Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
110 KEMBALI BERAKSI 2


__ADS_3

Chapter 110. KEMBALI BERAKSI 2.


\=


Jaka ketakutan saat dia tahu bahwa dia melakukan kesalahan, namun saat dia mengingat bahwa dia menjual Informasi itu kepada kelompok kalajengking merah.


Jaka langsung merasa tenang, dia yang tadinya merasa takut kini langsung berani! Meskipun di depannya ada 10 orang yang seperti memiliki tubuh terlatih.


"Apa kamu tahu, aku di lindungi oleh siapa?" Tanya Jaka dengan tatapan tajam.


Seketika wajah yang tadi di tampar merasakan sakit, akhirnya dia langsung merasa emosi. Sudah di ganggu sedang bersenang-senang kemudian di tampar membunuh Jaka sangat marah.


"Memangnya siapa?" Tanya pemimpin yang memiliki wajah tirus.


"Aku di lindungi oleh kelompok kalajengking merah, jangan harap kamu bisa lolos setelah membuat aku seperti ini!" Ucap Jaka dengan kejam.


Sambil berbicara dia sambil mengeluarkan ponselnya, dengan cepat dia menghubungi kelompok kalajengking merah yang saat itu mendatanginya.


Dengan cepat telpon tersambung.


"Halo tuan, aku Jaka aku di Club Mako Menara! Ada sekelompok orang yang menyerbu gara-gara informasi yang aku berikan, tolong aku tuan....!" Jaka berucap dengan cepat, dia menjelaskan apa yang di alami dengan singkat.


Setelah telpon di matikan, tatapan dia langsung merendahkan! Dia menyeringai dengan tajam.


"Apa kamu sekarang takut? Aku sudah memanggil kelompok kalajengking merah! He-he-he..." Ucap Jaka kembali sambil menatap 10 orang yang berdiri di ruang pribadi.


"Wah, sepertinya akan seru!" Jawab seseorang dari kelompok Beruang Hitam.


"Biarkan dia merasa sakit dulu sebelum kita meladeni kelompok kalajengking merah bajingan itu!" Yang lainnya menimpali.


"Kamu benar...!" Pemimpin kelompok itu langsung setuju.


Baammm...!


"Aaaahhhh...!" Jeka menjerit karena tubuhnya di tendang dengan keras.


Dia merasakan bahwa bahunya seperti langsung terkilir setelah menerima tendangan ganas itu, keringat dingin mengalir keluar dari dahinya.


"Kamu berani..?" Tanya Jaka dengan pandangan tidak percaya.


Biasanya orang yang mendengar akan berurusan dengan kelompok kalajengking merah, mereka semua akan ketakutan dan mudur namun sekarang orang-orang ini malah menggila.

__ADS_1


Ini adalah reaksi sebaliknya yang di inginkan Jaka, dia ingin 10 orang ini langsung berlutut dan meminta maaf lalu mengapa dirinya beberapa kali.


Akan tetapi, mereka malah lebih agresif dalam menyerang ini membuat pikiran Jaka kembali takut.


"Apanya yang tidak berani, jika mereka datang tinggal datang!" Jawab ketua kelompok itu dengan ganas.


Dia maju kembali, kalau mengangkat kakinya tinggi-tinggi dengan kekuatan yang dia miliki langsung menginjak tulang lutut Jaka.


Kraakkk..!


Karena sepatu but yang keras membuat injakan di lutut Jaka semakin sempurna! Apa lagi lutut adalah tulang rawan di bagian kaki.


Sehingga setelah di injak langsung patah tidak berbentuk! Jeritan Jaka melengking di ruang pribadi itu.


Pemimpin kelompok itu langsung menengok ke belakang, dia menatap pada temannya.


"Tunggu mereka di luar!" Ucap pemimpin kelompok dengan singkat.


Semuanya langsung bergegas keluar, karena yang dia inginkan adalah orang-orang dari kelompok kalajengking merah! Sedangkan Jaka hanya di butuhkan untuk memanggil mereka.


Setelah mematahkan kakinya, pemimpin itu kembali menyerang Jaka dengan menendang wajah Jaka! Seketika Jaka seperti di tabrak motor yang melaju kencang.


Botol anggur berserakan di mana-mana, sofa yang tadinya di tempatkan dengan rapi kini tidak beraturan.


