Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
147 MASTER SAMPAH


__ADS_3

Chapter 147. MASTER SAMPAH.


\=


Alda melirik ke belakang, kini dia dapat melihat siapa orang yang berbicara barusan! Meskipun dia sudah menebak namun tetap saja mengerutkan keningnya.


Karena luka dia sekarang belum sembuh total, namun kini dengan arogan muncul seperti menantang kembali! Membuat Alda tersenyum tipis, dia ingin sekali bermain-main dengan keluarga besar seperti keluarga Jink ini.


Sehingga tiba saatnya dia menghadapi keluarga Button cabang ke 2, Alda sudah memiliki kepercayaannya dari yang mutlak! Karena kunci kemenangan adalah percaya dengan kekuatan yang di milikinya dan yakin dengan kekuatan musuh yang tidak bisa mengalahkannya.


Baru saja suara di belakang berhenti, dua orang muda dan tua muncul dari belakang orang-orang yang menerobos masuk.


Ruangan kaisar sangat luas, sehingga meskipun di sana banyak orang namun tidak terlihat penuh sesak.


"Bocah, kamu sekarang tidak akan bisa lari! Sekarang aku ke sini sudah membawa master petarung bawah tanah, tunggu saja kematian mu sebentar lagi." Ucap Roland Jink.


Dia dalam hal menggertak sangat lihat, sehingga dalam kata-kata dia seperti sangat meyakinkan! Sehingga jika orang itu lemah mental dan belum pernah melawan Roland Jink maka orang itu di pastikan takut.


"Hei, itu perban di wajah mu saja belum terlepas! Bagaimana kamu masih memikirkan balas dendam seperti ini?" Tanya Alda dengan tenang, setelah itu dia bangun dari kursi si sana.


Alda melirik pada Mike Denim yang tinggi besar di samping Roland Jink sekarang! Dia menilai bahwa orang ini hanya cukup hebat, namun kenapa orang-orang seperti ini bisa di sebut master.


"Kurang ajar! Beraninya berbicara seperti itu meskipun dalam keadaan terdesak." Bentak Roland Jink kepada Alda.


"Hei, siapa yang dalam keadaan terdesak! Aku di sini juga mempunyai master seperti kalian!" Ucap Alda sambil menunjuk ke arah Tama.


Dengan sedikit terkejut, Roland Jink melihat ke arah Tama! Dia menelisik sebentar lalu senyum meremehkan langsung tersungging di wajahnya.


"Kentut...! Master sampah seperti itu kamu andalkan, paling menerima satu pukulan dari Mike Denim langsung terkapar." Jawab Roland Jink dengan arogan.


Tama yang di rendahkan langsung marah! Dia melirik ke arah Roland Jink dan Mike Denim, namun tidak mengatakan apa-apa hanya tatapan ganas dan aura membunuh yang kuat yang Tama pancarkan darinya.


Sem Broko yang melihat di samping hanya senyum-senyum saja! Dia melihat Roland Jink seperti itu menunjukkan senyum tipis bahkan dari sorot matanya dia seperti bangga dengan anak haramnya.


"Besar juga ucapan mu bocah perban! Tapi aku harap daging dan tulang di tubuhmu juga besar agar bisa menahan pukulan ku!" Ucap Tama setelah berdiri di samping Alda.

__ADS_1


Dion, Hana dan Hani diam saja! Sedangkan ayah dan anak keluarga Radcliffe terlihat sedikit gugup.


Mananta Radcliffe hendak mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi keamanan Hotel Permata ini! Karena Hotel Permata ini termasuk property milik keluarga Radcliffe juga.


Namun meskipun Daniel Radcliffe juga gugup, namun dia mencegah ayahnya untuk ikut campur urusan Alda! Dia yakin Alda bisa mengatasi masalah ini, karena terlihat begitu tenang apa lagi setelah dia melirik Dion dan Hana maupun Hani yang masih duduk tenang.


Hana menatap lurus ke arah kerumunan puluhan orang itu, sedangkan Hani masih sibuk makan dia percaya dengan kemampuan Tama, karena sebelumnya dia pernah melihat sekilas! Sehingga dia malas ikut campur kecuali di perintahkan oleh Alda maupun kakaknya.


Tama memanggilnya dengan sebutan bocah perban membuat, amarah dari Roland Jink langsung meluap keluar.


