
" Mah mamah sudah mandi ?" tanya kakia
" Sudah nak , kamu engga pulang ? kasihan cucu mamah kamu tinggal " jawab mamah yang khawatir dengan keadaan cucunya, walaau dirumah kakia menggunakan baby sister tetap perasaan itu selalu menghantui mamah.
" Nanti kia pulang kalau delia sudah sampai mah " ucap kakia duduk dikursi yang berada di kamar rawat papah. karna fasilitas vip memudahkan mereka duduk didalam ruangan karna terdapat sofa didalamnya.
" yasudah apa mereka sudah dijalan nak " tanya mamah yang masih penasaran.
" Sudah mah tadi erik menghubungi suami delia , katanya tadi di rest area tapi mungkin sekarang sudah dijalan , " jelas erik sambil melirik jam ditangannya .
" Apa delia tau ?" tanya mamah lagi.
" Mengapa mamah sepertinya bawel sekali hmm , delia belum tau mah , itu menjadi urusan suminya, kita doakan saja semoga nanti delia engga akan kenapa kenapa " ucap kakia yang sudah mulai jengah.
" yaudah kita tunggu diluar yu , biarkan papah istirahat," sahut mamah yang mengajak semuanya keluar supaya keberadaan mereka tak mengganggu tidurnya papah, sebelumnya mamah sudah memberikan papah makan, dan mengganti pakaian papah semua dilakukkan oleh mamah sendiri karna papah hanya ingin dengan mamah.
@@@@
Besok adalah hari jumat dimana pondok pesantren mengadakan pengajian rutin setiap jumat untuk ibu ibu , yaa malam jumat rutin bapa bapa , namun beberapa kali pertemuan delia tak ikut memimpin jalannya acara ia selalu saja ada urusan , hingga kehadiran ibu ibu yang beberapa waktu yang lalu meminta fikri menjadi guru private untuk anaknya pun akhirnya ikut bergabung lengkap dengan anaknya juga. delia maupun fikri belum mengetahui akan hal itu sebab mereka jarang sekali berada di pondok.
__ADS_1
" coba nak cek sound " perintah ustadzah yang tak lain adalah istri dari ustad ismail, ya mereka meminta tolong pada santri untuk mencoba sound dan mic untuk pengajian nanti malam dan besok.
" Na'am ustadzah " ucap santri yang langsung menyalakan sound yang berada di pondok.
" Nadhom alfiyah jangan lupa dihapalkan "
" Na'am ustadzah "
Mereka pun sibuk seperti biasa , jika ada pengajian bapa bapa atau ibu ibu gerbang pondok pesantren dibuka dengan full dengan penjagaan beberapa santri senior dikarnakan takut ada santri putri maupun putra yang keluar secara diam diam tanpa izin.
@@@
Jam menunjukkan pukul 16:45 WIB mereka sudah sampai dikota depok lebih tepatnya mereka sedang di hotel yang jaraknya dekat dengan rumah sakit , sengaja dipilih fikri supaya lebih dekat memudahkan mereka untuk menemani pak reno ataupun kembali beristirahat di hotel.
" Nanti kamu akan tau dengan sendirinya sayang " jawab fikri sambil memasukkan baju baju kedalam lemari sedangkan delia ia berbaring diranjang atas permintaan fikri, sedangkan alisyah ia tidur disebelah delia.
" Apa ada yang abi sembunyikan dari umi " ucap delia yang mulai mengintrogasi fikri.
" Huft " fikri membuang nafasnya kasar sebab apa yang harus dia katakan pada sang istri terlebih ia khawatir akan kandungannya yang lemah , ia hanya tidak ingin membuat delia merasakan sakit akibat lemahnya kandungan, dokter pun sudah menyarankan agar delia harus benar benar happy supaya tak berdampak buruk bagi kandungannya.
__ADS_1
" Abi benarkan ada yang abi sembunyikan dari ummi ? kenapa bii ?? abi ada masalah ? " tanya delia yang belum puas akan jawaban dari suami.
" Ummi " panggil delia
" Hmmm ya abi " sahut delia menunggu jawaban dari suami , ia sangat penasaran apa yang sedang disembunyikan suaminya.
" ummmii "
" yaaa "
" Yaallah apa yang harus aku katakan pada istriku " gumam fikri dalam hatii.
" Abii " panggil fikri
" Abiii "
" Abiiiiii" teriak delia karna sang suami melamun .
" Umi jangan teriak teriak mii"
__ADS_1
" Yaa maaf bii, abi umi panggilkan kenapa tak menyahut ada apa sebenarnya bii"
hallo semua bagaimana ini delia sudah mulai penasaran ? bantu saya untuk memberitahukan delia .. x fikri