
Chapter 250. NONA MUDA AROGAN.
\=
Alda mengikuti ke mana Hana menarik pergi! Akhirnya keduanya sampai di depan toko tempat pakaian khusus wanita.
Hana mengajak Alda ke sini karena ingin tahu, pendapat Alda tentang bagaimana dia berpakaian! Karena wanita selalu ingin terlihat cantik di hadapan orang yang di suka, tidak terkecuali Hana.
Padahal bentuk tubuh seperti Hana, memakai apa saja pas dan bagus! Namun dia hanya ingin tahu baju yang menurut Alda cocok di kenakan dirinya.
Menurut Hana barang yang di pilih Alda, kedepannya adalah barang yang berharga! Sehingga kesempatan ini dia akan gunakan untuk membeli banyak pakaian, menurut Hana tidak mengapa mengurus tabungan miliki, toh akan di gunakan untuk sesuatu yang bermakna.
Saat keduanya masuk, langsung di sambut ramah oleh pramuniaga toko pakaian itu.
"Selamat datang nona muda dan tuan muda!" Ucap pramuniaga cantik itu.
"Terimakasih..!" Jawab Hana.
Sedangkan Alda hanya manganguk saja!
"Ada yang bisa saya bantu nona muda?" Ucap pramuniaga cantik itu dengan sedikit membungkuk.
"Terimakasih, kami akan melihat-lihat dulu! Jika ada yang cocok akan anda akan kami panggil!" Jawab Hana.
Dia ingin berduaan dengan Alda lebih lama, sehingga tidak ingin di ganggu oleh pramuniaga cantik toko ini.
Mereka di sambut dengan ramah karena keduanya memiliki temperamen tuan muda dan nona muda! Meskipun pakaian mereka sederhana namun sangat pas di gunakan oleh keduanya.
Meskipun bisa di bilang, pakaian Hana dan Alda bukan merek mahal dan terkenal! Tapi hanya kalangan menengah saja, namun saat di kenakan keduanya sangat bagus bahkan melebihi pakaian bermerek mahal.
Keduanya berjalan di lorong tempat tergantung nya banyak pakaian! Hana terus memilih, saat menurut dia bagus dia akan bertanya pendapat Alda.
Alda mengikuti dengan sabar dan mengungkapkan pendapat dia! Bagi Alda ini adalah pengalaman baru baginya, karena Alda belum pernah melakukan hal seperti ini.
Meskipun dia adalah keturunan keluarga super kaya! Namun dia hidup tidak begitu menonjolkan kekayaannya, saat itu juga dirinya fokus dengan sekolah dan belajar sehingga jangankan membuang waktu berjalan-jalan dengan wanita, mengenal wanita saja bagi Alda hanya sekilas! Hingga akhirnya bencana besar terjadi dan dia melanjutkan hidup di perguruan terpencil.
Jadi bisa di bilang, pengalaman Alda dalam menjalin hubungan nol persen! Sehingga dia sangat kaku dalam hal berkomunikasi, di tambah pasangan saat ini Hana yang hampir saja seperti Alda.
__ADS_1
Hidup kecil keduanya sulit dan setelah sedikit dewasa Hana dan Hani malah masuk ke organisasi pembunuh bayaran! Jadi jarang bergaul dengan masyarakat umum apa lagi untuk pengalaman kencan, dia hanya mengikuti seperti yang dia lihat di acara tv.
Hana melihat pakaian yang sangat cantik, dia langsung senang karena menurutnya itu sangat cocok jika di pakai olehnya.
"Nona, aku ingin melihat pakaian yang ada di lemari itu!" Ucap Hana sambil menunjuk ke arah sepotong pakaian di lemari etalase.
Hana memanggil pramugari cantik tadi, setelah itu pramuniaga cantik langsung mengambilkan gaun yang indah, lalu akan di serahkan kepada Hana.
"Tunggu, aku ingin gaun itu!" Ucap seseorang dari kejauhan.
Semuanya langsung menengok ke arah sumber suara! Di sana ada wanita cukup cantik, dengan pakaian yang mewah di dampingi oleh pemuda tampan dan semua pakaian yang melekat di tubuhnya bermerek.
Bahkan jas dari pemuda itu di rancang khusus oleh desainer ternama! Sehingga sangat pas di tubuh pemuda itu.
Hana, Alda dan pastinya pramuniaga cantik itu yang menoleh ke sumber suara langsung mengerutkan keningnya, akhirnya pramuniaga cantik itu bisa menemukan suaranya.
"Maaf nona, tapi nona ini dulunya yang memilih gaun ini untuk di lihat!" Ucap pramuniaga cantik itu dengan sopan, sambil menolak dengan halus karena gaun yang ada di tangannya sekarang di minati oleh Hana terlebih dahulu, sehingga dia menghormati Hana dan tidak memberikan kepada wanita itu.
"Hai, apa maksud kamu? Apa aku tidak berhak membeli gaun yang ada di tangan kamu?" Ucap wanita muda itu dengan nada suara yang sedikit lebih tinggi.
