
Chapter 203. MELEPASKAN TUAN CAKAR ELANG.
\=
Semu orang menyaksikan kekejaman Alda, bahkan Hana saja yang sudah sering membunuh dia bergidik ngerti.
Karena Alda tidak membunuh, tapi membuat orang itu tersiksa selamanya! Itu lebih mengerikan dari pada membunuh secara langsung.
Alda melakukan itu karena menganggap keluarga Button cabang 2 masih kerabat, karena sama-sama dari marga Button! Sehingga dia tidak membunuh langsung, dia memberikan pelajaran dalam.
Akan tetapi, jika Bramantyo Button dan keluarganya tidak sadar dan mundur! Maka Alda dengan berat hati akan memusnahkan Keluarga Button cabang 2.
Namun, jika saja saja Alda tahu bahwa dua orang tuanya di bunuh oleh keluarga ini! Alda akan langsung memusnahkan mereka karena sekarang dia memiliki kekuatan yang cukup, sayangnya informasi itu di pendam jauh oleh kakeknya Alda, Charles Button jadi Alda tidak tahu sampai sekarang.
Yang Alda tahu, Bramantyo Button saat kecil sering menindas dirinya! Namun puncaknya dia berseteru tegang dengan Bramantyo Button sehingga dia ingin membunuh Alda.
Sehingga Alda pikir itu hanya perseteruan biasa antara anak muda, jadi dia memberikan pelajaran yang sangat menyakitkan kali ini.
Bahkan jika orang tidak tahu masalahnya, orang-orang pikir Alda sangat kejam! Sepertinya yang di pikirkan oleh Hana dan Hani, bahkan tuan Cakar Elang juga berpikir seperti itu.
Setelah selesai melakukan penyiksaan, Alda menoleh kepada tuan Cakar Elang! Lalu dia berucap.
"Aku akan mengampuni mu! Mungkin kamu hanya orang yang di bayar oleh dia, tapi jika di masa depan kamu dan perguruan mu bersebrangan dengan kami! Maka kami tidak akan sungkan lagi." Ucap Alda kepada tuan Cakar Elang.
"Master, terimakasih atas pengampunan anda! Kedepannya aku akan orang-orang dari perguruan Elang Hitam tidak akan berni memprovokasi master." Ucap tuan Cakar Elang dengan hormat.
"Pergilah...!" Ucap Alda dengan tenang.
"Terimakasih master...!" Ucap tuan Cakar Elang sambil menangkupkan kedua tangannya dan sedikit membungkuk.
Tuan Cakar Elang langsung menganggap Alda adalah master hebat dari perguruan yang dia tidak ketahui, sehingga dia langsung begitu hormat! Setelah itu dia langsung pergi dengan salah satu mobil pengawal milik Bramantyo Button.
Semua orang mendengar perguruan Cakar Elang, namun mereka tidak tahu dengan pasti sehingga tidak begitu terkejut.
"Alda kenapa harus repot-repot seperti itu? Apa kamu tidak berpikir bahwa kita telah melepaskan musuh?" Ucap Riko, dia tidak begitu setuju dengan pemikiran Alda kali ini.
Karena menurutnya Alda melepaskan musuh yang nantinya membahayakan mereka semua! Itu seperti bom waktu bagi Riko.
__ADS_1
Sebenarnya benar pemikiran Riko, namun Alda punya pertimbangan lain.
"Ya awalnya aku berpikiran seperti itu! Namun aku ingin dengan jelas, bahwa di selatan negeri ini ada perguruan Elang Hitam! Aku dengar dari guru kekuatan mereka cukup besar, sehingga jika tidak membunuh dia kita berarti tidak memiliki musuh." Jawab Alda.
Mendengar ini, barulah wajah Dion, Riko dan Tama berubah! Terlihat mereka sedikit terkejut.
"Perguruan Elang Hitam, aku tidak pernah mendengar sebelumnya?" Sekarang Tama yang bertanya.
"Itu karena di pikiran mu hanya ada makan!" Jawab Riko.
"Sial, otak mu pun tidak bekerja! Memangnya kamu ingat apa itu perguruan Elang Hitam?" Tama sedikit kesal.
Namun Riko terdiam, dia memang tidak ingat apa itu perguruan Elang Hitam! Karena saat di terangkan oleh guru tua dia perguruan terpencil saat itu, memang Riko mendengarkan dengan seksama namun tidak lama akan lupa! Yang dia ingat hanya teknik pertarungan saja.
