
Chapter 057. MUSUH MASA MUDA.
\=
Gerry sangat terkejut, hingga dia tidak sadar langsung bergumam 'Luis..' dengan tiba-tiba membuat orang-orang yang ada di sana seketika langsung penasaran.
"Ketua apa yang anda maksud, Luis adalah orang yang dulunya pemimpin kelompok beruang hitam?" Tanya salah satu dari sembilan orang yang duduk saling berhadapan.
"Ya, yang aku maksud dia." Jawa Gerry sambil terus menonton video itu berulang-ulang kali.
Dia masih tidak percaya, karena Luis sama seperti saat mereka masih muda! Sekitar 14 tahun lalu waktu masih menjadi musuh masa muda.
Sedangkan sekarang sudah lewat begitu lama jika itu benar-benar Luis maka dia juga seharusnya bertambah tua, kenapa sekarang muncul dengan wajah yang muda dan hampir sama persis seperti 14 tahun yang lalu.
"Tapi aku tidak percaya, bagaimana ini bisa terjadi?" Keluh Gerry tidak percaya sama sekali.
Dia masih yakin, bahwa Luis tidak selamat bahkan dia yang membunuhnya dengan tangannya sendiri dan berhasil menjebaknya! Sehingga dia tidak percaya dengan keaslian dari Vido yang di tonton saat ini.
"Katakan dari mana kamu dapatkan video ini?" Tanya Gerry kepada pemuda yang membawa laptop itu.
"Ketua, aku dapatkan video ini dari pabrik terbengkalai yang di gunakan sebagai gudang narkoba milik kelompok kita." Jawab pemuda itu dengan serius.
Boooommm..!
Ledakan di kepala Gerry langsung terjadi setelah mendengar ucapan anak buahnya itu! Dia terkejut karena ini penyebab terjadinya tragedi gudang mereka terbakar dan di grebeg.
"Selidiki tentang orang ini!" Gerry langsung memberikan perintah kepada orang-orang yang ada di sana.
Orang-orang itu adalah ketua divisi yang di perbesar oleh Gerry, sehingga mereka adalah orang-orang penting di kelompok kalajengking merah.
"Apakah ada orang lainnya di sekitar orang itu?" Setelah sadar dengan itu semua akhirnya dia ingin tahu seluruh rekaman yang di peroleh anak buahnya.
"Yang tertekan hanya ada dua orang! Pemuda itu dan satu wanita cantik dengan senjata pistol milik kelompok kita.....!" Pemuda itu menjelaskan.
Hingga akhirnya sampai di keterangan yang membuat Gerry bingung.
"Anak muda itu dan wanita cantik yang bersamanya tidak bisa di temukan identitas mereka di mana-mana."
__ADS_1
Setelah pemuda yang membawa video itu menerangkan dengan temuannya itu, Gerry semakin bingung.
Jelas tidak di temukan, karena identitas Dion sudah di sembunyikan sejak 10 tahun yang lalu! Sedangkan Hani yang bersama Dion di Vido itu identitas dia ada di kelompok pembunuh bayaran luar negeri.
Sehingga jika ingin identitas Hani maka hanya dengan cara yang rumit dan perlu mengeluarkan dana yang sangat banyak, baru bisa mendapatkan identitas Hani! Itu juga sesuatu yang di catat oleh kelompok pembunuh bayaran itu.
Sedangkan informasi detail tidak tersedia di sana! Karena setiap menjalankan misi! Hana maupun Hani menggunakan identitas palsu yang sudah di sediakan sebelumnya.
"Tidak mungkin, jika orang itu tidak memiliki identitas!" Ucap salah satu dari 9 orang yang berkumpul.
"Ya, aku setuju! Paling identitas orang itu di sembunyikan oleh suatu kelompok yang besar sehingga kita tidak bisa menjangkaunya." Yang lainnya juga menyimpulkan.
Itulah kenapa video Dion tertangkap kamera cctv yang benar-benar tersembunyi, karena Dion dan Hani menyerang kelompok Max secara terbuka.
Sedangkan Alda dan Hana, dia menyerang kelompok Max dengan cara waspada dan sembunyi-sembunyi, sehingga dia tidak tertangkap kamera cctv yang di pasang di sana.
