Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
239 SITUASI TEGANG DI KOTA MAKO


__ADS_3

Chapter 239. SITUASI TEGANG DI KOTA MAKO.


\=


Saat Alda dan Tama juga yang lainnya sibuk mengunjungi kota tua! Di sisi lain kota Mako juga sedang terjadi sesuatu.


Sekarang terjadi situasi tegang di kota Mako! Karena banyak master luar negeri yang sedang mencari informasi jejak Alda.


Sehingga banyak anggota dari kelompok Beruang Hitam yang mati! Sehingga Dion dan Riko sekarang berkumpul di markas baru kelompok Beruang Hitam.


Di sebuah ruangan yang besar, tempat itu adalah tempat pertemuan anggota kelompok Beruang Hitam.


Kini banyak orang yang hadir di ruangan itu berjumlah lebih dari 100, mereka semua adalah orang-orang dari kelompok inti Beruang Hitam.


Dion, Riko dan Jhonatan Brighton duduk di kursi yang ada di panggung kecil, sedangkan Brogi dan para senior lainnya duduk di kursi paling depan.


Suasana di sana sekarang sangat canggung dan hening.


"Baik, ceritanya apa yang kalian alami di luaran sana?" Ucap Dion setelah lama berdiam diri.


Sebelumnya dia sudah menceritakan situasi di kota Mako memang sedang tegang sekarang! Sehingga dia menerbitkan informasi darurat melalui informasi saluran khusus.


Jadi di sini sekarang suasana sedikit tegang karena memang keadaan di kota Mako memang mencekam, orang-orang ini sudah mengalami semuanya sejak bertarung dengan kelompok kalajengking merah, namun sekarang lebih ganas! Karena tidak ada dari mereka yang bisa melawan orang-orang itu yang jumlahnya hanya sedikit.


"Ketua Dion! Di distrik selatan muncul master hebat, dengan ciri-ciri bedan kekar dengan kepala botak! Mereka mencari informasi tentang tuan Alda, untung saja orang-orang baru itu tidak tahu siapa tuan Alda itu sehingga mereka belum menemukan apa yang mereka cari! Namun yang paling parah orang itu membunuh beberapa dari orang yang baru gabung dengan kelompok Beruang Hitam." Ucap orang yang duduk di barisan kursi ke empat.


Orang itu menggunakan kacamata bulat terlihat culun namun badannya sedikit besar meskipun tampang dia terlihat culun tidak ada orang yang berani bersikap lancang, karena setiap gerak-geriknya dia sangat serius.


"Berapa orang yang mati di tangannya beberapa hari ini?" Ucap Dion ingin tahu dengan pasti.


"Selama dua hari ini, sudah ada 5 orang! Tapi petugas departemen keamanan publik tidak bisa melacak pergerakan orang ini." Ucap orang itu kembali.

__ADS_1


"Baik, jelaskan dengan rinci postur tubuh orang itu dan di daerah mana orang itu terakhir di lihat!" Perintah Dion.


Orang itu langsung menjelaskan, meskipun dia belum melihat secara langsung! Namun dia bisa menjelaskan dengan jelas dan menggambarkan dengan rinci, lalu terakhir orang itu di lihat.


"Sepertinya aku tahu orang-orang itu berasal dari mana!" Gumam Riko.


Meskipun dia di kenal dengan otak batu! Namun untuk menganalisa hal mudah seperti ini dia langsung paham.


"Tuan Riko apa anda sudah tahu hal yang sebenarnya?" Ucap Jhonatan Brighton yang duduk di dekat Riko.


"Ya, orang-orang itu master dari luar negeri!" Ucap Riko dengan pasti.


Dia sangat ingin, saat dia menjalankan misi di luar negeri atas perintah dari gurunya! Dia pernah mendengar ada master yang sedang naik daun dengan ciri-ciri yang di sebutkan tadi.


Sehingga dia langsung teringat akan hal itu! Meskipun yang Riko ingat hanya orang itu cukup kuat, sehingga dia ingin melawannya langsung dan mencoba seberapa baik orang itu bertarung.


Dion juga melirik ke arah Riko, lalu dia bertanya kepada Riko dengan tatapan serius.


