Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
182 TUAN MUDA KELUARGA YANTORO


__ADS_3

Chapter 182. TUAN MUDA KELUARGA YANTORO.


\=


Jhonatan Brighton dan Rizal bersama para eksekutif lainnya pulang ke kediaman masing-masing! Setelah Jhonatan Brighton menjadi direktur Grup Brighton sekarang dia memiliki kediaman sendiri yang besar, tidak kalah dengan villa mewah milik Alda.


Rizal dan beberapa orang yang dekat dengan Jhonatan Brighton maupun Rizal juga tinggal di sini sekarang, mereka sudah tidak memiliki keluarga karena rata-rata mereka berasal dari jalanan kota Mako yang di pungut oleh Luis Narendra dan Jhonatan Brighton.


Sedangkan keluarga Jhonatan Brighton sudah musnah semua dalam insiden 10 tahun yang lalu.


Malam ini kota Mako masih dalam kekacauan, pihak mafia bawah tanah seperti kelompok Beruang Hitam selalu patroli dengan diam-diam mengamati perubahan kota Mako.


Saat malam ini.


Dari arah selatan tepatnya dari kota Hostel, tetangga langsung dari kota Mako di bagian selatan, kota Hostel ini adalah kota lama yang dulunya maju pesat! Namun sekarang hanya tinggal sejarah panjang.


Namun kemuliaan kota Hostel masih terasa hingga sekarang! Juga ada beberapa keluarga besar yang tertutup di kota ini, mereka menyembunyikan identitas mereka sangat dalam setelah jaman sudah maju pesat.


Kini terlihat 10 mobil sedan hitam mengawal satu mobil Rolls-Royce! Formasi mereka sangat ketat menuju kota Mako.


Rombongan itu pergi ke perusahaan jasa yang selama ini hanya sebuah perusahaan investasi kecil! Setelah sampai di tujuan, dari mobil Rolls-Royce keluar pemuda yang tinggi gagah dan berkarisma.


Jika saja pemuda ini muncul di kota Hostel, maka orang-orang akan sangat paham bahwa dia adalah tuan muda tertua keluarga Yantoro! Keluarga kelas atas di kota Hostel.


"Tuan muda, tuan Jeromi sudah menunggu di dalam!" Ucap orang yang membukakan pintu mobil Rolls-Royce.


"Orang tua itu benar-benar tidak menyambut ku!" Keluh orang yang di panggil tuan muda.


"Tuan muda, ini...!" Ucap orang yang membuka pintu mobil dengan susah payah.


"Sudah aku tahu, orang tua itu memang tempramental..!" Jawab pemuda itu, setelah itu dia langsung masuk ke dalam perusahaan yang hanya memiliki gedung dengan tinggi hanya 10 lantai saja.


10 mobil sedan hitam berisi pengawal tanggung! Setelah sampai mereka mengelilingi jalur berbahaya dari arah yang tidak terduga.


Setelah tuan muda keluarga Yantoro masuk, hanya ada beberapa orang yang ikut masuk! Sedangkan sisanya berjaga di sana.

__ADS_1


*


Di dalam ruang penyambut tamu.


Duduk seseorang yang sudah cukup tua, rambut di kepalanya sudah berwarna abu-abu karena hitam warnanya susah di dominasi dengan warna putih.


Dia duduk dengan tenang! Sambil menikmati teh hijau, setelah pintu di buka dia mendongak.


Dia langsung melihat ada anak muda yang tinggi gagah dan memiliki tubuh tegak! Tatapan matanya tegas dan memiliki karisma tinggi.


"Tuan muda akhirnya kamu datang!" Ucap orang tua itu.


Namun dia tidak berdiri, hanya tetap duduk! Jika kelakuan ini di lihat oleh mereka dari fraksi oposisi rezim sekarang, mereka akan terkejut karena orang tua itu masih saja tenang.


"Tuan Jeromi anda memang tidak pernah berubah!" Ucap tuan muda keluarga Yantoro itu.


Dia langsung duduk, di kursi kosong di depannya! Tanpa sungkan dia langsung menuangkan teh ke dalam cangkir yang tersedia di depannya.


"Ini tentang masalah yang sudah kami bicarakan sebelumnya!" Lanjut tuan muda keluarga Yantoro itu.


Dia jelas orang yang sangat peka! Hanya dengan melihat perubahan kota Mako beberapa bulan ini dia langsung tahu bahwa kota Mako ini sedang di jadikan papan catur oleh orang-orang yang berkuasa.


