Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
093 BERITA PEMECATAN


__ADS_3

Chapter 093. BERITA PEMECATAN.


\=


Di Villa mewah tempat tinggal Alda dan yang lainnya, kini mereka semua sedang makan siang bersama.


Tidak ada yang bersuara, hanya terdengar bunyi sendok makan yang berbenturan dengan piring.


Setelah cukup lama akhirnya mereka semua selesai makan! Dion melirik Alda.


"Apa kamu sudah dengar bahwa kelompok kalajengking merah seperti kucing yang di injak ekornya?" Setelah mendapatkan berita itu, dia tidak memberitahukan kepada Alda.


"Apa karena aksi kita semalam?" Tanya Alda kepada Dion.


"Ya, itu sudah pasti! Mereka tidak tahu pelaku orang-orang yang membantai tiga divisi sekaligus, sehingga mereka seperti kucing yang di injak ekornya." Dion langsung membenarkan.


"Itu sudah pasti, aku tahu pergerakan mereka! Sehingga mereka tidak akan tahu bahwa kita pelakunya. Sebenarnya kita bisa membantai mereka sekaligus, namun pihak berwenang pasti akan ikut campur." Ucap Alda setelah meminum air di dekatnya sampai habis.


Hana yang mendengar itu langsung melihat ke arah Alda dekat-dekat, begitu juga Hani! Semalam Hani mengikuti banyak instruksi Alda dan hasilnya sangat memuaskan.


Dia tahu Alda sangat cakep, bahkan membantai kelompok seperti kelompok kalajengking merah saja terlihat begitu mudah.


Keduanya yakin, jika Alda bergabung dengan pembunuh bayaran! Dia akan menjadi ahli pembunuh no 1 di organisasi.


"Ya, aku tahu! Namun aku juga masih ingin bermain bersama mereka." Jawab Dion yang sangat setuju dengan pendapat Alda.


"Lagi pula, aku juga menginginkan industri milik mereka! Sangat sayang jika jatuh ke tangan pihak berwenang." Seringai jahat terlihat di wajah lada.


Hani melihat itu bergidik ngerti di hatinya, dia sekarang benar-benar sudah mengakui kehebatan Alda! Saat dia berbicara bahwa dia bisa memusnahkan sekaligus kelompok kalajengking merah, dia tidak meragukan itu sedikitpun sekarang.


"Apa kita bisa merebut industri mereka begitu saja? Bukannya itu kan cukup rumit?" Tanya Hana, dia sudah penasaran dengan rencana apa yang di susun oleh Alda sebenarnya.


"Bisa, sebenarnya sangat sederhana! Buat mereka mengakui kebangkrutan di muka umum, jika itu tidak mungkin! Buat saham mereka hancur, maka kebangkrutan hanya menunggu waktu." Ujar Alda.


"Namun itu hanya cara umum, tapi dengan cara para mafia bawah tanah itu lebih seru. Aku lebih suka dengan cara ini! Dion apa kamu setuju?" Alda langsung menunjukan minatnya.

__ADS_1


"Itu lebih baik, karena mereka memang mafia bawah tanah kota Mako! Maka harus di hancurkan dengan cara mafia juga." Dion langsung setuju dengan Alda.


Karena yang dia inginkan seperti ini, Alda seperti tahu apa yang dia inginkan! Dia merasa saat di perguruan terpencil banyak bercerita tentangnya tidak lah sia-sia, karena setelah itu Alda seperti sangat tahu apa yang dia inginkan.


Setelah balas dendam dirinya berhasil, dia akan membantu Alda melawan keluarga Button di ibu kota! Karena menurut Alda keluarga Button sangat mengerikan dalam bersaing di dalam keluarga.


Itulah kenapa, Alda sampai di perguruan terpencil! Karena dia saat itu benar-benar di incar oleh keluarga cabang yang sangat berambisi untuk menjadi keluarga utama.


Sudah dua generasi ini peraturan internal keluarga Button di ubah, sehingga persaingan sangat mematikan! Sebenarnya tujuan utama peraturan di ubah hanya agar keluarga Button lebih maju dalam segala bidang, namun gara-gara ada beberapa orang yang berpikiran sempit dan keliru akhirnya di dalam keluarga saling bersaing dan saling membunuh.


