
Chapter 276. MENDATANGI GRUP BRIGHTON.
\=
Cika Lims langsung kembali ke kantor pusat perusahaan keluarga Lims! Dia bergegas dengan cepat karena akan menyampaikan apa yang telah dia bicarakan dengan Alda di kediaman keluarga Aditya.
Setelah sampai di kantor, dia langsung masuk dan dengan cepat menuju ke ruangan ayahnya berada! Meskipun banyak yang menyapa Cika, dia hanya mengangguk sedikit untuk menanggapinya.
Cika Lims menuju lift khusus untuk pemimpin perusahaan! Karena jika menggunakan lift umum akan lama, sehingga pihak perusahaan membuat jalur baru yang di gunakan khusus untuk beberapa pemimpin.
Karena menggunakan lift khusus, Cika Lims sampai dengan cepat di kantor ayahnya! Setelah Cika Lims masuk ke dalam kantornya, Enan Lims sedikit terkejut! Karena anaknya itu baru pergi kurang dari dua jam saja, apa sekarang melakukan negosiasi kerja sama akan semudah itu?
Enan Lims melihat anaknya yang seperti memiliki perubahan besar mengerutkan keningnya lebih dalam, karena baru dua jam dia pergi tapi semuanya tampak berubah.
"Cika apa yang terjadi dengan kamu?" Ucap Enan Lims dengan heran.
"Ayah apa maksud ayah?" Tanya Cika Lims yang tidak tahu.
"Kamu baru keluar dua jam ini, tapi aura dan pembawaan kamu berbeda jauh! Seperti lebih ceria dan fresh...!" Ucap Enan Lims sambil bangun dari kursinya, dia langsung memutari anak gadisnya itu.
Lalu memandangi dengan serius apa yang sebenarnya telah berubah dengan anaknya itu.
"Apakah aku sedrastis itu berubah?" Cika Lims bertanya namun pipinya langsung kemerahan karena malu ayahnya tahu.
"Ya, kamu semakin terlihat lebih lucu! Ayah jadi ingat saat kamu masih kecil bertingkah seperti ini." Enan Lims tersenyum masam, karena baginya masa kecil itu cepat sekali berlalu.
Dulu Cika Lims yang kecil dan cantik sering menunggu dia pulang kerja, lalu bermain bersama sebelum tidur! Namun sekarang anaknya sudah dewasa sudah mengejar cinta laki-laki lain selain ayahnya, membuat Enan Lims sedikit sedih.
"Ayah kenapa?" Cika Lims akhirnya menyadari bawah ayahnya mengalami perubahan sikap.
"Tidak apa-apa! Sekarang katakan, apa yang kamu dapatkan?" Ucap Enan Lims mengalihkan topik dengan cepat.
"Oh baik ayah..!"
"Aku mendapatkan persetujuan kerja sama oleh Alda......!" Ucap Cika Lims menceritakan kepada ayahnya, bahwa dia sudah mendapatkan apa yang ayahnya perintahkan.
__ADS_1
Cika Lims menceritakan, Alda menyetujui setelah Tama membantu berbicara kepada Alda! Sehingga sekarang malah Tama yang di lebih-lebihkan oleh Cika.
Padahal rencana Tama adalah untuk menjauhi dirinya sementara agar dia masih bisa berbuat sesukanya di dunia korporat ini! Karena sewaktu di sekte terpencil dia tidak bisa berbuat onar sehingga kangen masa kecil.
Hingga akhirnya, Cika Lims menceritakan bahwa Alda yang mewakili Grup Brighton memberikan syarat bahwa kerja sama Grup Brighton dengan keluarga Lims harus dia sendiri yang menghandle nya.
Enan Lims terkejut di awalnya, namun setelah berpikir sejenak dia langsung tahu! Bahwa Grup Brighton mau menjalani kerja sama lewat Cika Lims saja tanpa campur tangan orang lain.
"Bagus, selagi bisa bekerja sama dengan Grup Brighton yang sedang menangani proyek besar! Itu tidak masalah, toh kamu adalah orang inti dari keluarga Lims!" Ucap Enan Lims setelah mendengar keseluruhan ceritanya.
"Tapi, apa kamu nantinya tidak akan terlalu sibuk?" Lanjut Enan Lims setelah tahu masalahnya.
"Tidak apa-apa, demi keluarga Lims aku akan bekerja keras! Paling-paling urusan di perusahaan ini ayah atau yang lainnya yang memegang jika aku keteteran." Cika Lims tahu, dia pastinya akan terbebani banyak pekerjaan setelah kerja sama terjalin.
"Lalu setelah ini, kita akan menemui siapa agar kerja sama lebih cepat di bentuk?" Enan Lims ingin tahu.
