
Chapter 218. BERSAING DI PELELANGAN.
\=
Tama terlihat begitu mendominasi, ucapan Tama langsung membangkitkan pikiran orang-orang yang ada di baris depan! Mereka awalnya tidak percaya dengan kata-kata Hiski Readbulld.
Bahwa orang yang ada di dalam deretan kursi barisan depan adalah Tama si iblis kecil kota Westa pada 10 tahun lalu! Namun begitu mendengar ucapan Tama yang seolah dia mendominasi akhirnya mereka percaya.
Tama memang mirip dengan 10 tahun lalu, namun sekarang wajah dan gerak-gerik dia terlihat begitu dewasa sekarang! Jadi banyak orang yang tidak mengenali lagi sosok bandel Tama yang dulu, hanya mereka yang memiliki trauma dengan Tama yang akan langsung mengenali, seperti Hiski Readbulld sehingga meskipun Tama kali ini sangat tenang dia langsung tahu.
Mereka bisa tidak mengenal Tama karena mereka sudah melupakan! Karena orang-orang itu menganggap bahwa itu hanya melakukan hal nakal biasa dari sebuah keluarga besar, bagi mereka yang memahami di anggap wajar.
Itu karena sudah banyak yang melakukan, banyak generasi muda keluarga besar yang semena-mena! Jadi menganggap kelakuan nakal Tama itu hal biasa sehingga mereka melupakan, apa lagi sudah lewat 10 tahun lamanya.
"Tuan muda Tama, apa kamu pikir ini masih 10 tahun yang lalu? Yang pada saat itu kamu begitu mendominasi! Ini adalah waktu yang berbeda." Jawab Hiski Readbulld dengan tenang dan senyum meremehkan.
"Walaupun ini bukan 10 tahun yang lalu! Memangnya kenapa?" Ucap Tama mempertanyakan kenapa Hiski Readbulld membandingkan zaman.
"Karena sekarang, kamu tidak mendominasi lagi seperti dulu! Sekarang adalah era ku!" Jawab Hiski Readbulld dengan senyum bangga.
"Benarkah? Aku sangat menantikan itu!" Jawab Tama masih dengan menutup matanya dengan tenang.
Hiski Readbulld masih percaya diri, dia berpikir bahwa orang arogan seperti Tama pasti tidak akan terima dirinya kalah dan tidak akan menerima keadaan! Sehingga dia juga langsung memaklumi, karena dia juga tidak terima kekalahan.
Sehingga melihat Tama kembali, pikiran ingin menekan Tama langsung terpikirkan! Dengan menekan Tama maka reputasi dirinya akan semakin meroket kedepannya! inilah yang dia harapkan.
Saat keduanya saling bersitegang, orang-orang yang datang di ruangan aula khusus pelelangan itu sudah penuh dan sudah waktunya pelelangan di mulai.
Jam menunjuk pukul 10 pagi! Namun di dalam ruangan pelelangan ramai dan sejuk, karena ruangan itu di lengkapi dengan pendingin ruangan yang sangat mutahir sehingga ruangan yang luas dan banyak pengunjung saja masih sangat sejuk.
Seketika, ada gadis cantik pembawa acara pelelangan naik ke panggung di depan tamu undangan.
__ADS_1
"Selamat siang semuanya, selamat datang di pelelangan rutin kota Westa! Pelelangan kali ini ada banyak barang yang sangat bagus, para tuan-tuan dan nona-nona yang hadir siang hari ini tidak akan kecewa telah meluangkan waktu berharga anda, karena barang kali ini yang di lelang sangat sepadan dengan setatus yang anda miliki...!" Pembawa acara pelelangan terus berbicara membuka pelelangan itu.
Namun banyak dari mereka yang tidak terlalu peduli! Mereka hanya ingin mendengar barang apa yang di lelang kali ini.
Setelah itu pembawa acara cantik tidak berlama-lama dalam penyambutan, dia langsung memperkenalkan barang pertama.
Orang-orang sangat antusias, ingin melihat apa yang kali ini di lelang.
Begitu juga Tama, dia langsung membuka matanya setelah sekian lama menutup mata karena tidak peduli dengan Hiski Readbulld.
"Para hadirin yang terhormat, barang pertama akan di perlihatkan! Ini dia Permata Jantung Laut, permata ini dulunya adalah milik ratu pertama dari kerajaan Big Kingdom yang berdiri di abad pertengahan! Setelah runtuhnya kerajaan kuno itu, akhirnya permata yang tenggelam di laut sekarang di temukan oleh seorang pelaut....!" Setelah pengenal barang itu oleh pembawa acara, wanita pembawa barang pertama langsung menarik kain merah yang menutupi permata.
