Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
077 KELOMPOK KALAJENGKING MEREKA BERGERAK


__ADS_3

Chapter 077. KELOMPOK KALAJENGKING MERAH BERGERAK.


\=


Dua hari telah berlalu.


Setelah Grup Brighton mengakuisisi dua perusahaan besar, kini ada dua perusahaan lagi yang di akuisisi oleh Grup Brighton. Ini membuat pamor Grup Brighton langsung melejit tinggi ke kalangan atas kota Mako.


Orang-orang lebih memperhatikan lagi, siapa sebenarnya pemilik Grup Brighton ini? Bagaimana bisa memiliki dana modal yang sangat besar.


Kantor pusat mereka juga membuka lowongan pekerjaan, namun spesifikasi yang di keluarkan sangat tinggi. Namun masih banyak pelamar yang berdatangan ke pusat gedung perkantoran milik Grup Brighton.


Saat banyak orang yang hendak melamar ke Grup Brighton! Di barisan antrian panjang itu kini terdapat keributan.


"Hei, siapa yang mendorong ku?" Bentak pemuda yang mengenakan setelan jas rapi.


"Tidak tahu, aku juga ada yang mendorong!" Jawab pemuda lainnya yang ada di belakangnya.


"Kamu yah yang mendorong?" Bentak orang lain.


"Ya, kenapa memang? Kalian antri di sini menggangu pejalan kaki!" Bentak seseorang yang memiliki wajah garang.


Dari kelihatannya orang ini tidak berniat untuk melamar pekerjaan, dia seperti hanya membuat ribut saja.


Seketika keributan terjadi, karena di gedung pusat Grup Brighton hanya sedikit pekerja! Di sana juga hanya ada sedikit satpam, itu adalah pengaturan dari Jhonatan Brighton! Mereka yang menjadi satpam adalah orang-orang dari kelompok Beruang Hitam.


Hanya ada selusin orang, namun keberanian mereka sangat mengerikan.


"Hei, apa yang kamu lakukan di sini? Apa kamu yang membuat keributan?" Ucap kepala satpam.


Tubuh kepala satpam itu cukup besar, dia langsung membentak kepada pejalan kaki yang tadi mendorong antrian.


"Lalu apa yang kamu inginkan?" Tanya orang yang berwajah sangar itu.


"Kamu membuat keributan di sini, sehingga harus di tangkap!" Jawab kepala satpam itu.


"Apa kamu berani?" Tantangan orang itu.

__ADS_1


"Bedebah, lumpuhkan dia!" Bentak kepala satpam kepala anggotanya.


Seketika empat satpam lainnya langsung menyerbu ke orang itu, orang itu berusaha melawan! Namun satu lawan empat dia langsung bisa di lumpuhkan, namun setelah dia berteriak sekitar 10 orang langsung datang dari sudut jalan.


Orang-orang yang datang untuk melamar pekerjaan ke kantor pusat Grup Brighton langsung berlarian menepi di dekat kantor.


Sedangkan sisa satpam lainnya langsung berbaring! Pemimpin satpam itu mendelik.


"Ternyata kalian sudah melakukan persiapan? Sebenarnya siapa kalian?" Tanya pemimpin satpam itu ingin tahu.


"Kamu hanya satpam, tidak berhak bertanya terhadap kelompok kalajengking merah!" Ucap orang itu.


Sayangnya orang itu seperti bodoh, dia baru saja memberitahukan siapa mereka sebenarnya! Itu karena mereka sangat membanggakan kelompok mereka, sehingga sering menjual namanya.


Jadi setelah di tanya seperti itu, dia langsung membanggakan kelompok kalajengking merah! Sehingga orang di sana langsung tahu siapa mereka sebenarnya.


Karena sudah sering di provokasi, akhirnya kelompok kalajengking merah bergerak! Ini atas instruksi Gerry! Namun dia tidak akan menyangka bahwa anak buahnya bodoh.


Dia juga sebenarnya tidak ingin langsung menggunakan kekuatan kelompok kalajengking merah, namun karena Grup Champion Ship tidak memiliki cara, sehingga dia langsung menggunakan ini.


Itu di karenakan, Grup Brighton tidak memiliki relasi apapun dengan para pengusaha dan pihak pemerintah kota Mako! Sehingga Grup Champion Ship bingung bagaimana memberikan tekanan pada lawan.


Sehingga bingung, jadilah Gerry mengerahkan kelompok kalajengking merah untuk memberikan gangguan sedikit! Sayangnya orang-orang yang di kirim sangat bodoh.