"Alda sudah berpesan, aku hanya akan menemui pak Rizal di kantor Grup Brighton! Dia bilang pak Rizal akan tahu setelah aku menyebutkan namanya." Jawab Cika Lims.
"Hemm, sedikit mencurigakan! Jika prosesnya seperti ini, kayaknya anak yang bernama Alda itu memiliki kedudukan yang sangat tinggi di Grup Brighton itu." Ujar Enan Lims sambil mengelus-elus dagunya.
Meskipun tidak semudah itu, Cika Lims yakin bakal bisa bekerja sama dengan Grup Brighton kedepannya, karena tama sudah berbicara.
Cika Lims sangat percaya dengan Tama, meskipun dia tidak begitu percaya dengan ucapan Alda, namun karena Tama akhirnya dia yakin 100% percaya.
Sedangkan untuk Alda yang memiliki jabatan tinggi di Grup Brighton Cika Lims tidak memikirkan itu sama sekali.
"Baiklah, kapan kamu kan mendatangi Grup Brighton untuk membicarakan ini?" Enan Lims akhirnya tahu, bahwa putrinya sangat yakin kali ini.
"Akan aku lakukan sekarang, sebaiknya ayah dengan cepat siapa orang-orang yang harus ikut dengan ku untuk masuk kerja sama ini!" Ucap Cika Lims.
"Sekarang, bagiamana? Ya baiklah kamu tunggu kabar dari ayah." Ucap Enan Lims setelah terkejut sebentar, lalu akhirnya langsung mengerjakan apa yang di inginkan anaknya itu.
Cika Lims menunggu sambil duduk di sofa ruang kerja ayahnya! Bahkan dia sambil berpikir apa yang akan dia bicara dengan orang yang bernama Rizal nanti.
Akhirnya, setelah kurang dari 30 menit, ayahnya langsung membawa masuk dua orang! Mereka adalah talenta muda yang berbakat di perusahaan keluarga Lims saat ini.
__ADS_1
Enan Lims menyiapkan anak-anak muda untuk mendampingi anaknya karena dia ingin anaknya lebih bebas dalam menjalankan kerja sama ini kedepannya! Karena jika mengajukan orang tua Enan Lims takut Cika tidak bisa bergerak bebas dan ragu dalam mengambil keputusan.
Sekarang di sana ada tiga orang, dua wanita dan satu laki-laki! Cika Lims melihat mereka, dia juga sudah mengenal tiga orang itu dengan baik, akhirnya mengangguk setuju dengan saran ayahnya.
"Ayo, kita berangkat sekarang! Kita temui orang dari Grup Brighton itu." Ucap Cika Lims, setelah itu dia langsung berjalan keluar kantor ayahnya.
Tiga orang itu mengikuti dengan cepat, karena sudah mendapatkan instruksi dari Cika Lims tadi.
Cika Lims dan tiga rekannya dengan yakin langsung mendatangi Grup Brighton! Itu karena dorongan dari Tama dan juga Alda sebagai salah satu eksekutif Grup Brighton, sehingga Cika Lims cukup percaya diri.
*
Di kantor cabang Grup Brighton kota Westa, saat ini ruangan aula pertemuan semakin ramai! Karena sekarang hari ke dua pertemuan bisnis Grup Brighton untuk para pengusaha yang ingin bekerja sama dengan Grup Brighton dalam pembangunan distrik baru kota Westa.
Di aula itu di dominasi oleh keluarga menengah, keluarga yang memiliki perusahaan yang belum stabil karena harus mencari partner ke sana kemari! Sehingga setelah Grup Brighton mengumumkan acara ini, orang-orang itu langsung bergegas ke sini.
Saat Cika Lims dan tiga orang yang mendampinginya datang ke kantor Grup Brighton, mereka tercengang dengan pemandangan di sekitarnya.
"Apa kita akan bersaing dengan mereka juga, nona muda?" Tanya salah satu dari orang yang mengikuti Cika Lims ke sini.
"Tidak, kita akan cari orang yang bernama Rizal!" Jawab Cika Lims dengan cepat.
Akhirnya, Cika Lims langsung menuju ke resepsionis yang tidak jauh dari sana! Karena aula pertemuan menempati ruangan utama yang ada di bagian depan.
"Ada yang bisa saya bantu nona?" Ucap resepsionis yang ada di kantor cabang Grup Brighton itu.
"Ah benar, bisakah anda beritahu tuan Rizal, bahwa aku Cika Lims sudah datang!" Ucap Cika Lims dengan senyum menawan.
Deg..!
Seketika, resepsionis itu sedikit terkejut! Karena dia mengenal keluarga besar yang bernama keluarga Lims, di tambah di dunia bisnis Cika Lims cukup terkenal.
\=
\=
__ADS_1
...