
Chapter 209. MENGUMPULKAN PARA MASTER.
\=
Tiga orang itu terus berdiskusi, sekarang Bramantyo Button sudah lebih menerima dengan hati lapang walaupun sebenarnya dia tidak terima.
Namun itu semua karena kesalahan dia yang bener-bener gegabah dan besar kepala! Namun dendam terhadap Alda malah semakin besar.
Jika Bramantyo Button berotak cerdas dan tidak berpikir sempit! Dia akan menahan sebisa mungkin untuk beradu kontak dengan Alda di kemudian hari, namun ini justru dia ingin mengumpulkan master yang kuat-kuat dari seluruh dunia untuk menyulitkan Alda.
Certeo Button dan Bamtoro Button hanya bisa menyetujui keinginan Bramantyo Button yang tidak wajar itu! Namun karena dia adalah pewaris mereka, akhirnya dengan berat hati keduanya hanya bisa mendukung.
Itu juga sebagai bentuk mengambil kembali kehormatan yang sudah di injak-injak oleh Alda! Akhirnya ketiganya langsung membuat perencanaan untuk mengumpulkan para master di seluruh dunia.
"Ternyata, Charles sangat licik! Kenapa aku tidak tahu dia mempunyai orang kuat di belakangnya selama ini! Baiklah, secepatnya kita harus mengumpulkan para master kuat di luar negeri." Ucap Certeo Button.
Setelah dia berpikir lebih banyak! Tidak masalah menggunakan harta dan kekuasaan dirinya untuk memanggil para master kuat dari luar negeri! Untuk memasukkan orang-orang itu ke dalam negeri ini hanya urusan mudah bagi Certeo Button yang memang memegang kekuasaan lumayan besar di negeri ini.
"Kakek, apa kakek akan membalaskan dendam ku ini?" Bramantyo Button terkejut, setelahnya wajahnya berbinar sehingga dia langsung bertanya seperti itu untuk mengkonfirmasi apakah bener, kakeknya akan mengumpulkan para master untuk membalas dendam dirinya.
"Jika masalah Alda, itu mudah bagi kita! Yang paling sulit jika dia mendapatkan dukungan dari perguruan kuno tersembunyi, karena hanya dengan keberadaan para master itu! Kita yang akan mendapatkan bahaya besar." Jawab Certeo Button.
Dia mencoba menjelaskan kepada anak dan cucunya! Bahwa menghadapi Alda yang anak kecil mudah bagi mereka, namun jika Charles Button bergerak dan dukungan kuat miliknya juga bergerak, maka keluarga Button cabang 2 yang akan tamat.
"Aku setuju dengan gagasan ayah! Jika seperti itu serahkan pada ku saja?" Jawab Bamtoro Button, dia terlihat begitu semangat karena meras mendapatkan dukungan penuh dari ayahnya.
Karena memang dia juga ingin membalas dendam tentang kelumpuhan anaknya! Dia ingin melihat Alda lebih sengsara dari Bramantyo Button.
"Bagus, aku akan menugaskan kamu! Karena master luar negeri cukup berbahaya, maka tawarkan harga yang sangat cocok!" Jawab tuan Certeo Button langsung mengingatkan anaknya.
"Baik ayah, aku mengerti! Masalah yang bisa di selesaikan dengan uang itu sebenarnya bukan masalah!" Bamtoro Button sangat percaya dengan kekuatan dirinya, apa lagi dengan kekuatan uangnya.
Karena para master kuat luar negeri bener-bener bertujuan mencari uang! Sehingga jika di tawarkan gaji yang sangat besar mereka berbondong-bondong mendatangi dirinya.
__ADS_1
Setelah di sepakati, akhirnya mereka semua langsung menyusun rencana kedepannya! Sedangkan untuk sementara waktu mereka tidak akan muncul di permukaan, meskipun itu berkenan dengan Alda dan keluarga utama Button mereka tidak akan muncul.
Di berbagai kota besar di sekitar ibu kota, akhirnya berita tentang Bramantyo Button di konfirmasi! Apa lagi di dukung dengan foto keadaan Bramantyo Button yang sangat mengenaskan dengan kondisi kaki yang hancur lebur.
Itu membuat orang-orang yang melihatnya sedikit bergetar! Apa lagi buat para orang-orang yang pernah di tindas oleh Bramantyo Button mereka langsung bersorak dan berpesta.
*
Saat ini, di kota Mako.
Alda masih berkumpul di ruang tengah bersama yang lainnya, dia masih melihat lapoto milik Tama.
