
Chapter 194. DUA IBLIS CANTIK.
\=
Setelah memukul dan menyerang pembunuh bayaran itu! Alda tidak langsung menyerang kembali, Alda malah menoleh lagi ke arah Dion.
"Bufff..!" Pembunuh bayaran yang membawa pedang yang tadi di serang Alda langsung memuntahkan darah seger.
Darah itu cukup banyak, bukan hanya mengalir di sudut bibirnya! Melainkan dia langsung muntah darah.
Pembunuh bayaran itu sudah berusaha sangat kuat menyetabilkan dirinya, mulai dari luar tubuhnya dan bagian organ dalamnya! Namun dia tidak sanggup.
Karena pukulan Alda barusan sangat keras, sehingga membuat dia langsung kehilangan kekuatan bertarungnya.
Sedangkan Dion hanya menelan ludahnya melihat serangan Alda berusaha! Meskipun dia bisa bertahan dengan serangan itu, namun dia juga akan merasakan sakit setelahnya, bahkan perut dia juga bisa langsung merasakan kram.
Sehingga Dion tidak sengaja menelan ludahnya dengan kasar.
Yang paling tidak bisa terima adalah si pembunuh bayaran yang memegang senjata belati! Dia langsung ketakutan dengan amat sangat, sehingga tubuhnya kini bergetar tidak terkendali bahkan bisa di lihat dengan jelas meskipun malam hari, oleh orang-orang di sana.
Dia takut karena! Serangan Alda berhasil melumpuhkan seorang pembunuh bayaran yang berada di daftar langit, bahkan orang itu berada di atas dirinya! Sehingga dia yakin bahwa dia juga akan mengalami hal yang sama.
Setelah tersadar, dia berbalik badan dan melarikan diri dengan sangat cepat!.
Woosss..!
Ceeeppp..!
Braakk..!
"Aakkhh...!" Keluh pembunuh bayaran itu, setelah di serang oleh Alda menggunakan belati yang di lemparkan.
Leher bagian belakang pembunuh itu langsung tertancap belati milik Alda, hingga tembus ke depan sampai memotong tenggorokan yang tadi hendak berteriak.
Sehingga teriakan itu sangat pendek, karena orang itu langsung mati di tempat setelah mendapatkan serangan dadakan dan mematikan dari Alda.
"Akhirnya aku tidak di berikan kesempatan untuk bergerak!" Keluh Dion saat melihat kejadian di depannya.
Dia bukannya mengeluh kepada Alda sebenarnya, namun dia menyayangkan dirinya sendiri! Kenapa dia tidak bisa sehebat Alda.
Padahal di perguruan terpencil itu dia yang lebih dulu masuk, dia dan Alda memiliki perbedaan beberapa bulan.
__ADS_1
Namun keterampilan yang di kuasai Alda malah lebih banyak! Bahkan Alda bisa menahan imbang hingga 8 orang dari satu perguruan yang sama dengannya, inilah yang membuat Dion kecewa.
Pembunuh bayaran yang menggunakan senjata pedang panjang, yang sudah di lumpuhkan oleh Alda sebelumnya melotot tajam matanya.
Dia sangat terkejut, karena temanya sudah di bunuh oleh Alda dengan sangat mudah.
Hanya dengan lemparan belati, langsung terbunuh di tempat! Jika saja Alda ingin membunuh dirinya langsung pasti sangat mampu.
Kini tatapan matanya langsung meredup, dia yakin misi kali ini akan gagal! Bahkan nyawa dirinya akan tamat.
"Itu salah mu tidak bertindak dengan cepat!" Ucap Alda terhadap Dion.
Dia tidak memperdulikan lagi Dion, Alda melangkah ke hadapan pembunuh bayaran itu.
Setelah hanya tinggal 3 langkah lagi di hadapan pembunuh bayaran itu tergeletak, Alda berhenti! "Apa kamu tahu, Hana dan Hani dulunya ada di peringkat berapa di daftar langit?" Ucap Alda kepada orang itu.
Pembunuh bayaran itu terkejut, dia tidak tahu kenapa Alda malah bertanya seperti itu! Dia pikir Alda akan langsung membunuhnya.
"Hana dan Hani siapa maksud mu?" Ucap pernah itu tidak tahu.
"Ternyata kamu tidak tahu, kalau begitu mati saja!" Jawab Alda.
Kraakkk..!
Alda tidak tahu apa-apa tentang organisasi pembunuh bayaran! Organisasi itu sebenarnya sangat tidak teratur dan sulit di tebak.
