
Chapter 167. PENGARUH KELOMPOK BERUANG HITAM.
\=
"Aku tidak menyangka, pemuda itu sangat kuat! Bahkan gerakan cepat dan pukulan mengerikan seperti itu bisa di tahan." Ucap tuan muda yang tadi duduk barang di meja judi bersama Tama.
"Apa kamu tahu, dia tuan muda dari keluarga mana? Bagiamana bisa begitu hebat?" Yang lainnya bertanya ingin tahu.
Sedangkan beberapa wanita sudah langsung jatuh cinta pada Tama! Karena sudah kaya ganteng dan hebat dalam bertarung, ini adalah impian para wanita di sejagat raya.
Alda melihat itu seperti sudah langsung tahu, bahwa kekuatan Tama tidak selemah itu! Sehingga Alda sudah memutuskan mereka semua akan kalah oleh Tama.
"Paman, kamu lumayan kuat! Aku sangat menikmati pertarungan ini!" Ucap Tama senang.
Padahal mereka baru melakukan adu pukulan sekali! Namun Tama yakin bahwa orang itu sudah mencapai batasnya.
"Bocah, kamu cukup hebat!" Ucap tetua ke 5 organisasi gelap, dengan wajah yang sangat merah padam.
Karena darah dirinya saat ini bergejolak hingga ke kepala! Karena mengeluarkan kekuatan yang begitu besar di tambah ada kekuatan titi balik yang menerpa sehingga langsung seperti sekarang.
"Huff, huff..!" Tetua ke 5 mengatur nafasnya dengan cepat! Dia takut selagi dia tidak siap Tama menyerang tiba-tiba.
"Sekarang giliran ku..!" Ucap Tama.
Woosss..!
Tama melanggar dengan ringan dan cepat! Dia lemah memukul ke arah kepala tetua ke 5, dengan cepat tetua ke 5 langsung memblokir pukulan itu dengan kedua tangannya.
Namun itu hanya tipuan belaka dari Tama! Pukulan sebenarnya itu ada di tangan kirinya yang di arahkan ke dagu.
Kraakkk..!
Tap..Tap..Tap..!
Pukulan kiri Tama mengenai dagu tetua ke 5 organisasi gelap dengan telak! Tetua ke 5 mundur tiga langkah jauhnya lalu memuntahkan darah dari mulutnya, beserta beberapa gigi yang patah ikut keluar.
"Bufff..!"
Rahang itu terlihat bengkok! Wajah yang tadinya sudah seram kini semakin seram karena bengkok seperti itu.
"Tetua...?" Dua bahwa dari tetua ke 5 organisasi gelap langsung terlihat panik.
Ingin maju, namun kekuatan yang dia punya sangat kecil! Jangankan untuk melawan Tama yang bisa mengalahkan tetua ke 5 dalam sekali gerakan, melawan orang lain yang jauh lebih lemah dari Tama sama dia pasti kesulitan.
"Kamu sebenarnya siapa?" Ucap tetua ke 5 tidak jelas.
Woosss..!
__ADS_1
Tama bergerak kembali, langsung muncul di hadapan tetua ke 5 organisasi gelap itu.
"Simpan ucapan tidak jelas mu pak tua!" Ucap Tama.
Baaammmm..!
Tendangan yang sangat kuat, menghantam perut tetua ke 5 organisasi gelap! Hingga terlempar sampai hampir ke pintu keluar lantai dua.
"Eehhkkk..!" Keluh tetua ke 5, dia langsung meringkuk seperti udang rebus.
Kraakkk.!
Kraakkk..!
Tama langsung mematahkan, dua kaki tetua ke 5 organisasi gelap! Akhirnya orang tua itu tidak sadarkan diri.
Melihat itu, dua orang itu langsung jatuh! Setelah itu langsung ngesot ke belakang saking takutnya kepala Tama.
Braakk.. Braakk..!
Tama menendang dengan cara memutar dua kali! Gerakan itu sangat indah dan mempesona.
"Hadeh, masih saja ada waktu untuk bergaya!" Keluh Alda, melihat pertarungan singkat itu.
Selama Tama menyerang hanya dalam hitungan menit! Dia sudah mengalahkan tetua ke 5 organisasi gelap dan dua anak buahnya.
"Kalian, bagaimana ada di sini?" Ucap Alda setelah melihat beberapa orang itu.
4 orang yang datang langsung melihat ke arah orang yang berbicara! Namun setelah melihat Alda dia langsung terkejut.
"Tuan Alda, ternyata anda!" Ucap salah satu dari mereka.
