Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
252 SESI PERTEMUAN


__ADS_3

Chapter 252. SESI PERTEMUAN.


\=


Alda dan Hana langsung keluar dari salah satu pusat perbelanjaan kota Westa itu! Karena suasana hati Hana sudah buruk gara-gara dua pasangan arogan tadi.


Setelah Alda dan Hana meninggalkan toko pakaian khusus wanita! Toko itu langsung ramai karena dua orang yang di hajar adalah dua orang kaya dari kalangan keluarga kelas 2 dan keluarga kelas 3, membuat pengurus pusat perbelanjaan itu sedikit gelisah.


Banyak orang yang masih berkerumun, sehingga mengundang para petinggi dari pusat perbelanjaan tahu kejadian itu.


Akhirnya dengan gereja cepat para petinggi, semua dapat di urus dengan tepat dan efisien.


Beberapa orang yang sudah tidak sadarkan diri segera di larikan ke rumah sakit! Termasuk kepala pengawal dan anggotanya, karena luka mereka malah lebih parah dari pada dua orang nona muda dan tuan muda.


Akhirnya para petinggi dan manager toko pakaian khusus wanita yang tertimpa musibah langsung mengadakan pertemuan darurat untuk menanggulangi masalah yang terjadi.


*


Di dalam mobil sport, Alda menyetir dengan fokus! Namun dia sering melirik ke arah Hana yang duduk diam, namun sekarang suasana hatinya sudah membaik.


Sifat wanita memang sulit di tebak, padahal tidak marah kepada Alda! Namun suasana di dalam mobil malah menjadi canggung, membuat Alda hang tidak ada pengalaman dengan hal seperti ini menjadi bingung.


"Sebaiknya kita langsung pergi ke hotel tempat pertemuan dengan keluarga Readbulld berlangsung! Apa tidak masalah?" Tanya Alda ingin tahu reaksi Hana.


"Kemana saja asal kamu yang mengajak itu tidak masalah!" Jawab Hana lirih.


Sebenarnya dia juga tidak tahu bagaimana dia bereaksi, padahal tadi siang saat ke pusat perbelanjaan sudah merasa sangat dekat dengan Alda.


Namun sekarang malah sedikit kaku dan dingin, membuat dia semakin marah saja kepada dua pasangan sombong.


Di hati Hana bertekad, jika mereka untuk kedepannya akan terus mencari gara-gara dengan dia dan Alda! Hana tidak akan berbelas kasihan lagi kepada keduanya.


"Baiklah..!" Jawab Alda, lalu suasana di sana menjadi sepi kembali.


Setelah lewat 10 menit tidak ada percakapan satu katapun! Alda merasa 10 menit sangat lama seperti waktu satu hari saja.

__ADS_1


"Hana, apa kamu masih kesal dengan dua nona muda dan tuan muda tadi?" Ucap Alda memecah keheningan.


"Iya benar! Apa aku bersikap berlebihan tadi? Aku kepikiran keduanya tidak akan berhenti sampai di sini dan akan membuat kamu kerepotan, padahal masalah kamu masih sangat banyak yang belum di selesaikan!.........." Ucap Hana langsung nyerocos banyak, apa yang dia khawatir dan dia pikirkan sejak tadi di ungkapkan dengan cepat.


Setelah keheningan di pecahkan oleh Alda, malah sekarang Hana yang lebih banyak berbicara.


Bahkan Alda sedikit bingung menanggapi ucapan Hana sekarang! Karena bisa-bisanya dia malah memikirkan masalahnya juga yang memang sangat rumit banyak rahasia yang belum terungkap.


Keduanya akhirnya lanjut mengobrol di sepanjang jalan! Hingga akhirnya sampailah mereka berdua di hotel emperor kota Westa.


Hotel Emperor adalah hotel paling mewah dan megah, karena yang datang ke sini adalah para sultan dari kota Westa dan bahkan beberapa kota-kota lainnya.


Di Hotel Emperor ini sering di jadikan tempat pertemuan para petinggi perusahaan kota Westa dan pemerintahan kota Westa, karena Hotel Emperor ini menyediakan segala macam fasilitas yang tidak terpikirkan oleh pengusaha perhotelan lainnya.


Bahkan di sini menyediakan kartu anggota seperti sebuah Club, kartu Hotel Emperor di bagi menjadi tiga kelas! Kelas Gold di urutan paling bawah ada di urutan tengah kelas platinum dan paling tertinggi kelas diamond.


Setelah Alda dan Hana turun dari mobil sport milik Tama! Keduanya langsung mendongak melihat gedung pencakar langit di depannya.


Setelah memastikan bahwa benar itu tempat yang mereka cari, Alda langsung menggandeng tangan Hana untuk masuk ke Hotel Emperor.


