
Chapter 127. MINAT KELUARGA BESAR.
\=
Suasana suram masih terpancar di halaman belakang kediaman besar di sudut selatan ibu kota.
"Periksa menyeluruh siapa yang langsung mengakuisisi Grup Dorman!" Ucap orang tua itu dengan sangat tegas.
"Baik tuan besar...!" Jawab pelayan pribadi orang tua itu dengan hormat dan segera pergi.
Sebenarnya dia tahu bahwa yang mengakuisisi adalah Grup Brighton! Namun dia hanya tahu namanya saja tidak tahu keseluruhan dan sumber kekuatan besar dari keluarga mana Grup Brighton itu.
Sehingga setelah di perintahkan dia langsung bergegas, tidak akan memberikan informasi yang setengah-setengah agar dia sendiri tidak mendapatkan makin.
Praakkk..!
Sandaran kursi goyang itu seketika langsung gompal di bagian ujung pegangan tangan, ini menunjukkan cengkraman orang tua itu masih sangat mengerikan.
"Hemmm, beraninya orang itu memutus satu tangan milik ku! Sedangkan di tangan itu sedang memegang sesuatu yang besar!" Keluh orang tua itu lalu membuang nafas berat dan akhirnya kembali menikmati sinar matahari pagi.
Setelahnya seperti tidak terjadi apa-apa, dia langsung tenang kembali.
*
Di kota Mako.
Karena berita sekarang sangat besar dan benar-benar membuat heboh banyak lapisan masyarakat! Sehingga membangkitkan minat keluarga besar lainnya di kota Mako ini.
Karena di kota Mako, ada empat keluarga yang bisa di bilang besar! Dulunya hanya ada 3 namun setelah keluarga Dorman yang ada di kelas dua naik saat itu sehingga menjadi 4.
Namun karena keluarga Dorman kembali jatuh, sehingga sekarang kembali menjadi 3 namun minta keluarga-keluarga itu langsung tergelitik.
Keluarga itu adalah, keluarga Cambel dan Luton! Sebenarnya jika Alda mencari lebih dalam tentang keluarga Button maka keluarga Luton bisa di bilang pecahan jauh dari generasi sebelumnya.
Namun karena sudah begitu lama akhirnya hubungan mereka renggang! Di tambah setelah sistem keluarga Button yang bersaing untuk menjadikan pewaris semakin meningkat keluarga Luton dari induk besarnya keluarga Button.
__ADS_1
Empat keluarga ini terbagi menjadi 4 wilayah besar di kota Mako! Pembagian itu juga sangat rumit.
Sehingga saling bersaing, namun yang paling terlihat bersaing adalah keluarga Dorman dan keluarga Radcliffe! Sedangkan dua keluarga lainnya lebih memilih tenang, namun karena hari ini minta mereka langsung terbangkitkan.
Siang hari sudah menjelang! Namun kehebohan di kota Mako malah semakin menjadi-jadi.
Pesawat jet pribadi dari ibu kota mendarat dengan mulus di bandara internasional kota Mako! Tidak butuh waktu lama, seseorang pria paruh baya turun dari pesawat dengan setelan jas rapi yang elegan.
Di temani beberapa orang kuat di belakangnya, ada juga berbagai orang wanita cantik seperti pekerjaan kantoran.
"Sial siapa mereka sebenarnya! Bisa di berikan jalur pendaratan pribadi sepertinya identitas orang itu tidak bisa." Ucap orang yang ada di bandara kota Mako itu.
Karena hari kerja, bandara tidak banyak orang yang lalu lalang! Namun masih cukup banyak orang dari berbagai kota berkunjung ke kota Mako ini.
"Entah sepertinya orang-orang dari ibu kota!" Ucap yang lainnya.
"Lihat nama pesawat itu, soal itu Grup terkemuka di ibu kota!" Banyak diskusi di bandara kota Mako.
Ada yang tidak paham, ada yang mengaitkan dengan kejadian pagi ini ada yang mengira Grup itu tertarik dengan Grup Brighton dan mengutus bawahnya untuk bernegosiasi.