"Serang...!" Bentak pemimpin satpam Grup Brighton.


Setelah mendengar aba-aba itu, 6 orang itu langsung menyerbu ke arah puluhan dari kelompok kalajengking merah.


Baku hantam di depan kantor pusat Grup Brighton terjadi, jeritan wanita yang akan mendaftar di perusahaan Grup Brighton terdengar.


Mereka ketakutan, karena mereka hanya orang-orang biasa yang ingin mengadu nasib ke perusahaan baru itu! Namun malah ada kejadian seperti ini.


Mendengar keributan di jalan, Rizal dan Jhonatan dan beberapa orang inti Grup Brighton lainnya turun.


Setelah melihat kejadian ini, tanpa basa basi! Jhonatan dan Riza lalu beberapa orang ikut bergabung melawan kelompok kalajengking merah.


Setelah 10 menit berlalu, akhirnya kelompok kalajengking merah terkapar di jalan! Satpam Grup Brighton hanya terluka ringan karena musuh tidak membawa senjata.

__ADS_1


Sedangkan para satpam membawa tongkat kemana yang selalu di bawa saat bertugas, sehingga mereka bisa menang apa lagi Jhonatan dan Riza membantu mereka.


Orang-orang yang akan mendaftar di sana tidak tahu, bahwa Jhonatan dan Riza adalah orang penting perusahaan ini jika tahu mereka akan berusaha untuk menjilat Rizal dan Jhonatan sebisanya.


Setelah bertarung, pemimpin satpam itu menceritakan detail masalah kepada Jhonatan! Saat tahu siapa mereka Jhonatan hanya mengangguk mengerti.


Dia berjalan masuk kembali ke kantor, sedangkan Rizal membatu satpam untuk meringkus orang-orang yang membuat ribut itu.


Jhonatan sambil masuk, dia mengeluarkan ponsel miliknya untuk menghubungi Dion! Setelah terhubung langsung berkata." Ketua, kelompok kalajengking merah sudah bergerak! Apa yang harus kita lakukan?" Bukannya Jhonatan tidak tahu apa langkah selanjutnya.


Namun dia ingin memberitahukan kepada ketua kelompok Beruang Hitam apa yang sedang terjadi.


"Ternyata mereka sedang bergerak, sebaliknya awasi pergerakan mereka selanjutnya! Setelah mendapatkan berita, beritahu aku paman Jo, karena di saat itu mereka akan terbantai habis!" Ucap Dion sedikit terengah-engah.


Namun Jhonatan tidak mempertanyakan Dion sedang melakukan apa.


"Baik ketua, aku mengerti!" Jawab Jhonatan setelah itu dia memutuskan sambungan telfonnya.


Dia langsung mengirimi pesan kepada bawahannya yang melakukan pengintaian dan kelompok kalajengking merah! Mereka harus terus mengawasi pergerakan musuh.


Karena yang sekarang bergerak adalah orang-orang paling rendah dari kelompok kalajengking merah, sehingga tidak terdeteksi oleh kelompok Beruang Hitam yang tersebar di kota Mako.


*


Di Villa mewah milik Alda.


Dion menurunkan ponselnya dari telinga, lalu dia memandangi Alda yang sekarang juga melihat ke arahnya.


"Kelompok kalajengking merah sudah bergerak, kapan kita akan bergerak juga?" Tanya Dion.


"Hemm, mereka sudah sangat tidak sabar! Padahal kita baru mulai, sebaiknya kita awasi pergerakan mereka dulu! Jika kelompok inti mereka sudah bergerak, baru kita turun tangan!" Jawab Alda.


Alda langsung bisa menebak bahwa yang sekarang bergerak adalah kelompok paling bawah, mereka hanya membuat onar kecil! Sehingga Alda tidak begitu tertarik dengan mereka.


Dia ingin langsung berhadapan dengan kelompok inti dari mafia bawah tanah kota Mako itu, karena dia pernah menghadapi salah satu dari mereka! Namun menurut Alda itu masih sangat mudah di hadapi.


Akhirnya kedua orang itu memutuskan kapan mereka akan bergerak, setelah sepakat untuk mengawasi pergerakan kelompok kalajengking merah terlebih dahulu, setelah ada pergerakan besar barulah keduanya akan melakukan pukulan fatal, agar benar-benar memberikan dampak yang sangat merugikan lawan.

__ADS_1


\=


...


__ADS_2