Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
171 MENERIMA SINYAL BANTUAN


__ADS_3

Chapter 171. MENERIMA SINYAL BANTUAN.


\=


Aura Alda langsung merembes keluar, suasana di sana semakin tegang! Tetua ke 4 organisasi gelap mundur satu langkah tanpa dia sadari.


"Kamu sebenarnya siapa?" Ucap dia, sekarang tidak lagi meremehkan Alda.


Alda mengangkat tangan yang memegang belati, sekarang belati itu tepat di hadapan matanya! Sorot mata Alda sangat menakutkan bagi tetua ke 4 organisasi gelap.


"Tidak perlu tahu siapa aku! Yang paling kamu sekarang tahu telah memprovokasi orang yang salah." Ucap Alda.


Woosss..!


Alda melangkah dengan cepat, langkahnya terlihat sangat ringan! Dengan sekali lambaian tangan, belati di tangan Alda sampai di tenggorokan tetua ke 4 organisasi gelap.


Dengan gerakan tidak teratur karena terkejut! Tetua ke 4 mundur dan menangkis lengan Alda lalu menjauhkan lehernya menghindari sapuan belati tajam milik Alda.


Melihat ini, Alda hanya tersenyum misterius! Dengan cepat dia membalikkan telapak tangan yang menggenggam belati sehingga jangkauan semakin jauh, lalu membalik arah serangan dengan cepat.


Salazz..!


Baammm..!


"Aaaahhhhkk..!" Jerit tertahan tetua ke 4 organisasi gelap.


Setelah belati di tangan Alda menyayat leher tetua ke 4, dia langsung menendang tubuh tetua ke 4 hingga terpental jauh.


Jeritan tertahan tetua ke 4, langsung terdengar! "Ka, Ka kamu, master teratas." Sebelum mati dia mengucapkan keterkejutan itu.


"Master teratas apanya?" Ucap Alda setelah melambaikan belati yang sedikit menyisakan darah.


Alda seketika ingat misi yang pernah di jalani, dia melawan petarung dengan level tinggi! Orang itu juga menyebut bahwa dia telah sampai ke tahap master teratas namun Alda saat itu tidak memikirkan itu semua.


Namun setelah mendengar ini, dia sedikit berpikir! "Apa memang ada tingkatan master seperti itu?" Gumam Alda.


Setelah menyeka belati hingga bersih! Dia memasukkan kembali ke tempat semula, lalu dia mengeluarkan ponselnya kembali dan melihat kordiat orang yang terdekat yang sudah di bagikan oleh tim milik Tama.


Setelah mematikan tempatnya dengan tepat, Alda memasukkan kembali ponselnya setelah itu dia segera berkelebat ke arah luar dari pabrik terbengkalai itu.

__ADS_1


*


Beberapa jam yang lalu di tempat lain.


Di kota Katao.


Kediaman keluarga utama Button.


Hari memang begitu gelap meskipun malam baru saja tiba, tidak ada cahaya bulan dan bintang di malam hari ini! Namun tuan besar Button entah sedang melihat apa dia terus menatap ke kejauhan.


Sambil bersandar di kursi panjang miliknya di halaman belakang! Dia begitu tenang, tuan besar Button sedang memikirkan cucunya yang entah sekarang sedang apa.


Jika dia tidak menerima kabar dari cucunya itu beberapa waktu lalu! Tuan besar Button akan menjemputnya di perguruan terpencil.


Saat sedang memikirkan Alda, dari dalam kediaman Haris Hanaga langsung bergegas ke samping tuan besar Button dengan wajah yang sangat gugup.


Karena tuan besar Button terkejut dengan kedatangan tiba-tiba itu, akhirnya dia hanya bisa melihat ke arah Haris Hanaga yang datang itu.


"Ada apa, kenapa wajahmu terlihat begitu gugup?" Ucap tuan besar Button, tatapan matanya begitu menelisik.


Dia ingin melihat apa yang sedang di pikirkan Haris Hanaga itu! Namun bagaimana dia mencoba tidak akan bisa melihat isi kepala orang.


"Katakan, dengan jelas sinyal bantuan yang seperti apa maksudnya?" Tuan besar Button kini sudah menegakkan punggung tuanya, karena dia tahu apa yang di maksud sinyal bantuan.


Karena itu bersangkutan dengan keselamatan Alda! Sehingga tuan besar Button langsung serius.


