
Chapter 091. KELOMPOK KALAJENGKING MERAH TERGUNCANGAN.
\=
Di dermaga itu juga, letak di mana terjadinya kecelakaan kapal yang meledak di sore hari, sedangkan berita itu saja belum surut.
Kini ledakan besar kembali lagi terjadi di sekitar dermaga, sehingga semakin membuat heboh.
Namun Alda, Dion, Hana dan Hani yang sebagai pelaku utama tidak memperdulikan itu! Karena mereka berempat akan memburu mangsa lainnya.
Mereka sudah melacak tiga pergerakan dari tiap-tiap divisi kelompok kalajengking merah sebelumnya! Sehingga ingin sekaligus memusnahkan 3 divisi sekaligus malam ini.
Malam itu berlalu dengan cepat, namun orang-orang tidak tahu bahwa malam itu malam berdarah untuk kelompok kalajengking merah.
Hari sudah pagi di kota Mako, berita begitu bergejolak saat malam hari masih di perbincangkan oleh hampir seluruh orang di kota Mako, bahkan makin heboh lagi karena makin banyak orang yang tahu.
Berita besar terus di siarkan di media kota Mako! Karena berita kapal kargo meledak di sore hari belum surut, langsung muncul tragedi lainnya di tempat yang hampir sama.
Apa lagi rumah besar yang meledak itu di identifikasi milik perusahaan Grup Champion Ship, sehingga pembahasan berita semakin menarik.
Bahkan ledakan di rumah besar itu sangat mengerikan! Semua bangunan hancur tidak tersisa, hingga tidak di kenali lagi seperti bangunan.
Bahkan tumpukan kontainer yang jaraknya lebih dari 800 meter saja terkena dampak dari ledakan itu, sehingga pembahasan berita di setiap media semakin menarik.
Perusahaan media, lagi banjir akan berita besar mereka langsung untung besar minggu ini.
Namun pemusnahan dua divisi lainnya dari kelompok kalajengking merah di blokir, itu dilakukan oleh perusahaan Grup Champion Ship sehingga berita tidak meledak seperti di dermaga kota Mako itu.
Kekuatan Grup Champion Ship meliputi semua bidang! Hingga media lokal di kota Mako, sehingga tidak heran mereka bisa memblokir berita hancurnya dua divisi lainnya dari kelompok kalajengking merah.
Sedangkan di dermaga tidak bisa karena banyak wartawan yang sedang meliput kecelakaan di kepal milik perusahaan Di Me Com! Jadi untuk di tutup-tutupi sangat sulit karena media lain sudah tahu.
Di Club Mako Champions, Gerry sedang duduk di kursi utama ruang rapat pertemuan tertutup.
__ADS_1
Baru kali ini, Gerry! Ketua kelompok kalajengking merah berkumpul ke markas utama lagi. Biasanya dia hanya memberikan perintah dari balik kantor Grup Champion Ship.
Kini hanya tinggal 6 divisi yang datang, wajah mereka semua lesu. Kali ini kelompok kalajengking merah terguncangan! Mereka tidak pernah membayangkan kejadian ini sebelumnya.
Karena dalam semalam divisi 5, 8 dan 9 musnah di bantai oleh Alda dan yang lainnya.
Sekarang hanya tinggal, divisi 1, 2, 3, 4, 6 dan 7.
Divisi 6 adalah divisi intelejen! Divisi 10 yang mengurusi setok pengontrolan obat terlarang di bawah tanah. Sedangkan kelompok yang lainnya adalah eksekutor.
Namun tiga divisi yang sering bergerak, di musnahkan dalam semalam! Ini membuat Gerry sangat tertekan, bukan hanya dia saja bahkan 6 lainnya juga sama.
Divisi 7 saat ini dalam penyelidikan di luar jangkauan Alda dan yang lainnya sehingga tidak ikut musnah, setelah mendengar berita ini orang-orang dari divisi 7 bergegas kembali.
"Anton, katakan apa yang sebenarnya terjadi!" Ucap Gerry dengan sangat serius.
Anton adalah ketua divisi 6, dia sebagai divisi intelejen seharusnya tau apa yang terjadi! Karena mereka yang memberikan saran untuk bergerak.
Anton yang di tanya seperti itu hanya bisa menegang dan menggelengkan kepalanya tanda tidak mengerti.
Baammm...!
Gerry menggebrak meja hingga meja di depannya langsung patah! Ini menunjukkan bahwa kekuatan Gerry bukan main-main.
