Pewaris Tersembunyi

Pewaris Tersembunyi
279 KELUARGA READBULLD MURKA


__ADS_3

Chapter 279. KELUARGA READBULLD MURKA.


\=


Hana mendengar semua instruksi dari Alda! Setelah itu dia langsung mempraktekkan apa yang di ajarkan Alda kepadanya, hingga akhirnya Hana mulai terbiasa.


"Coba kamu pegang gelas ini, lalu kamu genggam seperti biasanya kamu pegang dahulu! Coba apa yang terjadi." Ucap Alda, sambil menyerahkan gelas kaca yang berisi air putih.


Setelah di genggam dengan kekuatan seperti biasanya, seketika bunyi nyaring terdengar.


Kraakkk..!


Gelas itu retak dan pecah seketika, hingga akhirnya Hana saja langsung terkejut melihat kejadian itu.


"Bagiamana bisa seperti ini?" Ucap Hana, terkejut.


Dia tidak menyangka, kekuatan genggaman yang biasanya dia gunakan untuk menggenggam gelas kaca itu! Malah langsung membuatnya retak dan pecah seketika, padahal gelas itu tebak dan sangat kuat.


Alda mengambil gelas yang sama, lalu menyerahkan kepada Hani yang sama-sama terkejut! Lalu dia memerintahkan Hani untuk menghancurkan gelas itu.


"Hancurkan gelas ini dengan semua kekuatan genggaman kamu!" Alda menyodorkan dengan cepat.


Hani menerima, dia memandang ke kakaknya lalu mencoba mencengkram gelas kaca itu dengan kuat, namun tidak terjadi apa-apa.


"Lebih kuat!" Ucap Alda.


"Ahhh...!" Teriak Hani.


Krek..!


Akhirnya gelas itu hanya memiliki beberapa retakan dan pecah hanya jadi beberapa bagian saja! Sehingga membuat tanah Hani sedikit terluka karena terkena goresan di bagian gelas yang tajam.


"Itulah perbedaan antara master dan bukan!" Ucap Alda, sambil menunjukan hasilnya.


Hana hanya mengangguk, namun dia masih bingung! Sehingga dia langsung melihat ke arah Alda.


"Lalu bagiamana aku memegang secara normal agar gelas itu tidak pecah?" Ucap Hana, yang terdengar bodoh jika di dengar oleh orang biasa.


"Kamu cukup pegang dengan hati-hati, tanpa mengarahkan energi yang kuat." Jawab Dion.


"Benar..!" Jawab Riko, langsung membenarkan apa yang di ucapkan Dion.


"Apa kalian semua selama ini berlaku hati-hati setiap mengerjakan sesuatu?" Hana terkejut dengan apa yang baru dia tahu sekarang.


"Itu hanya di awal! Setelah terbiasa, maka semuanya akan menjadi normal kembali." Alda langsung meluruhkan pemikiran Hana yang seperti akan melenceng.


"Jadi seperti itu..!" Jawab Hana dengan polosnya.

__ADS_1


Karena dia sekarang selalu percaya kepada Alda apapun yang terjadi! Meskipun Alda berbicara kebohongan sekali pun, Hana akan percaya tanpa syarat.


Akhirnya mereka lanjut latihan lagi, sedangkan Hana di bimbing langsung oleh Alda, karena perubahan kekuatan yang mendadak seperti itu membuat Hana belum terbiasa.


Sedangkan di pinggir arena, Tama sedang berpikir keras.


'Bagaiman bisa, ada master yang muncul dengan cara seperti ini?' di benak Tama berputar lair.


Karena masalah seperti ini belum pernah terjadi, bahkan di aliran seni beladiri kuno sekalipun Tama belum menemukan beritanya.


Sedangkan Alda bersikap tenang, karena dia tahu apa penyebabnya kenapa Hana bisa langsung menjadi master seperti sekarang.


Jadi dia terus membimbing Hana secara perlahan.


*


Di kediaman keluarga Readbulld.


Selamat dua hari ini, Ahsan Readbulld sudah menyelidik ke segala penjuru! Hingga akhirnya dia bisa menemukan keberadaan pak Harto yang sudah kabur dari keluarga Readbulld.


Setelah menerima laporan dari intelijen yang di miliki keluarga Readbulld! Ahsan Readbulld langsung marah.


Selam bertahun-tahun, belum ada yang berani menentang keluarga Readbulld secara terbuka seperti ini! Namun kali ini ada seorang laki-laki muda dan wanita muda yang menantang mereka.


Membuat keluarga Readbulld murka! Setelah sekian lama merajalela di kota Westa ini, belum ada yang menekan keluarga Readbulld ke titik terendah seperti sekarang.


Sehingga membuat keluarga Readbulld tertekan! Bahkan tidak berani menegakkan kepalanya di depan keluarga besar lainnya.


Ruang kerja kepala keluarga Readbulld semakin sepi.