"Bukan begitu nona muda! Tapi ini...!" Ucap pramuniaga cantik itu terhenti, karena mendengar bentakan dari wanita muda itu.
Karena dia hanya pegawai, akhirnya hanya bisa diam dan menoleh kepada Hana dan Alda tanda meminta maaf! Karena dia tidak bisa melawan wanita muda itu.
"Tunggu, gaun ini sudah aku minati sejak awal melihat! Seharusnya kamu cari gaun lain saja." Ucap Hana, langsung mengambil gaun yang ada di tangan pramuniaga cantik itu.
"Sial, kamu! Apa kamu tidak tahu siapa aku? Sejak dulu jika ada barang yang aku inginkan selalu aku dapatkan, tidak terkecuali gaun itu..!" Nona muda itu geram.
"Aku tahu, kamu adalah nona muda arogan!" Jawab Hana tanpa takut sedikitpun, karena dia sudah terbiasa dengan mentalnya.
Apa lagi setelah mengikuti Alda dan yang lainnya, Hana langsung mendapatkan kepercayaan dari! Sehingga dia tidak menganggap penting wanita cantik di hadapannya itu.
Karena semuanya tidak kondusif, laki-laki yang sejak tadi diam saja kini sudah mulai mengerutkan keningnya! Tanda dia sudah sangat tidak terima dengan keributan ini.
Lalu laki-laki itu menegur dengan suaranya yang sedikit tinggi. "Hai, apa kamu tidak tahu kami siap?" Bentaknya, keduanya berpikir bahwa mereka terkenal jadi selalu menanyakan kami siap.
Hana yang sudah menjalani bagaimana kerasnya kehidupan, juga pernah hidup di luar negeri masih saja tenang meskipun sudah dua orang yang berteriak! Setelah itu Hana menunjukkan senyum meremehkan.
__ADS_1
"Apa kalian pikir kalian terkenal selalu menanyakan kalian siapa, sudah pasti kalian adalah orang yang tidak berotak!" Jawab Hana sambil menunjuk keduanya.
"Kamu...! Beraninya." Geram laki-laki muda yang sedang menemani nona muda arogan.
Keduanya memang terlihat sangat serasi, karena sama-sama arogan! Namun si laki-laki lebih buruk temperamennya sehingga dia langsung maju dan ingin menampar Hana.
Hana yang awalnya sudah ahli beladiri dan sekarang lebih baik lagi setelah berlatih bersama Alda dan yang lainnya tidak kaget dengan gerakan kecil itu, dia langsung menghindari dengan muda dan hanya membalas menjulurkan kakinya untuk menahan laju kaki si laki-laki muda itu yang sedang sempoyongan karena tamparan itu mengenai udara kosong.
Braakk...!
Akhirnya, dengan dorongan kecil laki-laki muda dengan pakaian mewah itu jatuh terjerembab! Seketika wajahnya tersungkur ke lantai toko pakaian khusus wanita.
Alda hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya, dia tidak menyangka bahwa Hana begitu baik dalam menghadapi orang payah seperti keduanya.
Wanita yang berteriak sebelumnya langsung melongo, dia pikir laki-lakinya sangat hebat! Sehingga melihat laki-laki yang selama ini di kagumi banyak wanita dan akhirnya dia pilih malah seperti badut di hadapan Hana, wanita yang dia rendahan.
"Sial, apa kamu tidak tahu? Aku adalah nona muda keluarga Brone! Sedangkan dia adalah tuan muda keluarga Luis." Ucap wanita muda itu sambil menunjuk ke arah Hana.
Hana yang di tunjuk hanya menatap ke arah Alda, sedangkan Alda hanya tersenyum dan mengangkat bahunya.
"Nona muda, gawat mereka adalah keturunan dari keluarga besar kota Westa ini! Sebaiknya untuk tidak memicu kemarahannya serahkan saja gau itu!" Ucap pramuniaga cantik itu sambil memegang lembut tangan Hana.
Saat memegang tangan Hana tangan dia bergetar halus, tanda dia benar-benar ketakutan! Pramuniaga cantik itu sepertinya tahu siapa kedua orang yang sedang bertengkar dengan Hana.
"Lalu kenapa jika kalian nona muda Brone dan tuan muda Luis? Apa aku harus tertawa atau menangis?" Tanya Hana dengan acuh tak acuh.
Hana juga wanita yang dingin sebelumnya, sehingga di ancam dengan nama keluarga dia tidak peduli! Jangankan keluarga seperti itu, bahkan dulu Hana dan adiknya pernah menerima misi membunuh banyak anak keluarga besar di berbagai negara.
Alda cuma berdiri di samping Hana yang sedang adu mulut dengan kedua nona dan tuan muda keluarga kaya itu, Alda tahu dia tidak turun tangan juga tidak masalah.
Braakk..!
Pintu ruangan toko di buka dengan paksa, lalu beberapa orang menggunakan pakaian serba hitam masuk dengan cepat.
\=
\=
__ADS_1
...