Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
133 MEMILIH BERPIHAK


__ADS_3

Chapter 133. MEMILIH BERPIHAK.


\=


Suasana di sana seketika langsung hening, akhirnya tiga orang yang ada di sana hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Kami tidak tahu, karena setelah datang ke sini kedua pasangan ini sudah bertengger! Sehingga kami tidak melihat apapun sebelumnya." Jawab salah satu dari mereka, namun keduanya yang memang datang bersama hanya mengangguk setuju.


Alda melirik tiga orang itu, Alda tahu bahwa ketiganya tidak berbohong sehingga tidak merespon.


"Aku melihatnya..!" Ucap pasangan muda itu.


Yang berbicara adalah perempuan cantik, umurnya sekitar 20 tahun! Sedangkan laki-laki diam saja, umurnya kira-kira hanya terpaut 2 tahun lebih tua dari si wanita.


Setelah itu Alda dan Hana beralih melihat wanita dan laki-laki itu! Memang sebelum dia masuk keduanya sudah ada di sana.


"Katakan...!" Ucap pemimpin keamanan di sana.


"Mereka memulai duluan! Aku melihatnya dia mematahkan jari tangan tuan muda Kamto." Ucap si wanita.


Alda mengerutkan keningnya, dia tidak habis pikir masih saja ada seseorang yang tidak masuk akal.


"Sudah dengar, segera tangkap dia! Setelah itu serahkan kepada keponakan ku!" Ucap si menager toko pakaian.


Wanita tadi tersenyum samar, dia lebih berpihak kepada tuan muda Kamto! Karena dia adalah artis online dari apk yang di naungi oleh keluarga Kamto.


Sehingga dia berpihak langsung kepada tuan muda Kamto! Karena berharap dia akan bisa menjadi artis terkenal melalui agensi milik keluarga Kento ini.


Jika di kenal oleh tuan muda Kamto, maka menjadi terkenal muda seperti membalikkan telapak tangan! Jadi kesempatan ini tidak dia sia-siakan.


"Hei, kamu bersaksi dengan tangan tuduhan palsu!" Ucap Hana.


"Jelas-jelas, mereka membuat onar dulu! Sedangkan dengan jari yang di patahkan itu salahnya sendiri kenapa dengan berani menunjuk wajah orang dengan tangan kotornya!" Lanjut Hana berucap.


"Sial, wanita murahan! Kamu begitu berani." Bentak Aenan Kamto kepada Hana.


Sebenarnya dia iri, kenapa wanita cantik seperti Hana bisa membela mati-matian terhadap laki-laki seperti Alda.


Waooss..!


Plaakkk..!


Tamparan keras dari Hana mendarat di pipi kiri Aenan Kamto, hingga dia langsung terjungkal ke belakang dan menabrak tak pakaian di belakang.


"Aaahhhk...!" Keluh Aenan Kamto karena pipinya seperti di hantam palu godem.

__ADS_1


Setelah itu, pipi kirinya langsung membengkak cepat.


"Hei, aku akan diam jika kamu tidak menyebutkan aku wanita murahan!" Ucap Hana dengan tekanan besar.


Orang-orang di sana hanya bisa diam! Karena gerakan Hana sangat cepat bagi mereka yang orang biasa.


Hingga pemimpin keamanan itu dan anak buahnya hanya bisa tertegun! Karena gerakan Hana senyap dan cepat, mereka yakin jika mereka yang di serang seperti itu juga tidak sempat menghindar.


'Sial, sepertinya wanita ini seorang ahli!' Keluh pemimpin keamanan pusat perbelanjaan.


Dia sedikit tahu karena pernah belajar berdiri, bahkan master yang membimbingnya dulu tidak memiliki kemapuan secepat itu dalam menyerang.


Bisa di bilang, kemapuan Hana sudah meningkat pesat setelah di latih Alda! Dulu saja saat belum bertemu Alda Hana sudah masuk peringkat tinggi di jajaran pembunuhan bayaran internasional.


Namun setelah di latih Alda, kecepatan dan kekuatan Hana berlipat ganda.


"Perempuan binal, tangkap dia paman! Aku akan memberikan pelajaran akan ku tekan dia di atas kasur." Karena saking marahnya Aenan Kamto sampai kelepasan apa yang dia inginkan terhadap Hana sebelumnya.


Namun orang-orang di sana tidak sadar dengan ucapan marah tuan muda keluarga Kamto itu.