"Bagiamana bisa, kota Mako dan kota Hostel sangat dekat! Jika keluarga ku hanya menonton tanpa masuk dan ikut dalam kehebohan, keluarga ku akan di lupakan oleh mereka yang mengaku hebat sekarang." Ucapnya dengan senyum percaya diri.


Tuan muda keluarga Yantoro ini patut sombong, karena memang keluarga ini dulunya pernah berjaya dan bersanding sejajar dengan keluarga Button dan beberapa keluarga lainnya.


Namun karena sesuatu insiden yang fatal, mereka mundur dan hanya menjadi oposisi dan menyembunyikan identitas keluarga mereka.


Namun kali ini, generasi muda mereka ingin bangkit kembali! Sehingga melihat peluang di kota Mako yang sangat dekat di depan mata dan hidung mereka, jadi mereka cukup tertarik untuk muncul di permukaan lagi.


Tapi meskipun begitu, keagungan keluarga Yantoro masih sangat tinggi! Sehingga keluarga lawas di kota Hostel masih menganggap itu keluarga yang besar.


"Tuan muda, saya yakin ini bukan masalah sepele! Coba tuan muda pikirkan, bagaimana bisa kota Mako ini yang dulunya hanya kota buangan sekarang di berikan kepercayaan tinggi oleh mereka yang berkuasa pasti ada maksude tertentu." Tuan Jeromi mencoba menjelaskan.


"Cukup, aku tahu apa yang harus aku lakukan! Sebaiknya tuan Jeromi terima tawaran kami..!" Potong tuan muda keluarga Yantoro.

__ADS_1


"Tidak, aku seperti ini karena masih memikirkan bantuan tuan besar dulu saat beliau masih hidup!" Jawab tuan Jeromi.


"Justru karena itu, kami menawarkan ini kepada anda tuan Jeromi." Desak tuan muda Yantoro dengan jelas dan tegas.


"Baiklah, tapi saya tidak akan bekerja sama! Namun akan menjual perusahaan ini! Sepertinya sekarang saatnya saya untuk pensiun dari bisnis ini." Ucapnya lesu, ini keputusan yang telah dia pikirkan dari pagi hari saat keluarga Yantoro menghubungi dia.


Dia yakin, jika generasi muda sekarang dari keluarga Yantoro sudah tidak memandang sejarah lagi! Mereka pikir sudah mampu jadi berani mengambil keputusan akan muncul di permukaan kembali.


"Begitu baru bagus..!" Ucap tuan muda Yantoro dengan senyum lebar.


Setelah itu, dia langsung menyerahkan surat jual beli! Sepertinya dia sudah melakukan persiapan dengan sangat matang, hingga sebelum kesepakatan sudah membuat perjanjian jual beli seperti itu.


Tanpa ragu, akhirnya tuan Jeromi langsung tanda tangan! Dia tidak memperdulikan harganya, meskipun hanya sekilas melirik harga itu benar-benar sepadan dengan nilai perusahaan miliknya saat ini.


"Baiklah, untuk kedepannya saya tidak memiliki hubungan hutang budi lagi dengan keluarga Yantoro..!" Ucap tuan Jeromi, dia langsung pergi setelah menandatangani kontrak jual beli itu.


Dia hanya membawa salah satu salinannya lalu pergi dengan cepat! Melihat kepergian tuan Jeromi, tuan muda Yantoro tidak mengatakan apa-apa hanya tersenyum samar.


"Ini titik awal kebangkitan keluarga Yantoro! He-he-he.." Ucap dia dengan senyum dingin.


Dia tahu betul kenapa keluarga mereka di asingkan dan memilih menjadi tertutup! Bahkan kota Hostel sampai di tinggalkan sebagai kota besar dan kota kekaisaran dahulu.


Sekarang kota Hostel adalah kota besar bersejarah saja! Bahkan orang-orang tidak terlalu memandang tinggi kota Hostel lagi seperti dahulu.


Dia mengeluarkan ponselnya.


"Segera bertindak, sebelum orang-orang itu menjegal kita." Ucap dia setelah sambungan teleponnya terhubung.


Salah satu keluarga besar di ibu kota akan sangat terkejut jika tahu bahwa keluarga Yantoro memilih bergerak sekarang.


\=


\=


....

__ADS_1


__ADS_2