
Chapter 122. BERBURU 2.
\=
Orang-orang kota Mako tidak mengerti bahwa malam ini ada pembantaian besar-besaran di dalam kota.
Mereka semua sedang menikmati tidur nyenyaknya di atas kasur! Apa lagi hujan lebat di campur petir menyambar, membuat tidak mereka semakin nyenyak enggan keluar dari selimut hangatnya.
Apa lagi bagi mereka yang berbagai kehangatan, ini seperti surga dunia yang tidak boleh di lewatkan! Sehingga meninggalkan pekerjaan yang selalu mereka geluti sepanjang hari.
Di kediaman keluarga Dorman.
Gerry masih duduk di ruang tengah berbicara dengan Lori Dorman apa yang akan mereka berdua rencana, termasuk menggulingkan Grup Brighton.
Menggulingkan Grup Brighton adalah keinginan Lori Dorman, karena keluarga Mananta Radcliffe bergabung dengan Grup Brighton secara menyeluruh ini membuat Grup Dorman merasa terancam.
Jadi sebelum musuh datang menyerang, dia berinisiatif menyerang lebih dulu.
Sedangkan pemimpin divisi 6 sedang mengerutkan keningnya, dia menerima banyak pesan darurat dari kelompok kalajengking merah yang tersebar luas.
Mereka semua meminta bantuan! Namun bagaimana dia bisa membantu sedangkan dia saja tidak tahu apa yang terjadi.
Dengan cepat dia menghampiri Gerry lalu berbisik di telinganya.
"Ketua, gawat! Semua orang dari kelompok kalajengking merah di serang dari segala sisi, mereka tidak bisa bertahan apa lagi orang-orang yang ada di distrik Timur dan Utara bisa di pastikan musnah!" Ucap pemimpin divisi 6.
Degg ..!
Gerry tertegun, meskipun orang-orang itu lemah namun jumlahnya sangat banyak hampir mencapai ribuan orang! Namun bagaimana mereka bisa di bantai hingga musnah.
Dia lupa, bahwa dirinya sendiri yang memerintahkan kepada mereka untuk menjadi kelompok-kelompok kecil dan mencari keberadaan kelompok Beruang Hitam.
Namun setelah mendengar berita seperti ini, seakan dia tidak memiliki kesalahan! Sehingga langsung terkejut.
"Bagaimana ini bisa terjadi, bukankah mereka hampir mencapai ribuan orang?" Tanya Gerry sangat penasaran.
"Bukankah ketua sendiri yang memberikan perintah agar mereka menjadi kelompok kecil dan mencari keberadaan kelompok Beruang Hitam!" Pemimpin divisi 6 langsung memberikan penjelasan sebelumnya dia sendiri yang memberikan instruksi.
__ADS_1
"Sial, ternyata aku salah perkiraan!" Keluh Gerry setelah tahu.
Dia sebenarnya menyesal, namun semua ini sudah terjadi! Mau di kirim Tim elit, sedangkan Tim elit dari kelompok satu sudah musnah juga.
Akhirnya Gerry hanya bisa mendesah pasrah! Dia seperti harimau ompong sekarang, dari segala sisi sudah di lumpuhkan kekuatan yang ada kini tersisa kekuatan finansial saja yaitu Grup Champion Ship.
Namun kekuatan finansial ini hanya bisa di kerahkan di dunia sekuler, sedangkan di bawah tanah seperti mafia perusahaan seperti itu tidak akan berguna.
Lori Dorman dan Reyes Dorman terus memperhatikan gerak-gerik dari ketua Gerry dan anak buahnya yang seperti sedang resah! Namun mereka tidak berani untuk bertanya.
Akhirnya keduanya hanya bisa diam melihat keduanya berdiskusi.
Baaammmm...!
Namun ketika keempat orang itu sedang berdiskusi di ruang tengah di halaman depan kediaman keluarga Dorman terdengar bunyi dentuman yang sangat keras.
Seketika orang-orang itu terkejut, Lori Dorman yang paling kaget, karena itu kediaman keluarganya.
"Apa yang terjadi?" Bentak Lori Dorman kepada pelayan rumahnya.
"Apa yang terjadi sebenarnya?" Lori Dorman kembali berteriak, kini suaranya sedikit gugup.