"Bajingan, patahkan kaki bocah pesolek itu Mike!" Bentak Roland Jink sambil menunjuk ke arah Tama.


"Baik tuan muda!" Jawab Mike Denim dengan suara berat.


Tap..Tap..Tap....!


Langkah lebar dan menimbulkan suara bergetar di lantai itu, menunjukkan bahwa kekuatan dia memang sangat besar.


Sedangkan Tama menggunakan jas mahal dan kulitnya memang mulus dan putih! Sehingga penampilan dia sangat menawan jadi di sebut bocah pesolek, untuk melampiaskan amarahnya Roland Jink karena di sebut bocah perban.


Baammm...!


Tinju besar Mike di tahan oleh telapak tangan Tama! Dia sudah sering bertarung dengan Riko yang posturnya hampir sama dengan Mike Denim meskipun lebih kecil dari Mike Denim namun kekuatan Riko jauh lebih besar.


Sehingga menahan pukulan itu bagi Tama sangat mudah! Sehingga dia menahan pukulan tangan kanan Mike hanya dengan tangan kiri.


Deg..!


Tatapan terkejut dari Mike Denim langsung terpancar, karena pukulan dia seperti menabrak dinding baja yang kokoh! Apa lagi saat dia hendak menarik genggaman tangan miliknya, tangan itu tidak bisa bergerak bahkan seperti di jepit oleh tanggem besi yang kuat.


Mike Denim hendak berteriak agar tangannya di lepaskan kepada Tama, namun rasa gengsi di hatinya langsung menyelimuti sehingga dia mengurungkan niatnya.


Sebaliknya langsung menghardik.


"Bocah kecil, ternyata kamu mempunyai sedikit kemampuan!" Orang-orang mendengar suara Mike Denim dengan jelas.

__ADS_1


Woss..!


Dia mengangkat kaki kanannya untuk menendang kepala Tama, namun langsung berhenti seketika karena merasakan tekanan kuat di tangan kanannya.


Setelah itu rasa sakit yang luar biasa dia rasakan dari kepalan tangannya.


Kraakkk..!


"Aaaahhhhkk...!" Seketika Mike Denim langsung menjerit histeris.


Karena jari tangan dan telapak tangan dia langsung di remukan oleh Tama! Dengan kuat tangan hingga lengannya di pelintir dan di tekuk sehingga dia langsung jatuh berlutut di hadapan Tama, karena tidak bisa menerima beban itu dari kekuatan Tama.


Melihat ini, Roland Jink yang tadinya sangat arogan langsung melebarkan matanya di sela-sela lubang perban di wajahnya itu.


"Bagaimana mungkin? Master petarung bawah tanah keluarga Jink, di buat bertekuk lutut di hadapannya." Gumam Roland Jink dengan tidak percaya.


Tatapan matanya kini sudah kosong ke arah Tama dan Mike Denim yang sedang bertarung! Tidak beda jauh dengan Roland Jink, Sem Broko juga sama terkejutnya.


Dia pikir jika mengundang Mike Denim, keadaan akan terkendali dan semua akan berjalan di bawah kakinya! Namun hayalan dia langsung runtuh seketika setelah melihat Mike Denim berlutut di hadapan Tama.


"Siapa bocah ini, bagaimana bisa begitu kuat?" Ucap Sem Broko lirih.


Dia tidak percaya dengan penglihatannya kali ini! Sehingga timbul rasa ingin merekrut Tama menjadi petarung keluarga Jink.


Namun jika dia tahu identitas Tama! Maka hanya akan membuat masalah di kemudian hari baginya, karena Tama bukan orang yang tidak memiliki kedudukan.


Kini perasaan Roland Jink dan Sem Broko kembali di buat takut oleh kekuatan yang di tunjukkan lawan, karena Mike Denim orang yang di bawa mereka sudah kalah.


Sedangkan orang-orang di belakang mereka saat ini tidak beda jauh dengan pengawal keluarga Jink sebelumnya yang sudah di kalahkan oleh Alda.


Sehingga keduanya tahu, bahwa kali ini masalah besar akan menimpa keduanya kembali.


Jika terakhir kali kedua mengeluarkan 50 juta dollar, untuk sekarang mereka tidak bisa membayangkan berapa banyak.


\=

__ADS_1


...


__ADS_2