Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
211 CIKA LIMS


__ADS_3

Chapter 211. CIKA LIMS.


\=


Rombongan Tama dan yang lainnya pergi dengan cepat ke bandara kota Mako, sedangkan Dion dan Riko juga pergi! Keduanya langsung pergi ke Grup Brighton untuk membicarakan tentang rencana Riko dengan paman Jo dan Rizal.


Karena dengan bantuan keduanya, maka rencana Riko akan sangat mudah di laksanakan! Apa lagi di kota Mako sudah terbentuk kelompok Beruang Hitam.


Sehingga jika hanya membentuk perusahaan keamanan maka itu hampir sejalan dengan kelompok Beruang Hitam, bedanya milik Riko nanti terdaftar dengan resmi di lembaga negara sedangkan kelompok Beruang Hitam, bergerak di bawah tanah dengan sangat senyap.


Melihat kepergian semua orang, seseorang yang sedang mengawasi dengan teropong hanya bisa mendesah.


"Sial, mereka selalu berkelompok! Apa lagi sekarang ada beberapa pengawal yang terlihat cukup kuat! Ternyata pekerjaan kali ini benar-benar menguras energi." Keluh dia sambil merapihkan barang-barang yang dia bawa.


Setelah beres dia langsung pergi ke arah berlawanan dengan rombongan Tama maupun Dion dan Riko.


*


3 jam berlalu dengan cepat.


Jet pribadi milik keluarga Aditya mendarat dengan mulus di bandara kota Westa! Bahkan yang bikin istimewa, jet pribadi itu mendarat di landasan yang berbeda dari pesawat komersial lainnya.


Jarak antara kita Mako dan kota Westa sangat jauh! Sehingga membutuhkan waktu 2 jam lebih dalam penerbangan, meskipun menggunakan jet pribadi.


Bahkan sudah di tunggu oleh banyak orang dari keluarga Aditya! Mereka mengenakan pakaian jas hitam, terlihat seperti pengawal kepala negara.


Banyak orang yang memiliki ke pintu peribadi, karena di sana banyak pengawal yang berjaga hampir 50 orang dengan pakaian yang sama sehingga mereka penasaran.


Namun banyak yang tahu, bahwa para pengawal itu milik keluarga Aditya dari kota Westa.


Setelah Tama, Alda, Hana dan Hani turun dari pesawat! Mereka melihat orang-orang berjas hitam menjaga barisan jalan mereka hingga di ujung barisan yang terdapat beberapa mobil Rolls-Royce berderet.


"Silahkan tuan muda! Nona muda." Ucap pelayan tua yang datang menjemput Tama ke kota Mako, sambil menjulurkan tangannya membersihkan mereka berjalan di depan.


Hana dan Hani melihat suasana seperti itu sedikit tercengang, keduanya belum pernah merasakan hal-hal yang laur biasa seperti sekarang! Karena di kehidupan sehari-hari dua wanita itu selalu bersembunyi di kegelapan untuk mengintai target.


Kehidupan mereka selalu di landa bahaya setiap hari, sehingga merasakan di lindungi oleh banyak pasang mata seperti ini adalah hal baru.


Tama langsung berjalan, dia tidak memperdulikan ucapan pelayan tua itu! Sedangkan Alda tersenyum dan mengangguk tanda dia mengucapkan terimakasih besar kepada pelayan tua itu.

__ADS_1


Seketika pelayan tua terkejut, karena dia sudah mendengar bahwa Alda adalah sahabat Tama! Bahkan Tama berbicara bahwa Alda lebih tinggi kedudukannya daripada Tama, sehingga mendapatkan sapaan meskipun hanya dengan anggukan kepala sederhana pelayan tua itu merasa terhormat.


Hana dan Hani tersenyum cerah, dia mengikuti Tama dan Alda dengan cepat! Namun setelah orang-orang itu akan sampai di mobil Rolls-Royce yang terparkir, dari belakang mobil pengawal ada suara mobil berdecit karena mengeram dengan sangat tajam.


Ciiiittttt...!


"Kakak Tama, akhirnya kamu kembali!" Ucap seorang wanita yang terlihat sangat modis dan elegan.


Kecantikan dia tidak kalah dengan Hana dan Hani! Namun terlihat sorot matanya yang galak, namun saat melihat Tama tatapan tajam dan galak itu menjadi lembut.


Deg...!


Tama yang sedang berjalan dengan tenang, badannya langsung menegang! Setelah itu dia menoleh ke arah sumber suara.


"Cika...?" Ucap Tama tanpa sadar.


Karena mendengar nama itu, Alda seketika langsung memerhatikan dengan serius! Dia langsung paham bahwa Cika itu benar-benar peduli kepada Tama.


Karena Alda melihat sorot mata yang lembut dan menenangkan dari Cika itu.


