
Chapter 111. BERUANG HITAM.
\=
Di ruang utama Club malam Menara, darah tercecer di mana-mana! Meskipun tidak menggunakan senjata, namun mereka bisa merebut senjata dari 20 orang kelompok kalajengking merah.
Sehingga serangannya mereka lebih sadis! Pemimpin kelompok Beruang Hitam jongkok di hadapan orang yang tadi berteriak dengan arogan.
"Apa hanya segini kekuatan kelompok kalajengking merah?" Tanya dia dengan meremehkan.
"Ka-kalian akan mati...!" Ucap orang itu.
Braakk..!
Setelah berucap demikian, orang itu di angkat kepalanya dan di hantaman belakang kepalanya ke lantai sehingga langsung tidak sadarkan diri.
Setelah melakukan itu, pemimpin kelompok Beruang Hitam menengok ke arah lawannya lalu memberikan isyarat kepada untuk pergi.
Dia langsung menulis sesuatu di lantai dengan darah orang-orang kelompok kalajengking merah!.
Meninggalkan pesan singkat, langsung pergi begitu saja tanpa menghiraukan tatapan orang-orang di sekitar ruangan itu.
Melihat orang-orang yang ganas itu pergi, orang-orang di Club malam Menara langsung bernafas lega dan segera meninggalkan Club malam dengan tergesa-gesa.
Seketika suasana di sana sunyi, bau darah di ruangan itu kian pekat! Para pegawai Club malam Menara tidak berani ikut campur karena takut di tuduh yang tidak-tidak.
Karena yang di serang dengan begitu mengenaskan adalah kelompok kalajengking merah, orang-orang di dalam sana tidak berniat menolong.
*
Di dalam Club Champions ruang pribadi, para pemimpin divisi dan Gerry masih duduk di sana! Meskipun sudah lama berdiskusi tidak menemukan solusi.
Namun pemimpin divisi 6 mendapatkan kabar dari bawahannya bahwa Jaka di serang oleh orang yang tidak di ketahui! Sehingga dia langsung memerintahkan kelompok terbawah untuk membereskan masalah.
Gerry awalnya tidak peduli, dia masih sibuk dengan pemikiran dirinya sendiri! Sedangkan Lori Dorman sudah pergi di awal karena anaknya masih di rumah sakit.
"Ketu Gerry, gawat...!" Ucap pemimpin divisi 6.
Dia memandangi ponselnya! Matanya tidak berkedip menatap foto di layar ponselnya.
"Gawat apa?" Gerry seketika sadar, setelah mendengar seruan dari pemimpin divisi 6.
Yahh lainnya juga sama mereka penasaran dengan apa hang di maksud gawat itu! Karena mereka baru melihat pemimpin divisi 6 begitu terkejut, karena biasanya dia adalah orang yang tenang.
__ADS_1
"Beruang Hitam...!" Ucap pemimpin divisi 6 dengan tidak percaya.
"Apanya Barung Hitam?" Gerry penasaran langsung melotot tajam.
"Ketua Gerry, Beruang Hitam muncul kembali!" Ucap pemimpin divisi 6 dengan menatap Gerry begitu dalam.
"Apa...?" Semua orang di sana tersentak.
Setelah kata-kata Beruang Hitam muncul kembali, otak orang-orang itu terbayang dengan kejadian 10 tahun yang lalu! Setelah susah payah menjalankan tipu muslihat, hingga akhirnya mereka semua bisa menghancurkan Beruang Hitam namun kini muncul kembali.
Sehingga pantas mereka langsung terkejut, karena sudah tidak mendengar selama 10 tahun! Di tambah sekarang kelompok kalajengking merah mempunyai musuh tersembunyi, jika benar-benar muncul kembali akan repot.
"Ceritanya apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya ketua Gerry dengan cepat.
Akhirnya pemimpin divisi 6 langsung menjelaskan apa yang dia tahu, dari mendapatkan informasi Alda dan Hana dari showroom mobil terbesar.
Lalu menyebutkan orang itu adalah Jaka manager showroom mobil itu! Setelah itu Jaka di serang dan dia mencobanya melindungi, akhirnya sampai kepada kelompok kalajengking merah kalah dan tulisan di lantai Club malam Menara dengan menggunakan darah.
BERUANG HITAM.
Dua kata itu cukup mendalam bagi mereka, sehingga semuanya terkejut melihat pesan singkat itu.