Hanya langsung tersenyum lebar setelah mendapatkan perlakuan seperti sekarang dari Alda! Dia berpikir, tidak sia-sia dia ngoceh panjang lebar tadi di mobil jika kejadian setelahnya akan di perlakukan seperti ini oleh Alda.


Alda datang ke lobi Hotel Emperor, lalu mereka datang ke meja resepsionis hotel, lalu keduanya di sambut ramah oleh resepsionis Hotel Emperor.


"Selamat datang tuan dan nyonya di Hotel Emperor kota Westa! Ada yang bisa kamu bantu?" Ucap resepsionis Hotel Emperor dengan senyum ramah.


"Kami akan melakukan sesi pertemuan dengan keluarga Readbulld, apa mereka sudah membuat reservasi?" Ucap Alda, dia bertanya seperti itu hanya ingin tahu, jika belum maka dia akan memesan kamar sendiri untuk hari ini.


"Sebentar tuan, akan kami periksa terlebih dahulu!" Jawab resepsionis cantik Hotel Emperor, lalu dia segera sibuk dengan komputer yang ada di depannya.


Setelah sibuk sebentar, akhirnya dia selesai dan tersenyum kembali kepada Alda dan Hana.


"Dengan tuan siapa sebelumnya kami berbicara?" Tanya resepsionis Hotel Emperor dengan profesional, karena harus tahu tamu yang datang benar apa tidak karena hanya ada satu orang yang terdaftar di monitor.


"Dengan Alda!" Jawab Alda singkat.

__ADS_1


"Baik tuan Alda, untuk acara sore hari ini ya! Ruangan yang di pesan adalah ruangan nomor 203, nanti staf kami akan mengantarkan tuan dan nyonya ke sana." Jawab resepsionis cantik Hotel Emperor itu.


Setelah yakin, akhirnya dia mengkonfirmasi dengan memberikan kartu akses! Tidak butuh waktu lama, ada staf Hotel Emperor langsung mengantar Alda dan Hana ke ruangan yang di maksud.


*


Di luar Hotel Emperor, orang yang sedari awal mengawasi Alda dan Hana dari kejauhan langsung berhenti, karena Alda dan Hana masuk ke Hotel Emperor.


"Sial, kenapa mereka masuk ke Hotel Emperor? Sepertinya misi kali ini akan tertunda." Keluhannya.


Dia adalah salah satu master luar negeri yang beberapa waktu lalu baru sampai ke kota Westa! Namun karena keberuntungan yang tinggi dia langsung melihat Alda dan Hana yang sedang ada di luar rumah.


Sehingga dia terus mengikuti kemana keduanya pergi! Namun tidak menyangka sekarang keduanya masuk ke Hotel Emperor, membuat dia kesal! Padahal berniat saat malam ini dia akan beraksi.


Namun karena pengalaman yang tinggi sebagai master bayaran! Dia langsung tahu bahwa Hotel Emperor sangat ketat penjagaan di sana.


Yang paling sulit masuk adalah, bangunan pencakar langit itu jauh dari bangunan tinggi lainnya! Sehingga penembak jitu tidak berguna di sini, karena jarak antara gedung-gedung tinggi lainnya lebih dari 1,5 kilometer.


Karena di sekitar Hotel Emperor di bangun fasilitas yang tidak ada di hotel lain! Seperti lapangan golf, ada juga Club besar dan banyak lainnya di sini sangat lengkap.


Sehingga Hotel Emperor di nobatkan sebagai hotel paling mewah di kota Westa! Jadi karena keamanan dan fasilitas itu di sini bisa di bilang sangat aman, namun pemilik Hotel Emperor masih belum ada yang tahu.


Itu semua membuat Hotel Emperor labih di segani dan di pandang tinggi oleh orang-orang kalangan atas.


Dengan tatapan kecewa, master luar negeri itu hanya bisa menunggu! Dia berharap Alda di sana cukup menghabiskan waktu sebentar agar dia tidak kehilangan jejaknya kelak.


Suasana di sekitar Hotel Emperor masih terus ramai, karena ini bisa di bilang pusat dari kota Westa.


Sehingga orang-orang banyak berlalu lalang di sekitar sini! Jadi bisa di bilang tempat ini adalah tempat paling makmur, gedung perkantoran yang ada di jalan ini juga banyak gedung-gedung penting seperti Bank kota Westa dan gedung pemerintah dari walikota maupun lembaga pemerintah lainnya.


Waktu terus berjalan dengan sangat lambat, hingga akhirnya sore hari tiba di kota Westa! Ada mobil Rolls-Royce phantom di ikuti beberapa mobil sedan hitam yang sangat gelap kacanya masuk ke arah lobi Hotel Emperor.


Jika Rizal melihat itu, dia akan tahu siapa yang ada di dalam mobil Rolls-Royce phantom yang baru datang di Hotel Emperor.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2