Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
238 KUNJUNGAN KE KOTA TUA 2


__ADS_3

Chapter 238. KUNJUNGAN KE KOTA TUA 2.


\=


Kini semua orang yang ada di sana sebelumnya sudah masuk ke dalam ruang rapat yang ada di sediakan di lantai 10 gedung perkantoran baru Grup Brighton.


Alda dan Tama duduk di muka meja! Alda memandang ke arah tiga orang lainnya yang datang ke kota Westa dari kota Mako bersama Rizal.


"Sebenarnya ini hanya tugas sementara! Jika sudah selesai dalam persiapan awalnya, kalian semua akan kembali lagi ke kota Mako bersama Rizal." Ucap Alda setelah duduk dan diam sebentar sebelum mengawasi sekeliling ruangan itu.


Tiga bawahan Rizal mengangguk mengerti! Sedangkan Rizal terus menatap Alda yang sekarang lagi berbicara di depan.


"Sebenarnya di sini hanya untuk bersantai! Namun melihat ada kesempatan jadi sebaiknya kita ambil, apa lagi kesempatan yang datang ini sangat baik." Lanjut Alda berucap.


"Aku di sini ingin menjelaskan, setelah ini kita berkunjung ke kota tua dan tanah kosong di distrik baru kota Westa! Aku ingin melihat kemampuan kalian dalam mengembangkan lahan baru dan lahan yang sudah lama ada.......!" Lalu Alda terus menjelaskan tujuan dia membeli kota tua dan sebidang tanah kosong di sekitarnya.


Menurutnya kota Westa adalah kota warung akan besar nantinya! Karena kota ini jelas-jelas duluan adalah kota yang memegang kekuasaan tinggi di kekaisaran yang telah runtuh.


Alda berencana ingin membangun kekuatan baru di negara Trukotan! Bahkan berencana memindahkan kekuasaan negara dari tangan-tangan besar yang menggenggamnya sejak lama.


Namun itu semua hanya wacana saja, karena memindahkan sebuah pemerintahan yang sudah kokoh ke tempat lain bukanlah hal mudah.


Semua orang mendengarkan ucapan Alda itu tercengang! Termasuk Tama yang juga sangat terkejut, karena pemikiran Alda menurutnya terlalu jauh.


Namun Tama tidak memotongnya! Dia terus mendengarkan gagasan Alda itu.


Setelah selesai, orang-orang tidak bisa memberikan usulan! Karena menurut mereka itu semua di luar kapasitas pemikiran mereka, sehingga untuk menanggapi rencana Alda itu semua orang yang mengikuti aturan Alda saja.


Jika saja Charles Button kakeknya Alda mendengar gagasan itu dia akan sangat senang mendengarnya! Karena meskipun keluarga Button sudah berdiri di puncak keluarga hebat di ibu kota, namun masih ada 4 keluarga lainnya yang setara dan juga masih banyak keluarga hebat lainnya di kota-kota besar yang tersebar di seluruh negeri.


Sehingga jika Alda benar-benar bisa mendominasi kekuasaan di negara ini! Maka bagi Charles Button itu adalah pencapaian tertinggi dari keturunan langsung keluarga Button.

__ADS_1


Setelah satu jam lebih di dalam ruang rapat dan orang-orang yang ada di sana hanya menanggapi dengan kata 'setuju' dan siap akhirnya Alda menyelesaikan pertemuan singkat itu.


*


Hari sudah siang.


Matahari sekarang berada di pucuk tertingginya! Di tambah sekarang musim panas sehingga suhu udara di kota tua semakin panas.


Dua mobil berhenti di gerbang masuk kota tua! Jika saja adegan ini terjadi beberapa hari yang lalu, maka adegan ini akan sangat berbahaya.


Bisa jadi dua mobil itu akan di serbu oleh beberapa kelompok gangster jalanan kota tua, namun setelah di berantas oleh Alda semalam keadaan sekarang sangat sepi! Hanya ada beberapa petugas keamanan publik kota Westa yang berjaga.


Dua mobil itu adalah, Alda dan yang lainnya yang datang ke sini.


