
Chapter 251. SANGAT GANAS.
\=
Di dalam ruangan toko pakaian khusus wanita kini ada 5 orang berpakaian serba hitam! Mereka semua adalah pengawal dari tuan muda keluarga Luis.
Keluarga Luis adalah keluarga kelas 2 yang di gadang-gadang akan naik ke keluarga kelas satu! Sehingga bisa di lihat kekuatan dan kesombongan mereka tinggi karena sekarang sedang di perhatikan banyak pengusaha dan keluarga besar lainnya kota Westa.
Dengan reputasi itu pula, nona muda keluarga Brone memilih tuan muda keluarga Luis! Itu juga agar keluarga mereka yang berada di kelas 3 bisa naik juga, namun saking merasa hebatnya mereka! Jadi mereka sampai melupakan bahwa mereka hanya keluarga kelas 2 dan 3.
Hana langsung mundur ke sisi Alda! Sedangkan Alda hanya diam di sana sambil melihat lima orang pengawal yang sudah mengelilingi Hana dan Alda.
Salah satu dari pengawal itu membantu tuan muda keluarga Luis berdiri! "Tuan muda, apa anda tidak apa-apa?" Ucap salah satu dari mereka.
"Tidak apa-apa kepala mu! Apa kamu tidak lihat wajah ku langsung bengkak akibat tersungkur ke lantai!" Bentak tuan muda Luis.
Dia di awalnya ingin membuat Hana takut setelah itu dia ingin mengancam Hana agar dia mau naik ke ranjangnya! Karena kecantikan Hana membuat dia tidak bisa berhenti berfantasi sejak melihat Hana.
Awalnya tuan muda Luis memuji pacarnya karena bisa memprovokasi Hana, namun dia tidak menyangka Hana sangat lincah dengan hanya gerakan kakinya bisa membuatnya tuan muda Luis tersungkur ke lantai dan membuat bibir tebalnya membengkak seketika.
"Saya lihat tuan, tapi maksudnya luka tuan tidak begitu parah kan?" Tanah pengawal itu kembali sedikit merubah pertanyaan sebelumnya.
"Sial, jangan banyak bicara tangkap wanita itu! Jika dia tidak bisa membuatku puas, jangan salahkan aku bersikap kejam." Tuan muda Luis langsung membentak saking marahnya.
Keributan itu langsung memancing orang-orang yang berlalu lalang di luar mendekat ke toko pakaian khusus wanita! Padahal tadinya toko itu sepi pengunjung karena memang toko itu termasuk barang mewah dan tidak semua orang bisa membelinya.
Melihat pacaran sudah marah, nona muda keluarga Brone tersenyum puas! Karena jika pacarnya sudah turun tangan maka hanya sedikit orang yang berani bertindak untuk melawannya.
Karena keluarga Luis adalah keluarga kelas 2 terkuat di kota Westa! Sehingga hanya keluarga kelas 1 saja yang berani bertindak untuk melawan keluarga Luis.
Sedangkan keluarga kelas 1 hanya ada beberapa di kota Westa! Itu juga keberadaan mereka jarang di temui, apa lagi di pusat perbelanjaan kecil seperti ini.
"Baik tuan..!" Ucap pengawal yang tadi membantu tuan mudanya berdiri sambil melambaikan tangan memberikan isyarat kepada empat anak buahnya agar bergerak cepat.
Wosss..!
Empat orang langsung berlari ke arah Hana dan Alda! Mereka dengan percaya diri ingin langsung menerkam Hana lalu menyeretnya agar berlutut di hadapan tuan muda Lusi.
Baammm!
Baamm..!
Braakk..!
__ADS_1
"Uhhh...!"
Hanya dalam hitungan detik, empat orang langsung terkapar di lantai toko pakaian khusus wanita! Keempatnya di hantam pukulan dan tendangan Alda dan Hana.
Suasana langsung sepi seketika.
Beberapa pramuniaga toko itu hanya bisa berdiri mematung! Awalnya mereka sudah ketakutan, bahkan berusaha menghubungi manager yang memang sedang berada di luar toko untuk sekarang.
Namun sepertinya bayangan yang di takutkan mereka hilang seketika setelah Alda dan Hana bergerak.
"Sial, wanita cantik itu sangat hebat! Hanya dengan sekali pukul pengawal yang berbadan besar langsung terkapar." Ucap salah satu orang di sana.
Pintu toko itu sekarang terbuka lebar, karena tadi di dobrak paksa oleh pengawal keluarga Luis! Sehingga orang luar biasa melihat dengan jelas kejadian di dalam.
Yang paling terkejut di sini adalah, tuan muda keluarga Luis dan kepala pengawal yang masih berdiri di samping tuan mudanya.
Karena empat orang itu adalah orang yang cakap dalam bidangnya! Namun bagaimana hari ini bisa begitu rentan seperti bukan mereka saja.
