Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
080 HADIAH DARI TAMA


__ADS_3

Chapter 080. HADIAH DARI TAMA.


\=


Semua orang yang ada di ruang rapat langsung terdiam, setelah melihat Alda menerima panggilan telfon.


Karena menurut mereka panggilan telfon itu pasti penting, sehingga mereka tidak ingin membuat obrolan keduanya terganggu!.


"Sudah, Tim kami sengaja membuat ini lebih lama agar perangkat lunak ini bisa di gunakan lebih baik." Jawab Tama di sebrang sana dengan semangat setelah di tanya oleh Alda.


"Bagu lah jika sudah jadi!" Ucap Alda cukup lega.


"Ini aku anggap sebagai hadiah dari aku untuk kalian!" Lanjut Tama berucap.


Hadiah dari Tama, karena Tama anggap Alda dan Dion adalah sahabat dari perguruan terpencil! Sehingga dia ingin membantu keduanya, meskipun dia tidak tahu apa-apa tentang keadaan kedua orang itu.


Namun dia tidak bertanya, karena Tama yakin bahwa keduanya pasti bisa menghadapi masalah dengan kekuatan mereka.


"Sepertinya jika kamu berkata seperti itu, nampaknya alat ini sangat mumpuni dalam kemampuannya?" Alda juga penasaran, karena apa yang dia minta sebelumnya Tama anggap sebagai hadiah.


Berarti barang ini akan sangat bagus, jika tidak maka Tama tidak akan menganggapnya.


"Jangan salah, program ini langsung terhubung dengan jaringan multinasional bahkan sulit untuk di lacak! Apa kamu anggap itu masih biasa?" Tanya Tama dengan sedikit nada tinggi.


"Baiklah, aku percaya dengan sahabat tertua kita!" Jawab Alda dengan senyum lebar.


Orang-orang di sekitar mereka saling pandang, karena tidak begitu mendengar percakapan kedua orang di telfon.


Namun Dion yang duduk di samping Alda dan memiliki pendengaran bagus langsung tertegun, karena dia yakin bahwa dengan ucapan Tama itu hadiah yang dia maksud pasti sangat bagus.


Setelah itu, Alda langsung mematikan ponselnya! Setelah pembicaraan selesai.


"Berikan aku laptop! Aku ingin melihat seberapa bagus hadiah dari Tama itu?" Ucap Alda kepada orang di kantor.

__ADS_1


Setelah itu ada seseorang yang baru bergabung dengan kelompok mereka langsung memberikan laptop perusahaan .


Alda membuka beberapa file yang sudah di kirim melalui perangkat perusahaan, setelah itu dia langsung menginstal aplikasi itu.


Dengan kecepatan yang tinggi program penginstalan selesai! Alda langsung membukanya dia memasukkan user dan password yang sudah di berikan oleh Tama.


Setelah masuk, banyak tulisan yang tercantum! Di sana tertera beberapa informasi yang sedang bergerak di kota Mako.


"Ini luar biasa! Semua pergerakan data di kota Mako langsung terdeteksi dengan perangkat lunak ini!" Ucap Alda.


Dion yang ada di samping Alda, melihat dari tadi dia juga sangat serius! Meskipun dia tidak begitu paham namun dia sedikit mengerti, jika di pelajari maka Dion akan cepat paham.


"Kak Rizal, coba anda lihat ini!" Ucap Alda kepada Rizal yang duduk di seberangnya.


Rizal dengan cepat langsung melangkah dan berdiri di belakang Alda, dia juga sedari tadi sudah penasaran! Setelah melihat dia langsung paham bahwa itu adalah pergerakan data dari semua perusahaan yang ada di kota Mako.


Menurut Rizal, ini tindakan ilegal! Namun setelah dia sadar bahwa kota Mako memang berisi banyak mafia dan tindakan ilegal dia langsung sadar.


Setelahnya dia langsung tersenyum, jika seperti ini maka menjatuhkan Champion Ship akan cukup mudah hanya menunggu waktu saja.


