Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
139 BERTARUNG SEIMBANG


__ADS_3

Chapter 139. BERTARUNG SEIMBANG.


\=


Melihat pertempuran telah terjadi di bawah sana! Akhirnya Jhonatan Brighton dan Rizal langsung turun untuk membantu.


Mereka juga petarung handal dulunya! Namun bakat mereka dalam bekerja kantoran juga sangat bagus, sehingga sekarang setelah melakukan setelah duduk di posisi tinggi mereka seperti pengusaha biasa yang berpenampilan menarik dan rapi.


"Tuan Jo, bagiamana jika kita kalah dalam pertempuran ini apa tuan Alda dan ketua Dion akan kecewa kepada kita?" Tanya Rizal setelah berada di dalam lift.


"Kita tidak akan kalah! Apa kamu sudah menjadi pengecut tidak ingin berjuang, setelah menjadi pekerja kantoran?" Tanya Jhonatan Brighton sedikit dengan tekanan.


Sekarang saatnya mempertahankan martabat diri sendiri, meskipun tidak ada tuan Alda maupun yang lainnya! Jhonatan Brighton akan tetap berjuang, karena mereka datang ke depan pintunya dan langsung membuat keributan.


Aturan kelompok bawah tanah, jika memasuki area kekuasaan orang lain namun masih berlagak sombong maka hancurkan.


"Baik tuan Jo, saya mengerti!" Ucap Rizal dengan cepat.


Ting...!


Pintu lift terbuka, pemandangan di lobi langsung terlihat leh kedua! Dengan cepat keduanya menyongsong keluar.


"Tuan Brighton ini...!" Ucapan salah satu manager yang sudah ada di sana berhenti kara di potong oleh lambaian tangan Jhonatan Brighton.


"Aku tahu, akan aku tangani sendiri!" Ucap Jhonatan Brighton.


Setelah itu ada beberapa orang yang datang! Mereka menggunakan seragam kebersihan kantor.


"Tuan Jo! Ada apa sebenarnya?" Ucap salah satu dari mereka, setelah sampai di lobi mereka berlima pas sekali berpapasan dengan Jhonatan Brighton dan Rizal.


"Ikuti aku, kita bantu Brogi dan teman-teman lainnya!" Jawab Jhonatan Brighton.


Dia tidak terlihat seperti direktur perusahaan besar, melainkan sekarang seperti ketua kelompok jalanan yang siap untuk bertarung.


Dengan cepat sambil berjalan mengendurkan dasi di kemejanya dan membuka kancing jas yang di kenakan.


Di luar kantor Grup Brighton.


Setelah 50 orang menyerang 30 keamanan dari Grup Brighton! Suasana di sana bertambah mencekam.


Karena suara pukulan dan jeritan kesakitan terdengar bersusulan dengan jatuhnya orang satu per satu.


Baammm..!


Buuk..!


Baammm...! "Aaahhhhh..!" Jerit salah satu dari pengawal keluarga Jink karena di hantam di bagian kepalanya dengan menggunakan tongkat kemana.


Ada juga dari pihak Kelompok Beruang Hitam yang terluka lalu mundur dari pertempuran! Namun lebih banyak dari pihak pengawal keluarga Jink yang terluka.


Pertarungan mereka bisa di katakan seimbang, namun masih unggul pengawal keluarga Jink! Mereka terlatih dalam pertemuan individu dan kelompok.

__ADS_1


Sedangkan kelompok Beruang Hitam di latihan baru-baru ini, jadi mereka tidak begitu kompak! Namun yang di miliki mereka adalah semangat juang dan keberanian di barengi dengan nekad dari pertarungan jalanan.


Papa lagi setelah membantai kelompok kalajengking merah, kini karena mereka sudah terbentuk! Kelompok ini sudah tidak takut lagi darah yang berceceran dan mayat yang tergeletak berserakan.


Karena pemandangan itu sudah di lalui mereka 10 tahun yang lalu, bahkan di ulangi dengan lebih ganas beberapa hari lalu.


Woosss..!


Baammm..!


Braakk..!


Kraakkk.... Kraakkk..!


Jhonatan Brighton, Rizal dan lima orang lainnya dari petugas kebersihan masuk ke kerumunan! Mereka menerjang orang-orang dari pihak keluarga Jink.


Jeritan kesakitan dan suara tulang patah terdengar begitu mencekam! Orang-orang di sekitar sana langsung terdiam, karena kejadian ini sangat mengerikan bagi mereka yang tidak pernah melihat kekerasan.


"Sial, bagaimana bisa petugas kebersihan Grup Brighton saja begitu ganas? Kalau keamanan masih wajar ini petugas kebersihan gila sebenarnya Grup Brighton itu perusahaan terkemuka atau gengster jalan?" Bisik orang yang menonton di gedung perusahaan lain.