"Tuan muda, mengirim sinyal bantuan! Di pesan itu dia mengatakan, periksa anggota organisasi gelap milik keluarga Jink! Lalu kirimkan data orang-orang itu dengan cepat kepadanya!" Ucap Haris Hanaga menjelaskan.


"Apa Alda sedang melawan Keluarga Jink?" Tanya tuan besar Jink.


"Tuan dari pengamatan saya di kota Mako! Ternyata keluarga Dorma di kota Mako itu adalah antek keluarga Jink, dan keluarga Dorman itu sekarang sudah hancur oleh tuan muda!" Haris Hanaga menjelaskan sampai sini.


Tuan besar Button adalah orang yang cakap dan cerdas! Sehingga setelah penjelasan singkat ini pemikiran dan spekulasi di kepalanya cukup banyak.


"Ternyata seperti itu, meskipun sudah ada perjanjian antara keluarga besar juga keluarga Jink tetap mengirim orang-orang ke sana." Gumam tuan besar Button.


Dia mengelus janggutnya! Setelah itu dia langsung memunculkan senyum misterius.


"Kirimkan perintah ku! Segera selidiki organisasi gelap itu, setelah di temukan semuanya kirimkan ke Alda secepatnya!" Ucap tuan besar Button kepada Haris Hanaga.

__ADS_1


"Baik tuan." Ucap Haris Hanaga dengan patuh.


Dia hendak pergi untuk menjalankan tugas! Namun di hentikan oleh tuan besar Button.


"Haris tunggu! Setelah ini segera terbitkan tentang kota Mako itu ke publik, aku ingin melihat bagaimana para keluarga bajingan itu bergerak dan juga aku ingin melihat Bamtoro akan bereaksi seperti apa!" Ucapnya dengan tatapan misterius.


Mendengar ini, Haris Hanaga seketika terdiam! Dia sangat tahu akan terjadi kehebohan besar jika berita ini di informasikan ke publik.


Di tambah lagi, negeri-negeri di semenanjung benua bagian barat benua ini akan gempar, bisa jadi akan ada penurunan pasar saham dan juga kiblat baru bursa pasar saham di negara ini.


"Tuan jika seperti ini, maka musuh akan banyak berdatangan ke kota Mako untuk mencaplok daging tebal!" Ucap Haris Hanaga tidak jadi melangkah.


"Itulah yang aku harapkan! Aku ingin melihat keluarga mana saja yang sedang benar-benar berambisi." Ucapnya dengan sangat yakin.


Tuan besar Button yakin, jika Alda kerepotan di kemudian hari dia siap membantu tinggal dia menurunkan orang-orangnya! Untuk di kirim ke kota Mako.


Meskipun resikonya besar, namun dia tidak akan mencelakai cucu laki-laki satu-satunya itu! Karena keturunan langsung tuan besar Button yang melahirkan laki-laki sudah tidak ada.


Begitu kah kejamnya dunia, harta melimpah namun sulit untuk mendapatkan keturunan dan penerus! Hanya ada beberapa cucu wanita yang tuan besar Button milik saat ini.


"Baiklah tuan besar, sekarang saya paham! Saya permisi sekarang." Ucap Haris Hanaga.


"Baiklah, kerjakan dengan baik! Setelah beres datang ke sini kembali kita akan minum-minum sambil melihat pertunjukan seru setelahnya." Jawab tuan besar Button.


Haris Hanaga langsung pergi keluar dengan cepat, karena akan banyak kerjaan mengenai ini.


Tuan besar Button kembali melihat ke kejauhan! Dia memicingkan matanya ke sudut arah yang menuju ke kota Mako.


"Aku tidak menyangka! Ternyata kamu lebih berani dari pada ayah mu yang naif itu!" Gumam tuan besar Button.


"Aku ingin melihat, bagaimana kamu bertahan nak! Anggap saja ini sebagai ujian kamu akan memegang keluarga Button kedepannya! He-he-he..." Senyum tuan besar Button semakin melebar.


Yang rencananya bagi tuan besar Button membuat rencana untuk melindungi Alda, malah kini dia gunakan untuk menguji ketahanan Alda dalam menghadapi masalah yang datang menerpanya.


Sehingga pengumuman dari sebuah proyek besar nantinya akan membuat para mafia akan memandang dengan tatapan rakus.


\=


...

__ADS_1


__ADS_2