Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
109 KEMBALI BERAKSI


__ADS_3

Chapter 109. KEMBALI BERAKSI.


\=


Alda sudah membuka komputernya kembali, karena dia masih sangat penasaran! Namun setelah terbuka dia melihat ada notifikasi dari perangkat lunak di komputernya.


Notifikasi itu datang dari penandaan yang di lakukan terhadap kelompok kalajengking merah oleh Alda sebelumnya, jadi setiap mereka bergerak maka Alda akan mendapatkan notifikasi itu.


"Hehehe... Akhirnya kalian bergerak! Cukup cepat juga mendapatkan informasi bahwa aku ada hubungannya dengan Grup Brighton?" Ucap Alda.


Dia sedang memantau sistem peretasan milik kelompok kalajengking merah! Sedangkan yang mereka berusaha retas adalah perangkat lunak yang di berikan oleh Tama, yang Alda kini kaitan dengan server utama Grup Brighton.


Sekarang Alda tahu, bawah perangkat lunak yang di buat Tama dan Tim nya ini sangat bagus! Mungkin hanya milik negara beser dan maju saja yang bisa menyaingi.


Sedangkan milik kelompok kalajengking merah adalah penguasa lokal kota Mako yang sedari dulu krisis bagaimana bisa bersaing.


Alda berharap pemberian dari Tama ini bertahan lama bahkan bisa bersaing dengan intelejen milik keluarga cabang Button, setelah menekan beberapa tombol di keyboard akhirnya Alda mendapatkan semua informasi yang coba mereka kumpulkan dari segala sumber.


"Ternyata aku sudah ketahuan!" Gumam Alda, setelah melihat dokumen bahwa dia di temukan oleh cctv showroom mobil.


Alda kini terekam oleh kamera dan juga identitas bahwa dia hanya menggunakan nama Alda tanpa nama keluarga! Begitu juga Hana dan Hani, mereka tidak menggunakan nama keluarga karena termasuk orang pelarian yang sudah membuang nama belakang.


Namun memang orang yang dari panti asuhan dan keluarga kecil yang tertindas memang tidak memiliki nama keluarga yang tersemat! Sehingga tanpa menyebut nama keluarga di negara Trukotan itu sudah biasa bagi orang kecil.


Namun orang-orang lebih bangga dengan nama keluarga di sematkan! Apa lagi keluarga mereka adalah keluarga ternama dan terpandang di kota besar.


Alda mengambil ponselnya, di memiliki kontak dan segera menghubungi seseorang.


"Dion, berikan tugas kepada salah satu anggota Beruang Hitam untuk memberikan pelajaran berharga kepada Jaka manager pemasaran showroom mobil terbesar di kota Mako...!" Ucap Alda sambil sedikit menjelaskan ciri-ciri orang yang bernama Jaka.


Setelah itu dia memberikan semua informasi pribadi milik Jaka kepada Dion untuk segera melakukan tugas memberikan pelajaran bagus.


"Alda, apa ada masalah?" Ucap Dion di sebrang sana masih sangat tenang.


"Tidak, hanya untuk bersenang-senang sedikit! Sekaligus menguji kekuatan dari orang-orang Beruang Hitam yang kamu miliki." Jawab Alda, dia sebenarnya tidak ingin mengambil tindakan dengan hal kecil seperti ini.


Namun dia kepikiran dengan kelompok Beruang Hitam yang kini sudah di latih langsung oleh Dion, hingga akhir-akhir ini dia tidak memiliki waktu luang yang banyak.


Tidak seperti Alda yang selalu memiliki waktu luang sepanjang hari! Namun Dion bekerja di lapangan sedangkan Alda di balik layar. Ini kombinasi yang sempurna.


Karena Dion selalu bergerak menggunakan insting dan kasar, sedangkan Alda lebih menggunakan taktik namun jika perlu kasar dan kekerasan dia lebih baik dari 8 teman seperguruan lainnya.

__ADS_1


Sudah cukup lama Alda tidak beraksi dengan kelompok kalajengking merah! Namun kini dia kembali beraksi namun menerjunkan petarung di garis paling bawah.


*


Setelah perintah Alda di luncurkan.


Mobil Van berwarna hitam meluncur menuju Club malam yang bisa di bilang club malah besar di salah satu kota Mako.


Jaka yang sudah menjual informasi tentang Alda dengan harga mahal langsung pergi berpesta di salah satu club malah yang besar.