"Apa kamu idiot, bagaimana kamu tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka?" Gerry bertanya dengan geram.
Dia sebenarnya sangat bingung! Pertama divisi 10 mereka tidak tahu siapa pelakunya, sekarang tiga divisi sekaligus musnah bahkan pelakunya juga tidak di ketahui.
Bagaimana bisa di ketahui? Pergerakan Alda dan yang lainnya begitu teratur! Apa lagi hanya 4 orang di dalam kelompok Alda di tambah isi kelompok itu para ahli! Sehingga sangat sulit untuk di lacak, karena keempatnya bergerak tanpa meninggalkan jejak.
Bagi Gerry ini sangat mengerikan, dia merasakan seperti sedang di gantungkan pisau tajam di lehernya.
"Ketua, kejadian ini serempak! Sehingga orang-orang kami baru menerima kabar setelah mereka sudah di hancurkan! Bahkan yang paling parah divisi 5, ledakan bom ini di identifikasi buatan dalam negeri namun kecanggihannya dan daya ledak sangat tinggi." Ucap Anton mencoba memaparkan apa yang kelompoknya temukan.
__ADS_1
"Namun dua kelompok lainnya mati di tembak dan di gorok di leher masing-masing! Tapi di tubuh mereka tidak meninggalkan sidik jari sedikitpun! Sedangkan peluru yang di gunakan adalah peluru milik kelompok pembunuh internasional." Anton kembali lagi menjelaskan.
Semalaman Anton melakukan penyelidikan ini, sehingga dia menemukan kejanggalan di tiga pembunuhan berantai ini! Dia menyimpulkan bahwa pelakunya bukan orang yang sama, karena prosesnya berbeda.
Gerry hanya diam sambil berpikir keras, dia sedang memiliki musuh seperti apa? Bagiamana pembunuh bayaran internasional bisa memusnahkan tiga divisi, bagi dia ini tidak mungkin, jika benar seperti itu berapa banyak uang orang itu di hamburkan untuk menebus banyak nyawa itu.
"Ketua Gerry! Apa anda berpikir ini ulah Grup Brighton?" Tanya pemimpin divisi pertama.
"Tidak mungkin, bagiamana mereka bisa bergerak cepat hanya hitungan jam? Bahkan untuk memastikan siapa pelakunya saja perlu waktu lama untuk menerka dan membuktikannya." Gerry mengemukakan pikiran dia sedari tadi.
Ingin sebenarnya dia menuduh Grup Brighton, namun Grup Brighton itu menurutnya masih sangat kecil untuk melawan dia.
Di tambah sesuatu yang seperti itu sangat tidak masuk akal, jika pelakunya adalah kelompok lain dari organisasi internasional yang sudah mendunia dia akan percaya.
"Sial, apa akan seperti ini terus? Lalu kepada siapa kita akan membalas dendam?" Keluh pemimpin divisi 4.
Dia adalah orang yang sama-sama muda, seperti pemimpin divisi 5! Apa lagi dia juga memiliki hobi sama yaitu bermain wanita, sehingga setelah kehilangan teman seperjuangan merasa sangat kesal.
Dia ingin membalas dendam untuk temannya, namun pada siapa? Karena tidak tahu siapa pelakunya.
"Anton, kamu selidiki lebih lanjut! Aku ingin hanya dua hari paling lambat 3 hari kamu harus bisa menemukan pelakunya, minimal ada petunjuk yang mengarah kepada pelaku." Ucap Gerry.
"Setelah ini, umumkan kepada anggota lainnya! Kita jangan menonjolkan diri untuk sementara waktu." Akhirnya Gerry langsung mengambil keputusan.
Setelah itu dia bangun dari tempat duduknya, dia melangkah pergi! Kini nanya ada 5 ketua divisi di sana, mereka saling pandang karena bingung akan melakukan apa.
Di antara kelima orang itu, Anton orang yang paling merasa menerima beban berat! Akhirnya pemimpin divisi ke 2 langsung menepuk bahu Anton.
"Jangan khawatir, akan kami bantu penyelidikan!" Ucap dia dengan yakin.
Anton mengangguk, dia akhirnya langsung mengeluarkan ponselnya dan mengintruksikan kepada bawahannya agar segera mencari informasi tentang pembantaian besar-besaran itu.
Semua anggota kelompok kalajengking merah dari yang atas hingga yang paling bawah, semuanya sudah mendengar berita mengerikan ini! Termasuk si jambul.
__ADS_1
\=
...