Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
108 PETUNJUK BESAR


__ADS_3

Chapter 108. PETUNJUK BESAR.


\=


Ruang pribadi di hotel permata!.


Ketua kelas Hendi seperti sangat berat menyerahkan kartu kredit miliknya kepada kasir yang membawa struk tagihan makan kali ini.


"Berapa totalnya?" Tanya ketua kelas Hendi.


"Semua tagihannya adalah 175.000 dollar! Sudah termasuk potongan diskon yang di adakan di hotel permata ini!" Ucap pelayan itu dengan senyum manis.


Hati Hendi seperti tercabik-cabik, 175.000 dollar adalah gajih dia hampir 1 tahun di luar negeri! Namun sekarang dia hamburkan hanya untuk makan di hotel permata ini.


175.000 dollar setara 2,5 miliar rupiah! Ini sangat banyak bagi keluarga menengah ke bawah.


"Wah ketua kelas Hendi sungguh dermawan, demi mentraktir makan kita semua rela mengeluarkan uang sebanyak itu!" Ucap Kale dengan senyum lebar.


Dia merasakan masakan kelas mewah dan wine berkelas yang belum pernah dia rasakan sebelumnya, sehingga dia langsung menyanjung.


Begitu juga yang lainnya! Hanya Dion dan Luna yang diam saja sedari tadi, keduanya malah mengobrol kecil bersama Vlania di meja belakang.


Melihat ini membuat Hendi sangat geram, yang awalnya dia merasakan sanjungan! Kini sanjungan itu seperti tidak ada gunanya.


Akhirnya dengan enggan kartu itu di gesek dan mengeluarkan uang banyak 2,5 miliar rupiah, seketika nyawa ketua kelas Hendi seperti di cabut secara paksa! Tangan kanannya yang tadi sakit kini semakin berdenyut sakit.


Akhirnya pertemuan reuni kali ini bubar, semuanya langsung pergi dengan teratur! Begitu juga Dion dan Luna maupun Vlania.


"Vla, kamu ke sini naik apa?" Tanya Luna.


"Tadi aku di antara pacar ku, namun dia sibuk jadi tidak ikut masuk!" Jawab Vlania.


"Jika seperti itu, lebih baik pulang bersama kita! Tidak apa-apa kan Dion Vlania ikut kita?" Luna membuat saran.


"Tidak masalah...!" Jawab Dion singkat.


Dari arah belakang, ada aura yang suram terpancar di sana! Pandangan tajam dari ketua kelas Hendi dan Kale melihat ke arah Dion.

__ADS_1


Namun Diao tidak menggubris sama sekali, dia anggap itu angin berlalu.


Akhirnya ketiganya langsung masuk ke mobil Hummer milik Dion! Seketika mobil Hummer itu meraung dan melesat dengan cepat di jalan raya kota Mako.


Ketiga orang di belakang Dion sebelumnya hanya bisa mendengus dingin karena emosi, apa lagi ketua kelas Hendi dia sangat marah kepada Dion karena merebut Luna yang seharusnya menjadi miliknya.


*


Setelah menunggu waktu sekitar satu jam, akhirnya pemimpin divisi 6 mendapatkan petunjuk besar.


Dari manager Jaka yang bekerja di showroom mobil terbesar itu, akhirnya pemimpin divisi 6 mendapatkan informasi Alda, maupun Hana.


Karena dalam pembelian mobil atas nama Alda sedangkan di pemilik kendaraan milik Hana! Sehingga kelompok kalajengking merah mendapatkan informasi keduanya.


Namun pemimpin divisi 6 sedikit di buat kecewa, karena tidak menemukan informasi tentang kedu orang itu di manapun.


Hanya memiliki wajah ketiga orang itu dari cctv showroom mobil! Setelah di tunjukkan foto Alda, Hana dan Hani pengawal keluarga Dorman langsung mengkonfirmasi bahwa mereka adalah orang yang tepat.


"Apa kamu tidak menemukan informasi detail tentang tiga orang itu?" Tanya Gerry masih belum puas.


"Tunggu sebentar, bukankah itu putra dari Mananta Radcliffe?" Lori Dorman melihat orang di samping Alda adalah Daniel Radcliffe.


Sehingga dia ingin mengkonfirmasi kepada yang lainnya! Karena tuan muda keluarga atas pasti terkenal.


