
At Rumah bunda
" Loh Aa kok engga ikut " Ucap syifa yang heran melihat aa fikri tidak ikut berangkat.
" Engga de kan aa ketemu nya nanti pas selesai Akad. " Jawab fikri sambil menyalakan laptop Persiapan cek keuangan kantor.
Dengan keadaan ragu ragu ia pun ber tanya kepada sang Aa mengenai adiknya yang di buat penasaran atas kejadian yang belum lama dialami oleh mereka. Akhir nya tanpa banyak ber fikri ia memutuskan bertanya.
" Ohh gtu ya A, salsa aa Kasih hukuman apa kalau boleh syifa tau ? " tanya syifa yang kini di buat penasaran akan salsa yang tak kunjung turun selain makan dan berangkat sekolah.
" Sudah kamu tenang aja teh yang terpenting salsa tidak mengulangi hal seperti itu, jika ia mengulangi kembali dikemudiah hari Abah dengan Aa sudah sepakat untuk membawanya ke pesantren yang di jawa"
" Oh yasudah aa seperti nya aa sibuk, syifa tinggal dulu ya aa " pamit syifa yang hendak bangkit.
" Iyah de kamu jangan lupa hapalannya " ucap fikri yang mengingatkan.
" Iyah Aa " jawab syifa sambil berlalu, sebenarnya masih banyak yang ingin ia tanyakan kepada fikri namun niat itu ia urungkan karna mengingat aa yang dingin serta sibuk kerja membuat syifa memilih masuk kedalam kamar.
@@@
20 Menit cukup untuk keluarga Adam syarief yang hanya terdiri Abah bunda mba wulan dan alisyah serta raka yang menemani keluarga delia memilih baju untuk akad dan resepsi.
__ADS_1
" Assalamualaikum " ucap keluarga Adam syarief kepada keluarga delia yang sudah lebih dahulu menunggunya setelah mereka makan yang bertempat disebelah gedung WO.
" Waalaikumsalam "
" Maaf ya sudah lama menunggu kami " ucap Abah.
" tidak apa apa Abah kami yang seharusnya meminta maaf terlambat dan tidak menempatkan janji tadi ada sedikit kendala alhamdulillah diperjalan menuju bandung diberi kelancaran lengang situasi tol " jelas papah sambil membalas rangkulan Abah yang saat ini posisi mereka berdekatan.
" Tidak apa apa kami mengerti "
Karna asik dengan obrolan mereka lupa kalau delia tengah bersama viola yang tidur digendongannya akibat terlalu berlebihan dalam menyantap makanan. mereka terkejut dengan suara delia yang berada ditengah mereka dengan penuh kelembutan membuat mereka menoleh. " Assalamualaikum Abah bunda mba wulan" ucap delia kepada mereka sambil menjulurkan tangan untuk salim kepada mereka sebagai tanda hormat".
" Waalaikumsalam "
" Bunda sayang" ucap delia membalas pelukan bunda. Keluarga delia yang melihat kejadian itu bersyukur kepada Allah karna anak kesayangannya disayangi dicintai dan di perlakuan dengan baik oleh keluarga suaminya kelak.
" Sudah mari kita masuk yu" ucap Abah yang tidak ingin berlama lama karna mereka ingin membawa keluarga itu ke rumah abah.
" Nek " panggil alisyah sambil menarik baju bunda.
" Eh yaallah iya sayang "
__ADS_1
" Nek dia siapa " tanya alisyah pada bunda sambil menunjuk keluarga delia.
" Ini umma Delia alisyah mulai saat ini panggilnya umma Delia ya, kalau yang ini alisyah panggil nenek dan kalau yang sedang bersama abah alisyah panggilnya kakek ya " jelas bunda sambil menggendong alisyah untuk mengikuti abah serta pak zainal..
" Iya nek "
--
Sesampainya di dalam delia memilih pakaian yang telah ditentukan dengan fikri sebelumnya dan kini delia mencobanya. Saat delia keluar dari dalam ruangan semua orang melihat nya dengan penuh kagum atas ke cantikan keshalihan delia tanpa sadar mba wulan memfotonya untuk diperlihatkan nanti kepada fikri.
" Bagaimana " tanya designer
" Alhamdulillah ini suka tapi tolong di buat dengan seindah mungkin ingat menantuku pakai cadar " jelas abah tegas..
" Baiklah saya ukur dahulu nanti di keep untuk jumat ini "
Setelah 45 Menit berada disana kini mereka berencana untuk mampir kekediaman Adam syarief.
" Mampir dulu ya Kekediaman kami " ucap abah...
" Apa kami tidak merepotkan? " tanya papah..
__ADS_1
hello semua jangan lupa like komen share and vote ditunggu ya karna sbentar lagi fikri dan delia akan menikah? penasaran? stay tune semua 😍😍