
Chapter 078. CLUB MAKO CHAMPIONS .
\=
Di depan gedung perkantoran Grup Brighton, ada orang yang cukup cerdas dari kelompok paling bawah. Orang itu tidak ikut keluar setelah pemimpin kelompok memberikan peringatan untuk turun tangan.
Dia malah mengawasi, lalu memotret pertarungan itu dengan beberapa potretan setelah kelompoknya benar-benar mengalami kekalahan, akhirnya dia langsung menyelinap pergi.
Dengan cepat dia langsung kembali ke markas utama kelompok kalajengking merah, dia kembali ke sini ingin mengabarkan situasi! Karena hanya dia saja yang lolos.
Akhirnya dia sampai di sebuah Club malam, Club malam ini sangat besar! Kenapa besar? Karena ini adalah markas utama kelompok kalajengking merah.
Sedangkan yang selalu di huni oleh Gerry adalah Grup Champion Ship! Namun sebenarnya orang-orang mafia jalanan ini berkumpul di Club Malam ini.
Nama Club malam ini adalah, Club' Mako Champions! Itu karena selain Club malam di sini sering di adalah pertarungan bawah tanah, untuk merekrut bakat baru dalam pertarungan brutal agar kelompok kalajengking merah lebih besar dan kuat.
Tidak bisa di pungkiri, pengaturan dari Gerry sangat bagus! Sehingga setiap ada celah untuk memperkuat kelompoknya maka akan dia lakukan.
Braakk..!
Pintu belakang dari Club Mako Champions di buka secara paksa! Setelah itu irang yang mendobrak langsung masuk.
"Jambul, apa yang kamu lakukan? Bukannya kamu sedang melakukan tugas?" Ucap seseorang yang menjaga pintu dari dalam.
"Gawat, aku ingin melapor pada pimpinan divisi!" Ucap orang yang di panggil jambul.
"Katakan, apa yang terjadi?" Tanya penjaga pintu belakang Club Mako Champions itu.
"Tidak ada waktu, sekarang teman-teman sedang di tangkap oleh para satpam Grup Brighton, aku ingin bertemu dengan pimpinan divisi!" Ucap orang yang di panggil jambul dengan mendesak.
"Baiklah, ikuti aku!" Ucap salah satu orang yang menjaga pintu, lalu pergi bersama jambul masuk ke dalam.
Di mana orang-orang dari pimpinan divisi biasanya menghabiskan waktunya. Setelah berjalan melewati beberapa lorong cukup gelap akhirnya kedua orang itu sampai di ruangan yang besar.
Ruangan itu bercahaya redup, ada beberapa lampu gemerlap di sudut ruangan dan meja bartender.
__ADS_1
Di sofa panjang, ada 4 orang yang sedang santai di temani oleh wanita cantik yang mengenakan pakaian sangat terbuka! Bagian yang menggoda dari wanita tidak tertutup dengan sempurna, bahkan lebih terkesan itu di pamerkan.
Di ruangan ini biasanya pemimpin 10 divisi berkumpul, sekarang hanya sisa 9 sedangkan 5 dari lainya sedang pergi keluar karena hari-hari ini banyak tugas di bebankan kepada mereka.
Sekarang hanya sisa 4, mereka ini adalah pemimpin divisi yang lebih senior! Sehingga memberikan tugas kepada mereka yang lebih junior.
"Salam para pemimpin divisi, ada seseorang yang akan melaporkan situasi di Grup Brighton kepada anda!" Ucap orang yang mengantar masuk.
Pemimpin divisi yang terlibat paling muda langsung mendongak kepalanya, sedangkan dia tadi sedang mencumbu wanita di pelukannya.
"Kurang ajar, apa kamu tidak melihat tempat? Aku sedang bersenang-senang kamu ganggu, apa kamu tidak punya otak?" Ucap orang yang terlihat muda cukup marah.
"Men, diam lah! Ini sepertinya urusan penting! Bawa dia masuk." Ucap seseorang yang sedari tadi sibuk dengan serutunya.
"Baik..!" Jawab orang itu, yang sebenarnya sudah gemetar ketakutan.
Setelah di tegur, akhirnya orang yang di sebut Men itu langsung tidak peduli! Dia langsung melanjutkan aktivitas yang membuat gairahnya memuncak.
Setelah itu seseorang masuk, dia adalah orang yang di panggil jambul tadi! Namun kini orang yang tadi tidak ikut masuk, karena sudah ketakutan terlebih dahulu setelah di bentak oleh Men.