Hana dan Hani juga melihat ke arah Cika! Keduanya kagum dengan kecantikan dan postur tubuhnya Cika, karena dia terlihat cantik dan anggun namun reaksinya tidak mudah di dekati laki-laki lain, dengan kaki jenjangnya yang ramping membuat banyak pasangan mata ingin meliriknya.


Tama langsung di peluk oleh Cika! Setelah itu dia langsung berkata dengan galak.


"Kaka Tama, apa kamu akan meninggalkan aku begitu saja setelah sekian lama kita berpisah?" Ucap Cika.


"Lepaskan dulu, ini di tempat umum!" Ucap Tama lalu langsung mendorong Cika cepat.


"Tidak, aku takut Kaka Tama tidak kembali lagi!" Cika masih berusaha memeluk Tama dengan kuat.


Alda melihat ini hanya bisa tersenyum, pada dia pikir Cika yang di sebutkan Tama sebelumnya adalah seseorang yang seperti apa! Jika orangnya seperti itu maka bagi Alda tidak masalah.


"Cika, lepaskan dulu! Kenalkan ini Alda, sahabat ku." Setelah Tama berucap seperti itu, akhirnya Cika melepaskan pelukannya.


"Kenalkan, aku Cika Lims!" Ucap Cika dengan sangat singkat, wajahnya langsung berubah tidak seperti saat bersama Tama tadi.


"Aku Alda, kenalkan mereka juga, Hana dan Hani." Jawab Alda dengan tenang.


Sedangkan di sekeliling itu banyak orang yang melihat itu! Setelah melihat Cika Lims orang-orang langsung saling berbisik.

__ADS_1


"Itu Cika Lims kan! CEO wanita yang sekarang lagi terkenal di kalangan atas! Sial ternyata dia sudah memiliki pasangan, lihat tadi laki-laki yang di pelukannya, dia sangat beruntung." Ucap seseorang yang ada di sana, di belakang para pengawal keluarga Aditya.


Orang ini tidak tahu, bahwa Tama sebenarnya sangat enggan dekat dengan Cika Lims! Namun karena desakan keluarga dia hanya bisa diam.


"Aku sangat patah hati!" Ucap yang lainnya, dengan wajah sedih.


Di depan sana Hana dan Hani berkenan dengan Cika! Setelah itu Tama berucap. "Sebaiknya kita jangan bicara di sini! Cepat masuk kita pulang dulu." Tama langsung menyarankan.


"Baiklah, kamu bawa mobil ku! Aku ingin duduk dengan kakak Tama." Ucap Cika kepada pengawal yang ada di dekatnya.


Dia langsung menarik Tama masuk ke dalam mobil Rolls-Royce, akhirnya Alda, Hana dan Hani naik ke mobil belakang lainnya.


Setelah itu, rombongan mobil itu pergi dari parkiran bandara kota Mako! Tama di dalam mobil Rolls-Royce di depan hanya bisa pasrah.


Entah wanita seperti ini kenapa bisa begitu nempel kepada dirinya setelah dia datang kembali ke keluarganya dari perguruan terpencil! Lalu dia juga sangat terkejut, setelah tahu bahwa Cika Lims adalah tunangannya sejak kecil.


Setelah di telusuri! Tama pernah menyelamatkan Cika Lims dari beberapa orang yang jahat, saat tahu bahwa Tama adalah tiran kecil kota Westa Cika Lims yang penasaran terus mencari tahu tentang Tama.


Bahkan semakin mengagumi laki-laki yang di kenal sangat nakal itu! Tapi bagi Cika yang masih kecil malah begitu tertarik dengan Tama.


Menurut Cika Tama adalah kakak tampan, pangeran berkuda putihnya! Namun setengah tahun setelahnya Tama menghilang, hingga akhirnya keluarga Lims mengatakan bahwa Tama adalah tunangannya sejak kecil, mendengar berita itu Cika sangat senang.


Hingga akhir dia sekarang menjadi CEO wanita muda yang di perhitungkan di kota Westa! Dan akhirnya mendengar Tama pulang, sehingga dia mendesak keluarga Lims untuk segera meresmikan tunangan mereka.


Meskipun umur Tama sudah hampir 30 tahun dan Cika masih 26 tahun! Itu tidak membuat Cika mundur, karena Cika sudah menantikan itu bahkan dia belajar bisnis juah agar pantas dengan Tama yang di kenal nakal dan pembuat onar.


Namun bagi Cika itu adalah hal yang luar biasa.


Tidak butuh waktu lama, akhirnya rombongan mobil Rolls-Royce yang di naiki Tama dan yang lainnya masuk ke pelataran kediaman keluarga Aditya.


Kediaman itu sangat besar, bahkan halaman luar seperti perkebunan di desa-desa! Sehingga udara di sini sangat segar.


Kediaman ini juga cukup jauh dari pusat kota Westa.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2