Setelah itu, kotak kaca yang di lapisi batu giok sangat bening terlihat! Di dalamnya ada kalung permata seukuran telur burung puyuh, dengan warna biru pekat yang sangat indah di dalamnya ada warna kemerahan yang samar membuat orang ingin terus melihatnya.
Pantas saja permata ini di sebut permata jantung laut! Karena seperti laut yang indah dan menenangkan.
Orang-orang langsung bersorak semangat! Namun mereka masih menunggu berapa harga awal yang akan di tawarkan! Meskipun mereka kaya namun uang yang bisa di gunakan juga terbatas karena semua kekayaan mereka berbentuk saham dan property tidak tetap.
"Apa permata itu barang bagus, sampai-sampai orang bereaksi seperti itu?" Ucap Tama yang tidak tahu akan sejarah.
"Ya, itu adalah kalung permata dari kerajaan kuno yang menduduki wilayah ini! Sebelum kekaisaran Trukotan terbentuk dan akhirnya sekarang juga runtuh! Barang itu memang benar-benar barang bagus." Jawab Alda yang tahu akan barang di depannya.
Dia tidak menyangka bahwa berkunjung ke kota Westa kali ini akan melihat barang yang di buat dalam pertengahan abad lalu! Ini membuat Alda terkejut, namun dia tidak terlalu tertarik.
"Sial, sepertinya kita harus bertarung jika itu benar-benar barang bagus." Jawab Tama dengan yakin.
"Kalung itu dulunya berfungsi untuk menyatakan cinta bagi sang pangeran kepada tuan putri! Apa kamu akan mendapatkan kalung itu untuk menyatakan cinta kepada Cika?" Ucap Alda dengan senyum lucu.
"Tidak..!" Jawab Tama langsung saja dia kehilangan minta kepada kalung permata itu.
"Ha-ha-ha, aku hanya bercanda! Itu sebenarnya harta kerajaan yang berharga." Alda tertawa ringan karena Tama langsung percaya dengan ucapan yang ngasal darinya.
__ADS_1
Orang-orang juga menatap tajam ke arah kalung permata jantung laut itu! Tatapan mereka membara siap untuk bersaing di pelelangan kali ini.
Mereka adalah orang-orang berpendidikan sehingga tahu sejarah negara mereka, bahwa barang itu sangat penting bagi kerajaan Big Kingdom dahulu, jadi tidak akan mundur sampai uang mereka tidak cukup membeli permata jantung laut itu.
Hana dan Hani hanya tahu dari penjelasan pembawa acara! Namun sebagai perempuan dia sangat suka dengan hal-hal seperti itu sehingga menunjukkan minat.
Begitu juga Cika Lims, dia juga sangat berminat! Namun tatapan matanya langsung menatap Tama, dia ingin barang itu namun jika di belikan Tama itu adalah hadiah paling sempurna.
Namun sayangnya Tama seperti tidak tertarik, dia terlihat terus mengobrol dengan Alda! Hingga tatapan Cika Lims sedikit meredup, namun dia juga langsung tahu pasti. Barang itu sangat mahal sehingga Tama tidak berniat memberikan untuk dirinya.
Hiski Readbulld sebagai pujangga cinta dan sifat mesumnya, justru tertarik untuk memiliki kalung permata jantung laut untuk merayu para wanita, sehingga tatapan matanya langsung merah karena tidak ingin permata jantung laut itu jatuh ke tangan orang lain.
Namun penasehat keluarga yang mendampingi tuan muda Readbulld kali ini langsung tahu apa yang di pikirkan oleh tuan mudanya itu! Sehingga langsung mengerutkan keningnya.
Dia tahu bahwa pelelangan kali ini tidak akan tenang seperti tahun-tahun sebelumnya! Sehingga dia bersiap mengingatkan Hiski Readbulld.
"Tuan muda! Jika anda menginginkan perhiasan jantung laut itu, maka tawar lah dengan wajar kedepannya! Meskipun itu barang bagus tapi tidak penting bagi keluarga Readbulld." Ucap penasehat paruh baya itu dengan sopan.
"Diam, itu sangat penting bagiku!" Jawab Hiski Readbulld tanpa ingin mendengarkan usulan dari penasehat keluarga.
Alda mendengar itu, namun dia tidak peduli! Karena barang itu juga tidak berguna baginya, dia hanya mengagumi barang langka itu namun jika tidak berguna untuk apa di miliki.
Sedangkan Tama berbeda, dia langsung tersenyum nakal.
Pemikiran Alda sangat sederhana setelah tinggal lama di perguruan terpencil! Jika tidak berguna untuk apa di miliki.
Sebenarnya Tama juga sama, namun dia ingin bermain-main kali ini dengan tuan muda keluarga Readbulld.
\=
\=
__ADS_1
...