Orang yang tadi berbicara untuk masuk langsung menatap jambul.
"Pemimpin divisi pertama! Ini kejadian yang tidak terduga!" Ucap dia masih belum stabil dalam berbicara.
Meskipun dia cerdas, pemimpin divisi pertama adalah orang yang paling dekat dengan ketua Gerry! Sehingga dia sangat di hormati oleh semua anggota kelompok kalajengking merah.
Jika tidak ada ketua Gerry, maka bisa di bilang bahwa dia adalah pemimpin kelompok ini! Karena sekarang Gerry jarang muncul di kelompok kalajengking merah, sehingga lebih banyak yang kenal dengan pemimpin divisi pertama.
"Aku dan teman-teman sedang menimbulkan masalah di Grup Brighton, namun orang-orang yang di bawa pemimpin kecil kalah telak, sehingga aku mengambil gambar ini...!" Ucap jambul mencoba menjelaskan sedikit lebih jelas.
Setelah selesai, akhirnya dia menyerahkan ponselnya yang ada beberapa foto hasil jepretan dia saat bentrokan dua kelompok itu.
Pemimpin divisi pertama langsung mengambil ponsel milik jambul, dia melihat beberapa foto di sana! Setelah melihat foto itu dia mengerutkan keningnya, lalu langsung menurunkan cerutu di mulutnya, dia melihat lebih teliti lagi.
"Sepertinya, para satpam ini tidak bisa?" Ucap pemimpin divisi pertama masih belum yakin.
__ADS_1
"Ya, aku juga berpikir seperti itu! Saat aku amati mereka seperti menggunakan beladiri dari kelompok Beruang Hitam!" Ucap jambul mengingatkan pemimpin divisi pertama.
"Apa kamu bilang?" Pemimpin divisi pertama sangat terkejut, karena kelompok Beruang Hitam sudah hancur 10 tahun silam sehingga setelah informasi seperti ini, dia sangat terkejut.
"Mereka seperti menggunakan beladiri kelompok Beruang Hitam!" Si jambul mengulangi ucapannya.
"Bagaimana kamu bisa tahu?" Tanya pemimpin divisi pertama.
"Karena, karena aku duluan adalah orang kelompok Beruang Hitam, setelah kelompok itu hancur untuk bertahan hidup aku masuk ke kelompok kalajengking merah!" Jawab si jambul akhirnya menjelaskan siapa dia sebenarnya.
"Hemm, pantas saja! Namun apa kamu yakin itu orang-orang kelompok Beruang Hitam?" Tanya pemimpin divisi pertama dengan serius.
"Aku masih belum yakin!" Jawab jambul.
Sedangkan dua pemimpin divisi lainnya hanya mendengar percakapan dua orang itu! Orang yang tadi membentak mah sudah tenggelam dalam kenikmatan yang hakiki.
"Baiklah, kamu boleh keluar sekarang!" Ucap pemimpin divisi pertama.
"Pemimpin divisi pertama, tapi bagaimana dengan mereka yang di tangkap?" Jambul masih ingat memastikan nasih orang yang di tangkap.
"Sudah tidak perlu di pikirkan oleh mu, kamu kembali saja dulu!" Jawab pemimpin divisi pertama dengan tenang lalu dia mengembalikan ponsel si jambul.
Setelah si jambul keluar ruangan, mata pemimpin divisi pertama langsung serius dia memandang dua rekan lainnya yang juga langsung serius.
"Jika benar, kelompok Beruang Hitam bangkit maka kita akan memiliki saingan yang kuat!" Salah satu dari ketua divisi lain berucap.
"Aku tidak peduli, jika mereka bangkit maka kita hanya perlu menghancurkan ulang!" Pemimpin divisi ke empat langsung menghardik.
Dia sebelumnya telah bertarung dengan kelompok Beruang Hitam, sehingga setelah pertarungan itu dia di jadikan pemimpin divisi ke empat.
Sehingga mendengar, bahwa kelompok itu bangkit kembali dia ingin menghancurkan kembali.
"Untuk sekarang, sangat susah! Karena kita masih memiliki musuh di kegelapan yang belum terpecahkan!" Ucap pemimpin divisi pertama dengan enggan.
Seketika suasana ruangan itu hening, hanya terdengar deru nafas yang memburu di belakang ketiga pria itu.
__ADS_1
\=
...