Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
180 KOTA MAKO SEMAKIN BERBAHAYA


__ADS_3

Chapter 180. KOTA MAKO SEMAKIN BERBAHAYA.


\=


Siang hari ini berjalan dengan kekacauan.


Banyak perusahaan besar melakukan pertemuan bisnis dengan cepat di kota-kota lain di sekitar kota Mako!


Termasuk kota Hostel! Kota Hostel berada tepat di sebelah selatan kota Mako! Namun kota ini tidak memiliki jalur strategis seperti kota Mako.


Karena kota Hostel tidak memiliki dermaga yang bagus! Perairan di sini cenderung lebih ganas dan memiliki pantai yang dangkal sehingga tidak begitu cocok, sehingga lebih cocok untuk sektor pariwisata.


Namun melihat kota Mako akan di jadikan basis bisnis utama, para keluarga besar di sini juga tertarik dengan kota Mako yang dulu di lihat hanya kota kecil yang banyak konflik dan kacau.


Namun mereka tidak tahu, setelah ini kota Mako akan semakin berbahaya! Karena semakin kota itu menjadi acuan, semakin banyak mata ganas memandang rakus ke kota Mako ini.


Hari ini, kekuatan dari organisasi gelap yang sudah akan masuk ke kota Mako langsung di tarik mundur! Karena ini perintah langsung dari tuan besar Jink.


Sehingga mereka hanya bisa mengikuti perintahnya.


Kini malam hari sudah tiba.


Alda dan yang lainnya kini sedang berkumpul di ruang pribadi salah satu hotel mewah di kota Mako, termasuk beberapa petinggi Grup Brighton yang benar-benar sudah di percaya oleh mereka.


Di samping Alda, ada Hana dan Hani! Kini Hani lebih pendiam dia diam sambil terus memperhatikan apa yang sedang di bahas di sini.


"Paman Jo, coba jelaskan situasi kota Mako bagi pengusaha seperti Grup Brighton kita." Ucap Alda.


Setelah Alda berucap, semua orang langsung menoleh ke arah Jhonatan Brighton! Di tatap seperti itu, Jhonatan Brighton orang yang di pandang tinggi namun masih sedikit grogi.


"Sebenarnya cukup baik! Karena Grup Brighton sekarang sangat kuat, bahkan bergabung dengan dua kekuatan lainnya! Sepertinya Grup Radcliffe dan Aditya Grup, namun setelah ada artikel itu banyak perusahaan besar yang memantau kita." Ucap Jhonatan Brighton, dia mengambil nafas sebentar sebelum melanjutkan apa yang ingin dia sampaikan.


Bahkan dia menjelaskan, sejak pagi hari banyak sekali informasi yang masuk dari berbagai kota yang minta kerjasama secara langsung, bahkan ada perusahaan besar dari negara lain yang ingin bekerja sama dengan mereka.


"Bagus, kita cukup bekerja sama dengan perusahaan lokal kota Mako saja!" Jawab Alda dengan tenang setelah mendengar penjelasan panjang dari paman Jo.


"Lalu bagaimana dengan kekuatan bawah tanah?" Lanjut Alda bertanya.

__ADS_1


"Kalau itu, ketua Dion yang lebih tau." Ucap Jhonatan Brighton sambil menunjuk Dion yang ada di sampingnya.


"Cukup berbahaya, ada beberapa keluarga yang masuk secara besar maupun kecil ke kota Mako! Untuk sekarang kelompok Beruang Hitam tidak bergerak." Dion singkat menjelaskan.


Sekarang orang-orang di sana langsung tahu! Bahwa kota Mako semakin berbahaya dari hari sebelum-sebelumnya.


Ini membuat jantung mereka sedikit berdetak lebih cepat! Mereka langsung mempercayai ucapan dari Dion.


"Hemm, situasinya cukup buruk! Kita harus melihat kekuatan mana saja masuk ke kota Mako ini, jangan sampai kita sudah merebut susah-susah dari Grup Champion Ship dan anteknya, malah kita kecolongan oleh kekuatan lainnya." Ucap Alda, sambil melirik ke arah Tama.


Tama yang mendapatkan lirikan mata Alda! Menengok ke arah kanan dan kiri namun semua orang melihat ke arahnya juga.


"Alda, kenapa kamu melirik ku seperti itu? Jadi mereka semua melihat ke arah ku juga." Ujar Tama, seperti tidak nyaman.


"Tidak bukan itu, maksudnya aku melirik mu sebentar sedang bersimpati, karena kamu akan mendapatkan tugas berat! Jadi berjuang lah." Jawab Alda terlihat seperti sangat simpati terhadap Tama.


