Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
120 RENCANA ALDA


__ADS_3

Chapter 120. RENCANA ALDA.


\=


Setelah berhasil menghubungi Lori Dorman, tiga orang itu dan beberapa orang dari divisi 6 segera pergi dari Club Mako Champions.


Mereka semua menuju ke kediaman keluarga Dorman! Karena sudah mendapatkan persetujuan dari Lori Dorman sendiri.


Satu mobil mewah Rolls-Royce dan dua mobil Van besar keluar dari parkiran Club Mako Champions! Itu adalah iring-iringan kelompok kalajengking merah.


Karena mereka merasakan ada kesalahan dari operasi ini, sehingga mereka memilih sementara bersembunyi di sekutu mereka.


Setelah cukup lama akhirnya iring-iringan mobil itu sampai di kediaman keluarga Dorman.


Mereka datang dengan megah, meskipun hanya sedikit orang! Keluarga Dorma menyambut mereka setelah pulang dari rumah sakit.


Kini Reyes berada di kursi roda sedang duduk di teras! Dia memandang kelompok kalajengking merah dengan tatapan tajam.


Seolah dia ingin kelompok itu membalas dendam kepada Alda dan yang lainnya! Sehingga dia menatap tajam kepada mereka bahwa dia sedang menunjukkan emosinya.


Lori Dorman dan Reyes Dorman beserta orang kepercayaan keluarga itu menerima mereka dengan baik.


Jika saja Lori Dorman tahu bahwa Gerry dan yang lainnya hanya memanfaatkan untuk bersembunyi sementara dari Alda! Dia akan sangat tidak terima! Namun karena Lori Dorman tidak tahu dan menganggap Grup Champion Ship masih lah agung di kota Mako, di tambah dengan dukungan kelompok kalajengking merah pula.


Sehingga dia menerima orang-orang itu dengan baik, bahkan masih terus menyanjung Gerry dan yang lainnya.


"Tuan Gerry ada rencana apa sampai tuan sendiri yang berkunjung ke kediaman keluarga Dorman?" Ucap Lori Dorman dengan senyum ramah, setelah mereka semua duduk di ruang tengah kediaman keluarga Dorman.


Kini sudah ada teh kelas atas yang sudah di seduh di atas meja itu.


Dia terus menggosok kedua tangannya satu sama lain seperti terlihat sangat gugup! Karena dia beberapa saat lalu menerima panggilan telepon dari Gerry bahwa ada keperluan sangat penting.


Padahal itu hanya alasan Gerry saja! Namun Lori Dorman menganggapnya sangat penting.


"Begini, aku sekarang sedang menghadapi musuh anak mu! Ternyata benar dia sangat tangguh hingga beberapa anak buah ku banyak yang terjatuh." Ucap Gerry sedikit mengarang pada memang benar sedang menghadapi Alda dan yang lainnya.


Namun karena dia tidak tahu, Gerry melakukan itu agar kedatangan ke sini ada benarnya.


"Apa benar seperti itu tuan Gerry?" Lori Dorman terkejut.


Sedangkan Reyes Dorman masih diam saja, dia masih memikirkan apa yang akan dia lakukan setelah ketua Gerry dan ayahnya menangkap dia hidup-hidup.

__ADS_1


Jika benar seperti itu, dia akan mematahkan kaki Alda lalu menyiksa dia perlahan agar rasa sakit yang dia pernah rasakan terbalaskan semua.


"Benar, sebaiknya perkuat penjagaan di kediaman ini! Karena sepertinya mereka tahu bahwa kita berkolusi." Ucap ketua Gerry dengan tatapan dan ekspresi wajah yang sangat serius.


Seperti sangat meyakinkan, bahwa informasi mereka bekerja sama sudah bocor ke pihak lawan.


Ucapan dia memang sangat meyakinkan, inilah kenapa dulu Luis Narendra sebagai orang yang lugas dan terbuka hingga bisa tertipu dengan perkataan dan perilaku Gerry.


"Sepertinya benar-benar gawat, tapi bukankah kelompok kalajengking merah sangat kuat? Tuan Gerry kerahkan mereka saja saya yakin, anak-anak itu pasti akan musnah dalam hitungan menit!" Lori Dorman langsung memberikan saran.


"Ayah, apa mereka belum di tangkap?" Reyes Dorman akhirnya sadar setelah mendengar beberapa ucapan dari keduanya.