Sehingga penyerangan itu seperti hanya di lakukan oleh dua orang saja.
"Cari dia bagaimana pun caranya! Kuncinya hanya jika menemukan dia, maka misteri hilangnya Max akan kita ketahui." Ucap Gerry kepada semuanya.
Seketika di ruangan pertemuan menjadi sepi dan hening! Mereka semua saling memandang dan ingin bertanya apa yang harus mereka perbuat.
*
Di tempat kedai kopi.
Kini lima kopi yang masih mengepul tersaji, namun orang-orang itu tidak memperhatikan kopi yang terlihat benar-benar enak.
Pandangan, Dion, Alda maupun Hana dan Hani tertuju pada paman Jo yang sedang serius merenung.
"Dion maafkan paman, jika saja paman lebih teliti! Kejadian 10 tahun yang lalu tidak mungkin terjadi!" Ucap paman Jo dengan air mata yang menetes ke atas wajah dan brewok yang tidak terus.
"Sudahlah paman, itu sudah terjadi! Yang penting kita harus membalaskan dendam ayah!" Jawab Dion.
Dion tahu bahwa kejadian itu benar-benar sebuah inspirasi, sehingga dia tidak menyalakan siapa-siapa! Di tambah dia sangat tahu bahwa kesalahan ini di sebabkan oleh Gerry itu.
Sehingga setelah melihat informasi yang di berikan oleh paman Jo kepadanya, Dion tahu bahwa pembalasan sudah tiba.
__ADS_1
Begitu juga dengan informasi tentang gudang narkoba milik kelompok kalajengking merah Dion ketahui dari paman Jo.
Namun setelah melihat keadaan paman Jo ini, Dion merasa sakit! Karena perubahan yang sangat drastis terhadap paman Jo.
"Tapi informasi yang paman Jo miliki, sangat minim! Hanya itu dan beberapa lainnya tidak penting." Jawab paman Jo.
Penyamaran dia menjadi pemilik kedai kopi, selama 10 tahun hanya bisa menghasilkan orang-orang kecil kelompok Gerry itu! Dan penemuan terbesar dia selama ini hanya gudang narkoba yang di miliki oleh kelompok kalajengking merah.
Sehingga setelah Dion mengungkit balas dendam dia hanya bisa mendesah pelan, bukan karena tidak mau! Namun karena tidak memiliki kekuatan untuk melawan kelompok paling besar di kota Mako.
Sedangkan mereka sudah tidak memiliki kelompok seperti dulu yang memang benar-benar bersaing, setelah hancurkan kelompok beruang hitam sisa-sisa orang yang setia dari kelompok itu benar-benar menghilang bagai di telan bumi.
Sedangkan sisanya, banyak yang membelot ke kelompok kalajengking merah.
"Tidak masalah, ada Alda yang akan membantu ku!" Ucap Dion lalu menepuk bahu Alsa dengan pelan.
Karena ucapan Dion, paman Jo langsung memerhatikan Alda dengan dalam! Namun dia tidak melihat hal istimewa yang di miliki ada sama sekali.
Hanya terlihat Alda lebih kelem dan tenang dalam semua keadaan.
"Ya aku percaya dengan teman-teman yang kamu bawa kali ini!" Paman Jo mengubur Dion.
Padahal dia tidak begitu percaya dengan Alda, maupun Hani dan Hana! Karena mereka terlihat seperti Dion masih begitu muda dan naif.
Deret.. deret..!.
Ponsel jadul milik paman Jo berbunyi, tanda pesan masuk! Dia dengan cepat langsung membukanya karena itu biasanya informasi yang di berikan temannya yang masih bertahan.
"Pabrik terbengkalai milik kelompok kalajengking merah terbakar dan di gerebek polisi kota Mako!" Pesan yang masuk.
Paman Jo langsung terkejut, dia melirik ke arah Dion dan yang lainnya yang sekarang di hadapannya.
"Apa kamu sudah mendatangi pabrik terbengkalai yang aku informasikan sebelumnya?" Tanya Pama Jo kepada Dion.
\=
...
__ADS_1