Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
067 KEMBALI BANGKIT


__ADS_3

Chapter 067. KEMBALI BANGKIT.


\=


Bukan hanya mereka yang baru mendengar, bahkan paman Jo juga masih bergetar hebat tubuhnya melihat semangat teman-temannya masih sangat tinggi.


Melihat kesetiaan mereka terhadap ketua Luis masih begitu membara, membuat Jhonatan sangat bersemangat! Dia yakin sekarang kelompok Beruang Hitam yang selama ini bersembunyi, akan bangkit kembali.


Kota Mako akan berada di tangan mereka kembali seperti dulu, meskipun perjuangan yang akan di laluinya akan sangat sulit dan berbahaya.


"Baiklah, semuanya dengarkan!" Ucap Jonathan kembali.


Setelah suara Jonathan yang dalam terdengar oleh mereka, seketika pikiran mereka kembali ke dalam keadaan jernih! Ini di sebabkan karena beban berat mereka sudah banyak terangkat.


"Rizal, kamu akan menjadi sekertaris ku!" Ucap paman Jo dengan tegas.


Dulunya paman Jo ini adalah orang kepercayaan ketua Luis, bisa di bilang dia adalah tangan kanannya! Namun ketua Luis lebih senang bahwa mereka bersahabat dan saling menghormati.


Sehingga Jonathan masih memiliki wibawa yang tinggi! Dia bisa memimpin dengan baik, inilah kenapa Alda sangat percaya bahwa Jhonatan akan tampil di depan di muka umum nantinya sebagai pemimpin perusahaan yang akan Alda bentuk.


"Baik, pak Jo!" Ucap Rizal.


Dia adalah orang yang tinggi dan ramping menggunakan kacamata, dia juga hang tadi berteriak kencang pertama kali. Termasuk salah satu orang yang masih muda di kelompok Beruang Hitam dulu.


Umur dia sekarang masih 35 tahun, hanya beda 8 tahun dengan Dion! Sehingga dia masih terlihat sangat bugar.


Rizal saat ini hanya menjadi pegawai kantor biasa di sebut perusahaan kecil percetakan! Dia masuk ke sana karena sebagi pengumpul berita untuk Jonathan sebelumnya.


Karena Rizal sangat pintar, maka dia di berikan tugas ini! Selam ini sangat berjalan baik, namun karena media berita tempat dia bekerja hanya sekala kecil sehingga berita yang di dapat tidak banyak.


"Bagus...! Kamu carilah pengacara yang hebat, untuk masalah biaya tidak masalah." Kembali Jhonatan berucap.


"Akan aku usahakan pak Jo!" Jawab Rizal.


"Bagus..!" Jawab Jhonatan sambil mengacungkan jempol.

__ADS_1


"Brogi..! Kamu menjadi kepala keamanan kantor, pilih 10 orang yang menurut kamu pantas menjadi rekan mu di sana." Jhonatan kembali memberikan peringatan.


"Baik..!" Jawab Brogi.


Dia adalah orang yang paling besar ototnya bahkan bisa di bilang badannya otot semua! Bahkan otaknya juga berisi otot, setelah kelompok Beruang Hitam hancur dia bekerja menjadi kuli panggul dan pegulat di area bawah tanah.


Jhonatan terus memberikan instruksi, orang-orang ini nantinya akan menjadi orang inti dalam kelompok Beruang Hitam! Ada yang bekerja di balik layar ada yang bekerja di kantor, semuanya di atur oleh Jhonatan.


Dion melihat ini terus mengangguk, dia akhirnya tahu kenapa ayahnya sangat percaya kepada Jhonatan! Ternyata paman Jo ini adalah orang yang sangat cerdas dan bisa menempatkan orang yang pas di posisinya sesuai dengan kemampuan orang itu.


Setelah semuanya di pilih secara tepat, akhirnya paman Jo menyerahkan kepada Dion.


"Sekarang saya sudah selesai, giliran kamu Dion untuk bicara." Paman Jo mundur sedikit ke belakang.


"Baiklah, terimakasih Pama Jo!" Ucap Dion.


"Baiklah untuk semua yang hadir di sini, anggap saja saya sebagai teman sesama kelompok." Ucap Dion menjeda sebentar. "Nantinya kelompok Beruang Hitam yang akan bangkit kembali, akan di pimpin oleh sahabat saya! Paman Jo sudah kenal, dia adalah orang yang akan membantu kita jaya kembali."