Alda jelas kenal! Mereka biasa bertugas di kantor utama Grup Brighton, namun setelah itu berbeda orang sedikit di pangkas dan pindah tugas.
Empat orang itu langsung mendatangi Alda! Dia memberi hormat dengan sedikit membungkuk.
"Tuan Alda, aku menerima kabar bahwa ada orang menerobos ke Kasino ini! Sehingga kami di berikan tugas untuk membereskan ini!" Ucap orang yang tadi juga.
Alda heran, kenapa kelompok Beruang Hitam yang menerima kabar! Setelah itu dia tahu bahwa gedung Kasino ini dulunya milik kelompok kalajengking merah.
"Baiklah, aku mengerti sekarang! Bereskan ini tapi ingat jangan sampai kejadian ini bocor keluar!" Ucap Alda kepada orang itu.
"Baik tuan Alda!" Jawabannya dengan cepat.
Alda mengeluarkan ponselnya, setelah itu hanya sebentar dia langsung memasukkan ponsel itu ke saku kembali.
"Tama kita pergi sekarang...!" Ucap Alda setelah dekat dengan Tama.
__ADS_1
"Apa mau bertarung lagi?" Tama langsung bertanya, dia ingin tahu.
"Entah, ikut saja!" Jawab Alda, dia juga langsung memberikan isyarat kepada Hana dan Hani agar mengikuti mereka.
Dengan cepat, Alda langsung pergi! Dia tidak memperdulikan lagi taruhan maupun yang yang sudah di tukar cip, setelah tahu Kasino ini milik kelompok Beruang Hitam sekarang.
Lantai dua itu hening setelah Alda, Tama, Hana dan Hani pergi! Mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, karena ini begitu cepat sehingga orang yang tidak tahu apa-apa hanya bisa terbengong saja.
Yang mereka tahu, organisasi gelap mencari Alda! Setelah itu hanya butuh satu menit lebih kedua orang bertarung dan selesai, sehingga mereka tidak tahu.
Empat orang Kelompok Beruang Hitam, langsung bergerak cepat! Setelah itu dalam beberapa menit banyak orang yang datang untuk mengamankan situasi, lalu tiga orang itu langsung di bawa pergi.
Orang-orang yang melihat semua kejadian di lantai 2 hanya mengikuti instruksi orang-orang itu! Karena mereka bilang adalah pihak dari gedung Kasino itu.
Sehingga hanya bisa mengikuti perintahnya! Di tambah mereka juga bilang bahwa kelompok Beruang Hitam adalah pemegang keamanan di jalan Niseng sekarang jadi memiliki wewenang! Mereka di perintahkan untuk tutup mulut tentang kejadian ini, dengan cara menandatangi kontrak.
Setelah satu jam berlalu! Masalah di gedung Kasino beres, malah langsung berjalan seperti biasanya seperti tidak terjadi insiden apapun.
Pengaruh kelompok Beruang Hitam di jalan Niseng cukup kuat dalam beberapa minggu ini! Apa lagi setelah kabar bahwa kelompok Beruang Hitam langsung memusnahkan kelompok kalajengking merah dan beberapa kelompok kecil lainnya! Sehingga nama itu sekarang cukup besar.
*
Alda sudah naik mobil bersama yang lainnya.
"Alda kita mau ke mana?" Tama penasaran.
"Kita akan menemui Dion! Ada sesuatu yang harus di bicarakan." Jelas Alda kepada Tama.
"Sial, aku kira akan bertarung lagi!" Ucap Tama sedikit kurang berminat, jika tahu seperti ini dia akan tinggal di kasino saja.
"Jika kamu ingin bertarung, nanti akan ku buat tangan dan kaki mu patah!" Ucap Alda sedikit mengancam.
"Tidak, Alda! Kenapa sekarang kamu begitu serius?" Tama akhirnya hanya bisa menjawab dengan lirih.
"Memang ini sedang serius!" Tandas Alda, namun setelahnya dia tidak berbicara lagi.
Hana yang melihat Alda sangat serius dan seperti tidak main-main! Dia sedikit ketakutan, begitu juga Hani dia melihat Alda dari waktu ke waktu, namun Hana diam.
Mobil yang di naiki dan di kemudikan oleh Alda menderu di jalan kota Mako! Dia sudah tahu posisi Dion sekarang setelah di berikan alamatnya oleh Dion.
Melihat Alda serius! Tama juga langsung tahu, dia sudah mengalahkan sifat yang seenaknya sendiri tadi.
"Alda, apa ini tentang organisasi gelap tadi?" Tanya Tama.
"Ya, mereka sudah bergerak!" Ucap Alda menatap lurus.
\=
__ADS_1
...