembali mual sebab aroma toilet umum pasti kalian pernah merasakan seperti apa .
" nak kamu okeh " tanya bunda .
" ya bun " sahut nya lemas.
sambil menemani menantunya ganti baju bunda dengan setia menunggunya didepan toliet tepat di pintu delia mengganti pakaian supaya tak mencari cari pikirnya. asik menunggu tiba tiba ada pengunjung yang sejak tadi berada dibelakang delia dan bunda yang kebetulan ingin ketoilet mereka pun mengobrol.
" nunggu anaknya ya bu" tanyanya
" iya anak saya " sahut bunda tenang.
" Anak kandung ko ga mirip " usilnya lagi .
" Gapapa ga mirip wajah tapi hati in syaa allah mirip, karna yang dibawa pulang nanti itu perbuatan yang baik bukan wajah yang cantik, cantik wajah itu bonus tapi cantik hati itu langka yang jarang yang memilikinya" ucap bunda lembut namun menusuk .
" ia sih tapi apa ga kepincut kalau ga cantik " sahut ibu ibu tak mau kalah.
Yaallah ini ibu ibu siapa ko usil banget padahal engga kenal" gumam bunda
" seperti yang saya katakan tadi kalau hatinya cantik in syaa allah tidak akan berpaling karna yang diperlukan itu good attitude , good akhlak bukan cantik.. yang dibutuhkan pasang itu istir yang baik ibu yang baik , cantik saja tak cukup untuk menjadi istri yang baik dan ibu yang baik , ibu mengerti maksud saya ?" ucap bunda pedas namun tetep elegan.
Pada saat delia keluar salah satu yang mengantri dibelakang ibu tadi pun menyadari siapa yang sejak tadi diajak berbicara oleh ibu ibu lainnya.
" ini menantu Adam syarief ya yang punya pesantren gratis itu kan " ucap nya
" iya bu ini menantu saya "
" yaallah bu parah banget tadi udah ngomong kaya gitu " ucap ibu yang berada dibelakang ibu yang nyinyir yadi.
" yang mana sih"
" ituloh yang punya pessntren gratis " ucapbya lagi
" oh ya bu yaallah saya minta maaf ya bu , saya engga tauu "
" iya gak apa apa lain kali cobalah untuk bijak , saya pamit yaa permisi " ucap bunda smabil menuntun delia.
__ADS_1
" ya bu hati hati "