Karena mereka adalah kelompok yang sebenarnya bekerja individu! Meskipun ada daftar peringkat, nama asli mereka di sembunyikan.
Mereka hanya menggunakan nama julukan! Seperti si kembar dari akhirat, ada juga dua iblis cantik.
Hana dan Hani menggunakan julukan dua iblis cantik! Mereka dua orang namun terdaftar dalam satu nama julukan di organisasi pembunuh bayaran, sehingga mereka selalu bekerja sama terlepas dari hubungan darah.
Lepas dari pembunuh bayaran juga mudah! Tinggal menghapus akun mereka yang terdaftar, setelah itu mereka tidak lagi menjadi anggota organisasi pembunuh bayaran itu.
Yang lebih mudah lagi ada, tinggal meninggalkan organisasi itu tanpa mengambil misi! Karena jika selama 1 tahun tidak mengambil misi baisa di anggap mati.
Peraturan ini memudahkan organisasi, karena memang banyak anggota mereka yang mati terbunuh saat menjalankan misi, sedangkan mereka melakukan tugas dengan individu sehingga tidak akan akan ada yang melaporkan kematian mereka.
Setelah membunuh, Alda tidak berlama-lama di sana! Dia melangkah ke sisi mobil yang terbalik.
"Bagaimana, apa kamu sudah menemukan?" Ucap Alda, setelah sampai di sisi Tama dan yang lainnya.
__ADS_1
"Belum, kamu yang terlalu cepat membunuh mereka semua! Bagiamana bisa aku mencari informasi di Drake Web secepat itu?" Keluh Tama, dia seperti mempertanyakan kenapa Alda apakah normal membunuh orang dari organisasi pembunuh bayaran secepat itu.
Hana yang sedang memegangi Hani, hanya bisa tersenyum! Dia tidak menyangka bahwa Alda membunuh dua pembunuh bayaran hanya dalam hitungan menit.
Jika saja saat itu, dia bersikeras pasti dia dan adiknya akan mati seperti dua orang itu! Namun untuk memastikan siapa mereka Hana tidak bisa melihat dengan jelas karena di sini cukup gelap.
"Baiklah, kita lanjutkan di villa!" Ucap Alda, dia langsung mendorong mobil yang masih terbalik itu dengan mudah.
Baaam...!
Mobil langsung berdiri normal kembali, hanya di dorong sendirian oleh Alda! Jika di sana ada orang lain lagi, mereka pasti akan sangat terkejut.
Sayangnya di situ hanya ada Tama, Dion dan Hana! Sedangkan Hani masih sangat linglung.
Namun Hana masih saja kaget! Karena berat mobil itu 3 ton lebih, sedangkan meskipun tidak mengangkat secara utuh membalikkan mobil dengan cara mendorong juga harus menggunakan kekuatan yang sangat besar.
Apa lagi mobil mereka adalah tipe off-road besar, sehingga pasti berat! Akhirnya Hana hanya bisa pasrah, dia berniat tidak ingin terkejut kembali setelah Alda dan yang lainnya melakukan sesuatu lagi.
Dion tahu, Alda akan bisa dengan mudah membalikkan posisi mobil mereka! Sehingga saat Alda akan mendorong mobil dia tidak berniat membantu.
Setelah itu, Dion masuk ke mobil dan memeriksa kerusakan apa pasa mobil mereka! Ternyata cukup parah, namun masih bisa jalan seadanya.
Akhirnya mobil itu melaju dari tempat kosong itu pelan-pelan menuju ke kawasan villa elit.
*
Di luar sana, sudah larut malam namun orang-orang seperti tidak memperdulikan jam di hari ini! Mereka terus saja bekerja.
Di pusat kota Mako! Tepatnya salah satu hotel mewah, Bramantyo Button masih belum tertidur.
Dia sedang mengobrol dengan ketua pengawalnya yang sangat kuat dan sangat di percaya oleh keluarga Button cabang 2 ini.
"Katakan, apa lagi yang kalian temukan?" Tanay Bamtoro Button kepada kepala pengawal miliknya.
"Tuan muda, seperti apa kata tuan besar! Keluarga Yantoro memang sedang melakukan pergerakan, seperti mereka benar-benar berniat bangkit kali ini." Ucap kepala pengawal itu dengan hormat.
Seharian itu dia sibuk mencari informasi, dengan berbagai cara bahkan sedikit menggunakan kekuatan keluarga Button mereka.
Mereka berdua terus membicarakan rencana mereka selanjutnya! Bagiamana Bramantyo Button akan membuat Alda tertekan dan mati dengan putus asa.
\=
__ADS_1
...