Setelah Hansen Readbulld koma, dia langsung mengambil alih semuanya! Jadi Ahsan Readbulld duduk di meja kerja ayahnya sekarang sambil membaca laporan fakta yang membuat dia tercengang.


"Ternyata anak muda yang bernama Alda itu yang melakukannya?" Ucap Ahsan Readbulld, dia seketika kembali mengingat wajah Alda.


Wajah yang menurut dia sangat angkuh itu seketika begitu dia benci! Waktu itu dia menyerah di pelelangan, karena menurutnya semua ada di bawah kendali keluarga Readbulld.


Namun nyatanya tidak.


"Baiklah, hanya pegawai eksekutif belaka namun begitu arogan! Saatnya kehancuran kamu datang nak." Ucap Ahsan Readbulld dengan meremas laporan yang dia pegang itu.


Tut..!


"Segera, kerahkan orang-orang petarung bawah tanah kota Westa milik keluarga Readbulld untuk membunuh dua orang yang bernama Alda dan Hana." Ucap Ahsan Readbulld setelah sambungan teleponnya terhubung.


Dia langsung mengungkapkan maksudnya! Karena berbicara dengan mafia itu tidak perlu basa-basi.


"Baik tuan..!" Jawab orang di seberang sana.

__ADS_1


Bip..!


Ahsan Readbulld langsung mematikan sambungan teleponnya, setelah itu tatapan tajam Ahsan Readbulld langsung tertuju ke arah keluar jendela yang terbuka di ruangan itu.


"Sudah saatnya kota Westa kembali bergejolak dengan darah berceceran." Gumam Ahsan Readbulld, lalu dia menyeringai.


Kota Westa adalah salah satu kota tertua di negeri ini! Sehingga sejarah panjang tercatat di berbagai keluarga besar penduduk asli kota Westa, juga beberapa keluarga pendatang yang sekarang sudah menatap lama di kota Westa ini.


Sehingga keluarga Readbulld, juga memiliki beberapa catatan sejarah kota Westa ini! Sehingga Ahsan Readbulld sebagai keluarga inti juga tahu, beberapa catatan sejarah kelam kota Westa.


Sedangkan, Ahsan Readbulld ingin menciptakan perang itu kembali! Karena dia tidak ingin kehancuran keluarga Readbulld hancur sendiri seperti ini.


Jadi dia ingin menciptakan kerusuhan untuk membuat krisis kota Westa! Jadi bukan hanya keluarga Readbulld saja yang hancur, tapi semua orang yang ada di kota Westa ini merasakan apa yang keluarga Readbulld rasakan.


Setelah perintah Ahsan Readbulld sampai ke orang-orang miliknya di mafia bawah tanah kota Westa! Seketika pergerakan mereka langsung menghebohkan para mafia bawah tanah lainnya.


*


Kembali ke kediaman keluarga Aditya.


Kini sudah sore hari di kota Westa, akhirnya setelah hampir beberapa jam Hana fokus berlatih! Dia sudah merasa terbiasa dengan keadaan dia sekarang.


Saat sedang mengobrol, ponsel Tama berbunyi! Akhirnya Tama membuka dengan cepat.


Akhirnya setelah melihat pesan singkat itu, Tama langsung berdiri.


"Alda gawat! Kelompok mafia bawah tanah kota Westa melakukan gerakan." Ucap Tama sambil memandang Alda, Riko dan Dion yang ada di depannya saat ini.


Alda melirik ke arah Tama, hingga akhirnya dia mengerutkan keningnya.


"Apa mereka lebih berbahaya dari gangster kota tua?" Ucap Alda, bertanya seperti itu dia sangat ingin tahu.


"Entah, tapi sudah lebih dari 10 tahun lamanya mafia bawah tanah kota Westa tidak membuat reaksi besar, namun sekarang mereka melakukannya." Ucap Tama.


"Apa ada yang mereka incar? Sepertinya ini hanya sebuah konspirasi." Dion menyela mereka.


Dion sangat tahu, orang-orang mafia selalu membuat pergerakan hanya untuk menimbun keresahan publik saja! Sedangkan ancaman mereka sebenarnya tidak begitu besar jika di telah lebih teliti lagi.


Karena mau bagaimanapun, mereka adalah orang-orang yang takut hukuman dan kematian! Sehingga jika di tekan oleh pihak berwajib dengan keras juga akan mereda.


"Sepertinya salah satu keluarga besar kota Westa sudah bertindak! Tunggu sebentar, akan aku cari masalah ini secepatnya." Ucap Tama, langsung pergi begitu saja.


Semua orang yang ada di sana saling pandang, karena ini kota Westa! Sedangkan mereka semua adalah pendatang sehingga tidak begitu tahu apa yang tersembunyi di kota ini sebenarnya.


Meskipun semuanya adalah orang cerdas! Jika tidak tahu situasi juga akan bingung sendiri.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2