"Tangkap mereka cepat, tangkap ini adalah pelanggaran hukum! Cepat aku yang akan bertanggung jawab kedepannya." Bentak menager toko pakaian itu.


Namun lima keamanan itu hanya berdiam diri, dia ingin bergerak namun setelah melihat kemampuan Hana semuanya tidak yakin bisa menangkap dua anak muda itu dengan mudah.


"Tunggu, sebaiknya kalian periksa cctv agar tahu siapa yang salah!" Alda kembali berucap.


"Siapa peduli itu, kalian harus mati hari ini!" Bentak dia dengan sangat marah.


Setelah itu, 50 orang dengan pakaian hitam-hitam masuk dengan cepat! Mereka adalah pengawal dari keluarga Kamto yang sebelumnya di telepon oleh Aenan Kamto.


Melihat orang-orang itu datang, senyum mengerikan muncul di wajah Aenan Kamto! Dia lalu bersuara dengan dalam.


"Sedang dia bedebah ini! Yang laki-laki patahkan kaki dan tangannya yang perempuan tangkap aku yang akan mengurus sendiri!"


"Baik tuan muda...!" Jawab orang yang memimpin kelompok itu.


Melihat ini Alda hanya menoleh kepada Hana, lalu mengeluh.


"Sepertinya kita harus bertindak keras! Berbicara dengan mereka sungguh membuat ku lelah." Ucap Alda.


"Ya, aku setuju!" Jawab Hana singkat.


"Trap..trap..tap..!" Suara langkah kaki tidak beraturan terdengar di ruang toko pakaian itu.


Toko itu memang besar, sehingga 50 orang masuk sekaligus juga tidak terlalu sesak! Namun karena suasana semakin mencekam orang-orang yang tadinya menonton kini bersembunyi di belakang rak-rak baju.

__ADS_1


"Mati...!" Ucap pemimpin kelompok itu.


Setelah itu dia melompat ke arah Alda dan mengayunkan tinjunya yang besar mengarah ke kepala Alda! Dia berniat langsung melumpuhkan dengan sekali pukul.


Baammm..!


Braakk..!


Alda langsung menjulurkan kakinya, dia menendang pundak orang itu hingga terpelintir di udara seketika lalu jatuh ke lantai dengan suara yang keras.


Bahkan jatuhnya kepala terbentur lebih dulu! Hingga tidak sadarkan diri! Dia berniat membuat lawan tidak sadarkan diri namun dirinya yang terkapar di lantai.


Hana juga tidak tinggal diam, dia langsung memukul beberapa orang! Dengan wajah yang datar karena saking kesalnya dengan mereka! Di karenakan kencan pertama dengan Alda di ganggu masalah seperti ini.


Pukulan Hana mematikan, sekali pukul orang itu langsung meringkuk seperti udang goreng dengan kesal Hana juga menyatakan lengan dan kaki lawannya.


Baammm..!


Kraakkk..!


Braakk..!


Suara pukulan, tendangan dan patah tulang terdengar seperti lolongan dari neraka! Orang-orang yang awalnya terlihat tangguh kini seperti anak kecil yang melawan orang dewasa langsung di kalahkan.


Pemimpin keamanan dan 4 anak buahnya, hanya bisa diam sambil melebarkan mulutnya saking terkejutnya dia! Setelah mengingat bahwa mereka kama menangkap dua orang itu sebelumnya langsung gemetaran lutut mereka semua.


"Mengerikan...! Mereka benar-benar master, untung kita tidak bergerak dan memprovokasi mereka!" Ucap pemimpin keamanan pusat perbelanjaan dengan hati bersyukur.


"Kapten benar, kita harus mundur! Masalah ini bakal menjadi sangat rumit!" Ucap hang lainnya.


"Sial, ini sangat keran...!" Salah satu dari mereka malah seperti kesenangan melihat pertarungan di depannya.


Pak manager dan Aenan Kamto juga Angela Chelin terdiam di tempat mereka! Karena kejadian seperti ini tidak ada di sekenario di benak masing-masing sebelumnya, jadi sekarang hanya bisa terdiam tidak tahu apa yang akan mereka lakukan.


Baammm...!


Braakk..!


"Aaaahhhhkk...!"


"Apa masih ada lagi'?" Ucap Alda setelah menjatuhkan orang terakhir.


Di depannya dan di depan Hana saat ini 50 orang tergeletak, hanya bisa mengerang kesakitan dengan erangan lirih.


\=

__ADS_1


...


__ADS_2