
Chapter 158. KEBERADAAN ALDA BOCOR.
\=
Pagi hari tiba.
Matahari di kota Mako masih belum menampakkan dirinya.
Namun dua orang sudah melakukan olahraga pagi, mereka adalah Alda dan Tama! Sedangkan Dion sedari kemarin belum pulang ke villa ini.
"Alda apa yang di lakukan Dion kemarin, kenapa dia tidak sempat kembali?" Tama penasaran dengan apa yang di lakukan Dion.
"Entah, sepertinya masalah perusahaan dan kelompok yang dia pimpin baru-baru ini." Jawab Alda acuh.
Dia sambil mengangkat beban yang sangat berat, jika saja para binaragawan melihat ini mereka akan terkejut! Kenapa tidak, beban yang seharusnya di angkat dengan menggunakan dua tangan dan di bantu dengan semua beban tubuhnya.
Alda hanya mengangkat dengan menggunakan sebelah tangan! Di tambah tidak ada ekspresi keberatan sama sekali seperti mengetakan giginya.
Alda seperti mengangkat roti kukus di pagi hari! Sehingga jika orang binaragawan melihat itu dia akan memaki.
Ini juga tidak sesuai dengan tubuh Alda yang tinggi dan ramping! Sedangkan otot di tubuhnya tidak begitu menonjol, harusnya mengangkat beben lebih dari berat tubuhnya itu mustahil.
Namun Alda melakukan dengan mudah! Tama juga sama melakukan angka beban seperti yang Alda lakukan, sehingga dia juga tidak terkejut atas kekuatan Alda! Toh dia juga bisa melakukan itu.
"Apa maksud mu kelompok Beruang Hitam?" Tanya Tama masih pura-pura belum mengerti.
"Ya itu, memangnya kelompok mana lagi?" Tanya Alda.
"Oh aku kira dia mendirikan kelompok lain lagi!" Jawab Tama.
Mereka melakukan olahraga sambil mengobrol ringan, sambil terus melakukan gerakan tubuh lainnya! Namun yang paling banyak Alda lakukan adalah gerakan memukul dan menendang dengan gerakan yang sama berulang-ulang kali.
Mungkin jika orang lain melihatnya mereka akan bosan! Karena Alda melakukan itu seperti tidak terhingga dalam hitungan, di tambah gerakan dia sangat cepat itu membuat mereka sulit menghitung dan melihat.
Saat matahari sudah terlihat cerah di ufuk timur dan embun pagi sudah hampir menghilang! Barulah mereka berdua menyelesaikan aktifitas di pagi hari itu.
*
__ADS_1
Sedangkan di kota Katao.
Kediaman Keluarga Button cabang 2.
"Ayah, lihat apa yang aku temukan! Ayah cepat lihat!" Ucap seseorang pemuda yang terlihat gagah dan tampan.
Dia adalah putra sulung keluarga Button cabang 2, Bramantyo Button.
Dengan tubuh tinggi badan berisi sehat terlihat begitu atletis! Bahkan Bramantyo Button ini di kenal dengan tuan muda bertalenta.
Karena ketenarannya itu dia di gandrungi para wanita muda yang tidak ada habisnya! Apa lagi dia adalah keturunan keluarga kaya yang kekayaannya lebih dari 800 triliun.
Bramantyo Button berlari ke halaman belakang, untuk menemui ayahnya! Karena setelah sarapan pagi biasanya ayahnya di halaman belakang kediaman menikmati ketenangan hidup.
Di gazebo yang berdiri di sungai buatan yang teliti begitu asri, membuat pemikiran benar-benar tenang! Ada hutan bambu buatan dan beberapa pepohonan lain, halaman belakang keluarga Button cabang 2 benar-benar menyegarkan.
Setelah mendengar ucapan berisik dari anaknya! Bamtoro Button yang sedang meminum teh hijau langsung mendongak setelah meletakkan cangkir teh di dalam nampak di atas meja.
Setelah mendongak! Bamtoro sudah melihat anaknya sampai di gazebo tempat dia duduk.
"Apa yang sebenarnya kamu temukan, sehingga heboh seperti anak bodoh?" Ucap Bamtoro Button dengan tenang.
"Ayah lihat! Aku menemukan kabar keberadaan si Alda bicara bedebah itu!" Ucap Bramantyo Button dengan menunjukkan ponselnya.