Semua orang dari kelompok Beruang Hitam keluar, dia menunggu di lantai bawah! Lantai utama Club malam Menara.


Lantai utama Club malam Menara yang biasanya berisik kini hening, karena sebelum semuanya masuk langsung memperingatkan untuk membuat Club tenang.


Kelompok Beruang Hitam memang tidak ingin menggangu operasional Club! Sehingga dia hanya menghentikan sebentar.


Hanya butuh waktu sebentar, 20 orang dari kelompok kalajengking merah datang dengan arogan! Karena sudah mendominasi di kota Mako sangat lama sehingga mereka begitu arogan.


Baammm..!


Pintu Club' di tendang dengan sangat kuat, sehingga langsung terbuka! 20 orang masuk dengan penampilan yang mengesankan.


Kancing kemeja merah di buka dengan lebar! Memperlihatkan berbagai bentuk tato yang megah.


Tampang mereka ganas, meskipun tubuh mereka tidak sesuai! Banyak yang tinggi cungkring karena pengaruh obat-obatan dari kelompok kalajengking merah sendiri.


Yang termasuk salah satu pengedar narkoba te besaran di kota Mako! Sehingga anak buah mereka juga banyak yang menggunakan obat itu.

__ADS_1


Orang-orang yang datang ke Club malam langsung menyingkir ke sudut ruangan! Kini 20 orang berhadapan dengan 10 orang.


Dua kelompok akan bertempur, pandangan orang-orang dari kelompok Beruang Hitam langsung kembali terbayang 10 tahun lalu, dulu mereka masih sangat muda meskipun sekarang sudah cukup tua namun semangat mereka belum luntur karena di dasari dengan balas dendam yang mendalam.


Namun uang sekarang mereka hadapi bukanlah orang-orang dari kelompok kalajengking merah dulu, melainkan anak-anak ingusan yang hanya mengandalkan nama kelompok.


"Siapa yang berani menyerang tuan Jaka?" Bentak salah satu dari mereka.


Tatapan orang itu liar, meskipun tubuhnya kerempeng namun bisa menindas orang-orang bias! Sedangkan bagi 10 orang di hadapannya itu seperti anak SD yang membentak orang dewasa.


"Orang yang kamu maksud sudah lumpuh di ruangan atas sana!" Pemimpin kelompok Beruang Hitam menunjuk ke atas di lantai 2 di mana Jaka terkapar.


Orang-orang arogan ini sangat marah karena begitu di remehkan! Mereka datang dengan perintah dari divisi 6 untuk mengurus orang di Club malam Menara.


Mereka pikir setelah 20 orang datang, orang-orang itu akan ketakutan dan berlutut! Namun malah mata mereka tidak berkedip sama sekali setelah kelompok kalajengking merah datang, ini membuat orang dari kelompok kalajengking merah heran.


"Bedebah, habisi mereka semua!" Teriak orang yang tadi bertanya dari kelompok kalajengking merah.


Baru saja dia berteriak untuk menyerang! 10 orang di depannya malah maju lebih dulu dengan serangan tinju besar mereka yang mengarah ke 20 orang.


Baammm..!


Buuuk..!


Kraakkk..!


Sura pukulan, tendangan pelintiran hingga membuat lengan musuh patah! Kelompok kalajengking merah yang jumlahnya 20 orang sekarang seperti terkepung oleh 10 orang dari kelompok Beruang Hitam.


Karena 10 orang itu sudah di latih oleh Doni beberapa minggu ini dengan sangat keras! Apa lagi duluan mereka sering bekerja kasar dari pekerja proyek maupun kuli panggul.


Sehingga melawan anak-anak manja yang hanya menggertak dengan nama kelompok yang besar tidak ada apa-apanya! Hanya dengan beberapa pukulan mereka langsung kalah telak.


Hanya butuh waktu 10 menit, kini orang-orang dari kelompok kalajengking merah mengerang kesakitan! Tulang tangan dan kaki mereka patah.


Kini meskipun mereka hidup sudah tidak berguna! Apa lagi berlagak menjadi preman jalanan, sedangkan untuk berjalan saja mereka tidak bisa.


20 orang itu kedepannya hanya menjalani sisa hidupnya di kursi roda.


\=


...

__ADS_1


__ADS_2