Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
136 PERTEMUAN BISNIS


__ADS_3

Chapter 136. PERTEMUAN BISNIS.


\=


Di dalam kantor ruangan rapat umum pusat perbelanjaan.


Kini beberapa orang duduk mengelilingi meja panjang, Jhonatan Brighton duduk di kursi kepala namun dia duduk di sana seperti tidak tenang, sesekali melirik Alda yang duduk tidak jauh darinya.


Dia merasa tidak nyaman karena bos sebenarnya adalah Alda! Karena Grup Brighton adalah milik Alda sepenuhnya, dia adalah pelaksana untuk menjalankan tugas ini.


Namun setelah tujuan dia dan Dion tercapai beberapa hari lalu, Jhonatan Brighton sangat terharu karena akhirnya dia sudah membalaskan dendam ketua Luis.


Mereka semua sedang mengadakan pertemuan bisnis! Karena bisnis Grup Dorman yang mengakar tidak begitu terstruktur membuat Jhonatan Brighton dan Rizal sangat bingung sebelumnya.


Namun setelah membaca semua yang di serahkan, lalu Alda membantu menguraikan akhirnya masalah yang ada bisa di atasi.


Laporan keuangan dari pusat perbelanjaan terbesar kota Mako ini sangat berantakan.


"Pak Topik, sebenarnya setiap bulannya anda memberikan laporan ini kepada siapa?" Ucap Jhonatan Brighton dengan tatapan tegas.


Mendengar pertanyaan itu, pak Topik sedikit beringsut dan keringat dingin keluar di dahinya! Mulutnya terbuka dan tertutup namun kata-kata tidak kunjung keluar.


"Katakan, jika tidak aku bisa membawa kasus ini ke ranah hukum!" Ucap Jhonatan Brighton menggertak.


"Tuan Brighton jangan, baik aku akan bicara! Setiap bulan aku tidak melaporkan kepada siapapun, kami cuma menumpuknya di sini! Itu perintah dari tuan Dorman sebelumnya." Ucap pak Topik.


Dia juga tidak tahu, bagaimanapun itu adalah perintah atasannya! Sehingga dia hanya bisa mengikuti saja.


Mamang pemasukan di sini sangat besar, namun data yang di dapat benar-benar tidak sinkron! Sangat melenceng karena penghasilan dari pusat perbelanjaan terbesar ini tidak sebesar yang di laporkan di laporan bulanan.


Alda berpikir, dia membalikkan laporan asli dan laporan dari kantor pusat Grup Dorman sebelumnya! Setelah melihat hasilnya dia hanya tersenyum.


'Sepertinya ini hanya kedok yang di pasang oleh keluarga Jink! Agar bisa melakukan pemalsuan keuangan.' Pikir Alda.


Akhirnya dia juga berkata.


"Apa pak Topik tau alas kenapa ini bisa terjadi?" Tanya Alda.

__ADS_1


Beberapa eksekutif Grup Brighton yang datang sudah kenal Alda! Bahkan tahu Grup Brighton Alda adalah pimpinan tertinggi mereka sehingga setelah Alda bertanya seperti itu tidak ada yang keberatan, bahkan mereka semua memandang ke arah Alda.


"Tuan, saya tidak tahu! Itu hanya instruksi dari tuan Dorman saja, aku hanya menjalankan tugas itu sebagai manager umum pusat perbelanjaan ini!" Jawab pak Topik dengan jujur.


Dia memang tidak tahu apa-apa, hanya menjalankan tugas sebagai manager umum dengan baik! Selebihnya apa bila ada permainan di atas dia tidak tahu menahu.


Dia hanya berusaha menjalankan tugas dari pemilik sebelumnya, menurut dia tidak ada masalah dan pertentangan namun setelah di beberkan apa masalahnya dia juga takut dia sangat tahu itu sangat menyimpang.


Tapi yang bikin heran pak Topik, untuk apa Grup Dorman melaporkan dengan melipat gandakan penghasilan dari pusat perbelanjaan terbesar ini! Padahal nantinya malah akan membayar pajak penghasilan yang lebih besar.


Sedangkan pak Topik tidak tahu, bahwa membayar pajak itu hanya bilangan kecil karena aset sesungguhnya yang sangat mencengangkan.


"Baiklah, saya percaya! Tuan Brighton menurut ku lebih baik setelah ini awasi pusat perbelanjaan ini dengan ketat! Lalu pak Topik nantinya kirim laporan setiap bulan kepada tuan Brighton." Ucap Alda menjelaskan.


"Itu tidak masalah, memang itu tugas saya sebagai manager umum!" Jawab pak Topik sambil tersenyum, karena dengan ucapan itu berarti posisi dia tidak terancam lengser.


