
Chapter 102. PERUSAHAAN NORTHERN CORP.
\=
Dua hari kembali berlalu.
Alda masih sibuk dengan komputer miliknya, untuk terus menelusuri keluarga Button! Sedangkan di luar sana Grup Brighton mengumumkan dua berita besar.
Grup Brighton kini mengakuisisi penuh perusahaan Northern Corp! Perusahaan teknologi senjata modern dan kendaraan tempur dalam negeri, di tambah dengan bergabungnya Grup Radcliffe dalam kerjasama di segala bidang.
Kini nama Grup Brighton dan keluarga Radcliffe sedang melambung tinggi! Sedangkan keluarga Dorman dan Grup Champion Ship sedang tertekan.
Karena penurunan saham milik mereka di pasar saham! Ini membuat Lori Dorman dan Gerry kelabakan sehingga keduanya melakukan pertemuan darurat.
Gerry yang tidak banyak memiliki wawasan bisnis hanya bisa pasrah di serahkan kepada anak buahnya! Dia hanya akan mengambil keputusan akhir.
Di dalam kantor pribadi milik Gerry! Gedung utama Grup Champion Ship.
Di dalam ruangan Gerry! Sedangkan menatap laki-laki paruh baya berperut buncit, dia adalah Lori Dorman.
"Tuan Gerry! Bagaimana ini keluarga Radcliffe langsung melakukan kerjasama terbuka dengan Grup Brighton yang sedang ramai di perbincangkan?" Tanya Lori Dorman dengan wajah gusar.
Gerry hanya bisa memandang lekat ke arah Lori Dorman! Jika dia di tanya bagaimana caranya memukul orang mematahkan batang leher orang Gerry jagonya! Dia akan langsung menjawab, namun jika di tanya seperti ini maka akan sangat sulit.
Yang keduanya tidak habis pikir, perusahaan Northern Corp di jual penuh kepada Grup Brighton! Jika kedua tahu akan seperti ini keduanya juga berminat membelinya, apa lagi Gerry adalah mafia kota Mako sehingga dia sangat tertarik dengan perusahaan ini.
"Jika hal seperti ini, aku cukup sulit! Namun jika menekan mereka dengan kekerasan bagiku mudah!" Jawab Gerry akhirnya bersuara.
"Tuan Gerry! Jika seperti itu, maka akan aku atur rencananya, setelah itu anda bergerak dengan kekerasan." Jawab Lori Dorman dengan semangat.
Dia sebenarnya menunggu jawaban seperti itu dari mulut Gerry! Namun dia segan untuk mengungkit pertama kali, sehingga dia hanya perlu memancing aura panas emosi Gerry saja.
"Apa akan bisa menyelesaikan masalah?" Tanya Gerry penasaran.
Jika iya, dia akan segera mencabut larangan kepada kelompok kalajengking merah tidak boleh bergerak! Lalu akan menginstruksikan kepada mereka melakukan tugas yang di rencanakan oleh Lori Dorman.
"Hehehe...! Itu tergantung kekuatan yang mendukung tuna Gerry." Jawab Lori Dorman dengan senyuman.
__ADS_1
"Apa tuan Lori meremehkan ku?" Suara Gerry langsung berubah.
"Tidak, tidak...! Bukan seperti itu, namun Grup Brighton sepertinya tidak sesederhana itu. Aku yakin Grup itu memiliki pendukung kuat." Jawab Lori Dorman dengan yakin.
"Apa anda sudah memeriksa latar belakang dari Grup Brighton?" Gerry juga penasaran, dia sudah melakukan banyak usaha namun nihil.
Sehingga setelah mendengar ini dia juga ingin tahu.
"Hanya sedikit! Aku menemukan sedikit petunjuk setelah Grup Brighton bekerja sama dengan Grup Radcliffe! Sepertinya keluarga Radcliffe ingin melebarkan sayap bisnisnya ke ibu kota, aku yakin Grup Brighton ada hubungannya dengan pendukung dari ibu kota." Lori Dorman menuangkan pemikirannya setelah melihat keluarga Radcliffe bergabung dengan Grup Brighton.
"Sial, pantas saja Grup Brighton begitu kuat dalam hal finansial dan informasi!" Keluh Gerry.