"Ya, aku pernah denger tentang itu! Namun yang aku dengar perguruan Elang Hitam sama-sama perguruan tertutup! Tapi bagiamana salah satu dari mereka ada yang bekerja dengan orang hanya demi materi?" Dion mengungkapkan perkataan yang ada di benaknya.
"Entah, kita bahas itu nanti! Sebaiknya kamu hubungi orang-orang dari Beruang Hitam, suruh mereka buang orang-orang ini di luar kota Mako." Ucap Alda memotong pemikiran orang-orang di sana.
Hana dan Hani sebenarnya sangat penasaran dengan semua itu! Keduanya tidak tahu apa-apa, karena keduanya hanya fokus menjalani misi saat itu untuk bertahan hidup.
Punya informasi juga terbatas! Keduanya tidak tahu ada perguruan tersembunyi di wilayah selatan, namun rasa penasaran keduanya akhirnya hanya bisa di gantung karena Alda tidak ingin membahas itu lebih dalam lagi.
Alda dan yang lainnya langsung meninggalkan Bramantyo Button dan para pengawalnya di jalan depan kediaman villa mewah miliknya.
*
Setelah Alda, Dion dan yang lainnya itu pergi, tidak butuh waktu lama hanya kurang dari 20 menit orang-orang dari kelompok Beruang Hitam datang.
Setelah sampai di depan villa milik Alda, orang-orang dari kelompok Beruang Hitam turun dari mobil Van! Namun setelah melihat keadaan di jalan itu, banyak dari mereka membeku di tempat.
"Ini, sangat mengerikan!" Ucap salah satu dari mereka, setelah turun dari mobil Van.
"Gila, ini bener-bener pembantaian." Salah satu dari mereka yahh lain juga berseru.
Memang di sana ada beberapa mayat, ada juga yang masih sekarat! Ada juga yang tidak sadarkan diri.
Namun uang paling parah menurut mereka adalah Bramantyo Button! Karena dari paha ke bawah banyak sayatan besar yang mengerikan.
__ADS_1
Bahkan darah masih menetes di ujung sayatan di semua kaki Bramantyo Button! Setelah mereka membeku, akhirnya salah satu dari mereka sadar.
"Hei, cepat kerjakan! Ini perintah langsung dari ketua Dion." Ucap orang yang sadar lebih dulu.
"Benar-benar! Ini tugas yang di percayakan kepada kita oleh ketua Dion, jangan sampai kita lalai." Jawab yang lainnya.
Setelah sepakat, orang-orang itu langsung bergerak dengan cepat! Mereka langsung mengerjakan tugas yang di berikan oleh Dion.
Setelah beres, orang yang tadi sadar pertama kali! Dia melihat melihat mobil Rolls-Royce phantom, setelah itu dia berucap.
"Hei, di antara kalian siapa yang bisa membawa mobil ini?" Ucapnya menegur teman satu kelompoknya.
"Sial, ini Rolls-Royce phantom! Biar aku saja, aku pernah mencoba menyetir mobil ini." Jawab anak muda yang memiliki potongan cepak.
"Bagus, bawa mobil itu!" Jawab orang yang tadi berucap.
Setelah mereka sepakat, akhirnya mobil Van yang mereka bawa sebelumnya jalan lebih dulu! Lalu di ikuti oleh mobil Rolls-Royce dan sedan hitam.
Kerja mereka sangat cepat, juga langsung membersihkan tempat kejadian! Kini jalan di depan villa mewah milik sudah bersih seperti sedia kala.
*
Kota Mako sekarang semakin ramai! Banyak wajah-wajah baru yang datang dari berbagai kota.
Kini tiga proyek besar sudah akan di mulai! Banyak pertemuan besar antara keluarga dan perusahaan besar terdaftar, tiga proyek besar itu memang terlihat seperti daging gemuk yang siap di nikmati.
Namun perebutan malah semakin sengit, bahkan tuan muda keluarga Yantoro sudah berusaha banyak namun masih belum di lirik, malah ada kabar perusahaan yang di rampas baru-baru ini hanya akan mendapatkan remahan belaka.
Ini membuat dia sangat emosi.
Braakk..!
"Bener-bener bajingan! Apa pemerintah sengaja membuat peraturan yang sangat ribet seperti ini?" Bentak tuan muda keluarga Yantoro.
Meja di depannya saat ini di gebrak sangat kuat! Sehingga orang-orang yang ada di depannya diam membisu.
\=
__ADS_1
\=
...