Akhirnya dengan cepat seorang pria paruh baya datang dengan mata yang terkejut! Orang itu adalah kepala pelayan rumah keluarga Dorman. Bisa di bilang orang kepercayaan Lori Dorman di rumah ini.
"Taun Dorman! Ada mobil besar mendobrak pagar rumah! Namun yang paling mengerikan para pengawal yang berjaga semua di kalahkan!" Ucap kepala pelayan rumah keluarga Dorman itu dengan wajah ketakutan.
Mendengar itu, Lori Dorman terkejut! Ketua Gerry dan pemimpin divisi 6 juga saling pandang satu sama lain.
"Sial, siapa mereka berani-beraninya menerobos keluar Dorman di tengah malam seperti ini!" Bentak Lori Dorman terlihat sangat murka.
Tanpa memperdulikan apapun lagi, dia langsung berjalan ke arah depan kediaman.
Ketua Gerry dan pemimpin divisi 6, lalu berbisik anggotanya yang ada di ruang sebelah langsung mengikuti mereka ke depan kediaman.
Halaman depan kediaman keluarga Dorman.
Kini sudah ada mobil off-road yang terparkir tidak jauh dari gerbang utama kediaman keluarga Dorman, mobil itu terlihat rusak parah di bagian depan! Karena menabrak pagar rumah yang benar-benar kokoh.
__ADS_1
Namun yang paling mengerikan adalah, berdiri 4 orang dua laki-laki dan dua wanita sedangkan di sekeliling mereka pengawal keluarga Dorman yang di sewa mahal terkapar di sekitar mereka.
Hissss...!
Beberapa pelayan rumah keluarga Dorman yang ikut penasaran dan menonton langsung terkejut dan menggigil! Di tambah udara malam ini sangat dingin, meskipun hujan sudah tidak begitu deras.
"Siapa kalian, sebenarnya?" Ucap Lori Dorman dengan tidak sadar mundur 2 langkah.
Dion menengok ke arah sumber suara, namun setelah melihat ada Gerry di rombongan itu senyum menyeringai langsung tersungging di wajahnya dingin Dion.
Ini benar-benar berburu yang sebenarnya, meskipun tidak di sengaja namun menemukan mangsa yang sudah di targetkan.
Alda juga merasa heran, karena dia tidak berharap seperti ini! Hanya berpikir secara asal bahwa orang itu pasti akan bersama namun tidak semudah ini menemukan mereka.
"Ayah, ayah mereka orangnya! Mereka orang yang menyerang ku hingga seperti ini!" Ucap Reyes Dorman dengan histeris.
Tadi Reyes Dorman hanya menyusul secara asal, karena orang semua keluar dia akhirnya ikut! Namun tidak menyangka bahwa orang yang memukuli dirinya akan berada di sini.
Sehingga dia langsung menjerit dengan histeris, agar semua orang tahu dan segera menangkap bedebah itu untuk di hajar agar dia bisa menghilangkan dendam ini.
Namun pemikiran Reyes Dorman terlalu tinggi! Bagaimana mereka menangkap 4 orang itu, sedangkan 30 pengawal yang di sewa keluarga Dorman sudah terkapar di halaman entah mati atau hanya tidak sadarkan diri.
"Oh ternyata kalian berkumpul di sini? Ternyata kehendak langit tidak mempersulit kami!" Ucap Dion dengan senyum meremehkan.
Dia melihat Gerry seperti sudah melihat mayat, sedangkan yang lainnya Dion tidak menganggap sama sekali! Dia melihat itu seperti semut belaka.
Gerry melihat Dion sangat terkejut, karena wajah Dion hampir sama persis dengan Luis Narendra saat muda dulu! Sehingga sekarang tubuh dia langsung bergetar hebat.
Akhirnya Gerry tahu bahwa kebangkitan dari kelompok Beruang Hitam itu benar-benar nyata setelah melihat Dion.
"Kamu, kamu apa kamu anak dari Luis Narendra?" Tanya Gerry dengan tergagap karena saking terkejutnya.
Melihat Gerry seperti mengenal salah satu dari mereka, Lori Dorman dan anaknya melihat itu menjadi bingung.
Pemimpin divisi 6 juga sedikit terkejut, karena dia juga tidak menyangka akan ada hal seperti ini! Dia bergabung dengan kelompok kalajengking merah sudah lama sehingga tahu semua tentang Luis Narendra dan ketuanya Gerry.
\=
__ADS_1
...