
Saat mobil erik tiba dengan cepat fikri membawa delia masuk kedalam mobil, diikuti kakia, ia menitipkan viola pada mamah dan zia
" nanti kami nyusul yaa , cepat kabarkan" kata bunda ia panik menutup pintu mobil dengan cepat ,
mobil yang ditumpangi mereka telah pergi dengan cepat meninggalkan area pemakaman, dengan tubuh yang penuh dengan tanah kuburann ia tidak perduli, yang mereka pikrikan kondisi delia dan janinnya.
**
at rumahsakit .
" dokterr tolong istri saya " teriak panik fikri iaa pun masih membopong deliaa.
" tolong segera urus administrasinyaa segeraa" sahut suster membawa delia kedalam UGD yang sudah diletakkan di bed rumahsakit.
" a biarkan saya aja yang ngurus pendaftarannya dan delia Aa temani" kata erik iapun menjadi panikk.
" terimakasih " ucap fikri kemudian ia mendorong tempat tidur yang mana ada istrinyaa yang terbaring disana
"deee bangunn kaka mohonn hiksss" kata kakia sepanjang mereka mendorong delia
Fikri pun terus berzikir sepanjang ia mendorong tubuh istrinyaa, kakinya lemas sejak ia menggantikan pakaiaan istrinya belum sadar, sampai suster memasangkan infusannya
" kalian tunggu disini dan pak tolong segera urus biayanya " kata suster menutup pintu ruangan sedangkan delia ia telah dibawa suster
" A aa tanda tangan dulu ini, cass atau asuransi " kata erik ia menyerahkan berkas yang perlu fikri tanda tangani.
Fikri pun menerimanya dengan cepat tanpa membacanya ia pun menandatangani untuk pemilihan kamar vvip, serta membiayai cass untuk kondisi istrinya.
" are you okey" kata erik melihat pilihan fikri.
" segera urusssss Bang, uang bisa dicari tapi nyawaaaa ga ada yang bisa digantii" tegas fikri dengan cepat erik berlari ia tak peduli banyak orang yang melihat merekaa.
" Hiksss...bangun deee..bangunn.." lirih kia ia bersandar pada dinding rumah sakit sedangkan fikri ia sudah seperti orang kumuh dann baju kotor dan rambut yang acak acakkan.
,30 menit berlalu namun suster tak kunjunng keluar ruangan bersama dokter. " A fikri ga ke masjid " tanya kakia dengan airmata berlinang.
" Aa ga bawa baju ka" jawab fikri lesu, kia pun menjadi iba melihat suaminya delia sepeeti tak semangat menjalani hidup.
__ADS_1
CEKLEKK(BUNYI RUANGAN TEREBUKA NAMUN HANYA SUSTER YANG KELUAR)
" suss bagaimana keadaan istri saya" lirih fikri yang menghampiri suster diikuti kakia.
" istri bapa harus segera mengambil tindakkan sesar, mengingat kondisi ibu sangat lemah dan terpaksa kami meminta persetujuan suami nya untuk mengambil tindakan sesar karna kondisi ibu yang lemah itu membahayakan kondisi anak, jika tidak segera maka besar kemungkinan anak bapa meninggal dunia." jelas dokter membuat fikri lemahhh ia terjatuh duduk , ia tidak bisa mengatakan apa apa lagi tubuhnya lemah, mulutnya seakan akan bisu.
" jika melakukkan sesar apa bisa menyelamatkan keduanya sus" kata kakiaa dengan keadaan yang juga mengalami syokk berat.
" hanya itu yang dapat saya sampaikan untuk menyelamatkan keduanya, untuk perkembangan kondisi ibunya sangat lemahhhh , kami akan berusha menyelamatkan keduanya semampu kami , mohon dibantu dengan Doa" ucap suster kemudian kembali masuk kedalam ruangan.
" Astagfirullah adeeeeeee" isak kia ia menjadi lemah , tubuhnya merosot dengan cepat ke lantai karna mendengar penuturan dokter.
ia menghubungi keluarganya dengan cepat mengenai kondisi delia.
" hallo , hallo ziaaa hikssa" lirih kakiaa saat panggilan terhubung ia tak bisa membayangkan bagaimana reaksi keluarganyaa.
" Ada apa kakk, kenapaaa" panik kazia ia pun menyalakan sepaker ponsel nya untuk semuanya dapat mendengar pembicaaran kakia.
" ziaa semua keluarga ajak kesini yaa hiksss...mohon..segera" kata kia yang langsung mematikkan telponnya.
kisah cinta yang membuat iri orang lain, kehidupan yang terlihat bahagia justru mendapatkan ujian yang berat, yang orang lain tentu tidak akan bisa melewatinya. Allah tidak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan hambanya , semakin Allah mencintai seseorang maka ia mengujinya.