"Berbahaya apanya, apa kamu lupa siapa Alda? Bahkan kita berdelapan saja masih bisa di tahan imbang meskipun hanya sebentar, sehingga aku yakin orang-orang itu bukan apa-apa bagi Alda." Ucap Riko dengan yakin.


Karena dia sangat percaya dengan kekuatan Alda! Jika dia bisa memiliki setengah daya tempur dari Alda saja, dia yakin bahwa dia tidak akan takut segala hal di negara ini.


Jadi apa master luar negeri itu? Mereka semua hanya sampah yang memiliki sedikit nilai jual yang tinggi dari sampah pada umumnya.


Mendengar ucapan Riko itu, Dion juga mengangguk! Karena secara khusus Alda sering mendapatkan pujian dari master mereka di perguruan terpencil, sehingga dia langsung mengangguk setuju bahwa master luar negeri yang mengincar Alda bukanlah ancaman sama sekali, bahkan bisa di bilang mereka yang mengantarkan nyawanya ke hadapan Alda.


Orang-orang di bawah mereka bertiga terus melihat ke arah panggung kecil! Mereka semua mendengar percakapan Dion dan Riko, sehingga semakin penasaran seberapa mengerikan tuan Alda itu.


Namun untuk mempertanyakan itu semua orang-orang di bawah tidak berani, karena menurutnya itu lancang.


Setelah itu dari beberapa orang semakin banyak yang menceritakan kejadian mengerikan lainnya yang terjadi di kota Mako.

__ADS_1


Bahkan ada seorang samurai yang datang ke kota Mako secara ilegal! Salah satu anggota kelompok Beruang Hitam pernah melihatnya sekali, namun belum di pastikan itu seorang samurai apa hanya petarung biasa yang menggunakan senjata paus panjang.


"Baiklah, untuk sekarang sebaiknya kalian semua tidak perlu muncul di permukaan! Tetap di sini, sedangkan orang-orang yang ada di bawah kalian untuk tetap waspada selalu dengan kelompok master dari luar negeri itu." Ucap Dion setelah memikirkan dampak kedepannya, jika mereka terus melakukan penjagaan seperti biasa di kota Mako ini.


Sebagai ketua Dion harus mengambil keputusan yang tepat! Jika tidak maka akan banyak anggota yang terbunuh oleh keganasan dari master laur negri itu.


Mereka sulit di lacak karena berbaur dengan masyarakat umum di kota Mako! Apa lagi sekarang kota Mako lebih banyak pengunjung dan orang asing dari berbagai kota dan negara luar.


Sehingga untuk mendeteksi mereka master yang di kirim atau buka sangat sulit bagi kelompok Beruang Hitam, apa lagi para master itu bisa di bilang tak terkalahkan oleh anggota bawah kelompok Beruang Hitam, sehingga jika bentrok akan sangat merugikan kelompok Beruang Hitam.


*


Hari semakin siang! Kini sudah masuk sore hari, pertemuan tertutup kelompok Beruang Hitam selesai.


Dion, Riko, Jhonatan Brighton dan Brogi lalu beberapa orang anggota lama masih di ruangan itu.


"Riko, sebaiknya kita yang harus bergerak langsung! Sedangkan untuk paman Jo dan Brogi serta yang lainnya, awasi semua cctv dari sudut jalan kota Mako! Setelah melihat hal yang mencurigakan di beberapa tempat segera hubungan kami." Ucap Dion.


Dia langsung membuat rencana, karena mau bagaimanapun kota maka sekarang sudah berada di genggamannya! Sehingga jika ada sekelompok orang yang berani masuk wilayah teritorial miliknya harus siap menanggung konsekuensinya.


"Itu baru bagus! Aku sudah lama menunggu kamu mengatakan kata-kata seperti itu!" Ucap Riko dengan senyum puas.


Dia tidak menyarankan Dion untuk melakukan penyerbuan langsung kepada mereka yang datang dan membuat kota Mako tidak aman, namun karena kota Mako adalah wilayah Dion sehingga Riko tidak akan menyarankan sesuatu yang akan membuat Dion susah.


Namun jika yang mengusulkan Dion langsung maka Riko hanya akan tersenyum cerah seperti sekarang.


\=


\=


.....

__ADS_1


__ADS_2