"Ya, kenapa aku tadi tidak memperhatikan itu?" Ucap yang lainnya.


"Sial, sepertinya keluarga Radcliffe terlibat!" Keluh Gerry dengan sangat geram.


"Aku curiga jika ketiga orang ini ada hubungannya dengan Grup Brighton? Karena baru-baru ini Grup Brighton menjalin kerjasama terbuka dengan keluarga Radcliffe!" Pemimpin divisi pertama langsung berucap setelah berpikir lama.


"Itu yang mau aku ungkapkan!" Pemimpin divisi 6 langsung menyetujui ucapan pemimpin divisi pertama, dengan menyebutkan dia sepemikiran.


"Sial, aku harus bertanya kepada Reyes saat dia bangun apa yang sebenarnya terjadi di showroom mobil itu!" Keluh Lori Dorman masih sangat kesal.


"Ketua Gerry, ada informasi baru! Ternyata wanita yang bernama Hana adalah anggota dari pembunuhan bayaran internasional!" Setelah menerima kabar dari anak buahnya yang mencari sumber berita dia langsung melaporkan kepada semuanya, terutama kepada ketua Gerry.


Kekuatan dari kelompok kalajengking merah tidak akan bisa menemukan informasi dan petunjuk tentang Alda, karena informasi milik Alda sudah di sembunyikan oleh keluarga utama Button! Jadi hanya kelompok kalajengking merah yang sebatas memiliki kekuatan di kota Mako.

__ADS_1


Sedangkan kekuatan keluarga Button ada di negara Trukotan ini!.


Baammm..!


"Sial, ternyata dugaan ku selama ini beneran! Bahwa anggota kita di musnahkan oleh pembunuhan bayaran internasional, namun apa ada hubungannya dengan Grup Brighton?" Gerry masih sangat bingung, jadinya dia meyakinkan dugaan itu kepada semuanya.


Karena menurut dia itu yang paling masuk akal, bagaimana mungkin kelompok kalajengking merah di musnahkan di kandang sendiri.


Lalu apa gunanya julukan tiran kota Mako, jika di markas sendiri bisa di tindas orang lain dan di musnahkan.


Gerry seperti menyangkal kejadian pemusnahan divisi ada hubungannya dengan Grup Brighton, karena dia tidak tahu Grup Brighton muncul dari mana, setelah muncul di kota Mako mereka seperti sedang menyerang Grup Champion Ship dari permukaan, sehingga seperti kebetulan.


Namun di bawah tanah ada kekuatan besar yang menyerang kelompok kalajengking merah! Melihat skema itu seperti sudah di rencanakan seseorang.


"Gali terus informasi tentang, Alda dan Hana itu! Aku yakin keduanya adalah anggota pembunuhan bayaran internasional yang di kirim musuh kita!" Gerry memberikan perintah mutlak, akhirnya dia menyimpulkan bahwa Alda dari pembunuh bayaran internasional.


Bagaimana dia akan menyia-nyiakan petunjuk besar seperti ini! Ini adalah pertama kali mereka menemukan petunjuk yang sejalan dengan apa yang terjadi, sehingga akan terus di perluas sekala pencariannya.


Akhirnya mereka sedikit mengesampingkan Grup Brighton! Mereka lebih memilih untuk menemukan keberadaan Alda, Hana dan Hani.


*


Alda langsung mengemudikan mobilnya kembali ke villanya! Karena menurut dia ini susah cukup malam.


Setelah sampai di villa, Alda tidak melihat Diao di rumah jadi dia kembali ke ruang pribadi miliknya.


"Sebenarnya tuan Alda di ruangan itu melakukan apa sih kak?" Tanya Hani yang sudah penasaran.


Karena dalam beberapa hari, Alda terus mengurang diri di ruangan pribadi itu! Bahkan jarang banget keluar.


"Entah lah, mungkin sedang melakukan sesuatu yang penting." Hana selalu berpikir positif dia juga tidak ingin mencari tahu apa yang sedang Alda lakukan.


Jika Alda tidak memberitahu mereka berarti keduanya tidak perlu tahu, akhirnya keduanya berjalan ke kamar untuk membersihkan diri dan istirahat.


\=


...

__ADS_1


__ADS_2