"Tugas berat? Tugas apa?" Tama masih belum paham.


"Tugas, melacak kekuatan mana saja yang masuk ke kota Mako! Karena tugas ini bener-bener sangat cocok dengan mu!" Jawab Alda terlihat begitu serius.


Sehingga orang lain juga bener-bener ikut serius! Hanya Dion yang menggelengkan kepalanya menahan senyum.


"Apa kamu melupakan diskusi kita sebelumnya? Ternyata kamu tidak setia kawan di saat seperti ini..!" Keluh Alda, dia terlihat seperti kecewa.


"Baiklah, kamu memang paling bisa memanfaatkan seseorang..!" Jawab Tama akhirnya setuju, dia hanya pasrah mengikuti kemauan Alda.


Memang pekerjaan ini cukup berat! Karena tidak ada informasi apapun sebelumnya, hanya melacak orang-orang secara asal dan mencurigakan yang masuk ke kota Mako.


Jika sebelumnya hanya melacak organisasi gelap yang datang dari ibu kota itu cukup mudah! Sedangkan sekarang dari segala penjuru negeri bahkan dunia yang masuk ke kota Mako, ini benar-benar pekerjaan yang merepotkan.


Mereka melanjutkan rapat tertutup! Menata rencana selanjutnya! Yang benar-benar di pimpin oleh Alda.


*


Sedangkan di sisi lain.


Kota Katao, kediaman keluarga Button cabang 2.

__ADS_1


Certeo Button dan anaknya, bersama juga dengan cucunya! Ketiga orang itu sedangkan berkumpul di ruang minum teh Certeo Button.


"Ayah, ternyata benar apa kata ayah! Keluarga Jink benar-benar mundur dari kota Mako!" Ucap Bamtoro Button, dia menceritakan apa yang dia dapatkan dari sana.


Senyum meremehkan Certeo Button tercetak, dia langsung berucap.


"Bagiamana bisa ruah tua itu mau masuk ke lubang yang sama! Sehingga aku yakin dia pasti langsung mundur." Ucap Certeo Button.


"Tidak perlu di pikirkan! Dia sudah tidak memiliki taring lagi, sebaiknya pantau terus pergerakan orang-orang kuat di kota Mako, jika ada pergerakan ceritakan kepada ku! Kita akan membuat senjata baru." Ucap Certeo Button.


Tatapan mata liciknya terlihat jelas, dia sebenarnya ingin melihat keluarga Jink membunuh Alda, namun pergerakan mereka sangat lambat! Namun setelah Charles Button menerbitkan artikel itu dia tidak ingin keluarga Jink menyalahkan dia lagi seperti saat dulu, sehingga dia membocorkan informasi siapa itu Alda sebenarnya.


Benar saja setelah di bocorkan, keluarga Jink langsung mundur seperti kucing yang di injak ekornya.


Namun jika tidak di beritahu! Keluarga Jink mengalami kerugian besar, takutnya akan ada peperangan antara mereka dan keluarga Jink.


Karena menurut Certeo Button, itu pertarungan tidak ada gunanya! Sedangkan setelah di beritahu, dia yakin orang tua itu tidak akan menyerang keluarga Button cabang 2 karena mereka belum putus asa.


Ini juga ketakutan dari Certeo Button, kalau-kalau Charles Button tahu ada campur tangan dia, sehingga orang tua itu mempunyai alasan untuk memusnahkan keluarga Button cabang 2 mereka.


"Maksud ayah senjata baru?" Tanay Bamtoro Button ingin tahu lebih jelas.


Sedangkan Bramantyo Button hanya melihat keduanya berbicara serius! Dia masih belum tahu Alda ada di kota Mako, jika dia tahu dia akan berusaha membuat kekacauan dan merepotkan Alda.


"Yang pastinya untuk membunuh anak bedebah itu!" Jawab Certeo Button dengan tatapan kejam.


"Kakek, maksudnya Alda ada di kota Mako?" Bramantyo Button akhirnya tahu, karena dua orang itu membahas kota Mako.


Lalu kakeknya berucap dengan kata-kata anak bedebah! Sehingga dia langsung tahu bahwa itu Alda, karena hanya satu anak yang ingin kakeknya bunuh adalah Alda.


"Ya, dia asa di sana!" Jawab Certeo Button sambil mengangguk.


'Akhirnya kamu muncul, akan ku perlihatkan seperti apa aku sekarang!' Ucap Bramantyo Button di benaknya.


\=


\=

__ADS_1


...


__ADS_2