Padahal tebakan keduanya tidak sepenuhnya benar, informasi yang di miliki Grup Brighton di berikan oleh Alda! Sedangkan pendukung dari ibu kota itu tidak ada.
Keduanya akhirnya menyusun rencana yang di rencanakan oleh Lori Dorman! Gerry langsung setuju, karena dia hanya berperan di bawah tanah itu adalah keahlian dia sebenarnya.
*
Hari ini adalah akhir pekan, namun semua pengusaha masih tetap membicarakan tentang Grup Brighton! Keluarga Radcliffe dan Perusahaan Northern Corp.
Saat mau pulang, ke villa milik Alda ponselnya berdering.
"Ya, Luna?" Ucap Dion.
"Dion, apa kamu mau menghadiri reuni kelas kita?" Tanya Luna sedikit malu.
Karena dia merasa bahwa di yang sangat membutuhkan itu! Bagaimana tidak dia yang mengajaknya dia juga yang menginginkan sehingga Luna cukup malu.
"Ah, ya aku ikut! Kapan acara itu berlangsung?" Tanya Dion karena lupa, dia beberapa hari ini memang sangat sibuk apa lagi mengurus perusahaan Northern Corp yang sekarang di ambil alih Grup Brighton.
Meskipun dia hanya mengurus di balik layar seperti Alda! Namun jika beban semua di alihkan kepadanya dia sangat sibuk, apa lagi dia tidak memiliki pengalaman di bidang ini jadi hanya bisa minta saran dari Alda.
"Sekarang, sore ini!" Jawab Luna cepat.
"Baiklah, aku segera ke sana sekarang!" Dion tanpa pikir panjang langsung putar arah menuju tempat tinggal Luna.
Tidak butuh waktu lama, Luna yang menunggu di depan rumah tertegun melihat mobil Hummer berhenti di depan rumahnya.
__ADS_1
Namun setelah melihat Dion yang keluar dari mobil itu! Luna malah makin terkejut, hingga mulutnya melebar.
"Hey, ekspresi macam apa itu?" Ledek Dion.
Ini sikap Dion yang sebenarnya saat dia masih remaja! Dia sebenarnya ramah dan suka bergaul, namun insiden besar menimpa keluarganya sehingga membuat karakter Dion berubah.
Namun dengan teman lama Dion membawa sedikit karakter lamanya.
"Dion, ini mobil siapa? Sangat mewah!" Ucap Luna sambil melihat mobil itu dengan lekat.
Karena mobil Hummer ini baru sehingga membuat Luna kaget, sebenarnya Hummer ini tidak terlalu mewah masih banyak mobil yang lebih mahal, namun bagi pekerja kerah putih ini sudah sangat wah.
"Ini mobil Bos ku!" Jawab Dion asal saja.
Ucapan Dion asal saja! Sebenarnya mobil itu di beli dengan uang Alda, tapi Alda sudah menyerahkan itu semua untuk di gunakan Dion sesuka hatinya.
"Wah, sekarang kamu sudah bekerja?" Tanya Luna penasaran, karena sebelumnya saat Dion bersama Alda dan bertemu Luna tidak sengaja dia berkata sedang tidak bekerja.
Namun sekarang punya bos, jadi Luna mengira Dion sudah bekerja.
"Ya, sudah!" Jawab Dion benar-benar singkat.
Luna tidak lanjut bertanya, karena dia pikir Dion malu untuk mengungkapkan bahwa dia bekerja sebagai apa! Karena wanita yang mencintai laki-laki dengan tulus selalu mencoba menjaga perasaan laki-laki tersebut.
"Ya sudah, ayo berangkat! Takut kita terlambat." Ajak Luna.
Keduanya masuk ke dalam mobil dan mobil itu melaju ke tempat tujuan mereka! Raungan mesin Hummer cukup mengerikan membelah jalan kota Mako yang padat saat akhir pekan seperti ini.
Akhirnya mobil itu berhenti di parkiran Hotel Permata! Hotel ini masih ramai seperti sebelumnya waktu Alda berkunjung! Namun di area lobi sekarang tidak ada orang yang berkerumun.
Namun banyak lalu-lalang anak muda yang seumuran dengan Dion dan Luna.
"Wah, sepertinya ini wanita tercantik di kelas kita...!" Ucap seseorang dengan nada sarkasme di belakang Luna dan Dion.
\=
...
__ADS_1