Namun uang dia heran, kenapa yang be bicara seperti itu akan muda yang di anggap sebagai tamu kehormatan bukan tuan Brighton.


Namun untuk menayangkan otoritas seperti itu, pak Topik tidak berani! Karena melihat sekarang tuan Brighton tidak keberatan dan hanya menyetujui langsung begitu saja.


Setelah itu orang-orang itu membahas semua yang harus di lakukan kedepannya! Hingga akhirnya pertemuan bisnis itu selesai.


Kini Alda dan Hana sudah berada di mobil! Akhirnya hanya bersuara.


"Tuan Alda, maaf perjalanan kita malam ini tidak berjalan baik! Yang awalnya ingin membeli beberapa pakaian malah gagal." Ucap Hana.


"Tidak masalah, yang penting barang yang kamu butuhkan sudah di dapatkan." Jawab Alda, lalu dia langsung melakukan mobilnya menuju ke villa tempat tinggal saat ini.


*


Sedangkan di rumah sakit kota Mako.


Kini Aenan Kamto dan Angela Chelin di rawat di ruang yang sama.


Tangan dan wajah Aenan Kamto di perban dengan kain kasa! Dia berbaring di ranjang rumah sakit, tidak jauh dari dia ada Angela Chelin yang masih tidak sadarkan diri.


Sedangkan di samping Aenan ada pamannya, Cerdio Kamto yang tadinya adalah mamah dari toko pakaian bermerek! Namun karena keributan tadi dia langsung mengundurkan diri.

__ADS_1


"Aenan, untung kamu langsung menyadari bahwa kamu salah! Jika tidak, maka Keluarga Kamto kita yang akan musnah!" Ucap Cerdio Kamto dengan suara lemas.


Dia lemas bukan hanya jabatan dia hilang, sebenarnya dia mencari jabatan lain di keluarga Kamto mudah namun dia ingin hidup mandiri sehingga dia bekerja di Grup Dorman.


"Paman Cerdio, apa benar semengerikan itu?" Tanya Aenan Kamto tidak percaya.


"Itu memang benar, karena orang yang berdiri di samping pemuda itu adalah Jhonatan Brighton." Ucap Cerdio Kamto, sedikit menjelaskan.


"Aku tidak yakin...!" Jawab Aenan Kamto.


Braakk..!


"Dasar anak bodoh! Apa yang kamu tahu selama ini? Bagaimana kelas kamu akan menjadi penerus keluarga Kamto ini?" Ucap seseorang yang masuk.


"Ayah, maaf aku salah!" Ucap Aenan Kamto dengan wajah menunduk.


Yang datang adalah, Askar Kamto! Kepala keluarga Kamto saat ini. Dia bisa di bilang kepala keluarga kelas 2 yang cakap di kota Mako.


Sehingga selalu mengikuti perkembangan bisnis apapun di kota Mako, jadi dia tahu seberapa mengerikannya Jhonatan Brighton! Setelah dia menerima informasi dari saudaranya bahwa anaknya terlibat masalah dengan orang yang berteman baik dengan Jhonatan Brighton, Askar sudah pasrah jika dia harus mengusir anaknya untuk mendapatkan ampunan dari Grup Brighton itu.


Namun setelah mendengar masalah sudah selesai, sedangkan Aenan Kamto hanya menderita luka ringan Askar Kamto langsung merasa lega dan dia bergegas kemari untuk memberikan peringatan kepada anak bodohnya itu.


"Ingat, setelah ini! Orang yang memiliki hubungan baik dengan Grup Brighton jangan sampai kamu menyinggungnya, apapun alasannya." Ucap Askar Kamto kembali.


"Baik ayah, aku mengerti!" Jawab Aenan, namun lirikan dia melihat ke ranjang sebelahnya.


Askar menyadari, anaknya seperti tidak rela! Lalu dia melihat ke samping ke arah Angela Chelin yang masih tidak sadarkan diri.


"Siapa wanita ini?" Tanya Askar Kamto kepada anaknya.


"Ayah, dia Angela Chelin pacar ku!" Jawab Aenan Kamto tidak bisa menyembunyikan apapun pada ayahnya.


"Sial, apa gara-gara wanita ini kamu melawan orang itu?" Tanya Askar Kamto dengan marah.


"Aku...!" Ucap Aenan Kamto tidak bisa berbicara.


Seketika, suasana di ruang rawat inap langsung tegang! Cerdio Kamto terdiam membisu, dia bingung tidak tahu apa yang harus dia katakan.

__ADS_1


\=


...


__ADS_2