"Ya sudah tau! Tuan Alda, aku sekarang paham bahwa menjatuhkan mereka bukan hal mustahil!" Jawab Rizal, bagaimana dia tidak percaya diri! Semua transaksi mereka seperti sudah di bobol olehnya sehingga dia tahu dengan jelas apa yang kelompok itu rencanakan.


Rizal kagum dengan perangkat lunak yang di miliki oleh tuan Alda, meskipun ini hanya sebuah informasi belaka tanpa bisa memblokir, namun sebuah informasi bisa sangat berguna bila dalam keadaan perang bisnis maupun perang sesungguhnya.


Paman Jo juga melihatnya, lalu dia langsung mengintruksikan apa yang harus orang-orangnya lakukan setelah ini.


Rapat ini cukup lama setelah adanya perangkat lunak dari Tama, karena mereka tahu gerakan apa yang akan membuat lawan kualahan.


Sehingga banyak rencana yang mereka susun di dalam rapat ini! Termasuk pencegahan dari kelompok kalajengking merah yang sudah bergerak.


Mereka juga tahu, selama beberapa hari ini kelompok informasi dari tim divisi 6 terus mencari informasi tentang kejadian kebakaran gudang narkoba milik mereka beberapa hari lalu, namun mereka hanya menemukan sedikit petunjuk.


Sehingga Alda langsung terkagum dengan perangkat lunak milik Tama ini, dia penasaran tim mana yang bisa membuat perangkat lunak seperti ini.

__ADS_1


*


Sore hari tiba di kota Mako.


Alda dan Dion sedang berjalan di pusat kota Mako, mereka pergi bersama untuk menjelajah kota Mako lebih dalam, sedangkan di sisi belakang jauhnya ada Hana dan Hani yang mengikuti mereka! Ini agar keempatnya tidak seperti sedang berkelompok karena akan mengundang kecurigaan orang-orang kalajengking merah.


Sudah beberapa hari ini, banyak kelompok kalajengking merah berkeliaran untuk memantau kota Mako! Dengan anggota ribuan orang jadi pergerakan mereka sangat terorganisir, tidak ada yang tahu mana anggota kelompok itu sana masyarakat biasa.


Sehingga Alda dan Dion ingin bergerak dengan mengelabui mereka dengan tidak terlalu mencolok! Bisa di bilang keempatnya adalah orang-orang baru di kota Mako sehingga tidak akan di curigai.


Di tambah dengan aksen mereka yang berbicara sedikit berbeda, sehingga orang-orang akan menganggapnya sebagai turis biasa.


Alda tertarik setelah melihat restoran hot pot! Setelah sampai di restoran Dragon Hot Pot dia tanpa basa basi langsung masuk.


Restoran ini sangat besar menurut Alda, karena bisa menampung puluhan orang makan sekaligus! Setelah melihat tempat duduk yang kosong dekat dengan jendela, keduanya duduk.


"Kenapa kita harus makan di sini?" Ucap Dion penasaran.


"Hanya ingin saja, aku sudah lama tidak makan makanan seperti ini lagi!" Ucap Alda jujur, dia tidak merencanakan sebelumnya hanya merasa ingin makan di restoran seperti ini.


Di meja yang jauh dari Alda dan Dion, Hana dan Hani juga duduk dengan tenang! Sambil membaca menu yang di sediakan di restoran Dragon Hot Pot.


Alda juga melihat-lihat menu di sana, Dion santai sambil memejamkan matanya! Dia serahkan kepada Alda tentang pemesanan makanan.


"Dion, apa itu kamu?" Ucap seorang wanita cantik yang berjalan dari luar.


Wanita ini sangat cantik, dengan di temani beberapa wanita cantik lainnya dan pria muda yang seumuran dengan Dion.


Dion yang memejamkan matanya perlahan membuka matanya, dia ingin melihat siapa orang yang mengenal dia! Karena sudah berbeda hari pulang ke kota Mako ini namun orang-orang di kota ini tidak ada yang kenal dirinya.


Setelah melihat empat wanita dan tiga pria, Dion memperhatikan mereka semua! Namun dia cukup kenal dengan orang yang memanggilnya.


"Luna, ternyata kamu?" Ucap Dion masih terkejut.

__ADS_1


\=


...


__ADS_2