"Reyes tenanglah! Ayah sedang berusaha, pasti anak itu akan tertangkap, ayah tidak akan membiarkan itu." Jawab Lori Dorman dengan yakin.


Dia sangat yakin, karena ketua Gerry sudah berada di kediaman keluarga Dorman! Maka masalah yang kecil seperti ini akan mudah di tangani.


"Baiklah, aku percaya dengan kata-kata ayah!" Jawab Reyes Dorman.


Sedangkan Gerry hanya menatap hina kepada keduanya! Bagaimana dia akan menangkap orang yang menindas keluarga Dorman? Sedangkan dirinya saja sedang tertekan oleh kekuatan yang misterius.


Hanya pembahasan kecil saja di antara mereka, setelah itu Lori Dorman langsung memperkuat penjagaan di kediaman keluarga Dorman itu.


*


Kini pertemuan dengan kelompok elit divisi 1 sudah beras, keadaan di Club malam kota Mako langsung sunyi setelah tidak terdengar lagi adu tembak di luar sana.


Dion keluar dari dalam ruangan tengah Club, setelah itu dia langsung menghampiri Aron yang masih tergeletak karena kakinya tertembak dan kehilangan banyak darah.


Nafas Aron terengah-engah, tangannya sambil terus memegangi paha yang tertembak itu.


"Ternyata masih hidup, cukup tangguh juga pertahankan kalian!" Ucap Dion.


Alda yang sekarang ada di depan pintu utama menghampiri mereka! Rencana Alda setelah ini langsung bergerak ke arah di mana ketua Gerry bersembunyi.


Baammm..!


Dion menendang Aron hingga Aron terkapar! Setelah itu Aron seperti akan mati sebentar lagi.


"Dion tunggu!" Ucap Alda setelah dia sampai di depan keduanya.


Dion memandang Alda, namun tidak ada kata yang keluar dari mulut Dion! Dia langsung tahu bahwa Alda memiliki rencana lain lagi.

__ADS_1


Alda langsung mengangkat Aron seperti kucing mati, dia menatap wajah Aron yang sudah sangat pucat.


"Katakan di mana tempat persembunyian Gerry itu?" Ucap Alda kepada Aron.


Aron tidak menjawab, melainkan dia hanya tersenyum pasrah.


"Katakan di mana persembunyian Gerry?" Kembali Alda menanyakan itu.


Sebenarnya Alda tahu bahwa, Gerry sering berada di Grup Champion Ship dan Club Mako Champions namun karena ada kejadian seperti ini pastinya Gerry itu langsung bersembunyi.


Sehingga dia ingin tahu di mana saja tempat persembunyian Gerry itu! Jika dia harus mencarinya sendiri pasti bisa di temukan namun membutuhkan waktu yang lebih lama.


Namun pertanyaan Alda tidak di jawab sama sekali, sehingga membuat marah Dion seketika.


Baammm...!


Dion langsung menendang, Aron hingga terpental jauh dari cengkraman Alda! Melihat itu Alda hanya membuang nafasnya pelan.


"Huufff..!"


Braakk..!


Tujuh Aron menabrak dinding di ruangan itu, lalu dia merosot jatuh! Namun masih bernafas cukup tahan dengan pukulan Dion tadi.


"Kalian tidak akan pernah bisa menemukan ketua! Tunggu saja pembalasan dari ketua Gerry!" Ucap Aron dengan senyum menghina yang kini mulutnya sudah berlumuran darah.


Woosss..!


Braakk..!


Akhirnya kepala Aron langsung jatuh setelah di tendang dengan sangat kuat oleh Dion dan menghantam kembali ke dinding yang ada di belakangnya.


Sudah membuat Dion marah itulah konsekuensinya, Dion tidak membutuhkan lagi apa yang akan dia ucapkan sehingga langsung di bunuh dengan cepat.


"Sial...!" Keluh Dion setelah di ancam.


"Sebaiknya kita datangi saja Club Mako Champions itu!" Alda menyela Dion.


Diao mengangguk setuju, dia langsung masuk kembali ke dalam mobil yang menabrak pintu utama Club malam kota Mako.


Setelah itu deru mesin bergema di malam hari, mengiringi terpaan hujan yang masih saja lebat.

__ADS_1


\=


...


__ADS_2