Di sana banyak sekali laporan tranding yang masuk! Melihat itu, Alda mengangguk dia sangat mengagumi tim yang di miliki Tama sangat cepat dan efisien.
Dalam hal informasi, Tama sebenarnya paling unggul! Namun dia orangnya terlihat paling cuek dan bodo amat, sehingga informasi yang dia terima seperti tidak berguna, namun bagi orang lain dan pengusaha itu sangat berharga.
"Sudah, tujuan ku sudah tercapai!" Ucap Tama sambil menarik laptop miliknya dan segera menutup dengan cepat.
Alda tidak protes, dia hanya menyandarkan punggungnya di sofa kembali! Suasana di sana seketika kembali sepi.
Tama dengan cepat menjawab panggilan itu! "Halo, ya ada apa kakek?" Ucap Tama setelah menerima panggilan itu.
"Bocah, cepat segera kembali! Cika terus mencari kamu." Ucap suara tua di sebrang sana.
Tama langsung menegang, karena di kamar itu sangat hening! Sehingga semua orang di sana mendengar apa yang di ucapkan orang yang menelpon Tama.
Apa lagi, pendengaran mereka bisa di bilang sangat tajam! Sehingga dapat mendengar suar kecil dari ponsel milik Tama.
Tama tidak langsung menjawab, sehingga di sebrang sana terdengar lagi suara tua yang menegur.
"Jangan coba-coba berani kabur kamu bocah! Aku sudah mengirim jet pribadi, paling sebentar lagi sampai di kota Mako!" Ucap seseorang yang di panggil kakek oleh Tama itu.
"Tapi kek, aku tidak setuju dengan perjodohan itu!" Keluh Tama setelah hening beberapa saat.
__ADS_1
"Tidak, Cika baik! Apa lagi dia dari keluarga terpandang, sehingga dia sangat cocok dengan kamu bocah. Apa lagi Cika sangat suka dengan kamu! Maka dari itu kamu harus pulang. Bip..!" Setelah berbicara panjang, kakek Tama langsung memutuskan sepihak sambungan telponnya itu.
"Buufff....! Ha-ha-ha, aku tidak menyangka si paling bandel dan sok hebat ternyata takut dengan wanitanya." Riko langsung menyemburkan tawa.
Sejak tadi dia sudah menahan tawanya, hingga akhirnya panggilan telepon terputus akhirnya dia langsung menyemburkan itu semua keluar.
Riko tidak menyangka, bahwa Tama yang selalu sok hebat di depannya! Malah saat nama Cika di sebut langsung menegang, ini bisa membuktikan bahwa perkataan Riko sangat benar.
"Dia bukan wanita ku!" Jawat Tama spontan.
Memang Cika bukan wanita Tama, hanya saja mereka di jodohkan sejak kecil! Namun karena Tama sangat bandel dan nakal di kota Westa sehingga keluarga Cika, lebih banyak menutupi.
Namun setelah kepergian Tama dari kota Westa! Akhirnya kabar tentang kenakalan Tama sirna dengan sendirinya, namun orang-orang masih sangat mengenal Tama yang di juluki si tiran kecil kota Westa.
Karena memang Tama di kota Westa 10 tahun yang lalu sangat berkuasa, sehingga jika orang menyebut Tama Aditya maka orang-orang membayangkan si iblis kecil kota Westa.
Pembuat onar paling besar di setiap sudut kota, sehingga rata-rata orang-orang besar maupun kecil mereka mengenal Tama! Namun karena Tama keturunan dari keluarga kaya kenakalan itu hanya di abaikan.
"Hahaha, kamu benar-benar mengakuinya bahwa benar takut dengan wanita itu!" Ucap Riko makin senang.
Alda dan yang lainnya hanya melongo melihat itu! Jelas mereka juga terkejut dengan kebenaran ini.
Karena Tama biasanya sangat bar-bar, seperti Riko sehingga melihat dia gugup karena wanita membuat mereka semua terheran-heran.
Wajah Tama marah padam karena menahan kesal! Dia kesal karena dia di ledek seperti itu oleh Riko.
Meskipun Alda dan yang lainnya tidak berbicara, namun tatapan mereka seperti berkata bahwa Tama adalah orang yang aneh. Bahkan Hana dan Hani yang wanita saja sampai terkejut.
Karena di negara ini posisi laki-laki sangat tinggi jika di bandingkan wanita! Karena biasanya wanita mau secantik apapun dan sepintar apapun bahkan memiliki kedudukan tinggi seperti nona muda, mereka akan tetap menjadi menantu.
\=
\=
__ADS_1
...