Saat ucapan Dion jatuh, suasana di sana hening benar-benar hening mereka mendengarkan ucapan Dion sangat serius.


Ini membuat mereka merasakan sedikit tekanan, lalu harapan hancur yang sudah di pegang selama 10 tahun. Jika tetap akan mendengarkan perintah orang lain bukan tuan muda mereka, maka ini sama saja dengan mereka menerima perintah kelompok kalajengking merah.


Namu Dion langsung mengangkat tangannya setelah ada orang yang mau protes.


"Aku tahu apa yang kalian pikirkan, tenang saja! Kalian akan berada di bawah perintah paman Jo! Sedangkan orang yang aku maksud, orang yang akan mendukung finansial kelompok kita ini." Lanjut Dion.


Setelah mereka mendengar alasan ini, akhirnya mereka semua bisa menerima! Karena jika yang memberikan perintah bukan Dion atau Jhonatan, maka mereka seperti berkhianat terhadap ketua Luis.


"Baiklah, sekarang ketua kelompok Beruang Hitam adalah Dion, setelah ini panggil dia dengan sebutan ketua." Paman Jo menyela ucapan Dion.


"Paman Jo tapi...?" Ucapan Dion terputus setelah paman Jo mengangkat tangannya.


"Haaaauuh..!"


"Yaaahhhh...!"

__ADS_1


Teriakan beberapa orang, suara itu menggema di sudut pemukiman padat penduduk itu, sehingga membuat orang-orang di sana keheranan.


Memang sudah biasa ada keributan di sini, namun ini cukup berbeda tidak seperti biasanya! Sehingga warga yang memang cukup dekat dengan gudang yang terbengkalai itu berdatangan.


Namun setelah banyak orang berkumpul di sana, orang-orang itu langsung mundur dengan teratur.


"Ikuti saja keinginan mereka! Nanti masalah keputusan akhir kamu diskusikan dengan Alda." Ucap paman Jo setelah menurunkan tangannya.


Dia berkata dengan suara yang normal, namun terasa lirih karena banyak orang yang sedang bersorak gembira.


Orang-orang itu masih terbawa emosi yang meluap! Hingga ada yang saling memeluk seperti sedang menemukan kebahagiaan yang besar.


Tiba-tiba telfon Dion berdering, akhirnya Dion langsung mengangkat tangannya seketika suara sorakan itu berhenti. Dion langsung mengangkat panggilan telfon itu.


"Baiklah, aku sudah beres mengurus di sini! Kita tinggal membuka perusahaan yang akan kita jalani." Jawab Dion.


Yang telfon adalah Alda dia ingin tahu apakah Dion masih sibuk, karena untuk perlengkapan di sini Dion yang mengurusnya! Bahkan yang mendaftarkan perusahaan juga Dion dan Jhonatan.


Sedangkan Alda akan bergerak di balik layar, dia karena dia masih ingat tetap bersembunyi setelah kelompok dia kuat maka dia baru akan muncul.


Setelah berdiskusi singkat dengan Alda, Dion langsung memutuskan panggilan telfonnya.


"Paman Jo, segera daftarkan perusahaan yang akan kita kelola! Semua pendanaan tidak perlu di pikirkan, asalnya rencana kita lancar." Dion mengusulkan kepada paman Jo.


"Baiklah, paman mengerti!" Ucap Jhonatan lalu dia langsung mengajak Rizal dan beberapa lainnya berdiskusi untuk mendaftarkan perusahaan.


Hanya membutuhkan waktu tidak lama, akhirnya kerumunan 50 orang itu langsung bubar untuk menjalankan tugas masing-masing.


Karena mereka adalah orang lokal kota Mako, maka mereka sudah sangat hafal dengan keadaan kota Mako ini! Meskipun sulit namun mereka sudah tahu cara mengatasinya.


Kini kebangkitan kembali kelompok Beruang Hitam tidak ada orang yang tahu, karena pertemuan ini termasuk tertutup.


Sehingga bagi kelompok kalajengking merah tidak tahu ada bahaya yang bersembunyi di kegelapan! Karena musuh lama sudah bangkit kembali.


\=

__ADS_1


...


__ADS_2