Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
146 UNDANGAN MAKAN KELUARGA RADCLIFFE


__ADS_3

Chapter 146. UNDANGAN MAKAN KELUARGA RADCLIFFE.


\=


Setelah semuanya duduk di ruang tengah, ponsel Alda berdering! Dengan cepat Alda melihat dan menjawab panggilan itu.


"Tuan Alda, bagiamana kabar tuan sekarang?" Ucap Daniel Radcliffe di sebrang sana.


"Ya, baik..!" Jawab Alda singkat.


Daniel Radcliffe menelepon karena di perintahkan oleh ayahnya, sebenarnya dia takut Alda sedang sibuk karena dia tahu menaklukkan dua Grup besar sekaligus pasti sangat sibuk.


Namun sebenarnya Alda sangat santai, karena semua urusan di lakukan oleh Jhonatan Brighton dan Rizal! Alda dan Dion hanya sebagai pengawas dan pendukung saja.


"Apa tuan Alda sekarang sangat sibuk?" Tanya Daniel Radcliffe kembali.


"Tidak, apa ada keperluan penting?" Tanya Alda karena ingin segera tahu apa yang akan Daniel Radcliffe inginkan.


"Benarkah tidak sibuk? Kebetulan! Ayah saya ingin mengundang tuan Alda makan malam bersama, apakah tuan Alda bisa?" Tanya Daniel Radcliffe dengan hati-hati.


Dia sekarang sudah tahu kekuatan Alda yang sebenarnya! Sehingga tidak sesanti sebelumnya saat berbicara dengan Alda.


"Makan malam?" Tanya Alda.


Namun setelah dia mengingat Tama akan membuka perusahaan, akhirnya dia berpikir ulang agar Tama bisa bergaul juga dengan orang-orang dari kota Mako ini.


Meskipun Grup Brighton sudah besar, namun bila ada dukungan keluarga lainnya itu lebih bagus.


"Ya, makan malam! Apa tuan Alda biasa?" Pertanyaan Daniel Radcliffe terdengar sangat berharga Alda mau.


"Boleh, tapi aku akan mengajak teman-teman ku! Semoga tuan muda Daniel dan tuan Radcliffe tidak keberatan!" Ucap Alda.


Yang lainnya hanya diam saja sambil melihat ke arah Alda yang sedang berbincang dengan orang lain lewat telepon.


"Baik, itu tidak masalah! Nanti alamat aku kirim ke tuan Alda dengan segera! Tidak-tidak akan ku suruh orang untuk menjemput langsung taun alda dan yang lainnya." Daniel Radcliffe langsung membetulkan perkataan sebelumnya.


"Tidak perlu, aku bisa ke sana sendiri! Kirimkan saja alamatnya dan waktu pelaksanaannya." Ucap Alda setelah itu sambungnya telepon mereka putus.


Semua orang melihat ke arah Alda, menunggu Alda berbicara! Akhirnya Alda hanya bisa tersenyum kecil.


"Daniel Radcliffe dan ayahnya mengajak kita makan malam! Kalian semua harus ikut." Ucap Alda kepada semuanya.


"Kami juga?" Tanya Hana, yang di maksud kami adalah dia dan adiknya.


"Ya, kalian juga!" Jawab Alda.

__ADS_1


"Baiklah...!" Jawab Hana.


"Ceritakan bagiamana detail tentang pendirian perusahaan yang di maksud kakek mu!" Ucap Alda kepada Tama.


"Sial, apa secepat itu? Seharusnya kita bersenang-senang dulu karena berkumpul kembali." Tama seperti tidak setuju bila langsung bekerja.


Karena menurut dia ini adalah reuni dia setelah pulang ke rumah keluarga besarnya! Sehingga tidak ingin langsung di hadapkan dengan hal serius.


"Sebaiknya langsung bekerja, karena lebih cepat lebih baik!" Jawab Alda menekan.


Akhirnya, Tama hanya bisa mendesah! Sehingga dia langsung menceritakan apa rencana dari keluarga Aditya.


*


Akhirnya malam hari tiba.


Kini Alda, Dion, Tama dan Hana maupun Hani sudah berdiri di lobi Hotel Permata! Mereka di sini karena alamat yang di berikan oleh Daniel Radcliffe adalah Hotel Permata ini.


"Nona di bisa beritahu kami di mana ruang kaisar?" Tanya Alda kepada resepsionis Hotel Permata.


"Boleh tahu dengan siapa saya berbicara?" Tanya resepsionis Hotel Permata itu dengan senyum dan begitu ramah.


Karena dia sudah di beritahu oleh manager umum Hotel Permata, jika ada yang bertanya tentang ruangan kaisar maka tanyakan siapa orangnya, jika itu Alda dan teman-temannya! Harus layani mereka dengan sangat baik.