Di ruang pribadi, Jaka sedang minum dengan sangat bahagia! Di dua sisinya ada wanita cantik yang masih muda dan memiliki tubuh yang sangat menggoda.


Tawa panjang dan senyum lair Jaka terus tersungging di bibirnya! Dia seperti sedang mengagumkan kecerdasan dan keberuntungan dirinya hari ini.


Dia tidak menyangka, bahwa Grup Champion Ship berani membayar mahal informasi peribadi tentang Alda, Hana dan Hani! Padahal dia hanya menunjukkan informasi umum dan tempat Alda tinggal.


"Ha-ha-ha ayo sayang minum yang banyak, malam ini kita pesta!" Ucap Jaka dengan lantang.


"Tuan Jaka memang yang paling hebat!" Jawab salah satu wanita yang di pelukan Jaka sangat lirih di daun telinga Jaka.


Mendapatkan perlakuan ini, Jaka merasa bahwa ini sepadan meskipun dia mengeluarkan banyak uang! Jiwanya langsung bergemuruh tangan yang memeluk wanita itu langsung bergrilia ke mana saja dia kehendaki.


Mata Jaka sudah tidak memikirkan apa-apa, dia terus menerus memainkan yang dia pegang.


Seketika.


Baammm..!


Pintu ruangan pribadi di buka dengan paksa.


"Aaaahhhh...!"


"Aaaahhhh....!"


Dua jeritan panjang dua wanita yang sudah di pesan oleh Jaka! Meskipun mereka sudah terbiasa dengan tubuhnya di pandang orang lain.


Namun dengan kejadian tiba-tiba seperti ini keduanya juga terkejut! Sehingga langsung merapikan pakaian yang sudah berantakan bentuknya untuk menutup bagaian yang harus di tutup.


Naman nyatanya memang dari awal semua pakai itu jelas-jelas terbuka! Sehingga tetap terlihat jelas oleh sekelompok orang yang masuk.


"Siapa kalian?" Ucap Jaka setelah sadar dari keterkejutan.

__ADS_1


8 orang masuk, mereka adalah orang-orang dari kelompok Beruang Hitam! Anak buah yang di latih langsung oleh Dion.


Setelah menerima misi ini, delapan orang langsung bekerja! Setelah mendapatkan tempat yang pasti akhirnya mereka menemukan Jaka.


"Seret keluar dia wanita pemuas itu!" Ucap seseorang yang memiliki wajah yang tirus namun memiliki tubuh tinggi cukup besar.


Dia adalah pemimpin kelompok ini, sehingga setelah melihat keadaan langsung memberikan perintah.


"Baik..!"


Jawab dua orang di belakangnya dengan cepat, lalu melakukan pekerjaan itu! Jeritan ketakutan terhadap terdengar dari dua wanita itu.


Namun semuanya tidak peduli! Melihat ini Jaka yang memang hanya pegawai kerah putih biasa kini ketakutan.


"Siapa kalian, kalian mau apa?" Tanya Jaka dengan sedikit tergagap karena ketakutan.


Dua wanita yang menemani sudah di lempar keluar! Setelah itu laki-laki yang memiliki wajah tirus itu maju dan m ngangkat kerah baju Jaka.


"Apa kamu tahu kesalahan yang kamu perbuat?" Tanya orang itu.


"Aku tidak tahu!" Jawab Jaka jujur, bagaimana dia tahu dia salah apa.


"Benar kah?" Orang itu kembali menanyakan dengan santai.


"Aku tidak salah, jika kalian menginginkan kedua wanita itu! Aku rela silahkan ambil!" Jawab Jaka.


Dia mengira sekelompok laki-laki ini menginginkan dua wanita cantik miliknya! Namun dia salah.


Plaakkk..!


"Sial, kamu kira aku butuh wanita seperti itu?" Tanya orang itu dengan galak setelah menampar pipi Jaka.


Jaka langsung kembali ketakutan, rasa terbakar di wajahnya langsung menyeruak kini jejak sidik lima jari tercetak.


"Kamu berani menjual informasi orang yang tidak bisa kamu provokasi, kamu cari mati!" Laki-laki itu berucap dengan penekanan.


Mendengar ini, wajah Jaka langsung memucat! Kini dia tahu apa yang salah pada dirinya sekarang, sehingga sekelompok orang ini mencarinya.


\=


...

__ADS_1


__ADS_2