Dengan darah dan di sekitar tulisan itu orang-orang kelompok kalajengking merah berserakan dengan kondisi mengenaskan.
Tatapan mata Gerry kosong! Jika benar Beruang Hitam bangkit, maka akan sangat merepotkan. Apa lagi dirinya masih memiliki musuh yang bersembunyi di kegelapan.
Namun dia tidak langsung menggabungkan kejadian baru-baru ini berhubungan dengan kelompok Beruang Hitam.
"Ketua Gerry, jangan-jangan yang memusnahkan empat divisi penyerang adalah kelompok Beruang Hitam!" Pemimpin divisi 6 langsung tertuju ke sana.
Dia meyakini ini karena Jeka berhubungan erat dengan Alda dan Hana! Sang pembunuh internasional, sehingga langsung mengaitkan dengan kelompok Beruang Hitam.
Gerry merenung! Otak dia langsung bekerja keras, setelah yakin akhir dia berucap dengan tidak percaya.
"Jika kelompok Beruang Hitam yang menyewa pembunuh bayaran! Berapa banyak uang yang mereka keluarkan untuk membantai 4 divisi penyerang?" Ucap Gerry masih sangat ragu.
Karena jika di jaman 10 tahun lalu, kelompok Beruang Hitam tidak akan mampu membayar itu! Apa lagi sekarang yang muncul tiba-tiba, bagaimana mereka sanggup.
Jika kelompok kalajengking merah yang sebesar sekarang saja akan sangat terbebani jika menggunakan dana sebesar itu! Sehingga Gerry tidak setuju.
"Aku tidak yakin!" Ulang Gerry berucap.
"Tapi ketua Gerry, ini sangat berkaitan!" Ucap pemimpin divisi 6 dengan yakin.
__ADS_1
"Ya aku juga setuju!" Jawab pemimpin divisi dua dan satu.
Mereka adalah orang yang paling di percaya oleh Gerry! Sehingga jika keduanya bersuara Gerry akan lahir banyak setuju.
"Jika seperti itu, kerahkan divisi 1 dan 2 untuk memburu kelompok Beruang Hitam yang muncul malam ini!" Gerry langsung memutuskan.
Dia tidak yakin, bahwa kelompok Beruang Hitam yang baru bangkit ini bisa mengalahkan dua divisi utama.
"Baik ketua Gerry!" Jawab dua pemimpin divisi pertama dan kedua.
"Aku akan pergi secara pribadi! Apa benar mereka Beruang Hitam seperti yang dia klaim?" Ucap pemimpin divisi dua .
Setelah itu dia bangkit, dengan yakin tidak menoleh ke belakang sama sekali setelah itu keluar ruang pribadi! Dia sangat penasaran dengan kelompok Beruang Hitam kali ini.
Tatapannya yakin! 10 tahun lalu bisa di bubarkan begitu juga sekarang.
Pikiran dia benar-benar meremehkan kelompok Beruang Hitam sekarang!.
*
Dion segera pulang ke villa mewah milik Alda, setelah menerima perintah dari Alda! Dia penasaran karena kali pertama Alda menggunakan kelompok Beruang Hitam.
Apa lagi dia memberikan perintah untuk mengekspos kelompok Beruang Hitam yang sudah kembali bangkit.
Alda menggunakan cara ini karena dia dan Hana sudah di ketahui oleh musuh! Sehingga tanggung jika mereka tidak tahu bahwa kelompok Beruang Hitam sudah bangkit kembali.
Ceklak...!
"Alda sebenarnya apa yang sedang kamu rencanakan?" Ucap Dion kepada Alda.
Setelah masuk ke ruangan, Dion tidak menunggu dia langsung bertanya! Ini juga tujuan dia datang ke sini, setelah pulang mengantarkan Luna dan Vania dia di kagetkan dengan permintaan Alda.
Jadi sangat penasaran dengan rencana Alda sekarang.
"Banyak...! Sepertinya keberadaan kelompok kalajengking merah sudah harus di hapuskan?" Ucap Alda.
Dia tidak menjawab apa yang di tanyakan oleh Dion malah dia minta pendapat Dion tentang kelompok kalajengking merah.
Alda berpikir, bahwa kelompok kalajengking merah terlalu mengganggu tujuan dia.
\=
...
__ADS_1