Mendengar itu Bamtoro Button langsung mengerenyitkan alisnya! Dia sedikit tidak percaya, namun karena penasaran akhirnya dia beringsut dan menengok ke arah ponsel anaknya itu.
Di ponsel itu terlihat foto Alda yang terlintas luar biasa, dia sedang melihat rendah ke arah beberapa orang! Karena foto ini di ambil oleh pengawal dari keluarga Jink saat Alda memukul mundur mereka di hadapan kantor pusat Grup Brighton.
"Sial selama 10 tahun kami mencari akhirnya kamu di temukan!" Ucap Bamtoro Button ada di matanya ada kilatan kekejaman.
Setelah itu dia tersenyum simpul! Lalu melihat ke anaknya.
"Apa kamu sudah memastikan di mana dia berada sekarang?" Bamtoro Button sudah tidak sabar dengan informasi keberadaan Alda saat ini.
Meskipun fitur wajah Alda sudah sedikit berubah, namun Bamtoro Button dan Bramantyo Button begitu mengenali Alda karena menurutnya Alda adalah penghalang terbesar mereka untuk keluarganya masuk ke dalam jajaran keluarga kelas atas.
Karena jika terus menjadi keluarga cabang! Maka tidak akan memiliki kekuasaan mutlak seperti keluarga utama, sehingga ayah dan anak ini sangat berambisi untuk memutuskan keturunan dari keluarga utama Button ini.
__ADS_1
Keberadaan Alda bocor, karena orang terpercaya dari keluarga Button cabang 2 sudah menyusupkan orang-orangnya ke berbagai keluarga kelas atas di ibukota.
Sehingga setelah runtuhnya keluarga utama, mereka sudah bisa menyesuaikan tanpa harus runtuh di awal terlebih dahulu setelah pertarungan keras keluarga.
"Ayah, aku mendapatkan informasi ini bahwa Alda ada di kota Mako saat ini!" Ucap Bramantyo Button dengan suara pelan.
"Kota Mako?" Keluh Bamtoro Button.
Karena kota Mako baru-baru ini sedang ada permasalahan! Bahkan sudah ada pemberitahuan perjanjian.
"Benar, apa kita langsung mengirimkan orang-orang kita untuk membunuh bocah bajingan itu?" Bramantyo Button masih sedikit semangat, karena setelah masalah ini selesai maka dia akan menjadi tuan muda pewaris dari seluruh keluarga Button yang sangat besar ini.
Dia tidak melihat bahwa perubahan dari wajah ayahnya! Jika dia melihat maka dia akan keheranan.
Setelah hening, Bramantyo Button juga masih menampakkan senyum cerah di wajahnya namun setelah beberapa saat tidak melihat ayah menanggapi ucapannya akhirnya dia sadar dan melihat ke arah ayahnya.
"Ayah ada apa?" Tanya Bramantyo Button dengan heran, karena dia melihat wajah ayahnya sedang tidak enak di pandang.
"Mengirim orang apanya? Kita tidak bisa bermain sembarangan di kota Mako kali ini!" Keluh Bamtoro Button.
Meskipun dia bukan kepala keluarga dari keluarga utama Button! Hanya kepala keluarga Button cabang 2, namun informasi yang dia dapatkan sangat akurat dan bener-bener terbarukan.
Sehingga setelah mendengar berita bahwa di kota Mako tidak boleh sembarangan dia mencari informasi kebenarannya.
Namun setelah menemukan! Dia tidak bisa meremehkan itu.
Namun setelah mendengar kabar ini! Dia semakin kesal dan menduga bahwa Alda muncul di sana dengan sengaja! Karena dia bisa bebas tanpa adanya tekanan dari keluarga Button cabang 2 ini.
"Ayah apa yang terjadi sebenarnya?" Tanya Bramantyo Button dengan heran.
"Kamu masih terlalu muda dan benar-benar sembrono! Bagiamana kamu tidak tahu tentang rencana kota Mako itu." Keluh Bamtoro Button kepada anaknya.
Padahal orang-orang di ibu kota sering berucap bahwa Bramantyo Button adalah orang yang sangat berbakat! Namun di mata ayahnya, dia sangat bodoh.
Kenapa di pandang hebat karena tuntutan dari ayahnya! Sehingga informasi orang lain yang belum tahu, Bramantyo Button sudah tahu lebih dulu.
\=
__ADS_1
...