Di mana pengawal ganas sebelumnya, bagaimana bisa di pukul sekali pukulan oleh wanita cantik dan anggun langsung terkapar tidak berdaya.
Tak.. tak..tak..!
Suara langkah ringan dari langkah Hana yang berjalan menuju ke arah kepala pengawal keluarga Luis maupun tuan muda Luis.
Braakk..!
Laki-laki normal akan langsung meneteskan air liurnya jika melihat gerakan Hana tadi, karena begitu anggun dan menggairahkan.
Hana menatap lurus ke rah tuan muda Luis! "Apa maksud ucapan kamu, jika kamu tidak puas akan bersikap kejam? Puas seperti apa maksud kamu?" Tanya Hana menekan langsung.
Ganas..!
Sangat ganas.
Ya, orang-orang di sekitar langsung berpikir demikian! Mereka tidak bisa percaya begitu saja, karena wajar Hana yang cantik dan kalem namun gerakan dan perbuatannya sangat ganas.
Bahkan kepala pengawal saja di serang dalam satu kali gerakan langsung tumbang dan tidak sadarkan diri! Itu membuat orang-orang di sekitar sangat ketakutan.
"Kamu, kamu jangan mendekat!" Ucap tuan muda Luis, tatapan matanya langsung memerah saking takutnya kepala Hana.
Pandangan tuan muda keluarga Luis ini langsung berubah seketika, di awalnya pandangan mata itu sangat rakus seperti orang ingin menerkam langsung.
Tapi sekarang tatapan mata itu seperti memandang monster mengerikan! Jangankan bergairah, bahkan ingin melihat Hana saja dia sekarang tidak mau.
__ADS_1
Plak..!
"Inikah yang di maksud kejam?" Tanya Hana dengan tenang sambil menampar tuan muda Lusi sekali.
Hanya sekali tamparan, otak tuan muda itu langsung berdengung! Bibir yang tadinya sedikit bengkak kini langsung pecah dan berlumuran darah, bahkan dua giginya langsung terbang keluar.
Plaak..!
"Apa seperti ini?" Ucap Hana sekali lagi menampar dengan keras.
Kali ini tuan muda Luis langsung terkapar dan tidak sadarkan diri! Membuat Hana langsung mendengus kesal, karena dia awalnya ingin bersenang-senang dengan Alda namun rasa tenang ini di ganggu oleh dua orang tidak tahu malu.
Membuat Hana sangat marah sekarang, namun bagi Alda marahnya Hana sekarang malah terlihat lucu karena Alda beru pertama kali melihat Hana yang terlihat kekanak-kanakan, apa lagi wajahnya terlihat imut dan menggemaskan.
"Kamu, jangan mendekat! Aku tidak ingin gaun ini lagi, gaun ini bisa kamu ambil." Ucap nona muda keluarga Brone.
Dia melemparkan gaun yang tadi di rebut dari pramuniaga cantik toko itu, setelahnya langsung mundur ke sudut toko itu! Tubuhnya bergetar.
Bagaimana dia tidak takut setengah mati, orang yang selalu di jadikan sandaran sudah babak belur dan tidak sadarkan diri! Lalu apa kekuatan dia untuk melawan Hana.
"Hei, bukannya gaun itu memang awalnya adalah milik ku! Kamu yang membuat ini semua terjadi, membuat aku kesal saja." Keluh Hana, dia terus maju dan menampar beberapa kali nona muda keluarga Brone itu hingga wajahnya berantakan.
Hana tidak memukul begitu keras, dia hanya melampiaskan kekesalannya saja karena sudah menggangu kencan dia dengan Alda.
Setelah puas melampiaskan, Hana langsung mengambil gaun yang terjatuh di lantai dan menghampiri pramuniaga toko dan meminta untuk segera di proses.
Hana juga menyerahkan beberapa potong pakaian yang sudah di pilih sebelumnya! "Tolong di progres ya, suasana di sini sudah tidak enak." Ucap Hana.
"Baik no,nona muda!" Ucap pramuniaga cantik itu dengan tergagap, karena perlakuan Hana sangat berbeda 180° saat dia mengamuk.
"Gunakan ini untuk membayarnya!" Ucap Alda yang sejak tadi hanya diam memperhatikan suasana.
Orang-orang di sekitar juga ngeri melihat Alda, karena tadi dia juga bergerak menumbangkan dua orang dengan cepat.
Setelah semuanya beres, Alda dan Hana langsung meninggalkan toko pakaian khusus wanita itu seperti tidak terjadi apa-apa saja.
Orang-orang yang menonton itu semua hanya bisa terheran-heran, karena melihat pasangan muda itu begitu santai menghadapi kejadian besar ini.
\=
\=
Hari ini update 3 chapter, maklumi saja jika ceritanya sedikit kentang.
__ADS_1
...