Alda tidak tahu orang yang di bicarakan oleh Lori Dorman sebelumnya sudah datang! Namun meskipun dia tahu juga tidak takut maupun gentar.
Setelah itu, mobil mewah langsung meluncur dari bandara dan menuju ke kediaman keluarga Dorman! Namun setelah sampai di sana karena kediaman keluarga Dorman seperti kuburan di malam hari, akhirnya mereka hanya bisa pergi dengan kesal.
Di perbukitan jauh di ujung kota Mako.
Terdapat hutan buatan di samping laut yang terlihat biru! Yang cukup lebat, di sana juga terdapat mansion mewah di sini.
Dengan halaman depan yang megah dan mewah! Terdapat air mancur bundar di sana sehingga jalan panjang dan lurus hingga ke jalan raya.
Akhirnya mobil mewah dari ibu kota itu berhenti di sini.
Ini kediaman keluarga Luton! Karena ada seorang tua yang masih hidup di sini, dia adalah Rendy Luton generasi kedua dari keluarga Luton.
Di dalam mansion mewah itu, seseorang yang cukup tua berumur 61 tahu dia adalah Rendy Luton.
__ADS_1
"Sebenarnya apa yang terjadi di kota ini? Bahkan membuat bedebah tua itu marah." Keluh Rendy Luton.
Dia langsung keluar dari kamarnya menuju ruang tamu karena orang dari ibu kota sudah menunggu di sana.
Setelah sampai di sana sekitar 4 orang duduk di sofa ruang tamu! Sedangkan 8 orang bertubuh kekar dan mengenakan dasi dan jas berwarna hitam berdiri di hadapannya pintu ruang tamu.
Rendy Luton hanya menggelengkan kepalanya saja! Dia tahu bahwa yang datang hanya bawahan terpercaya bedebah tua itu namum kedatangan ke sini sangat megah dan mengejutkan.
"Tuan Broko akhirnya anda sampai di kediaman keluarga kecil Luton ini!" Ucap Rendy Luton dengan senyum lebar.
Meskipun hanya pelayan, kekuasaan orang yang di panggil tuan Broko sangat besar! Sehingga keluarga besar di kota Mako seperti pelayan, namun keluarga Luton bukan bawahan dari bedebah tua itu sehingga hanya menyambut sebagai tamu saja.
Jika saja bedebah tua yang di maksud oleh Rendy Luton tidak menelfon secara pribadi! Dia tidak akan menyambut pelayan ini, namun karena ada pengecualian sehingga dia menyambut dengan hangat.
Jika saja tuan Broko berkunjung ke rumah kediaman Dorman! Lori Dorman akan membungkuk dalam-dalam dengan hormat jika belum mendengar suara dari tuan Broko maka Lori Dorman tidak akan berani menegakkan tubuhnya.
"Ya, aku di suruh tuan besar untuk datang ke kota Mako! Sehingga langsung mampir ke sini!" Ucap Sem Broko itu.
Nama dia Sem Broko, namun sering di panggil kak Broko di bawah tanah namun tuan Broko di dunia bisnis.
"Baiklah, di buat nyaman saja seperti rumah sendiri!" Ucap Rendy Luton basa basi.
"Begini tuan Luton! Saya ke sini membawa perintah dari tuan besar untuk mengenal lebih dalam kota Mako!" Ucap Sem Broko dengan tenang.
"Bukankah tuan Broko sudah mengenal sejak lama?" Tanya Rendy Luton dengan retorika, dia tahu itu hanya alasan klasik.
Rendy juga tahu bahwa keluarga Dorman milik bedebah tua itu! Sehingga dia lebih memilih diam saat Keluarga Dorman berbuat ulah karena tahu di belakang ada yang lebih mengerikan.
Sehingga hancurnya Keluarga Dorman membuat Rendy Luton terkejut dan terbangkitkan rasa ingin tahunya! Akhirnya dia menyelidiki sedikit tentang Grup Brighton.
Sebelumnya dia sangat acuh tak acuh dan tanang, namun karena kejadian ini dia juga penasaran dengan Grup Brighton.
"Tuan Luton bisa bantu kami selidiki Grup Brighton!" Nada ini seperti memberikan perintah.
\=
__ADS_1
...