Alda dan yang lainnya segera turun dari mobil mereka masing-masing! Setelah turun udara panas di luar langsung merembes ke kulit mereka.


Namun mereka semua seperti tidak peduli! Bahkan Hana dan Hani saja yang wanita seperti tidak takut bahwa kulit mereka akan terbakar terkena paparan sinar matahari, karena biasanya wanita selalu menjaga penampilan! Namun keduanya tidak takut.


Tanpa di ketahui oleh Alda dan semuanya, dari kejauhan di belakang mobil mereka yang di tinggalkan di depan gerbang utama kota tua, ada satu mobil sedan hitam yang mengikutinya, mobil itu berhenti di kejauhan seperti sedang mengawasi mereka.


Mereka tidak di ketahui memang di sana ada beberapa mobil yang sama milik departemen keamanan publik kota Westa! Sehingga bisa mengelabuhi pandangan Alda, Tama dan yang lainnya.


"Sepertinya mereka sudah memulai untuk mengembangkan kota tua itu! Sebenarnya Grup Brighton sangat beruntung bisa mendapatkan kota tua, lalu setelahnya departemen keamanan publik bertindak. Ini bener-bener melenceng dari perkiraan semua orang! Jika tahu kejadiannya akan seperti ini, para pengusaha lainnya juga akan berebut kota tua itu." Ucap salah satu orang yang ada di kursi belakang mobil sedan hitam itu.


"Tuan muda benar, mereka sangat beruntung! Bagiamana jika tuan muda menawarkan harga yang pas untuk kota tua itu kepada Grup Brighton, saya yakin dengan adanya kota tua di tangan kita maka keluarga kita akan meningkatkan lebih tinggi." Ucap seseorang yang duduk berdampingan dengan orang yang di sebut tuan muda.


"Akan aku pikirkan nanti! Sebaiknya kita kembali ke kantor, masih banyak urusan yang belum aku selesaikan." Ucap tuan muda tadi.


"Baik tuan muda!" Ucap supir mobil sedan hitam itu.


Sedangkan orang paruh baya yang duduk di samping sang tuan muda hanya mengangguk tanda mengerti.

__ADS_1


Jika Alda dan Tama melihat orang itu! Maka keduanya akan mengenali mereka! Apa lagi Tama dia akan langsung kenal karena dulunya mereka adalah orang terkenal di kota Westa ini.


Sedangkan Alda bisa kenal karena pernah ketemu di pelelangan umum di hotel puncak beberapa waktu lalu.


Mobil sedan hitam itu langsung pergi dari gerbang utama kota tua menuju ke kota Westa.


Sedangkan sekarang Alda dan yang lainnya yang akan masuk ke kota tua langsung di hentikan oleh pihak keamanan yang di jalankan oleh departemen keamanan publik.


"Berhenti di sana! kalian siapa, di sini masih dalam area isolasi dari pemerintah kota Westa!" Ucap orang yang berjaga di sana.


Orang-orang ini tidak kenal dengan Alda dan Tama karena di departemen keamanan publik hanya mempunyai jabatan paling rendah sehingga tidak kenal dengan orang besar.


Apa lagi saat mengikuti penangkapan gangster jalanan kota tua! Mereka tidak ikut, karena jika ikut hanya akan menjadi korban.


"Aku adalah perwakilan dari Grup Brighton! Ini area milik Grup Brighton kita akan mengadakan kunjungan." Ucap Rizal yang langsung maju dan menunjukkan tanda pengenal bahwa dia adalah petinggi dari Grup Brighton.


Setelah melihat tanda pengenal itu, beberapa penjaga saling pandang dan menganggukkan kepalanya tanda mereka mengerti lalu mempersilahkan semuanya masuk.


"Silahkan tuan, maaf sebelumnya kami hanya menjalankan tugas!" Ucap salah satu orang itu.


"Baik kami paham! Tidak masalah, karena itu tugas kalian." Jawab Rizal.


Alda, Tama dan yang lainnya hanya diam saja cukup melihat Rizal yang bertindak.


Akhirnya mereka semua segera masuk ke kota tua.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2