"Ini seperti syuting film kelompok mafia yang bertarung!" Pendapat lain di ucapkan oleh orang.


"Kota Mako memang sangat seru!"


Banyak obrolan di sekitar orang yang bertarung, bahkan kini Sem Broko mengerutkan keningnya! Dia tidak menyangka akan seperti ini.


"Sial, bagaimana petugas kebersihan di sini bisa begitu sangat kuat?" Keluh Roland Jink dengan wajah masam.


Dia melihat ini keheranan setelah petugas kebersihan yang membawa alat kebersihan, seperti kain pel dan sapi yang di gunakan sebagai senjata, bahkan bisa begitu mematikan.


"Sepertinya itu adalah bos dari Grup Brighton! Bagiamana dia bisa ikut turun bertarung bersama bawahnya sendiri? Ini tidak rasional." Gumam Sem Broko setelah melihat Jhonatan Brighton ikut bertempur di depan sana.


Sem Broko sebelumnya sudah mendapatkan informasi singkat dari Jhonatan Brighton termasuk foto dan umurnya! Namun latar belakang tidak di temukan dalam pencarian identitas dari Jhonatan Brighton.


Sehingga setelah dia menilai kembali, lalu melihat Jhonatan Brighton secara langsung dia langsung kenal dengannya.


Namun yang dia tidak habis pikir, kenapa sekelas direktur dari Grup besar di kota Mako mau bertarung langsung malah seperti tidak mengandalkan anak buahnya.


"Sial, hajar para petugas kemanan itu! Apa lagi si tukang sapu pukul mereka sampai mampus." Ucap Roland Jink kepada kerumunan.


"Bodoh, patahkan kaki dan tangan mereka cepat!" Lanjut Roland Jink berteriak.


Dia maju sedikit agar orang-orang yang dia bawa bisa mendengar teriakkan dia! Namun baru tiga langkah ke depan ada pengawal keluarga Jink yang jatuh di depan dirinya.


Pengawal itu mengerang memegangi dada dan kakinya yang terluka.


Baammm...!


Bruk..!


"Bodoh kalian, dengan orang rendahan saja bisa kalah!" Ucap Roland Jink sambil menendang dan menginjak pengawalnya.

__ADS_1


Sehingga pengawal itu akhirnya tidak sadarkan diri, setelah menerima pukulan dari Brogi malah di lanjutkan oleh tuan mudanya sehingga dia terkapar.


Setelah beberapa menit berlalu, dengan gabungnya Jhonatan Brighton dan Rizal di tambah petugas kebersihan akhirnya 50 orang pengawal dari keluarga Jink tertekan.


Kini sudah banyak orang yang tergeletak, dengan berbagai luka! Namun petugas keamanan dari Grup Brighton juga hampir sama ada yang terluka.


Namun mereka tidak menyerah, meskipun badan dan kaki maupun tangannya sakit setelah terkena pukulan mereka terus bertarung meskipun dengan terpincang-pincang.


"Teman-teman, serang terus! Kita sudah dekat dengan kemenangan!" Ucap Brogi dengan suara keras.


"Serang....!"


"Serang...!"


"Serang terus...!"


Jeritan dari kelompok Beruang Hitam, bukan hanya yang menjadi keamanan maupun petugas kebersihan! Ada juga yang bekerja di bagian kantor juga.


Suara teriakan mereka menggema..!


Serangan mereka semakin ganas, kini orang-orang dari pengawal keluarga Jink semakin tertekan.


Braaammmm..!


Brraaammm..!


Ciiiittttt...!


Suara deru mesin mobil yang menderu dan bunyi ban bergesekan dengan aspal terdengar! Pengereman itu sangat di paksakan hingga ban dan aspal jalan sampai terbakar.


Di bagian pinggir, orang-orang yang bertarung akhirnya menghindar karena ada mobil off-road besar yang menerobos hingga ke depan lobby gedung perkantoran Grup Brighton.


Mereka takut terlindas monster jalanan itu, sehingga lebih memilih menghindar.


Braakk..!


Empat pintu mobil off-road itu langsung terbuka dengan cepat!.


Woosss...!


Baammm..!


Baammm..!


Alda dan Dion langsung melesat dan menendang musuh terdekat! Seketika dua orang itu langsung terbang keluar seperti layang-layang putus.


Seketika suasana di sana langsung hening! Setelah Alda dan Dion datang langsung menerbangkan orang dengan mudahnya.


Ini membuat orang-orang dari dua kelompok itu seketika menahan nafasnya! Bahkan pengawal keluarga Jink ada yang langsung terjatuh karena terkejut.


"Wah, di sini sangat meriah..!" Ucap Alda setelah melihat ke sekeliling.

__ADS_1


\=


...


__ADS_2