"Oh tuan Alda! Silahkan ikuti saya tuan." Ucap wanita cantik resepsionis Hotel Permata itu.


Setelah itu, dia langsung menghubungi manager lobi melalui interkom di Hotel Permata itu.


Setelah masuk ke dalam Hotel, ada wanita yang sangat anggun dan mengenakan seragam yang sangat proporsional dan begitu pas dengan tubuhnya, menghampiri mereka.


Akhirnya wanita resepsionis Hotel Permata langsung kembali ke tempatnya! Untuk mengantarkan mereka di gantikan oleh manager lobi Hotel Permata itu.


Setelah hampir sampai di ruang kaisar, lalu semua masuk ke dalam ruangan. Ada beberapa pasangan mata yang melihat Alda dan yang lainnya masuk.


Mata itu langsung memancarkan kebencian dan dendam yang sangat mendalam! Hingga suara gertakan giginya terdengar di koridor di sana.


Alda dan yang lainnya kini sudah masuk ke dalam ruang kaisar! Ruangan ini adalah ruangan pribadi untuk melakukan pesta besar kelas mewah.


Karena ukuran dari ruangan itu, hampir 100 meter persegi! Bahkan bisa di bilang ini sebagai aula besar.


Di dalamnya di dekorasi dengan sangat mewah! Ada meja makan besar di sana, ada juga mini bar dengan berbagai minuman bahkan ada pemandangan keluar dengan kaca yang sangat tinggi, dari lantai hingga ke langit-langit ruangan itu.


Sofa kulit sangat tebal terlihat begitu empuk! Bisa di bilang ini adalah ruangan kelas mewah.


"Tuan tunggu sebentar, tuan Radcliffe dan tuan muda belum datang!" Ucap manager lobi itu dengan sangat sopan.

__ADS_1


Setelah berucap demikian, dia menuangkan teh yang sangat sepesial di Hotel Permata itu.


Namun tidak membutuhkan waktu lama, ayah dan anak dari keluarga Radcliffe masuk dengan tergesa-gesa.


"Tuan Alda, maaf saya terlambat!" Ucap Daniel Radcliffe dengan canggung.


"Tidak, ini belum terlambat! Justru kita yang datang terlalu cepat." Ucap Alda dengan senyum.


"Tuan Radcliffe...!" Ucap manager lobi dengan sang hormat.


"Siapkan apa yang sudah di rencanakan!" Ucap Mananta Radcliffe setelah duduk di samping anaknya.


"Tuan Radcliffe, kita akhirnya bertemu lagi." Ucap Alda sambil menjabat tangan Mananta Radcliffe.


"Benar, Tuan Alda tidak perlu sungkan!" Jawab Mananta Radcliffe.


Dia menyalami ke semuanya! Namun tatapan dia berhenti pada Tama, karena dia belum pernah melihat Tama sebelumnya, namun untuk Dion, Hana dan Hani sudah pernah mendengar tentang mereka.


"Saya Tama, teman dari Alda dan Dion!" Ucap Tama setelah saling berjabat tangan dengan Mananta dan Daniel Radcliffe.


Mereka semua saling mengobrol, hingga akhirnya hidangan mewah di sediakan oleh koki dan pelayan Hotel Permata, setelah hidangan siap mereka akhirnya menyantap makanan yang sudah di sediakan sambil berbincang ringan.


Baammm....!


Baru saja acara makan di mulai! Bahkan baru beberapa suap karena acara makan ini sambil berbincang ringan, namun suar keras seperti ledakan bom terdengar.


Pintu ruang yang besar itu di tendang hingga terbuka lebar! Dengan cepat beberapa orang masuk dengan agresif, di pimpin oleh seseorang yang berambut botak dan badan sangat besar.


Bahkan tingginya, mencapai 2 meter! Ini membuat orang itu seperti raksasa yang keluar dari gua yang kecil.


"Siapa di antara kalian yang bernama Alda?" Bentak orang botak itu, suaranya menggelegar sangat keras di ruangan kaisar itu.


Alda mengerutkan keningnya, sedangkan Mananta Radcliffe dan Daniel Radcliffe terkejut! Karena ganggu ini membuat citra dia sebagai tuan rumah hancur.


Yang lainnya memandang ini dengan santai, meskipun melihat puluhan orang yang masuk dengan sangat agresif.


"Saya Alda, apa keperluan kamu mencari ku?" Ucap alda setelah meletakkan sendok di tangannya.


"Ha-ha-ha...! Bocah apa kamu lupa dengan kejadian siang tadi?" Ucap orang yang ada di belakang kerumunan dengan arogan.


Melihat ini, Alda langsung tahu siapa orang-orang ini.


\=


...

__ADS_1


__ADS_2