" sayangg kenapaaa " tanya erik kembali disaat semuanya membisuuu..
" pihh..hiksss..hikss..lia harusss operasi untuk menyelamatkan anaknya karna kondisi delia melemah hiksss.." jelas kia ia menangis dipelukkan suaminyaaaa..
" innalillahi " ucap erik..ia menatap fikri yang tengah lemas dilantai ia syokk...mendapati istrinyaa terbaring lemahh..dan anaknya pun harus terlahir prematur.
" a fikri " panggil erik ia memeluk tubuh suaminya delia itu, , memberikkan kekuatan karna bagaimanapun ia hanya manusia yang diberikan kelebihan sama Allah swt..
***
" ayo segera kita kerumah sakittt , bawakan baju salin untuk fikri dan delia " kata abah..
" Abah maaf fikri delia tak membawa baju"
" Sebentar aku ambilkan baju pak reno" kata mamah belari mengambil pakaian untuk fikri dan deliaa.
__ADS_1
" hisss liaa ada apa ini" lirih bundaaa ia menjadi kalang kabutt mendengar kabar kakia..
Tanpa menunggu lama semuanya berangkat menuju rumah sakittt , alisyah dibawa oleh bunda dan abah, mamah pun ikut dalam mobil besannya sedsngkan wulan ia bersama syifa zia dan tyo.
15 menit peejalanan menuju rumah sakit mereka pun tiba, " dimana mereka "
Wulan pun berlari menuju loby rumah sakit ia menanyakan dimana delia berada.
" permisi sus, pasien atas nama delia anastasya azzahra dimana ya?" tanya wulan.
" oh masih sedang dalam penangannan dokter bu , ibu bisa lurus nanti ada pertigaan ibu belok kiri , paling pojok disana."
" terimakasih sus " ucapnya kemudian berlalu.
" dimana teh "
" ikutin teteh " ucapnya berlari panikkk iaa tidak peduli seluruh mata memandang keluarga ini. yang ia pikirkan adalah kondisi delia , sesat mereka menemukan erik memeluk kia dan fikri yang duduk dilantai dengan tatapan kosong membuat mereka pelankan jalannya dengan langkah kaki yang lemas ia pun menghampiri mereka.
" Aa " panggil bundaa dengan suara bergetar yang hatinya hancur melihat anak laki lakinya dalam keadaan memprihatinkan.
fikri yang mendengar namanya dipanggil pun menoleh ia melihat malaikatnya berdiri dihadapan dengan senyuman kehangatan , ia pun memeluk ibunya dengan erat ia menumpahkan beban yang selama ini ia hadapi , baru kali ini keluarganya melihat fikri menangis , biasanya ia menghadapi masalah dengan ceria dan tegar tapi kali ini detik ini semuanya melihat laki laki penyayang dan laki laki terhebat menangis , membuat mereka yang melihatnya menjadi teriris.
" menangis lah A , keluarkan seluruh perasaan yang kamu rasakan , tapi kamu harus berjanji dengan bunda ikhlas dengan apapun yang terjadi padmu" kata bunda memeluk mengusap punggung anaknya ia juga menitikkan airmata.
" a fikri pasti syok banget sampe nangis gitu" gumam wulan dari hati.
" bener ka baru kali ini liat aa menangis , apa yang terjadi sama teh lia." kata syifa.
" kia apa yang terjadi " tanya mamah pada ank pertamanya , ia tidak ingin menanyakan pada fikri karna ia terlihat frustasi.
" mahh hikss..doain lia..hiks.. kita semua harus menyetujui tindakan sesar delia karna kondisi delia yang lemah, dan kondisi janin yang ikut menurun , takut berdampak buruk bagi keduanya , jika di sesar maka bayi akan terlahir prematur" jelas kakia membuat semuanya syokkk..
mamah duduk dikursi dengan lemas sedangkan semua airmata mengalir dari mata seluruh keluarganya.
" A " panggil abah.
" gantilah pakaianmu setelah ini kita berdoa untuk deliaa, serahkan semua pada Allah swt " kata abah dan diangguki fikri ia berjalan lemas menuju toilet umum untuk membersihkan tubuhnya , percaya atau tidak fikri menangis didalam kamar mandi..
__ADS_1
" Ujian rumah tangga mereka berat ya abahh yaallah kasihan anak kitaa" lirih bunda yang melihat anaknyaa berjalan seperti tak punya kehidupan.
" ini semua sudah menjadi ujian untuknya , allah tidak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan hambanya , abah yakin fikri dan delia pasti bisa melalui ini semua karna hanya mereka yang dapat melalui ini..kita belum tentuu " jelas abah pada seluruh keluarga.