"Tuan Alda apa rencana anda selanjutnya?" Hana ingin tahu apa rencana Alda setelah ini.


"Kita amati dulu pergerakan dari mereka, jika mereka masih belum tahu kita akan menekan mereka ke jalan buntu." Jawab Alda.


Mereka terus mengobrol apa yang akan di lakukan setelah ini.


*


Di perusahaan Di Me Com.


Salah satu dari mereka, ada Wida dan Flon! Hati keduanya langsung gemetar.


"Kalian berenam siap-siap untuk melakukan pemeriksaan di persidangan, aku umumkan kalian semua di pecat dari perusahaan Di Me Com ini!" Ucap pak Willy dengan wajah datar.


Dia sebenarnya tidak percaya sebelumnya bahwa tangan kanan yang dia percaya akan berbuat seperti ini. Demi keuntungan sedikit ternyata berani melakukan hal tidak bener.


"Pak Willy, maafkan saya! Sebenarnya saya di tekan sehingga setuju melakukan ini!" Ucap orang kepercayaan pak Willy.


Pak Willy tidak menjawab melainkan hanya memalingkan wajahnya, dia langsung memanggil keamanan dengan menekan tombol di atas mejanya.


Wida tidak berbicara apapun, dia memandang pak Willy sudah seperti musuhnya! Sorot matanya sangat tajam.


Tidak butuh waktu lama, pihak keamanan masuk langsung menyerat mereka berenam! Mereka semua nantinya akan melakukan persidangan untuk menentukan berapa denda yang akan mereka bayar ke perusahaan.


Setelah keputusan itu di tetapkan! Berita pemecatan di perusahaan Di Me Com langsung tersebar.

__ADS_1


Berita tersebar dari mulut ke mulut, hingga akhirnya sampai di tempat kerja Luna! Di sedang sibuk mengawasi semua bawahan dirinya yang sedang bekerja.


"Apa kamu mendengar, bahwa para eksekutif banyak yang di pecat! Termasuk Bu Wida dan Bu Flon?" Tanya orang yang sedang bekerja.


"Apa berita itu benar? Apa salah mereka, bukannya mereka adalah tulang punggung perusahaan ini?" Temanya menanggapi.


Para karyawan biasa sangat terkejut karena mereka yang di pecat adalah eksekutif yang benar-benar berkuasa! Mereka menempati berbagai bidang penting di perusahaan Di Me Com.


Sehingga ada berita pemecatan mereka langsung heboh!.


"Apa yang kalian bicarakan, sebaiknya fokus bekerja! Kita sedang di buru waktu Grup Brighton sedang menunggu laporan dari kita." Luna mengingatkan para bawahannya.


Sebenarnya dia juga penasaran namun karena sedang bekerja sehingga dia menahan rasa ingin tahunya! Namun para karyawannya berbeda.


"Bu Luna, apa anda tidak mendengar berita pemecatan para eksekutif?" Tanya salah satu gadis yang bekerja di bawah naungan Luna.


"Tidak, aku tidak tahu! Yang sekarang aku fokuskan adalah pekerjaan yang di tugaskan!" Jawab Luna.


Lalu dia langsung fokus ke komputernya lagi! Dia seperti tidak memberikan celah bagi rekan di bawah naungannya bertanya lebih lanjut.


Akhirnya karena Luna sudah angkat bicara, orang-orang itu diam dan mengerjakan pekerjaan masing-masing.


Sedangkan di luar departemen yang di kepalai oleh Luna! Orang-orang sedang ribut, karena kepala departemen mereka di pecat dengan sangat mendadak ini menimbulkan sensasi di dalam perusahaan Di Me Com.


*


Alda kini sedang duduk melihat komputer di depannya! Dia sedang melacak pergerakan dari kelompok kalajengking merah.


Namun dia menerima pesan singkat dari paman Jo, bahwa tugas memberantas benalu di perusahaan Di Me Com sudah beres.


Alda membaca itu hanya tersenyum, yang dia inginkan di tubuh perusahaan utama maupun cabang tidak memiliki penghianat yang akan merepotkan kedepannya.


\=


...

__ADS_1


__ADS_2